Ordo Matriks – Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Ordo Matriks

Memahami konsep ordo (ukuran) suatu matriks secara mendalam


A. Pengertian Ordo Matriks

Kegiatan: Mengamati

Perhatikan matriks-matriks berikut ini:

A = [ 35 12 ]
B = [ 104 273 568 ]
C = [ 2153 4076 ]

Amatilah berapa banyak baris dan kolom pada setiap matriks di atas.

Ordo matriks (atau ukuran matriks) menyatakan banyaknya baris dan kolom yang dimiliki oleh suatu matriks. Ordo matriks ditulis dalam bentuk:

Ordo = m × n

dengan m = banyak baris, dan n = banyak kolom

Matriks yang memiliki m baris dan n kolom disebut matriks berordo m × n (dibaca: “m kali n”).

Kegiatan: Menanya

Dari pengamatan di atas, coba ajukan pertanyaan:

  • Bagaimana cara menentukan ordo suatu matriks?
  • Apa perbedaan matriks berordo 2×3 dengan matriks berordo 3×2?
  • Apakah ordo matriks mempengaruhi operasi yang bisa dilakukan pada matriks?

Cara Menentukan Ordo Matriks

Langkah-langkah menentukan ordo matriks:

  1. Hitung banyaknya baris (susunan elemen mendatar/horizontal). Ini menjadi nilai m.
  2. Hitung banyaknya kolom (susunan elemen tegak/vertikal). Ini menjadi nilai n.
  3. Tuliskan ordo dalam bentuk m × n.

Kegiatan: Menalar

Berdasarkan matriks yang telah diamati:

  • Matriks A memiliki 2 baris dan 2 kolom, maka ordo matriks A adalah 2 × 2
  • Matriks B memiliki 3 baris dan 3 kolom, maka ordo matriks B adalah 3 × 3
  • Matriks C memiliki 2 baris dan 4 kolom, maka ordo matriks C adalah 2 × 4

Kesimpulan: Angka pertama pada ordo selalu menunjukkan banyak baris, dan angka kedua menunjukkan banyak kolom. Urutan ini tidak boleh dibalik.

Notasi Umum Matriks Berordo m × n

Secara umum, matriks A berordo m × n dapat dituliskan sebagai:

A = [ a11a12a1n a21a22a2n am1am2amn ]

Keterangan:

  • aij = elemen matriks pada baris ke-i dan kolom ke-j
  • m = banyaknya baris (i = 1, 2, 3, …, m)
  • n = banyaknya kolom (j = 1, 2, 3, …, n)

Jenis-Jenis Ordo Matriks yang Sering Dijumpai

Ordo Keterangan Contoh
1 × 1 Matriks dengan 1 baris dan 1 kolom [5]
1 × n Matriks baris (1 baris, n kolom) [2   4   7] → ordo 1×3
m × 1 Matriks kolom (m baris, 1 kolom) [ 315 ] → ordo 3×1
n × n Matriks persegi (baris = kolom) Matriks 2×2, 3×3, 4×4, dst.

Kegiatan: Mencoba

Tentukan ordo dari matriks-matriks berikut:

P = [ 123 456 ]
Q = [ 78 90 12 ]

Jawaban: Matriks P berordo 2×3, Matriks Q berordo 3×2.

Kegiatan: Mengkomunikasikan

Dari materi yang telah dipelajari, kita dapat menyimpulkan:

  1. Ordo matriks ditulis dalam bentuk m × n (baris × kolom).
  2. Ordo menentukan ukuran matriks dan jumlah elemen di dalamnya (m × n elemen).
  3. Dua matriks dikatakan memiliki ordo yang sama jika banyak baris dan banyak kolomnya sama.
  4. Matriks berordo m × n memiliki total m × n buah elemen.

Hubungan Ordo dengan Jumlah Elemen

Jika suatu matriks berordo m × n, maka jumlah seluruh elemen dalam matriks tersebut adalah m × n.

Ordo Matriks Banyak Baris Banyak Kolom Jumlah Elemen
2 × 3 2 3 6
3 × 4 3 4 12
4 × 2 4 2 8
5 × 5 5 5 25

Menentukan Kemungkinan Ordo dari Jumlah Elemen

Jika diketahui jumlah elemen suatu matriks, kita dapat menentukan semua kemungkinan ordo matriks tersebut dengan mencari semua pasangan faktor dari jumlah elemen.

Contoh: Suatu matriks memiliki 12 elemen. Kemungkinan ordonya adalah:

1×12, 2×6, 3×4, 4×3, 6×2, 12×1

(Semua pasangan m × n di mana m × n = 12)


B. Contoh Soal dan Pembahasan

Contoh Soal Mudah Mudah

Soal 1. Tentukan ordo matriks berikut:

A = [ 246 135 ]

Pembahasan:

Hitung baris: baris pertama (2, 4, 6) dan baris kedua (1, 3, 5) → ada 2 baris.

Hitung kolom: kolom pertama (2, 1), kolom kedua (4, 3), kolom ketiga (6, 5) → ada 3 kolom.

Ordo matriks A = 2 × 3

Soal 2. Tentukan ordo matriks berikut:

B = [ 78 34 56 ]

Pembahasan:

Baris: (7,8), (3,4), (5,6) → ada 3 baris.

Kolom: (7,3,5), (8,4,6) → ada 2 kolom.

Ordo matriks B = 3 × 2

Soal 3. Tentukan ordo matriks berikut:

C = [ 1234 ]

Pembahasan:

Matriks C hanya memiliki 1 baris dan 4 kolom.

Ordo matriks C = 1 × 4 (matriks baris)

Soal 4. Tentukan ordo matriks berikut:

D = [ 9 2 5 1 ]

Pembahasan:

Matriks D memiliki 4 baris dan 1 kolom.

Ordo matriks D = 4 × 1 (matriks kolom)

Soal 5. Matriks E berordo 2 × 2. Berapa jumlah elemen matriks E?

Pembahasan:

Ordo 2 × 2 berarti ada 2 baris dan 2 kolom.

Jumlah elemen = m × n = 2 × 2 = 4 elemen.

Contoh Soal Sedang Sedang

Soal 6. Suatu matriks memiliki 8 elemen. Tentukan semua kemungkinan ordo matriks tersebut!

Pembahasan:

Cari semua pasangan m × n yang hasilnya 8:

  • 1 × 8 = 8 ✓
  • 2 × 4 = 8 ✓
  • 4 × 2 = 8 ✓
  • 8 × 1 = 8 ✓

Kemungkinan ordo: 1×8, 2×4, 4×2, 8×1

Soal 7. Diketahui matriks M berordo (2p−1) × (p+2). Jika ordo matriks M adalah 3 × 4, tentukan nilai p!

Pembahasan:

Dari banyak baris: 2p − 1 = 3 → 2p = 4 → p = 2

Verifikasi dari banyak kolom: p + 2 = 2 + 2 = 4 ✓

Nilai p = 2

Soal 8. Matriks P berordo 3 × 4 dan matriks Q berordo 4 × 2. Tentukan ordo masing-masing dan jumlah elemen pada setiap matriks!

Pembahasan:

Matriks P: ordo 3 × 4, jumlah elemen = 3 × 4 = 12 elemen

Matriks Q: ordo 4 × 2, jumlah elemen = 4 × 2 = 8 elemen

Soal 9. Diketahui matriks:

A = [ abc def ]

Tentukan ordo matriks A dan sebutkan elemen a12 dan a23!

Pembahasan:

Ordo matriks A = 2 × 3 (2 baris, 3 kolom)

a12 = elemen baris ke-1, kolom ke-2 = b

a23 = elemen baris ke-2, kolom ke-3 = f

Soal 10. Suatu matriks berordo n × n memiliki 16 elemen. Tentukan nilai n dan jenis matriks tersebut!

Pembahasan:

Jumlah elemen = n × n = n² = 16

n = √16 = 4

Ordo matriks = 4 × 4

Karena banyak baris = banyak kolom, maka matriks ini adalah matriks persegi berordo 4.

Contoh Soal Sulit Sulit

Soal 11. Diketahui matriks A berordo (a+b) × (2a−b) dan matriks B berordo (3a−2b) × (a+3b). Jika ordo matriks A sama dengan ordo matriks B, tentukan nilai a dan b!

Pembahasan:

Ordo A = ordo B, maka:

Baris: a + b = 3a − 2b → 3b = 2a → a = 3b/2 … (1)

Kolom: 2a − b = a + 3b → a = 4b … (2)

Substitusi (2) ke (1): 4b = 3b/2 → ini kontradiksi, maka kita cek ulang:

Dari (1): a + b = 3a − 2b → 3b = 2a → a = 3b/2

Dari (2): 2a − b = a + 3b → a = 4b

Substitusi a = 4b ke (1): 4b + b = 3(4b) − 2b → 5b = 12b − 2b → 5b = 10b → ini berarti b = 0, lalu a = 0.

Periksa kembali: Jika syaratnya ordo harus bilangan positif, maka kita gunakan pendekatan lain.

Misalkan kita coba: a + b = 3a − 2b dan 2a − b = a + 3b

Persamaan 1: 3b = 2a → a = 1.5b

Persamaan 2: a = 4b

Kedua persamaan tidak konsisten kecuali b = 0 dan a = 0, yang tidak valid untuk ordo matriks.

Kesimpulan: Tidak ada nilai a dan b bilangan bulat positif yang memenuhi. Ini menunjukkan pentingnya memeriksa konsistensi sistem persamaan. Jika soal dimaksudkan memiliki solusi, kemungkinan terdapat kesalahan penulisan. Namun jika a = 4 dan b = 1 diberikan, maka ordo A = 5×7 dan ordo B = 10×7, yang tidak sama.

Catatan: Soal jenis ini melatih kemampuan menyusun dan menyelesaikan sistem persamaan linear.

Soal 12. Matriks A berordo (2x+1) × (y−1) dan matriks B berordo (x+3) × (2y−5). Jika A dan B memiliki ordo yang sama, tentukan ordo kedua matriks tersebut!

Pembahasan:

Baris: 2x + 1 = x + 3 → x = 2

Kolom: y − 1 = 2y − 5 → −y = −4 → y = 4

Ordo matriks: baris = 2(2) + 1 = 5, kolom = 4 − 1 = 3

Ordo kedua matriks = 5 × 3

Soal 13. Suatu matriks memiliki 24 elemen. Tentukan berapa banyak kemungkinan ordo matriks tersebut, dan sebutkan semua kemungkinan ordo jika matriks tersebut memiliki lebih dari 2 baris dan lebih dari 2 kolom!

Pembahasan:

Semua pasangan faktor dari 24:

1×24, 2×12, 3×8, 4×6, 6×4, 8×3, 12×2, 24×1

Total kemungkinan ordo = 8

Dengan syarat baris > 2 dan kolom > 2:

  • 3 × 8 ✓ (3 baris > 2, 8 kolom > 2)
  • 4 × 6 ✓
  • 6 × 4 ✓
  • 8 × 3 ✓

Ada 4 kemungkinan ordo: 3×8, 4×6, 6×4, 8×3

Soal 14. Diketahui matriks K berordo m × n dengan m + n = 7 dan m × n = 12. Tentukan semua kemungkinan ordo matriks K!

Pembahasan:

m + n = 7 dan m × n = 12

Ini membentuk persamaan kuadrat: t² − 7t + 12 = 0

(t − 3)(t − 4) = 0 → t = 3 atau t = 4

Jadi m = 3, n = 4 atau m = 4, n = 3

Kemungkinan ordo matriks K: 3 × 4 atau 4 × 3

Soal 15. Matriks A berordo (p²−1) × (q+3) merupakan matriks persegi berordo 3. Tentukan semua nilai p dan q yang memenuhi!

Pembahasan:

Matriks persegi berordo 3 berarti ordo 3 × 3.

Dari baris: p² − 1 = 3 → p² = 4 → p = 2 atau p = −2

Dari kolom: q + 3 = 3 → q = 0

Nilai yang memenuhi: p = 2 atau p = −2, dan q = 0


C. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri untuk mengasah pemahamanmu!

Latihan Mudah Mudah

1. Tentukan ordo matriks berikut:

[ 53 17 ]

2. Tentukan ordo matriks berikut:

[ 246810 ]

3. Matriks R berordo 4 × 3. Berapa jumlah elemen matriks R?

4. Tentukan ordo matriks berikut:

[ 102 345 678 910 ]

5. Tentukan ordo matriks berikut:

[ 4 7 2 ]

Latihan Sedang Sedang

6. Suatu matriks memiliki 10 elemen. Tentukan semua kemungkinan ordo matriks tersebut!

7. Matriks A berordo (x+1) × (2x−3). Jika matriks A berordo 4 × 5, tentukan nilai x!

8. Diketahui matriks berikut:

M = [ 2518 3749 6021 ]

Tentukan ordo matriks M, elemen m23, dan elemen m31!

9. Suatu matriks persegi memiliki 25 elemen. Tentukan ordo matriks tersebut!

10. Matriks P berordo (2a−1) × (b+3) memiliki 3 baris dan 5 kolom. Tentukan nilai a dan b!

Latihan Sulit Sulit

11. Matriks A berordo (2p+q) × (p−q) dan matriks B berordo (p+4) × (q+1). Jika ordo A = ordo B, tentukan nilai p, q, dan ordo kedua matriks!

12. Suatu matriks memiliki 36 elemen. Berapa banyak kemungkinan ordo matriks tersebut? Sebutkan semua kemungkinan ordo yang merupakan matriks persegi!

13. Matriks M berordo m × n dengan m + n = 9 dan m² + n² = 45. Tentukan semua kemungkinan ordo matriks M!

14. Diketahui matriks X berordo (a²−4) × (b²−9) merupakan matriks persegi berordo 5. Tentukan semua kemungkinan nilai a dan b!

15. Matriks A berordo (2x+y) × (x−y+5) dan matriks B berordo (3x−y−2) × (2y+1). Jika kedua matriks memiliki ordo yang sama dan merupakan matriks persegi, tentukan ordo kedua matriks!


Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

One thought on “Matriks – Ordo Matriks”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page