Sistem Persamaan Linear dan Kuadrat – Tak Dapat Difaktorkan

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Sistem Persamaan dengan Dua Variabel:
Satu Linear dan Satu Kuadrat
(Bentuk Kuadrat Tak Dapat Difaktorkan)

A. Pendahuluan

Pada materi ini, kita akan mempelajari Sistem Persamaan dengan Dua Variabel yang terdiri dari satu persamaan linear dan satu persamaan kuadrat, di mana bentuk kuadratnya tidak dapat difaktorkan.

Bentuk umum sistem ini adalah:

Persamaan Linear: ax + by = c

Persamaan Kuadrat: x² + y² = r²  atau  ax² + bx + c = y (dengan b² − 4ac < 0 atau diskriminan tidak menghasilkan bilangan bulat sederhana)

Karena bentuk kuadratnya tidak dapat difaktorkan, maka penyelesaiannya menggunakan:

  • Metode Substitusi dikombinasikan dengan Rumus Kuadrat (Rumus ABC)
  • Rumus ABC: x = −b ± √(b² − 4ac)2a

Langkah penyelesaian:
1. Nyatakan salah satu variabel dari persamaan linear dalam variabel lain.
2. Substitusikan ke persamaan kuadrat.
3. Selesaikan persamaan kuadrat yang terbentuk menggunakan rumus ABC karena tidak dapat difaktorkan.
4. Substitusikan kembali nilai yang diperoleh untuk mencari variabel lainnya.

B. Kegiatan Pembelajaran

1. Mengamati

Amatilah sistem persamaan berikut:

x + y = 5   … (persamaan linear)

x² + y² = 13   … (persamaan kuadrat)

Jika kita substitusikan y = 5 − x ke persamaan kuadrat:

x² + (5 − x)² = 13

x² + 25 − 10x + x² = 13

2x² − 10x + 12 = 0

x² − 5x + 6 = 0 → Ini dapat difaktorkan menjadi (x−2)(x−3) = 0

Sekarang amati sistem persamaan berikut:

x + y = 4   … (persamaan linear)

x² + y² = 10   … (persamaan kuadrat)

Substitusi y = 4 − x:

x² + (4 − x)² = 10

x² + 16 − 8x + x² = 10

2x² − 8x + 6 = 0

x² − 4x + 3 = 0 → Ini dapat difaktorkan menjadi (x−1)(x−3) = 0

Sekarang amati yang ini:

x + y = 3   … (persamaan linear)

x² + y² = 7   … (persamaan kuadrat)

Substitusi y = 3 − x:

x² + (3 − x)² = 7

x² + 9 − 6x + x² = 7

2x² − 6x + 2 = 0

x² − 3x + 1 = 0 → Ini TIDAK DAPAT difaktorkan (D = 9 − 4 = 5, bukan kuadrat sempurna)

Perhatikan! Persamaan kuadrat x² − 3x + 1 = 0 memiliki diskriminan D = 5 (bukan kuadrat sempurna), sehingga harus diselesaikan dengan Rumus ABC.

2. Menanya

Setelah mengamati, muncul pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana cara mengetahui bahwa suatu persamaan kuadrat tidak dapat difaktorkan?
  2. Bagaimana langkah-langkah menyelesaikan SPLDV jika bentuk kuadratnya tidak dapat difaktorkan?
  3. Apakah sistem persamaan yang kuadratnya tak dapat difaktorkan selalu memiliki penyelesaian?
  4. Bagaimana menyajikan penyelesaian dalam bentuk akar (bilangan irasional)?

Jawaban Kunci:

Persamaan kuadrat ax² + bx + c = 0 tidak dapat difaktorkan jika:

  • Diskriminan D = b² − 4ac bukan merupakan kuadrat sempurna (tetapi D ≥ 0 agar ada penyelesaian real)
  • Contoh: D = 5, D = 7, D = 2, D = 3, dll.
  • Jika D < 0, maka tidak ada penyelesaian real (himpunan penyelesaian kosong)

3. Menalar

Mari kita analisis prosedur penyelesaian secara sistematis:

PROSEDUR PENYELESAIAN:

Langkah 1: Dari persamaan linear ax + by = c, nyatakan salah satu variabel.

Misalnya: y = c − axb

Langkah 2: Substitusikan ke persamaan kuadrat.

Langkah 3: Sederhanakan menjadi bentuk ax² + bx + c = 0.

Langkah 4: Hitung diskriminan D = b² − 4ac.

Langkah 5: Jika D ≥ 0 dan bukan kuadrat sempurna, gunakan rumus ABC:

x = −b ± √D2a

Langkah 6: Substitusikan kembali untuk mencari variabel kedua.

Catatan Penting tentang Diskriminan:

Nilai D Sifat Akar Metode Jumlah Penyelesaian
D > 0, kuadrat sempurna Real, rasional, berbeda Faktorisasi 2 titik potong
D > 0, bukan kuadrat sempurna Real, irasional, berbeda Rumus ABC 2 titik potong
D = 0 Real, sama (kembar) Rumus ABC / Faktorisasi 1 titik singgung
D < 0 Tidak real Tidak ada penyelesaian real Tidak berpotongan

4. Mencoba

Selesaikan sistem persamaan berikut langkah demi langkah:

x + y = 3

x² + y² = 7

Penyelesaian Langkah demi Langkah:

Langkah 1: Dari persamaan linear: y = 3 − x

Langkah 2: Substitusi ke persamaan kuadrat:

x² + (3 − x)² = 7

x² + 9 − 6x + x² = 7

2x² − 6x + 9 − 7 = 0

2x² − 6x + 2 = 0

x² − 3x + 1 = 0 (bagi semua dengan 2)

Langkah 3: Hitung diskriminan: D = (−3)² − 4(1)(1) = 9 − 4 = 5

Karena D = 5 (bukan kuadrat sempurna), gunakan rumus ABC.

Langkah 4: Rumus ABC:

x = −(−3) ± √52(1) = 3 ± √52

x₁ = 3 + √52 ≈ 2,618

x₂ = 3 − √52 ≈ 0,382

Langkah 5: Cari nilai y:

y₁ = 3 − x₁ = 3 − 3 + √52 = 3 − √52 ≈ 0,382

y₂ = 3 − x₂ = 3 − 3 − √52 = 3 + √52 ≈ 2,618

HP = {(3 + √52 , 3 − √52) , (3 − √52 , 3 + √52)}

5. Mengkomunikasikan

Berdasarkan kegiatan di atas, kita dapat menyimpulkan:

KESIMPULAN:

  1. Sistem persamaan linear dan kuadrat diselesaikan dengan metode substitusi.
  2. Jika setelah substitusi diperoleh persamaan kuadrat dengan diskriminan yang bukan kuadrat sempurna, maka bentuk kuadrat tersebut tidak dapat difaktorkan.
  3. Penyelesaiannya menggunakan Rumus ABC (rumus kuadrat).
  4. Penyelesaian biasanya berupa bilangan irasional (mengandung bentuk akar).
  5. Selalu periksa apakah D ≥ 0 sebelum menggunakan rumus ABC. Jika D < 0, maka sistem tidak memiliki penyelesaian real.

C. Contoh Soal dan Pembahasan

📗 Tingkat Mudah

Contoh Soal 1

Selesaikan sistem persamaan:

x + y = 5

x² + y² = 15

Pembahasan:

Dari persamaan linear: y = 5 − x

Substitusi: x² + (5 − x)² = 15

x² + 25 − 10x + x² = 15

2x² − 10x + 10 = 0

x² − 5x + 5 = 0

D = 25 − 20 = 5 (bukan kuadrat sempurna → tidak dapat difaktorkan)

x = 5 ± √52

x₁ = 5 + √52, maka y₁ = 5 − 5 + √52 = 5 − √52

x₂ = 5 − √52, maka y₂ = 5 + √52

HP = {(5+√52, 5−√52), (5−√52, 5+√52)}

Contoh Soal 2

Selesaikan sistem persamaan:

x − y = 1

x² + y² = 9

Pembahasan:

Dari persamaan linear: x = y + 1

Substitusi: (y + 1)² + y² = 9

y² + 2y + 1 + y² = 9

2y² + 2y − 8 = 0

y² + y − 4 = 0

D = 1 + 16 = 17 (bukan kuadrat sempurna)

y = −1 ± √172

y₁ = −1 + √172, maka x₁ = −1 + √172 + 1 = 1 + √172

y₂ = −1 − √172, maka x₂ = 1 − √172

HP = {(1+√172, −1+√172), (1−√172, −1−√172)}

Contoh Soal 3

Selesaikan sistem persamaan:

x + y = 4

x² + y² = 11

Pembahasan:

y = 4 − x

x² + (4−x)² = 11

x² + 16 − 8x + x² = 11

2x² − 8x + 5 = 0

D = 64 − 40 = 24 (bukan kuadrat sempurna, √24 = 2√6)

x = 8 ± 2√64 = 4 ± √62

x₁ = 4 + √62, y₁ = 4 − √62

x₂ = 4 − √62, y₂ = 4 + √62

HP = {(4+√62, 4−√62), (4−√62, 4+√62)}

Contoh Soal 4

Selesaikan sistem persamaan:

2x + y = 6

x² + y² = 10

Pembahasan:

y = 6 − 2x

x² + (6−2x)² = 10

x² + 36 − 24x + 4x² = 10

5x² − 24x + 26 = 0

D = 576 − 520 = 56 (bukan kuadrat sempurna, √56 = 2√14)

x = 24 ± 2√1410 = 12 ± √145

x₁ = 12 + √145, y₁ = 6 − 2·12 + √145 = 6 − 2√145

x₂ = 12 − √145, y₂ = 6 + 2√145

HP = {(12+√145, 6−2√145), (12−√145, 6+2√145)}

Contoh Soal 5

Selesaikan sistem persamaan:

x + 2y = 7

x² + y² = 13

Pembahasan:

x = 7 − 2y

(7−2y)² + y² = 13

49 − 28y + 4y² + y² = 13

5y² − 28y + 36 = 0

D = 784 − 720 = 64 = 8² (kuadrat sempurna!)

Ternyata ini BISA difaktorkan. y = 28 ± 810

y₁ = 3610 = 185, y₂ = 2010 = 2

Catatan: Contoh ini menunjukkan pentingnya menghitung D terlebih dahulu. Meski koefisiennya rumit, D = 64 adalah kuadrat sempurna, sehingga sebenarnya dapat difaktorkan. Namun karena tidak mudah terlihat faktornya, rumus ABC tetap bisa digunakan.

Untuk y₂ = 2: x₂ = 7 − 4 = 3

Untuk y₁ = 18/5: x₁ = 7 − 36/5 = −1/5

HP = {(3, 2), (−1/5, 18/5)}

📙 Tingkat Sedang

Contoh Soal 6

Selesaikan sistem persamaan:

x − 2y = 1

x² + 3y² = 11

Pembahasan:

x = 2y + 1

(2y+1)² + 3y² = 11

4y² + 4y + 1 + 3y² = 11

7y² + 4y − 10 = 0

D = 16 + 280 = 296 (bukan kuadrat sempurna, √296 = 2√74)

y = −4 ± 2√7414 = −2 ± √747

y₁ = −2 + √747 ≈ 0,945

x₁ = 2·−2 + √747 + 1 = −4 + 2√74 + 77 = 3 + 2√747 ≈ 2,890

y₂ = −2 − √747 ≈ −1,517

x₂ = 3 − 2√747 ≈ −2,034

HP = {(3+2√747, −2+√747), (3−2√747, −2−√747)}

Contoh Soal 7

Selesaikan sistem persamaan:

x + y = 6

xy = 7

Pembahasan:

y = 6 − x

Substitusi ke xy = 7:

x(6 − x) = 7

6x − x² = 7

x² − 6x + 7 = 0

D = 36 − 28 = 8 (bukan kuadrat sempurna, √8 = 2√2)

x = 6 ± 2√22 = 3 ± √2

x₁ = 3 + √2, y₁ = 6 − (3+√2) = 3 − √2

x₂ = 3 − √2, y₂ = 3 + √2

HP = {(3+√2, 3−√2), (3−√2, 3+√2)}

Contoh Soal 8

Selesaikan sistem persamaan:

y = 2x − 1

x² + xy = 5

Pembahasan:

Substitusi y = 2x − 1 ke persamaan kedua:

x² + x(2x − 1) = 5

x² + 2x² − x = 5

3x² − x − 5 = 0

D = 1 + 60 = 61 (bukan kuadrat sempurna)

x = 1 ± √616

x₁ = 1 + √616 ≈ 1,468

y₁ = 2·1 + √616 − 1 = 2 + 2√61 − 66 = −4 + 2√616 = −2 + √613 ≈ 1,937

x₂ = 1 − √616 ≈ −1,135

y₂ = −2 − √613 ≈ −3,270

HP = {(1+√616, −2+√613), (1−√616, −2−√613)}

Contoh Soal 9

Selesaikan sistem persamaan:

3x − y = 2

x² + 2y² = 6

Pembahasan:

y = 3x − 2

x² + 2(3x−2)² = 6

x² + 2(9x² − 12x + 4) = 6

x² + 18x² − 24x + 8 = 6

19x² − 24x + 2 = 0

D = 576 − 152 = 424 (bukan kuadrat sempurna, √424 = 2√106)

x = 24 ± 2√10638 = 12 ± √10619

x₁ = 12 + √10619 ≈ 1,173

y₁ = 3x₁ − 2 = 36 + 3√106 − 3819 = −2 + 3√10619 ≈ 1,520

x₂ = 12 − √10619 ≈ 0,090

y₂ = −2 − 3√10619 ≈ −1,730

HP = {(12+√10619, −2+3√10619), (12−√10619, −2−3√10619)}

Contoh Soal 10

Selesaikan sistem persamaan:

x − y = 2

x² − xy + y² = 7

Pembahasan:

x = y + 2

(y+2)² − (y+2)y + y² = 7

y² + 4y + 4 − y² − 2y + y² = 7

y² + 2y + 4 = 7

y² + 2y − 3 = 0

D = 4 + 12 = 16 = 4² (kuadrat sempurna!)

Ternyata ini dapat difaktorkan: (y+3)(y−1) = 0

y₁ = 1, x₁ = 3

y₂ = −3, x₂ = −1

Catatan: Meski persamaan kuadrat awalnya terlihat kompleks (x² − xy + y²), setelah substitusi ternyata hasilnya dapat difaktorkan. Ini menunjukkan pentingnya selalu memeriksa diskriminan.

HP = {(3, 1), (−1, −3)}

📕 Tingkat Sulit

Contoh Soal 11

Selesaikan sistem persamaan:

2x + 3y = 5

x² + 2xy − y² = 3

Pembahasan:

Dari persamaan linear: x = 5 − 3y2

Substitusi:

(5−3y2)² + 2(5−3y2)y − y² = 3

(5−3y)²4 + 2y(5−3y)2 − y² = 3

Kalikan semua dengan 4:

(5−3y)² + 4y(5−3y) − 4y² = 12

25 − 30y + 9y² + 20y − 12y² − 4y² = 12

−7y² − 10y + 25 = 12

−7y² − 10y + 13 = 0

7y² + 10y − 13 = 0

D = 100 + 364 = 464 (bukan kuadrat sempurna, √464 = 4√29)

y = −10 ± 4√2914 = −5 ± 2√297

y₁ = −5 + 2√297 ≈ 0,824

x₁ = 5 − 3·−5+2√2972 = 35 − 3(−5+2√29)14 = 50 − 6√2914 = 25 − 3√297 ≈ 1,264

HP = {(25−3√297, −5+2√297), (25+3√297, −5−2√297)}

Contoh Soal 12

Selesaikan sistem persamaan:

x + y = 5

x² + xy + y² = 19

Pembahasan:

y = 5 − x

x² + x(5−x) + (5−x)² = 19

x² + 5x − x² + 25 − 10x + x² = 19

x² − 5x + 25 = 19

x² − 5x + 6 = 0

D = 25 − 24 = 1 (kuadrat sempurna!)

Dapat difaktorkan: (x−2)(x−3) = 0

x₁ = 2, y₁ = 3 dan x₂ = 3, y₂ = 2

Catatan: Persamaan x² + xy + y² terlihat rumit tetapi setelah substitusi menghasilkan bentuk sederhana yang dapat difaktorkan. Selalu sederhanakan dulu sebelum memutuskan metode.

HP = {(2, 3), (3, 2)}

Contoh Soal 13

Selesaikan sistem persamaan:

x − 3y = 1

2x² + xy − y² = 10

Pembahasan:

x = 3y + 1

2(3y+1)² + (3y+1)y − y² = 10

2(9y² + 6y + 1) + 3y² + y − y² = 10

18y² + 12y + 2 + 3y² + y − y² = 10

20y² + 13y + 2 = 10

20y² + 13y − 8 = 0

D = 169 + 640 = 809 (bukan kuadrat sempurna)

y = −13 ± √80940

y₁ = −13 + √80940 ≈ 0,386

x₁ = 3y₁ + 1 = 3(−13+√809) + 4040 = 1 + 3√80940 ≈ 2,158

y₂ = −13 − √80940 ≈ −1,036

x₂ = 1 − 3√80940 ≈ −2,108

HP = {(1+3√80940, −13+√80940), (1−3√80940, −13−√80940)}

Contoh Soal 14

Selesaikan sistem persamaan:

y = x + 1

x² + y² + xy = 13

Pembahasan:

Substitusi y = x + 1:

x² + (x+1)² + x(x+1) = 13

x² + x² + 2x + 1 + x² + x = 13

3x² + 3x + 1 = 13

3x² + 3x − 12 = 0

x² + x − 4 = 0

D = 1 + 16 = 17 (bukan kuadrat sempurna)

x = −1 ± √172

x₁ = −1 + √172 ≈ 1,561, y₁ = 1 + √172 ≈ 2,561

x₂ = −1 − √172 ≈ −2,561, y₂ = 1 − √172 ≈ −1,561

HP = {(−1+√172, 1+√172), (−1−√172, 1−√172)}

Contoh Soal 15

Selesaikan sistem persamaan:

2x − y = 3

x² − 3xy + 2y² = 1

Pembahasan:

y = 2x − 3

x² − 3x(2x−3) + 2(2x−3)² = 1

x² − 6x² + 9x + 2(4x² − 12x + 9) = 1

x² − 6x² + 9x + 8x² − 24x + 18 = 1

3x² − 15x + 18 = 1

3x² − 15x + 17 = 0

D = 225 − 204 = 21 (bukan kuadrat sempurna)

x = 15 ± √216

x₁ = 15 + √216 ≈ 3,264

y₁ = 2·15+√216 − 3 = 30+2√21−186 = 12+2√216 = 6+√213 ≈ 3,528

x₂ = 15 − √216 ≈ 1,736

y₂ = 6 − √213 ≈ 0,472

HP = {(15+√216, 6+√213), (15−√216, 6−√213)}

D. Latihan Soal

Selesaikan sistem persamaan berikut. Gunakan rumus ABC jika bentuk kuadratnya tidak dapat difaktorkan.

📗 Tingkat Mudah

  1. x + y = 7 dan x² + y² = 29
  2. x − y = 3 dan x² + y² = 17
  3. x + y = 6 dan x² + y² = 22
  4. 2x + y = 5 dan x² + y² = 7
  5. x + y = 8 dan xy = 14

📙 Tingkat Sedang

  1. x − 2y = 3 dan x² + 2y² = 15
  2. 3x + y = 7 dan x² + y² = 11
  3. x + 2y = 4 dan x² − xy + y² = 7
  4. y = 3x − 2 dan x² + xy = 4
  5. x − y = 1 dan 2x² + xy + y² = 11

📕 Tingkat Sulit

  1. 2x + 3y = 7 dan x² + 2xy − y² = 5
  2. x − 2y = −1 dan 3x² + xy + 2y² = 20
  3. 3x − y = 4 dan x² + 3y² − xy = 8
  4. x + y = 4 dan x² + 2xy + 3y² = 28
  5. 2x − 3y = 1 dan x² − xy + 2y² = 7

E. Ringkasan

  1. Sistem persamaan linear dan kuadrat diselesaikan dengan metode substitusi.
  2. Jika diskriminan (D = b² − 4ac) bukan kuadrat sempurna tetapi D ≥ 0, maka persamaan kuadrat tidak dapat difaktorkan dan harus diselesaikan dengan rumus ABC.
  3. Rumus ABC: x = −b ± √(b² − 4ac)2a
  4. Penyelesaian berupa bilangan irasional (bentuk akar).
  5. Jika D < 0, sistem tidak memiliki penyelesaian real.
  6. Selalu sederhanakan persamaan kuadrat terlebih dahulu (bagi dengan FPB jika ada) sebelum menghitung diskriminan.
  7. Selalu periksa kembali penyelesaian dengan substitusi ke kedua persamaan asal.

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page