Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (PtLDV)

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (PtLDV)

1. Pengertian Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (PtLDV)

Kegiatan: Mengamati

Perhatikan situasi berikut:

“Seorang pedagang memiliki modal Rp500.000. Ia ingin membeli dua jenis barang: barang A seharga Rp10.000 per unit dan barang B seharga Rp20.000 per unit. Berapa banyak barang A dan B yang bisa dibeli tanpa melebihi modal?”

Jika x = banyak barang A dan y = banyak barang B, maka:

10.000x + 20.000y ≤ 500.000

Pernyataan di atas merupakan contoh pertidaksamaan linear dua variabel.

Kegiatan: Menanya

  • Apa perbedaan pertidaksamaan dengan persamaan?
  • Mengapa menggunakan tanda ≤ bukan tanda =?
  • Bagaimana menentukan pasangan (x, y) yang memenuhi?

Definisi

Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (PtLDV) adalah kalimat terbuka yang memuat dua variabel (x dan y) dengan pangkat tertinggi satu, dan dihubungkan oleh salah satu tanda ketidaksamaan: <, >, , atau .

Perbedaan dengan Persamaan Linear Dua Variabel (PLDV):

Aspek PLDV PtLDV
Tanda penghubung = <, >, ≤, ≥
Penyelesaian Titik-titik pada garis Daerah (himpunan titik)
Grafik Garis lurus Daerah di atas/bawah garis

2. Bentuk Umum PtLDV

Bentuk umum PtLDV dapat dituliskan sebagai berikut:

ax + by < c
ax + by > c
ax + byc
ax + byc

dengan:

  • a, b = koefisien variabel (a ≠ 0 atau b ≠ 0)
  • c = konstanta
  • x, y = variabel
  • a, b, c ∈ ℝ (bilangan real)

Kegiatan: Menalar

Tentukan mana yang merupakan PtLDV dari pernyataan berikut:

  1. 2x + 3y ≤ 12 → PtLDV ✓ (dua variabel pangkat 1, ada tanda ≤)
  2. x² + y > 5 → Bukan PtLDV ✗ (ada variabel pangkat 2)
  3. 4x − 7 < 10 → Bukan PtLDV ✗ (hanya satu variabel)
  4. x + y = 8 → Bukan PtLDV ✗ (tanda sama dengan, ini PLDV)
  5. 5x − 2y ≥ 0 → PtLDV ✓

3. Grafik Penyelesaian PtLDV

Penyelesaian PtLDV berupa daerah (himpunan titik) pada bidang koordinat Kartesius. Langkah-langkah menggambar grafik:

Langkah-langkah Menggambar Grafik PtLDV:

  1. Ubah tanda pertidaksamaan menjadi tanda “=” untuk mendapatkan persamaan garisnya.
  2. Gambar garis tersebut pada bidang koordinat:
    • Garis putus-putus jika tanda < atau > (tidak termasuk garis)
    • Garis penuh/solid jika tanda ≤ atau ≥ (termasuk garis)
  3. Tentukan daerah penyelesaian dengan menguji satu titik (biasanya titik O(0,0) jika garis tidak melewati titik asal).
  4. Arsir daerah yang memenuhi pertidaksamaan.

Contoh: Grafik 2x + 3y ≤ 12

Langkah 1: Ubah menjadi persamaan: 2x + 3y = 12

Langkah 2: Tentukan titik potong sumbu:

  • Potong sumbu-x (y = 0): 2x = 12 → x = 6 → titik (6, 0)
  • Potong sumbu-y (x = 0): 3y = 12 → y = 4 → titik (0, 4)

Langkah 3: Gambar garis solid (karena tanda ≤) melalui (6, 0) dan (0, 4).

Langkah 4: Uji titik O(0, 0):

2(0) + 3(0) ≤ 12 → 0 ≤ 12 → BENAR

Karena benar, maka daerah yang memuat titik O(0,0) adalah daerah penyelesaian (daerah di bawah garis termasuk garis).

(6, 0) (0, 4) O(0,0) x y Daerah Penyelesaian 2x + 3y = 12 1 2 3 4 5 1 2 3

⚠️ Penting:

  • Tanda atau → garis solid (titik pada garis termasuk penyelesaian)
  • Tanda < atau > → garis putus-putus (titik pada garis BUKAN penyelesaian)

4. Menentukan Daerah Penyelesaian

Kegiatan: Mencoba

Lakukan langkah-langkah berikut untuk menentukan daerah penyelesaian dari x + 2y > 6:

  1. Gambar garis x + 2y = 6 (garis putus-putus karena tanda >)
  2. Titik potong: (6, 0) dan (0, 3)
  3. Uji titik (0, 0): 0 + 2(0) = 0 > 6? → SALAH
  4. Karena salah, daerah penyelesaian adalah sisi yang tidak memuat titik (0,0), yaitu di atas garis.

Aturan Cepat Menentukan Daerah

Untuk pertidaksamaan dalam bentuk y = … (variabel y di ruas kiri):

Pertidaksamaan Daerah Penyelesaian
y > mx + c Di atas garis
y < mx + c Di bawah garis
ymx + c Di atas garis termasuk garis
ymx + c Di bawah garis termasuk garis

💡 Tips: Jika garis melewati titik O(0,0), gunakan titik uji lain seperti (1,0), (0,1), atau titik lain yang mudah dihitung.

Notasi Himpunan Penyelesaian

Himpunan penyelesaian PtLDV dapat dituliskan dalam notasi pembentuk himpunan:

HP = {(x, y) | ax + byc; x, y ∈ ℝ}

5. Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPtLDV)

Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel (SPtLDV) adalah gabungan dari dua atau lebih PtLDV yang harus dipenuhi secara bersamaan. Daerah penyelesaian SPtLDV adalah irisan dari semua daerah penyelesaian masing-masing PtLDV.

Kegiatan: Mengkomunikasikan

Diskusikan dengan teman: Bagaimana menentukan daerah penyelesaian dari sistem berikut?

x + y ≤ 8
2x + y ≤ 12
x ≥ 0
y ≥ 0

Jelaskan langkah-langkahnya dan gambar daerah penyelesaiannya!

Langkah Menentukan Daerah Penyelesaian SPtLDV:

  1. Gambar masing-masing garis batas dari setiap pertidaksamaan.
  2. Tentukan daerah penyelesaian untuk setiap pertidaksamaan (dengan uji titik).
  3. Daerah penyelesaian SPtLDV adalah irisan (daerah yang memenuhi semua pertidaksamaan secara bersamaan).
  4. Perhatikan syarat x ≥ 0 dan y ≥ 0 (jika ada) berarti daerah penyelesaian hanya di kuadran I.

Contoh Grafik SPtLDV

Sistem: x + y ≤ 8, 2x + y ≤ 12, x ≥ 0, y ≥ 0

x y (6, 0) (0, 8) (4, 4) x+y=8 2x+y=12 Daerah HP 1 2 3 4 5 6 7 8 1 2 3 4 5 6 7 8

Titik-titik sudut daerah penyelesaian: (0, 0), (6, 0), (4, 4), (0, 8)

Titik (4, 4) diperoleh dari penyelesaian sistem persamaan:

x + y = 8 … (1)
2x + y = 12 … (2)
Eliminasi: (2) − (1) → x = 4, sehingga y = 4

6. Contoh Soal dan Pembahasan

MUDAH Contoh Soal Tingkat Mudah

Soal 1:

Tentukan apakah titik (2, 3) merupakan penyelesaian dari pertidaksamaan 3x + 2y ≤ 18.

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Substitusikan x = 2 dan y = 3 ke pertidaksamaan:

3(2) + 2(3) ≤ 18
6 + 6 ≤ 18
12 ≤ 18 → BENAR

Jadi, titik (2, 3) merupakan penyelesaian dari 3x + 2y ≤ 18.

Soal 2:

Tentukan apakah titik (5, 4) merupakan penyelesaian dari pertidaksamaan x + y < 8.

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

5 + 4 < 8
9 < 8 → SALAH

Jadi, titik (5, 4) bukan penyelesaian dari x + y < 8.

Soal 3:

Tentukan titik potong garis 4x + 2y = 8 dengan sumbu koordinat.

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Titik potong sumbu-x (y = 0):

4x + 2(0) = 8 → 4x = 8 → x = 2 → titik (2, 0)

Titik potong sumbu-y (x = 0):

4(0) + 2y = 8 → 2y = 8 → y = 4 → titik (0, 4)

Soal 4:

Gambar garis batas untuk pertidaksamaan xy > 2. Apakah garisnya solid atau putus-putus?

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Karena tanda pertidaksamaan adalah > (tanpa sama dengan), maka garisnya putus-putus.

Garis batas: xy = 2

Titik potong: (2, 0) dan (0, −2)

Garis digambar putus-putus karena titik-titik pada garis bukan penyelesaian.

Soal 5:

Tentukan daerah penyelesaian dari y ≥ 3 pada bidang koordinat.

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Garis batas: y = 3 (garis horizontal melewati titik (0, 3))

Karena tanda ≥, garis digambar solid.

Daerah penyelesaian: semua titik yang nilai y-nya lebih dari atau sama dengan 3, yaitu daerah di atas garis y = 3 (termasuk garis).

SEDANG Contoh Soal Tingkat Sedang

Soal 1:

Tentukan pertidaksamaan linear yang daerah penyelesaiannya memuat titik (1, 2) dan garis batasnya melalui titik (4, 0) dan (0, 6).

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Langkah 1: Tentukan persamaan garis melalui (4, 0) dan (0, 6):

x/4 + y/6 = 1
3x + 2y = 12

Langkah 2: Substitusi titik (1, 2) ke persamaan:

3(1) + 2(2) = 3 + 4 = 7

Karena 7 < 12, dan daerah penyelesaian memuat (1, 2), maka pertidaksamaannya:

3x + 2y ≤ 12

(menggunakan ≤ karena umumnya garis termasuk dalam daerah penyelesaian pada soal program linear)

Soal 2:

Tentukan daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan:
x + y ≤ 6
x ≥ 1
y ≥ 0

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Garis 1: x + y = 6, titik potong (6, 0) dan (0, 6). Daerah: di bawah garis (uji (0,0): 0 ≤ 6 ✓)

Garis 2: x = 1 (garis vertikal). Daerah: di sebelah kanan garis.

Garis 3: y = 0 (sumbu-x). Daerah: di atas sumbu-x.

Titik-titik sudut irisan:

  • (1, 0) → perpotongan x = 1 dan y = 0
  • (6, 0) → perpotongan x + y = 6 dan y = 0
  • (1, 5) → perpotongan x = 1 dan x + y = 6

Daerah penyelesaian berbentuk segitiga dengan titik sudut (1, 0), (6, 0), dan (1, 5).

Soal 3:

Tuliskan sistem pertidaksamaan yang daerah penyelesaiannya merupakan segitiga dengan titik sudut (0, 0), (5, 0), dan (0, 4).

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Segitiga dengan titik sudut (0,0), (5,0), (0,4) dibatasi oleh:

  • Sumbu-x: y ≥ 0
  • Sumbu-y: x ≥ 0
  • Garis melalui (5, 0) dan (0, 4): x/5 + y/4 = 1 → 4x + 5y = 20

Uji titik dalam (1, 1): 4(1) + 5(1) = 9 ≤ 20 ✓

Sistem pertidaksamaannya:

4x + 5y ≤ 20
x ≥ 0
y ≥ 0

Soal 4:

Tentukan daerah penyelesaian dari: 2x + y ≥ 4 dan x + 3y ≤ 9, dengan x ≥ 0, y ≥ 0.

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Garis 1: 2x + y = 4 → titik (2, 0) dan (0, 4)

Uji (0, 0): 2(0) + 0 = 0 ≥ 4? SALAH → daerah yang tidak memuat (0,0), yaitu di atas garis.

Garis 2: x + 3y = 9 → titik (9, 0) dan (0, 3)

Uji (0, 0): 0 + 0 = 0 ≤ 9? BENAR → daerah memuat (0,0), yaitu di bawah garis.

Titik potong kedua garis:

2x + y = 4 … ×3 → 6x + 3y = 12
x + 3y = 9
Eliminasi: 5x = 3 → x = 3/5; y = 4 − 6/5 = 14/5
Titik potong: (3/5, 14/5) = (0,6; 2,8)

Titik-titik sudut daerah: (2, 0), (9, 0), (3/5, 14/5), (0, 4), (0, 3)

Soal 5:

Sebuah toko menjual dua jenis kue. Kue A memerlukan 2 butir telur dan kue B memerlukan 3 butir telur. Tersedia 24 butir telur. Kue A memerlukan 1 kg tepung dan kue B memerlukan 1 kg tepung. Tersedia 10 kg tepung. Modelkan situasi ini dalam sistem pertidaksamaan!

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Misalkan x = banyak kue A, y = banyak kue B.

Batasan telur: 2x + 3y ≤ 24

Batasan tepung: x + y ≤ 10

Syarat non-negatif: x ≥ 0, y ≥ 0

Sistem pertidaksamaan:
2x + 3y ≤ 24
x + y ≤ 10
x ≥ 0
y ≥ 0

SULIT Contoh Soal Tingkat Sulit

Soal 1:

Tentukan sistem pertidaksamaan linear yang daerah penyelesaiannya adalah daerah segiempat dengan titik sudut A(0, 0), B(6, 0), C(4, 3), dan D(0, 5).

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Kita perlu menentukan persamaan garis setiap sisi:

Sisi AB: dari (0,0) ke (6,0) → y = 0, sehingga y ≥ 0

Sisi AD: dari (0,0) ke (0,5) → x = 0, sehingga x ≥ 0

Sisi BC: dari (6,0) ke (4,3)

Gradien = (3−0)/(4−6) = 3/(−2) = −3/2
y − 0 = −3/2(x − 6)
2y = −3x + 18
3x + 2y = 18

Uji titik dalam (1,1): 3(1) + 2(1) = 5 ≤ 18 ✓ → 3x + 2y ≤ 18

Sisi CD: dari (4,3) ke (0,5)

Gradien = (5−3)/(0−4) = 2/(−4) = −1/2
y − 5 = −1/2(x − 0)
2y − 10 = −x
x + 2y = 10

Uji titik dalam (1,1): 1 + 2(1) = 3 ≤ 10 ✓ → x + 2y ≤ 10

Sistem pertidaksamaan:
3x + 2y ≤ 18
x + 2y ≤ 10
x ≥ 0
y ≥ 0

Soal 2:

Tentukan luas daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan:
x + y ≤ 10, 2x + y ≤ 14, x ≥ 0, y ≥ 0.

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Langkah 1: Cari titik sudut daerah penyelesaian:

  • O(0, 0)
  • Potong 2x + y = 14 dengan sumbu-x: (7, 0)
  • Potong kedua garis: x + y = 10 dan 2x + y = 14
    Eliminasi: x = 4, y = 6 → titik (4, 6)
  • Potong x + y = 10 dengan sumbu-y: (0, 10)

Langkah 2: Titik sudut: (0, 0), (7, 0), (4, 6), (0, 10)

Langkah 3: Hitung luas dengan rumus Shoelace:

L = ½|x₁(y₂ − y₄) + x₂(y₃ − y₁) + x₃(y₄ − y₂) + x₄(y₁ − y₃)|
L = ½|0(0−10) + 7(6−0) + 4(10−0) + 0(0−6)|
L = ½|0 + 42 + 40 + 0|
L = ½ × 82 = 41 satuan luas

Soal 3:

Diketahui daerah penyelesaian dari sistem pertidaksamaan memiliki titik sudut (0, 0), (8, 0), (6, 4), (2, 6), dan (0, 5). Tentukan nilai maksimum dari fungsi objektif f(x, y) = 3x + 5y.

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Substitusi setiap titik sudut ke fungsi objektif:

Titik f(x, y) = 3x + 5y
(0, 0) 3(0) + 5(0) = 0
(8, 0) 3(8) + 5(0) = 24
(6, 4) 3(6) + 5(4) = 18 + 20 = 38
(2, 6) 3(2) + 5(6) = 6 + 30 = 36
(0, 5) 3(0) + 5(5) = 25

Nilai maksimum f(x, y) = 38 dicapai pada titik (6, 4).

Soal 4:

Seorang pengusaha ingin memproduksi dua jenis barang. Barang I memerlukan 2 jam mesin A dan 1 jam mesin B. Barang II memerlukan 1 jam mesin A dan 3 jam mesin B. Mesin A tersedia 16 jam dan mesin B tersedia 18 jam per hari. Keuntungan barang I adalah Rp50.000 dan barang II Rp40.000 per unit. Tentukan kombinasi produksi yang memaksimumkan keuntungan!

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Misalkan x = jumlah barang I, y = jumlah barang II.

Model matematika:

Fungsi objektif: f = 50.000x + 40.000y (maksimumkan)
Kendala:
2x + y ≤ 16 (mesin A)
x + 3y ≤ 18 (mesin B)
x ≥ 0, y ≥ 0

Titik sudut:

  • (0, 0): f = 0
  • (8, 0): f = 400.000
  • Perpotongan: 2x + y = 16 dan x + 3y = 18
    Dari pers. 1: y = 16 − 2x
    Substitusi: x + 3(16 − 2x) = 18 → x + 48 − 6x = 18 → −5x = −30 → x = 6, y = 4
    Titik (6, 4): f = 300.000 + 160.000 = 460.000
  • (0, 6): f = 240.000

Keuntungan maksimum = Rp460.000 dengan memproduksi 6 unit barang I dan 4 unit barang II.

Soal 5:

Tentukan nilai a agar titik (3, 2) terletak pada daerah penyelesaian dari sistem:
ax + 2y ≤ 16
x + ay ≤ 11
x ≥ 0, y ≥ 0

📖 Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Titik (3, 2) harus memenuhi semua pertidaksamaan:

Pertidaksamaan 1: a(3) + 2(2) ≤ 16

3a + 4 ≤ 16 → 3a ≤ 12 → a ≤ 4

Pertidaksamaan 2: 3 + a(2) ≤ 11

3 + 2a ≤ 11 → 2a ≤ 8 → a ≤ 4

Syarat x ≥ 0 dan y ≥ 0: sudah terpenuhi karena (3,2) positif.

Jadi, nilai a ≤ 4 agar titik (3, 2) terletak pada daerah penyelesaian.

7. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan. Gunakan kertas berpetak untuk menggambar grafik.

MUDAH Latihan Soal Tingkat Mudah

  1. Tentukan apakah titik (3, 1) merupakan penyelesaian dari 2x + 5y ≤ 15.
  2. Tentukan titik potong garis 3x + 4y = 24 dengan kedua sumbu koordinat.
  3. Gambar daerah penyelesaian dari x + y ≤ 5 pada kuadran I.
  4. Apakah garis batas untuk pertidaksamaan 5x − 3y ≥ 15 digambar solid atau putus-putus? Jelaskan!
  5. Tentukan daerah penyelesaian dari x ≤ 4 dan y ≥ 0 pada bidang koordinat.

SEDANG Latihan Soal Tingkat Sedang

  1. Tentukan pertidaksamaan linear yang garis batasnya melalui titik (3, 0) dan (0, 6) serta daerah penyelesaiannya memuat titik (1, 1).
  2. Gambar daerah penyelesaian dari sistem: x + 2y ≤ 8, x + y ≤ 5, x ≥ 0, y ≥ 0. Tentukan titik-titik sudutnya!
  3. Tuliskan sistem pertidaksamaan yang daerah penyelesaiannya berbentuk segitiga dengan titik sudut (0, 0), (4, 0), dan (0, 6).
  4. Sebuah pabrik memproduksi dua jenis produk. Produk A memerlukan 3 kg bahan baku dan produk B memerlukan 2 kg bahan baku. Tersedia 30 kg bahan baku. Produk A memerlukan 2 jam pengerjaan dan produk B memerlukan 4 jam. Tersedia 32 jam. Buatlah model matematikanya!
  5. Tentukan daerah penyelesaian dari: 3x + y ≥ 6, x + 2y ≤ 10, x ≥ 0, y ≥ 0. Sebutkan titik-titik sudut daerah penyelesaiannya.

SULIT Latihan Soal Tingkat Sulit

  1. Tentukan sistem pertidaksamaan linear yang daerah penyelesaiannya berbentuk segiempat dengan titik sudut A(1, 1), B(5, 1), C(4, 4), dan D(1, 3).
  2. Daerah penyelesaian suatu sistem pertidaksamaan linear memiliki titik sudut (0, 0), (6, 0), (4, 5), dan (0, 7). Tentukan nilai minimum dan maksimum dari f(x, y) = 4x + 3y.
  3. Seorang petani mempunyai lahan 10.000 m² yang akan ditanami padi dan jagung. Lahan padi minimal 2.000 m² dan lahan jagung minimal 3.000 m². Biaya perawatan padi Rp5.000/m² dan jagung Rp3.000/m². Dana tersedia Rp40.000.000. Keuntungan padi Rp8.000/m² dan jagung Rp6.000/m². Tentukan luas masing-masing agar keuntungan maksimum!
  4. Tentukan nilai k agar daerah penyelesaian dari sistem x + yk, 2x + y ≤ 12, x ≥ 0, y ≥ 0 memiliki luas tepat 18 satuan luas.
  5. Sebuah perusahaan memproduksi 3 jenis barang, namun hanya variabel x dan y yang dioptimalkan (barang ke-3 tetap). Kendalanya: x + 2y ≤ 20, 3x + 2y ≤ 30, x + 4y ≤ 28, x ≥ 0, y ≥ 0. Tentukan titik-titik sudut daerah penyelesaian dan hitung nilai f(x, y) = 5x + 4y di setiap titik sudut.

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page