Matematika SMA/MA/SMK/MAK
Transformasi Gusuran dalam Arah Sumbu Y
(Shearing / Geseran dalam Arah Sumbu Y)
A. Pengertian Transformasi Gusuran Arah Sumbu Y
π Kegiatan: Mengamati
Perhatikan gambar berikut. Sebuah persegi dikenai transformasi gusuran arah sumbu Y. Amati bagaimana bentuk berubah β sisi horizontal tetap, tetapi titik-titik bergeser secara vertikal sebanding dengan koordinat x-nya.
Transformasi Gusuran (Shearing) dalam Arah Sumbu Y adalah transformasi yang menggeser setiap titik secara vertikal (arah sumbu-y) dengan besar pergeseran sebanding dengan koordinat x titik tersebut.
Rumus Transformasi Gusuran Arah Sumbu Y:
Titik P(x, y) β P'(x’, y’)
x’ = x
y’ = kx + y
Dalam bentuk matriks:
| ( | x’ | ) | = | ( | 1 | 0 | ) | ( | x | ) |
| y’ | k | 1 | y |
dengan k = faktor gusuran (konstanta geseran)
β Kegiatan: Menanya
- Mengapa koordinat x tidak berubah pada gusuran arah sumbu Y?
- Apa pengaruh nilai k positif dan negatif terhadap arah geseran?
- Bagaimana bentuk bangun datar berubah setelah dikenai gusuran?
B. Sifat-sifat Gusuran Arah Sumbu Y
π‘ Kegiatan: Menalar
Berdasarkan rumus x’ = x dan y’ = kx + y, mari kita simpulkan sifat-sifat gusuran arah sumbu Y:
- Koordinat x tetap β setiap titik tidak bergeser secara horizontal.
- Pergeseran vertikal sebanding dengan x β semakin besar |x|, semakin besar pergeseran vertikalnya.
- Titik pada sumbu Y tetap β karena x = 0, maka y’ = k(0) + y = y.
- Jika k > 0: titik dengan x > 0 bergeser ke atas, titik dengan x < 0 bergeser ke bawah.
- Jika k < 0: titik dengan x > 0 bergeser ke bawah, titik dengan x < 0 bergeser ke atas.
- Luas bangun tetap β determinan matriks gusuran = 1, sehingga luas tidak berubah.
- Garis sejajar sumbu Y tetap sejajar setelah transformasi.
Matriks Gusuran Arah Sumbu Y:
| M | = | ( | 1 | 0 | ) |
| k | 1 |
Determinan = (1)(1) β (0)(k) = 1 β Luas tetap
C. Langkah Penyelesaian
π§ Kegiatan: Mencoba
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menentukan bayangan suatu titik oleh gusuran arah sumbu Y:
- Identifikasi koordinat titik asal P(x, y) dan nilai faktor gusuran k.
- Terapkan rumus:
- x’ = x (koordinat x tetap)
- y’ = kx + y
- Tuliskan bayangan titik P'(x’, y’).
Contoh Penerapan Langkah:
Tentukan bayangan titik A(3, 2) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 2.
- Diketahui: x = 3, y = 2, k = 2
- x’ = 3 dan y’ = 2(3) + 2 = 6 + 2 = 8
- Bayangan: A'(3, 8)
D. Gusuran Arah Sumbu Y pada Kurva
Untuk menentukan bayangan kurva y = f(x) oleh gusuran arah sumbu Y dengan faktor k:
Langkah:
- Dari x’ = x β x = x’
- Dari y’ = kx + y β y = y’ β kx’
- Substitusi ke persamaan asal: ganti x dengan x’ dan y dengan y’ β kx’
Bayangan y = f(x) adalah y’ β kx’ = f(x’)
atau: y = f(x) + kx (ganti variabel kembali)
π’ Kegiatan: Mengkomunikasikan
Jelaskan kepada teman sekelasmu mengapa bayangan garis y = mx + c oleh gusuran arah sumbu Y dengan faktor k menjadi garis y = (m+k)x + c. Apakah gradien berubah? Apakah titik potong sumbu Y berubah?
E. Contoh Soal dan Pembahasan
π Tingkat Mudah
Contoh 1
Tentukan bayangan titik A(2, 1) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 3.
Pembahasan
x’ = x = 2
y’ = kx + y = 3(2) + 1 = 6 + 1 = 7
Bayangan: A'(2, 7)
Contoh 2
Tentukan bayangan titik B(4, β2) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 1.
Pembahasan
x’ = x = 4
y’ = kx + y = 1(4) + (β2) = 4 β 2 = 2
Bayangan: B'(4, 2)
Contoh 3
Tentukan bayangan titik C(0, 5) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 4.
Pembahasan
x’ = x = 0
y’ = kx + y = 4(0) + 5 = 0 + 5 = 5
Bayangan: C'(0, 5)
Catatan: Titik pada sumbu Y tidak berubah posisi!
Contoh 4
Tentukan bayangan titik D(β3, 4) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 2.
Pembahasan
x’ = x = β3
y’ = kx + y = 2(β3) + 4 = β6 + 4 = β2
Bayangan: D'(β3, β2)
Contoh 5
Tentukan bayangan titik E(1, β3) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = β2.
Pembahasan
x’ = x = 1
y’ = kx + y = (β2)(1) + (β3) = β2 β 3 = β5
Bayangan: E'(1, β5)
π Tingkat Sedang
Contoh 6
Tentukan bayangan garis y = 2x + 3 oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 4.
Pembahasan
Dari rumus invers: x = x’ dan y = y’ β kx’
Substitusi ke y = 2x + 3:
y’ β 4x’ = 2x’ + 3
y’ = 2x’ + 4x’ + 3
y’ = 6x’ + 3
Bayangan: y = 6x + 3
Contoh 7
Segitiga dengan titik sudut A(1, 0), B(3, 0), C(2, 4) dikenai gusuran arah sumbu Y dengan k = 2. Tentukan koordinat bayangan ketiga titik.
Pembahasan
Titik A(1, 0): x’ = 1, y’ = 2(1) + 0 = 2 β A'(1, 2)
Titik B(3, 0): x’ = 3, y’ = 2(3) + 0 = 6 β B'(3, 6)
Titik C(2, 4): x’ = 2, y’ = 2(2) + 4 = 8 β C'(2, 8)
Bayangan: A'(1, 2), B'(3, 6), C'(2, 8)
Contoh 8
Tentukan bayangan kurva y = xΒ² oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 3.
Pembahasan
Invers: x = x’, y = y’ β 3x’
Substitusi ke y = xΒ²:
y’ β 3x’ = (x’)Β²
y’ = xΒ² + 3x (ganti variabel)
Bayangan: y = xΒ² + 3x
Contoh 9
Titik P(a, 3) dikenai gusuran arah sumbu Y dengan k = 2 menghasilkan bayangan P'(a, 11). Tentukan nilai a.
Pembahasan
Dari y’ = kx + y:
11 = 2a + 3
2a = 8
a = 4
Nilai a = 4
Contoh 10
Tentukan bayangan garis y = βx + 5 oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = β3.
Pembahasan
Invers: x = x’, y = y’ β (β3)x’ = y’ + 3x’
Substitusi ke y = βx + 5:
y’ + 3x’ = βx’ + 5
y’ = βx’ β 3x’ + 5
y’ = β4x’ + 5
Bayangan: y = β4x + 5
π Tingkat Sulit
Contoh 11
Tentukan bayangan lingkaran xΒ² + yΒ² = 9 oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 1.
Pembahasan
Invers: x = x’, y = y’ β x’
Substitusi ke xΒ² + yΒ² = 9:
(x’)Β² + (y’ β x’)Β² = 9
x’Β² + y’Β² β 2x’y’ + x’Β² = 9
2xΒ² β 2xy + yΒ² = 9 (ganti variabel)
Bayangan: 2xΒ² β 2xy + yΒ² = 9
Catatan: Lingkaran berubah menjadi elips yang diputar.
Contoh 12
Titik P(2, β1) dikenai gusuran arah sumbu Y dengan faktor k, kemudian hasilnya dikenai gusuran arah sumbu Y lagi dengan faktor m. Jika bayangan akhir adalah P”(2, 9), dan k + m = 5, tentukan nilai k dan m.
Pembahasan
Gusuran pertama (faktor k): P'(2, 2k + (β1)) = P'(2, 2k β 1)
Gusuran kedua (faktor m): P”(2, 2m + (2kβ1)) = P”(2, 2m + 2k β 1)
Karena P”(2, 9):
2m + 2k β 1 = 9
2(k + m) = 10
k + m = 5 β (konsisten dengan syarat)
Karena hanya diketahui k + m = 5, maka ada tak hingga banyak solusi. Komposisi dua gusuran arah sumbu Y dengan faktor k dan m setara dengan gusuran tunggal faktor k + m.
Nilai k + m = 5 (solusi tak tunggal, misal k = 2, m = 3)
Contoh 13
Tentukan bayangan kurva y = 2xΒ² β 3x + 1 oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = β2, lalu tentukan titik puncak bayangan kurva tersebut.
Pembahasan
Invers: x = x’, y = y’ β (β2)x’ = y’ + 2x’
Substitusi:
y’ + 2x’ = 2(x’)Β² β 3x’ + 1
y’ = 2x’Β² β 3x’ β 2x’ + 1
y’ = 2xΒ² β 5x + 1
Titik puncak: x = βb/(2a) = 5/4
y = 2(5/4)Β² β 5(5/4) + 1 = 2(25/16) β 25/4 + 1 = 50/16 β 100/16 + 16/16 = β34/16 = β17/8
Bayangan: y = 2xΒ² β 5x + 1, titik puncak (5/4, β17/8)
Contoh 14
Garis y = mx + 2 dikenai gusuran arah sumbu Y dengan faktor k sehingga bayangannya tegak lurus dengan garis y = (1/2)x β 1. Jika m = 1, tentukan nilai k.
Pembahasan
Bayangan y = mx + 2 oleh gusuran faktor k:
y = (m + k)x + 2
Dengan m = 1: bayangan = y = (1 + k)x + 2
Gradien bayangan = 1 + k
Syarat tegak lurus dengan y = (1/2)x β 1 (gradien = 1/2):
(1 + k) Γ (1/2) = β1
1 + k = β2
k = β3
Nilai k = β3
Contoh 15
Persegi panjang ABCD dengan A(0, 0), B(4, 0), C(4, 3), D(0, 3) dikenai gusuran arah sumbu Y dengan k = 2. Tunjukkan bahwa luas bayangan sama dengan luas asli, dan tentukan persamaan diagonal bayangan.
Pembahasan
Bayangan titik-titik:
A(0,0) β A'(0, 2(0)+0) = A'(0, 0)
B(4,0) β B'(4, 2(4)+0) = B'(4, 8)
C(4,3) β C'(4, 2(4)+3) = C'(4, 11)
D(0,3) β D'(0, 2(0)+3) = D'(0, 3)
Luas asli: 4 Γ 3 = 12
Luas bayangan (rumus Shoelace):
L = Β½|xβ(yββyβ) + xβ(yββyβ) + xβ(yββyβ) + xβ(yββyβ)|
= Β½|0(8β3) + 4(11β0) + 4(3β8) + 0(0β11)|
= Β½|0 + 44 β 20 + 0| = Β½ Γ 24 = 12 β
Diagonal A’C’: melalui (0,0) dan (4,11)
y = (11/4)x
Diagonal B’D’: melalui (4,8) dan (0,3)
Gradien = (3β8)/(0β4) = 5/4
y β 3 = (5/4)(x β 0) β y = (5/4)x + 3
Luas tetap = 12. Diagonal: y = (11/4)x dan y = (5/4)x + 3
F. Latihan Soal
π Tingkat Mudah
1. Tentukan bayangan titik P(3, 5) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 2.
2. Tentukan bayangan titik Q(β2, 4) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 3.
3. Tentukan bayangan titik R(5, 0) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = β1.
4. Tentukan bayangan titik S(0, β7) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 5.
5. Tentukan bayangan titik T(β1, β1) oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = β4.
π Tingkat Sedang
6. Tentukan bayangan garis y = 3x β 2 oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 5.
7. Tentukan bayangan kurva y = xΒ² + 2x oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = β1.
8. Titik A(a, 2) dikenai gusuran arah sumbu Y dengan k = 3 menghasilkan bayangan A'(a, 14). Tentukan nilai a.
9. Segitiga dengan titik sudut P(2, 1), Q(4, 1), R(3, 5) dikenai gusuran arah sumbu Y dengan k = β2. Tentukan koordinat bayangan ketiga titik.
10. Tentukan nilai k jika bayangan garis y = 2x + 1 oleh gusuran arah sumbu Y sejajar dengan garis y = 7x β 3.
π Tingkat Sulit
11. Tentukan bayangan lingkaran xΒ² + yΒ² = 16 oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 2.
12. Garis y = mx β 1 dikenai gusuran arah sumbu Y dengan faktor k sehingga bayangannya tegak lurus dengan garis y = (1/3)x + 2. Jika m = 2, tentukan nilai k.
13. Tentukan bayangan kurva y = xΒ³ β 2x oleh gusuran arah sumbu Y dengan k = 3, lalu tentukan titik belok bayangan kurva.
14. Persegi ABCD dengan A(1, 1), B(5, 1), C(5, 5), D(1, 5) dikenai gusuran arah sumbu Y dengan k = β1. Tentukan luas bayangan dan buktikan luas tetap.
15. Tentukan persamaan kurva yang jika dikenai gusuran arah sumbu Y dengan k = 2 menghasilkan bayangan y = xΒ² + 5x β 3.