Jenis-jenis Nilai Stasioner

Jenis-jenis Nilai Stasioner

Matematika — Aplikasi Turunan

A. Pengertian Nilai Stasioner

Mengamati

Perhatikan grafik fungsi f(x) berikut. Pada titik-titik tertentu, garis singgung kurva bersifat horizontal (sejajar sumbu-x). Titik-titik tersebut disebut titik stasioner, dan nilai fungsi pada titik tersebut disebut nilai stasioner.

x y Maks Min

Gambar: Kurva dengan titik stasioner (maksimum dan minimum)

Definisi

Titik stasioner dari fungsi f(x) adalah titik (x₀, f(x₀)) di mana f'(x₀) = 0. Nilai f(x₀) disebut nilai stasioner.

B. Jenis-jenis Nilai Stasioner

Menanya

“Berapa jenis nilai stasioner yang ada? Bagaimana cara membedakannya?”

Terdapat tiga jenis nilai stasioner:

1. Nilai Maksimum Lokal (Relatif)

Fungsi f(x) memiliki nilai maksimum lokal di x = x₀ jika f(x₀) lebih besar dari nilai fungsi di sekitarnya.

Syarat:

  • f'(x₀) = 0
  • f”(x₀) < 0 (uji turunan kedua), atau
  • Tanda f'(x) berubah dari positif (+) ke negatif (−) saat melalui x₀
x … < x₀ x₀ x₀ < …
f'(x) + (naik) 0 − (turun)
f(x) Maks
Maks

2. Nilai Minimum Lokal (Relatif)

Fungsi f(x) memiliki nilai minimum lokal di x = x₀ jika f(x₀) lebih kecil dari nilai fungsi di sekitarnya.

Syarat:

  • f'(x₀) = 0
  • f”(x₀) > 0 (uji turunan kedua), atau
  • Tanda f'(x) berubah dari negatif (−) ke positif (+) saat melalui x₀
x … < x₀ x₀ x₀ < …
f'(x) − (turun) 0 + (naik)
f(x) Min
Min

3. Titik Belok Stasioner (Infleksi Horizontal)

Pada titik belok stasioner, garis singgung horizontal tetapi fungsi tidak mencapai maksimum atau minimum. Kurva berubah kecekungan tanpa berubah arah naik/turun.

Syarat:

  • f'(x₀) = 0
  • f”(x₀) = 0 dan f”'(x₀) ≠ 0, atau
  • Tanda f'(x) tidak berubah saat melalui x₀ (tetap + atau tetap −)
x … < x₀ x₀ x₀ < …
f'(x) + (naik) 0 + (naik)
f(x) Belok
Belok

C. Cara Menentukan Jenis Nilai Stasioner

Menalar

Ada dua metode untuk menentukan jenis nilai stasioner:

Metode 1: Uji Turunan Kedua

Setelah mendapatkan x₀ dari f'(x₀) = 0, hitung f”(x₀):

  • Jika f”(x₀) < 0Maksimum lokal
  • Jika f”(x₀) > 0Minimum lokal
  • Jika f”(x₀) = 0Belum tentu, gunakan Metode 2

Metode 2: Uji Tanda Turunan Pertama (Tabel Tanda)

Periksa tanda f'(x) di sekitar x₀:

  • Tanda berubah dari + ke − → Maksimum lokal
  • Tanda berubah dari − ke + → Minimum lokal
  • Tanda tidak berubah (+ ke + atau − ke −) → Titik belok stasioner

D. Langkah-langkah Menentukan Nilai Stasioner

Mencoba
  1. Tentukan turunan pertama f'(x)
  2. Selesaikan f'(x) = 0 untuk mendapatkan nilai x stasioner
  3. Tentukan jenis titik stasioner menggunakan Metode 1 atau Metode 2
  4. Hitung nilai stasioner dengan substitusi x₀ ke f(x)

E. Contoh Soal dan Pembahasan

Mengkomunikasikan

📗 Contoh Soal Mudah

Soal 1. Tentukan nilai stasioner dan jenisnya dari f(x) = x² − 4x + 7.

Pembahasan:

Langkah 1: f'(x) = 2x − 4

Langkah 2: f'(x) = 0 → 2x − 4 = 0 → x = 2

Langkah 3: f”(x) = 2 > 0Minimum lokal

Langkah 4: f(2) = 4 − 8 + 7 = 3

Jawaban: Nilai stasioner = 3 (minimum lokal) di titik (2, 3).

Soal 2. Tentukan nilai stasioner dan jenisnya dari f(x) = −x² + 6x − 5.

Pembahasan:

Langkah 1: f'(x) = −2x + 6

Langkah 2: −2x + 6 = 0 → x = 3

Langkah 3: f”(x) = −2 < 0Maksimum lokal

Langkah 4: f(3) = −9 + 18 − 5 = 4

Jawaban: Nilai stasioner = 4 (maksimum lokal) di titik (3, 4).

Soal 3. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = x² + 2x + 5.

Pembahasan:

f'(x) = 2x + 2 = 0 → x = −1

f”(x) = 2 > 0Minimum lokal

f(−1) = 1 − 2 + 5 = 4

Jawaban: Nilai stasioner = 4 (minimum lokal) di titik (−1, 4).

Soal 4. Tentukan titik stasioner dari f(x) = 3x² − 12x + 1.

Pembahasan:

f'(x) = 6x − 12 = 0 → x = 2

f”(x) = 6 > 0Minimum lokal

f(2) = 12 − 24 + 1 = −11

Jawaban: Titik stasioner (2, −11), minimum lokal.

Soal 5. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = −2x² + 8x.

Pembahasan:

f'(x) = −4x + 8 = 0 → x = 2

f”(x) = −4 < 0Maksimum lokal

f(2) = −8 + 16 = 8

Jawaban: Nilai stasioner = 8 (maksimum lokal) di titik (2, 8).

📘 Contoh Soal Sedang

Soal 1. Tentukan semua nilai stasioner dan jenisnya dari f(x) = x³ − 3x² − 9x + 5.

Pembahasan:

f'(x) = 3x² − 6x − 9 = 3(x² − 2x − 3) = 3(x − 3)(x + 1)

f'(x) = 0 → x = 3 atau x = −1

f”(x) = 6x − 6

f”(3) = 12 > 0Minimum lokal. f(3) = 27 − 27 − 27 + 5 = −22

f”(−1) = −12 < 0Maksimum lokal. f(−1) = −1 − 3 + 9 + 5 = 10

Jawaban: Maks lokal = 10 di (−1, 10); Min lokal = −22 di (3, −22).

Soal 2. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = 2x³ − 9x² + 12x − 4.

Pembahasan:

f'(x) = 6x² − 18x + 12 = 6(x² − 3x + 2) = 6(x − 1)(x − 2)

f'(x) = 0 → x = 1 atau x = 2

f”(x) = 12x − 18

f”(1) = −6 < 0Maks lokal. f(1) = 2 − 9 + 12 − 4 = 1

f”(2) = 6 > 0Min lokal. f(2) = 16 − 36 + 24 − 4 = 0

Jawaban: Maks lokal = 1 di (1, 1); Min lokal = 0 di (2, 0).

Soal 3. Tentukan jenis titik stasioner dari f(x) = x³ − 6x² + 12x − 8.

Pembahasan:

f'(x) = 3x² − 12x + 12 = 3(x − 2)²

f'(x) = 0 → x = 2

f”(x) = 6x − 12 → f”(2) = 0 (tidak bisa ditentukan dari turunan kedua)

Gunakan tabel tanda:

x x < 2 2 x > 2
f'(x) = 3(x−2)² + (positif) 0 + (positif)

Tanda f'(x) tidak berubah → Titik belok stasioner

f(2) = 8 − 24 + 24 − 8 = 0

Jawaban: Titik belok stasioner di (2, 0).

Soal 4. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = x⁴ − 8x² + 3.

Pembahasan:

f'(x) = 4x³ − 16x = 4x(x² − 4) = 4x(x − 2)(x + 2)

f'(x) = 0 → x = 0, x = 2, x = −2

f”(x) = 12x² − 16

f”(0) = −16 < 0Maks lokal. f(0) = 3

f”(2) = 32 > 0Min lokal. f(2) = 16 − 32 + 3 = −13

f”(−2) = 32 > 0Min lokal. f(−2) = 16 − 32 + 3 = −13

Jawaban: Maks lokal = 3 di (0,3); Min lokal = −13 di (2,−13) dan (−2,−13).

Soal 5. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = x³ + 3x² − 24x + 1.

Pembahasan:

f'(x) = 3x² + 6x − 24 = 3(x² + 2x − 8) = 3(x + 4)(x − 2)

f'(x) = 0 → x = −4 atau x = 2

f”(x) = 6x + 6

f”(−4) = −18 < 0Maks lokal. f(−4) = −64 + 48 + 96 + 1 = 81

f”(2) = 18 > 0Min lokal. f(2) = 8 + 12 − 48 + 1 = −27

Jawaban: Maks lokal = 81 di (−4, 81); Min lokal = −27 di (2, −27).

📕 Contoh Soal Sulit

Soal 1. Tentukan semua titik stasioner dan jenisnya dari f(x) = x⁵ − 5x⁴ + 5x³ + 1.

Pembahasan:

f'(x) = 5x⁴ − 20x³ + 15x² = 5x²(x² − 4x + 3) = 5x²(x − 1)(x − 3)

f'(x) = 0 → x = 0, x = 1, x = 3

f”(x) = 20x³ − 60x² + 30x

f”(1) = 20 − 60 + 30 = −10 < 0Maks lokal. f(1) = 1 − 5 + 5 + 1 = 2

f”(3) = 540 − 540 + 90 = 90 > 0Min lokal. f(3) = 243 − 405 + 135 + 1 = −26

f”(0) = 0 → Uji tabel tanda:

x x < 0 0 0 < x < 1
f'(x) = 5x²(x−1)(x−3) + (positif) 0 + (positif)

Tanda tidak berubah → Titik belok stasioner di (0, 1).

Jawaban: Belok stasioner (0,1); Maks lokal (1,2); Min lokal (3,−26).

Soal 2. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = 3x⁵ − 5x³.

Pembahasan:

f'(x) = 15x⁴ − 15x² = 15x²(x² − 1) = 15x²(x − 1)(x + 1)

f'(x) = 0 → x = 0, x = 1, x = −1

f”(x) = 60x³ − 30x

f”(1) = 30 > 0Min lokal. f(1) = 3 − 5 = −2

f”(−1) = −30 < 0Maks lokal. f(−1) = −3 + 5 = 2

f”(0) = 0 → Uji tabel: f'(x) = 15x²(x−1)(x+1). Untuk x sedikit negatif (misal −0.5): 15(0.25)(−1.5)(0.5) = negatif. Untuk x sedikit positif (misal 0.5): 15(0.25)(−0.5)(1.5) = negatif. Tanda sama → Titik belok stasioner.

f(0) = 0

Jawaban: Maks lokal = 2 di (−1,2); Min lokal = −2 di (1,−2); Belok stasioner di (0,0).

Soal 3. Diketahui f(x) = x⁴ − 4x³ + 6x² − 4x + 1. Tentukan titik stasioner dan jenisnya.

Pembahasan:

Perhatikan bahwa f(x) = (x − 1)⁴

f'(x) = 4(x − 1)³

f'(x) = 0 → x = 1

f”(x) = 12(x − 1)² → f”(1) = 0

f”'(x) = 24(x − 1) → f”'(1) = 0

f⁴(x) = 24 → f⁴(1) = 24 > 0

Uji tabel tanda: Untuk x < 1, f'(x) = 4(x−1)³ < 0. Untuk x > 1, f'(x) > 0. Tanda berubah dari − ke + → Minimum lokal.

f(1) = 0

Jawaban: Minimum lokal di (1, 0). (Perlu turunan keempat atau tabel tanda karena f” dan f”’ = 0).

Soal 4. Tentukan semua titik stasioner dari f(x) = x⁴ − 2x² dan klasifikasikan jenisnya menggunakan kedua metode.

Pembahasan:

f'(x) = 4x³ − 4x = 4x(x² − 1) = 4x(x − 1)(x + 1)

f'(x) = 0 → x = 0, x = 1, x = −1

Metode 1 (Turunan Kedua): f”(x) = 12x² − 4

f”(0) = −4 < 0Maks lokal

f”(1) = 8 > 0Min lokal

f”(−1) = 8 > 0Min lokal

Metode 2 (Tabel Tanda):

x x < −1 −1 −1 < x < 0 0 0 < x < 1 1 x > 1
f'(x) 0 + 0 0 +
Ket Min Maks Min

f(0) = 0; f(1) = 1 − 2 = −1; f(−1) = 1 − 2 = −1

Jawaban: Maks lokal = 0 di (0,0); Min lokal = −1 di (1,−1) dan (−1,−1).

Soal 5. Tentukan titik stasioner dan jenisnya dari f(x) = x³(x − 2)².

Pembahasan:

Uraikan: f(x) = x³(x² − 4x + 4) = x⁵ − 4x⁴ + 4x³

f'(x) = 5x⁴ − 16x³ + 12x² = x²(5x² − 16x + 12)

Faktorkan 5x² − 16x + 12: Diskriminan = 256 − 240 = 16. x = (16 ± 4)/10, jadi x = 2 atau x = 6/5

f'(x) = 0 → x = 0, x = 6/5, x = 2

f”(x) = 20x³ − 48x² + 24x

f”(6/5) = 20(216/125) − 48(36/25) + 24(6/5) = 34.56 − 69.12 + 28.8 = −5.76 < 0Maks lokal

f”(2) = 160 − 192 + 48 = 16 > 0Min lokal

f”(0) = 0 → Uji tabel: f'(x) = x²(5x−6)(x−2). Untuk x sedikit negatif: (+)(−)(−) = +. Untuk x sedikit positif (misal 0.5): (+)(−)(−) = +. Tanda tidak berubah → Titik belok stasioner.

f(0) = 0; f(6/5) = (6/5)³ · (6/5 − 2)² = (216/125)(16/25) = 3456/3125 ≈ 1.106; f(2) = 8 · 0 = 0

Jawaban: Belok stasioner (0,0); Maks lokal (6/5, 3456/3125); Min lokal (2, 0).

F. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan!

📗 Latihan Mudah

1. Tentukan nilai stasioner dan jenisnya dari f(x) = x² − 10x + 20.

2. Tentukan titik stasioner dari f(x) = −3x² + 12x − 7.

3. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = x² + 8x + 1.

4. Tentukan jenis nilai stasioner dari f(x) = 5x² − 20x + 3.

5. Tentukan titik stasioner dari f(x) = −x² + 4x + 10.

📘 Latihan Sedang

1. Tentukan semua nilai stasioner dan jenisnya dari f(x) = x³ − 6x² + 9x + 2.

2. Tentukan titik stasioner dari f(x) = 2x³ + 3x² − 12x + 7.

3. Tentukan jenis titik stasioner dari f(x) = x³ − 12x + 16.

4. Tentukan nilai stasioner dari f(x) = x⁴ − 4x² + 1.

5. Tentukan titik stasioner dan jenisnya dari f(x) = x³ − 3x + 2.

📕 Latihan Sulit

1. Tentukan semua titik stasioner dan jenisnya dari f(x) = x⁵ − 5x.

2. Tentukan titik stasioner dari f(x) = x⁴ − 4x³ + 4x² dan klasifikasikan jenisnya.

3. Tentukan semua nilai stasioner dari f(x) = 3x⁵ − 25x³ + 60x.

4. Diketahui f(x) = x²(x − 3)³. Tentukan titik stasioner dan jenisnya.

5. Tentukan titik stasioner dan jenisnya dari f(x) = (x² − 1)³.

G. Rangkuman

  • Titik stasioner terjadi ketika f'(x) = 0
  • Maksimum lokal: f”(x₀) < 0 atau tanda f’ berubah dari + ke −
  • Minimum lokal: f”(x₀) > 0 atau tanda f’ berubah dari − ke +
  • Titik belok stasioner: f”(x₀) = 0 dan tanda f’ tidak berubah
  • Jika uji turunan kedua tidak menentukan (f” = 0), gunakan tabel tanda turunan pertama

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page