Solusi SPLDV Menggunakan Metode Determinan

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Solusi SPLDV Menggunakan Metode Determinan

(Aturan Cramer)

A. Pendahuluan

Metode Determinan (Aturan Cramer) adalah salah satu cara untuk menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dengan menggunakan konsep determinan matriks. Metode ini sangat efektif karena memberikan rumus langsung untuk menentukan nilai variabel.

Bentuk umum SPLDV:

a₁x + b₁y = c₁

a₂x + b₂y = c₂

Sistem ini dapat ditulis dalam bentuk matriks AX = B, yaitu:

a₁b₁a₂b₂ xy = c₁c₂

Kegiatan: Mengamati

Amatilah sistem persamaan berikut:

2x + 3y = 8

x − y = 1

Perhatikan koefisien-koefisien dari variabel x dan y serta konstanta di ruas kanan. Koefisien-koefisien inilah yang akan kita susun menjadi matriks untuk diselesaikan menggunakan determinan.

B. Determinan Matriks Ordo 2×2

Jika matriks A berordo 2×2 yaitu:

A = abcd

Maka determinan matriks A ditulis sebagai:

det(A) = |A| = abcd = ad − bc

Penjelasan: Determinan dihitung dengan mengalikan elemen diagonal utama (a × d) dikurangi hasil kali elemen diagonal samping (b × c).

Kegiatan: Menanya

Setelah mengamati konsep determinan matriks 2×2, cobalah ajukan pertanyaan:

  • Bagaimana determinan matriks digunakan untuk menyelesaikan SPLDV?
  • Apa yang terjadi jika nilai determinan sama dengan nol?
  • Mengapa metode ini disebut Aturan Cramer?

C. Aturan Cramer untuk SPLDV

Diberikan SPLDV:

a₁x + b₁y = c₁

a₂x + b₂y = c₂

Langkah-langkah penyelesaian dengan Aturan Cramer:

Langkah 1: Tentukan Determinan Matriks Koefisien (D)

D = a₁b₁a₂b₂ = a₁b₂ − b₁a₂

Langkah 2: Tentukan Determinan Dₓ

Ganti kolom pertama (koefisien x) dengan kolom konstanta:

Dₓ = c₁b₁c₂b₂ = c₁b₂ − b₁c₂

Langkah 3: Tentukan Determinan Dᵧ

Ganti kolom kedua (koefisien y) dengan kolom konstanta:

Dᵧ = a₁c₁a₂c₂ = a₁c₂ − c₁a₂

Langkah 4: Hitung Nilai x dan y

x = Dₓ / D     dan     y = Dᵧ / D

Syarat: D ≠ 0

Catatan Penting:

  • Jika D ≠ 0, maka SPLDV mempunyai tepat satu penyelesaian (konsisten dan independen).
  • Jika D = 0 dan Dₓ = 0, Dᵧ = 0, maka SPLDV mempunyai tak hingga banyak penyelesaian (konsisten dan dependen).
  • Jika D = 0 tetapi Dₓ ≠ 0 atau Dᵧ ≠ 0, maka SPLDV tidak mempunyai penyelesaian (inkonsisten).

Kegiatan: Menalar

Berdasarkan rumus Aturan Cramer, coba jelaskan dengan kata-katamu sendiri:

  1. Mengapa kolom koefisien x diganti dengan kolom konstanta untuk mencari Dₓ?
  2. Apa hubungan antara determinan matriks koefisien (D) dengan eksistensi penyelesaian?
  3. Jika D = 0, mengapa tidak bisa membagi Dₓ dan Dᵧ dengan D?

Kegiatan: Mencoba

Selesaikan SPLDV berikut menggunakan Aturan Cramer:

3x + 2y = 12

x − y = 1

Ikuti langkah-langkah yang telah dipelajari: tentukan D, Dₓ, Dᵧ, lalu hitung x dan y.

Kegiatan: Mengkomunikasikan

Presentasikan hasil pekerjaanmu di depan kelas. Jelaskan:

  1. Bagaimana kamu menyusun matriks koefisien dari SPLDV.
  2. Cara menghitung masing-masing determinan (D, Dₓ, Dᵧ).
  3. Hasil akhir dan cara memverifikasinya dengan substitusi ke persamaan asal.

D. Contoh Soal dan Pembahasan

Tingkat Mudah

Mudah

Contoh 1:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

x + y = 5

x − y = 1

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Tentukan D

D = 111−1 = (1)(−1) − (1)(1) = −1 − 1 = −2

Langkah 2: Tentukan Dₓ

Dₓ = 511−1 = (5)(−1) − (1)(1) = −5 − 1 = −6

Langkah 3: Tentukan Dᵧ

Dᵧ = 1511 = (1)(1) − (5)(1) = 1 − 5 = −4

Langkah 4: Hitung x dan y

x = Dₓ / D = −6 / −2 = 3

y = Dᵧ / D = −4 / −2 = 2

Jadi, x = 3 dan y = 2. HP = {(3, 2)}

Verifikasi: 3 + 2 = 5 ✓ dan 3 − 2 = 1 ✓

Mudah

Contoh 2:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

2x + y = 7

x + y = 4

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = 2111 = (2)(1) − (1)(1) = 2 − 1 = 1

Langkah 2: Dₓ = 7141 = (7)(1) − (1)(4) = 7 − 4 = 3

Langkah 3: Dᵧ = 2714 = (2)(4) − (7)(1) = 8 − 7 = 1

Langkah 4: x = 3/1 = 3, y = 1/1 = 1

Jadi, x = 3 dan y = 1. HP = {(3, 1)}

Verifikasi: 2(3) + 1 = 7 ✓ dan 3 + 1 = 4 ✓

Mudah

Contoh 3:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

x + 2y = 8

x + y = 5

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = 1211 = (1)(1) − (2)(1) = 1 − 2 = −1

Langkah 2: Dₓ = 8251 = (8)(1) − (2)(5) = 8 − 10 = −2

Langkah 3: Dᵧ = 1815 = (1)(5) − (8)(1) = 5 − 8 = −3

Langkah 4: x = −2/−1 = 2, y = −3/−1 = 3

Jadi, x = 2 dan y = 3. HP = {(2, 3)}

Verifikasi: 2 + 2(3) = 8 ✓ dan 2 + 3 = 5 ✓

Mudah

Contoh 4:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

3x + y = 10

x + y = 4

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = 3111 = (3)(1) − (1)(1) = 3 − 1 = 2

Langkah 2: Dₓ = 10141 = (10)(1) − (1)(4) = 10 − 4 = 6

Langkah 3: Dᵧ = 31014 = (3)(4) − (10)(1) = 12 − 10 = 2

Langkah 4: x = 6/2 = 3, y = 2/2 = 1

Jadi, x = 3 dan y = 1. HP = {(3, 1)}

Verifikasi: 3(3) + 1 = 10 ✓ dan 3 + 1 = 4 ✓

Mudah

Contoh 5:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

x + 3y = 7

2x + y = 4

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = 1321 = (1)(1) − (3)(2) = 1 − 6 = −5

Langkah 2: Dₓ = 7341 = (7)(1) − (3)(4) = 7 − 12 = −5

Langkah 3: Dᵧ = 1724 = (1)(4) − (7)(2) = 4 − 14 = −10

Langkah 4: x = −5/−5 = 1, y = −10/−5 = 2

Jadi, x = 1 dan y = 2. HP = {(1, 2)}

Verifikasi: 1 + 3(2) = 7 ✓ dan 2(1) + 2 = 4 ✓

Tingkat Sedang

Sedang

Contoh 6:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

3x − 2y = 7

5x + 4y = 23

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = 3−254 = (3)(4) − (−2)(5) = 12 + 10 = 22

Langkah 2: Dₓ = 7−2234 = (7)(4) − (−2)(23) = 28 + 46 = 74

Langkah 3: Dᵧ = 37523 = (3)(23) − (7)(5) = 69 − 35 = 34

Langkah 4: x = 74/22 = 37/11, y = 34/22 = 17/11

Jadi, x = 37/11 dan y = 17/11. HP = {(37/11, 17/11)}

Sedang

Contoh 7:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

4x + 3y = 11

2x − 5y = −1

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = 432−5 = (4)(−5) − (3)(2) = −20 − 6 = −26

Langkah 2: Dₓ = 113−1−5 = (11)(−5) − (3)(−1) = −55 + 3 = −52

Langkah 3: Dᵧ = 4112−1 = (4)(−1) − (11)(2) = −4 − 22 = −26

Langkah 4: x = −52/−26 = 2, y = −26/−26 = 1

Jadi, x = 2 dan y = 1. HP = {(2, 1)}

Verifikasi: 4(2) + 3(1) = 11 ✓ dan 2(2) − 5(1) = −1 ✓

Sedang

Contoh 8:

Harga 2 buku dan 3 pensil adalah Rp13.000. Harga 4 buku dan 1 pensil adalah Rp11.000. Tentukan harga 1 buku dan 1 pensil menggunakan metode determinan!

Lihat Pembahasan

Misalkan x = harga 1 buku, y = harga 1 pensil (dalam ribuan)

Model: 2x + 3y = 13 dan 4x + y = 11

Langkah 1: D = 2341 = (2)(1) − (3)(4) = 2 − 12 = −10

Langkah 2: Dₓ = 133111 = (13)(1) − (3)(11) = 13 − 33 = −20

Langkah 3: Dᵧ = 213411 = (2)(11) − (13)(4) = 22 − 52 = −30

Langkah 4: x = −20/−10 = 2, y = −30/−10 = 3

Jadi, harga 1 buku = Rp2.000 dan harga 1 pensil = Rp3.000.

Sedang

Contoh 9:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

−2x + 5y = 16

3x + 2y = 5

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = −2532 = (−2)(2) − (5)(3) = −4 − 15 = −19

Langkah 2: Dₓ = 16552 = (16)(2) − (5)(5) = 32 − 25 = 7

Langkah 3: Dᵧ = −21635 = (−2)(5) − (16)(3) = −10 − 48 = −58

Langkah 4: x = 7/−19 = −7/19, y = −58/−19 = 58/19

Jadi, x = −7/19 dan y = 58/19. HP = {(−7/19, 58/19)}

Sedang

Contoh 10:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

5x − 3y = 1

2x + 7y = 30

Lihat Pembahasan

Langkah 1: D = 5−327 = (5)(7) − (−3)(2) = 35 + 6 = 41

Langkah 2: Dₓ = 1−3307 = (1)(7) − (−3)(30) = 7 + 90 = 97

Langkah 3: Dᵧ = 51230 = (5)(30) − (1)(2) = 150 − 2 = 148

Langkah 4: x = 97/41, y = 148/41

Jadi, x = 97/41 dan y = 148/41. HP = {(97/41, 148/41)}

Tingkat Sulit

Sulit

Contoh 11:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

⅓x + ½y = 5

¼x − ⅓y = 1

Lihat Pembahasan

Kalikan persamaan 1 dengan 6 dan persamaan 2 dengan 12 untuk menghilangkan pecahan:

2x + 3y = 30

3x − 4y = 12

Langkah 1: D = 233−4 = (2)(−4) − (3)(3) = −8 − 9 = −17

Langkah 2: Dₓ = 30312−4 = (30)(−4) − (3)(12) = −120 − 36 = −156

Langkah 3: Dᵧ = 230312 = (2)(12) − (30)(3) = 24 − 90 = −66

Langkah 4: x = −156/−17 = 156/17, y = −66/−17 = 66/17

Jadi, x = 156/17 dan y = 66/17. HP = {(156/17, 66/17)}

Sulit

Contoh 12:

Jumlah dua bilangan adalah 48. Selisih 3 kali bilangan pertama dan 2 kali bilangan kedua adalah 34. Tentukan kedua bilangan tersebut menggunakan metode determinan!

Lihat Pembahasan

Misalkan bilangan pertama = x, bilangan kedua = y

Model: x + y = 48 dan 3x − 2y = 34

Langkah 1: D = 113−2 = (1)(−2) − (1)(3) = −2 − 3 = −5

Langkah 2: Dₓ = 48134−2 = (48)(−2) − (1)(34) = −96 − 34 = −130

Langkah 3: Dᵧ = 148334 = (1)(34) − (48)(3) = 34 − 144 = −110

Langkah 4: x = −130/−5 = 26, y = −110/−5 = 22

Jadi, bilangan pertama = 26 dan bilangan kedua = 22.

Verifikasi: 26 + 22 = 48 ✓ dan 3(26) − 2(22) = 78 − 44 = 34 ✓

Sulit

Contoh 13:

Selesaikan SPLDV berikut dengan metode determinan!

0,5x + 0,3y = 4,1

0,2x − 0,7y = −3,4

Lihat Pembahasan

Kalikan kedua persamaan dengan 10:

5x + 3y = 41

2x − 7y = −34

Langkah 1: D = 532−7 = (5)(−7) − (3)(2) = −35 − 6 = −41

Langkah 2: Dₓ = 413−34−7 = (41)(−7) − (3)(−34) = −287 + 102 = −185

Langkah 3: Dᵧ = 5412−34 = (5)(−34) − (41)(2) = −170 − 82 = −252

Langkah 4: x = −185/−41 = 185/41, y = −252/−41 = 252/41

Jadi, x = 185/41 ≈ 4,51 dan y = 252/41 ≈ 6,15.

Sulit

Contoh 14:

Diketahui SPLDV: (a+1)x + 2y = 10 dan 3x + (a−1)y = 5. Tentukan nilai a agar sistem tidak mempunyai penyelesaian tunggal, kemudian selesaikan untuk a = 2!

Lihat Pembahasan

Bagian 1: Sistem tidak punya penyelesaian tunggal jika D = 0

D = (a+1)(a−1) − (2)(3) = a² − 1 − 6 = a² − 7

D = 0 → a² − 7 = 0 → a = ±√7

Bagian 2: Untuk a = 2:

3x + 2y = 10 dan 3x + y = 5

Langkah 1: D = 3231 = (3)(1) − (2)(3) = 3 − 6 = −3

Langkah 2: Dₓ = 10251 = (10)(1) − (2)(5) = 10 − 10 = 0

Langkah 3: Dᵧ = 31035 = (3)(5) − (10)(3) = 15 − 30 = −15

Langkah 4: x = 0/−3 = 0, y = −15/−3 = 5

Untuk a = 2: x = 0 dan y = 5. HP = {(0, 5)}

Sulit

Contoh 15:

Seorang pedagang membeli 5 kg jeruk dan 3 kg apel seharga Rp95.000. Kemudian membeli lagi 2 kg jeruk dan 4 kg apel seharga Rp82.000. Jika ia ingin membeli 3 kg jeruk dan 5 kg apel, berapa yang harus dibayar? Gunakan metode determinan!

Lihat Pembahasan

Misalkan x = harga 1 kg jeruk, y = harga 1 kg apel (dalam ribuan)

Model: 5x + 3y = 95 dan 2x + 4y = 82

Langkah 1: D = 5324 = (5)(4) − (3)(2) = 20 − 6 = 14

Langkah 2: Dₓ = 953824 = (95)(4) − (3)(82) = 380 − 246 = 134

Langkah 3: Dᵧ = 595282 = (5)(82) − (95)(2) = 410 − 190 = 220

Langkah 4: x = 134/14 = 67/7 ≈ 9,57 (Rp9.571)

y = 220/14 = 110/7 ≈ 15,71 (Rp15.714)

Langkah 5: Harga 3 kg jeruk + 5 kg apel:

= 3(67/7) + 5(110/7) = 201/7 + 550/7 = 751/7 ≈ Rp107.286

Jadi, harga 3 kg jeruk dan 5 kg apel ≈ Rp107.286.

E. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut menggunakan Metode Determinan (Aturan Cramer)!

Tingkat Mudah

  1. x + y = 7 dan x − y = 3
  2. 2x + y = 9 dan x + y = 5
  3. x + 3y = 11 dan x + y = 5
  4. 3x + 2y = 12 dan x + y = 5
  5. 2x + y = 8 dan x − y = 1

Tingkat Sedang

  1. 4x − 3y = 5 dan 2x + 5y = 17
  2. 3x + 7y = 27 dan 5x − 2y = 4
  3. Harga 3 buku tulis dan 2 pulpen adalah Rp21.000. Harga 5 buku tulis dan 3 pulpen adalah Rp34.000. Tentukan harga masing-masing!
  4. −3x + 4y = 18 dan 2x + 5y = 11
  5. 6x − 5y = −7 dan 3x + 4y = 22

Tingkat Sulit

  1. ½x + ⅓y = 4 dan ¼x − ½y = −1
  2. 0,4x + 0,6y = 5,2 dan 0,3x − 0,2y = 0,1
  3. Umur ayah 4 kali umur anaknya. Lima tahun yang lalu, umur ayah 7 kali umur anaknya. Tentukan umur mereka sekarang menggunakan metode determinan!
  4. Diketahui (2a+1)x + 3y = 7 dan 4x + (a−2)y = 5. Tentukan nilai a agar D = 0, lalu selesaikan untuk a = 3!
  5. Sebuah bilangan terdiri dari dua angka. Jumlah kedua angkanya adalah 12. Jika angka puluhan dan angka satuan ditukar, bilangan baru yang terbentuk lebih besar 36 dari bilangan semula. Tentukan bilangan semula menggunakan metode determinan!

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page