Sifat-Sifat Invers dari Perkalian Dua Matriks Persegi

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Sifat-Sifat Invers dari Perkalian Dua Matriks Persegi

Pendahuluan

Dalam pembahasan ini, kita akan mempelajari secara khusus sifat-sifat invers dari perkalian dua matriks persegi. Jika A dan B adalah matriks persegi yang memiliki invers (invertible), maka perkalian AB juga memiliki invers dengan sifat-sifat tertentu yang perlu dipahami.

Ingat bahwa invers matriks A dilambangkan dengan A−1, yaitu matriks yang memenuhi:

A · A−1 = A−1 · A = I

dengan I adalah matriks identitas.

Sifat-Sifat Invers Perkalian Dua Matriks Persegi

Sifat 1: Invers Perkalian Dua Matriks

(AB)−1 = B−1 · A−1

Jika A dan B adalah matriks persegi berorde sama yang keduanya invertible, maka invers dari perkalian AB adalah perkalian invers masing-masing matriks dengan urutan dibalik.

Catatan penting: Urutan perkalian dibalik! Ini karena perkalian matriks tidak komutatif.

Sifat 2: Invers dari Invers

(A−1)−1 = A

Invers dari invers suatu matriks sama dengan matriks itu sendiri.

Sifat 3: Invers Transpose Perkalian

(AB)T = BT · AT

Transpose dari perkalian dua matriks sama dengan perkalian transpose masing-masing dengan urutan dibalik.

Sifat 4: Invers Transpose

(A−1)T = (AT)−1

Transpose dari invers sama dengan invers dari transpose.

Sifat 5: Invers Perkalian Skalar

(kA)−1 = (1/k) · A−1, untuk k ≠ 0

Invers dari matriks yang dikalikan skalar k adalah (1/k) dikalikan invers matriks tersebut.

Sifat 6: Determinan Invers Perkalian

det(AB)−1 = 1 / (det(A) · det(B))

Determinan dari invers perkalian dua matriks adalah kebalikan dari perkalian determinan masing-masing.

🔍 Kegiatan: Mengamati

Perhatikan dua matriks berikut:

A = [2132]    B = [1325]

Langkah 1: Hitung AB

AB = [2·1+1·22·3+1·53·1+2·23·3+2·5] = [411719]

Langkah 2: Hitung (AB)−1 secara langsung

det(AB) = 4·19 − 11·7 = 76 − 77 = −1

(AB)−1 = (1/−1) [19−11−74] = [−19117−4]

Langkah 3: Hitung B−1·A−1

det(A) = 2·2 − 1·3 = 1, maka A−1 = [2−1−32]

det(B) = 1·5 − 3·2 = −1, maka B−1 = [−532−1]

B−1·A−1 = [−532−1] · [2−1−32] = [−19117−4]

✅ Terbukti: (AB)−1 = B−1·A−1

❓ Kegiatan: Menanya

Setelah mengamati, muncul pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Mengapa urutan perkalian invers harus dibalik?
  2. Apakah sifat ini berlaku untuk semua matriks persegi?
  3. Bagaimana jika salah satu matriks tidak memiliki invers?
  4. Apakah sifat ini berlaku untuk perkalian lebih dari dua matriks?

Jawaban:

1. Urutan dibalik karena perkalian matriks tidak komutatif. Pembuktian: (AB)(B−1A−1) = A(BB−1)A−1 = AIA−1 = AA−1 = I

2. Sifat ini hanya berlaku jika kedua matriks invertible (det ≠ 0).

3. Jika salah satu matriks singular (det = 0), maka AB juga singular dan tidak memiliki invers.

4. Ya! Untuk tiga matriks: (ABC)−1 = C−1B−1A−1

💡 Kegiatan: Menalar

Pembuktian Formal Sifat (AB)−1 = B−1A−1

Kita perlu membuktikan bahwa (B−1A−1) adalah invers dari (AB), yaitu:

(AB)(B−1A−1) = I   dan   (B−1A−1)(AB) = I

Bukti bagian pertama:

(AB)(B−1A−1)
= A(BB−1)A−1   (sifat asosiatif)
= A · I · A−1   (definisi invers)
= A · A−1
= I ✓

Bukti bagian kedua:

(B−1A−1)(AB)
= B−1(A−1A)B   (sifat asosiatif)
= B−1 · I · B   (definisi invers)
= B−1 · B
= I ✓

Karena kedua syarat terpenuhi, terbukti bahwa (AB)−1 = B−1A−1

Analogi sederhana:

Bayangkan memakai sepatu: kamu pakai kaos kaki dulu (A), baru sepatu (B). Saat melepas, urutannya dibalik: lepas sepatu dulu (B−1), baru kaos kaki (A−1). Inilah mengapa invers perkalian matriks urutannya dibalik!

✏️ Kegiatan: Mencoba

Cobalah verifikasi sifat (AB)−1 = B−1A−1 dengan matriks berikut:

A = [1203]    B = [2014]

Langkah yang harus dilakukan:

  1. Hitung AB
  2. Hitung det(AB) dan tentukan (AB)−1
  3. Hitung A−1 dan B−1
  4. Hitung B−1·A−1
  5. Bandingkan hasil langkah 2 dan langkah 4

Kunci Jawaban:

AB = [48312], det(AB) = 48−24 = 24

(AB)−1 = (1/24)[12−8−34] = [1/2−1/3−1/81/6]

B−1A−1 menghasilkan matriks yang sama. ✓

📢 Kegiatan: Mengkomunikasikan

Rangkumlah sifat-sifat invers perkalian dua matriks persegi dalam tabel berikut:

No Sifat Keterangan
1 (AB)−1 = B−1A−1 Urutan dibalik
2 (A−1)−1 = A Invers dari invers = matriks asal
3 (AB)T = BTAT Transpose perkalian, urutan dibalik
4 (A−1)T = (AT)−1 Transpose dan invers bisa ditukar
5 (kA)−1 = (1/k)A−1 k ≠ 0
6 det(AB)−1 = 1/(det A · det B) Determinan invers perkalian

Diskusikan dengan teman sekelompokmu: Mengapa urutan perkalian harus dibalik saat mencari invers? Presentasikan jawabanmu di depan kelas.

Contoh Soal dan Pembahasan

Level Mudah

Mudah

Contoh 1:

Diketahui A−1 = [3121] dan B−1 = [1021]. Tentukan (AB)−1.

Pembahasan:

Gunakan sifat: (AB)−1 = B−1·A−1

(AB)−1 = B−1·A−1 = [1021] · [3121]

= [1·3+0·21·1+0·12·3+1·22·1+1·1] = [3183]

Mudah

Contoh 2:

Diketahui A−1 = [2003] dan B−1 = [1102]. Tentukan (AB)−1.

Pembahasan:

(AB)−1 = B−1·A−1

= [1102] · [2003] = [2306]

Mudah

Contoh 3:

Jika (AB)−1 = [5231], tentukan matriks AB.

Pembahasan:

Gunakan sifat: ((AB)−1)−1 = AB

det((AB)−1) = 5·1 − 2·3 = 5 − 6 = −1

AB = (1/−1)[1−2−35] = [−123−5]

Mudah

Contoh 4:

Diketahui A = [1201] dan B = [1031]. Tentukan (AB)−1.

Pembahasan:

det(A) = 1, maka A−1 = [1−201]

det(B) = 1, maka B−1 = [10−31]

(AB)−1 = B−1A−1 = [10−31] · [1−201] = [1−2−37]

Mudah

Contoh 5:

Jika det(A) = 2 dan det(B) = 3, tentukan det((AB)−1).

Pembahasan:

det(AB) = det(A) · det(B) = 2 · 3 = 6

det((AB)−1) = 1/det(AB) = 1/6

Level Sedang

Sedang

Contoh 6:

Diketahui A = [2153] dan B = [3412]. Verifikasi bahwa (AB)−1 = B−1A−1.

Pembahasan:

Cara 1: Hitung (AB)−1 langsung

AB = [7101826]

det(AB) = 7·26 − 10·18 = 182 − 180 = 2

(AB)−1 = (1/2)[26−10−187] = [13−5−97/2]

Cara 2: Hitung B−1A−1

det(A) = 1, A−1 = [3−1−52]

det(B) = 2, B−1 = (1/2)[2−4−13] = [1−2−1/23/2]

B−1A−1 = [1−2−1/23/2] · [3−1−52] = [13−5−97/2]

✅ Terbukti sama.

Sedang

Contoh 7:

Diketahui (AB)−1 = [4131] dan B−1 = [2111]. Tentukan A−1.

Pembahasan:

Dari (AB)−1 = B−1A−1, maka:

A−1 = (B−1)−1 · (AB)−1

det(B−1) = 2·1 − 1·1 = 1

(B−1)−1 = B = [1−1−12]

A−1 = B · (AB)−1 = [1−1−12] · [4131] = [1021]

Sedang

Contoh 8:

Diketahui (AB)−1 = [3211] dan A−1 = [1021]. Tentukan B−1.

Pembahasan:

Dari (AB)−1 = B−1A−1, maka:

B−1 = (AB)−1 · (A−1)−1 = (AB)−1 · A

det(A−1) = 1, maka A = (A−1)−1 = [10−21]

B−1 = [3211] · [10−21] = [−12−11]

Sedang

Contoh 9:

Jika A = [2312], tentukan (2A)−1.

Pembahasan:

Gunakan sifat: (kA)−1 = (1/k)A−1

det(A) = 4 − 3 = 1, maka A−1 = [2−3−12]

(2A)−1 = (1/2)A−1 = (1/2)[2−3−12] = [1−3/2−1/21]

Sedang

Contoh 10:

Diketahui A = [1234] dan B = [2111]. Tentukan (AB)−1 · (AB).

Pembahasan:

Berdasarkan definisi invers: M−1 · M = I

Maka (AB)−1 · (AB) = I = [1001]

Tidak perlu menghitung AB maupun inversnya — langsung gunakan definisi invers!

Level Sulit

Sulit

Contoh 11:

Diketahui A = [1123], B = [2111], dan C = [1032]. Tentukan (ABC)−1.

Pembahasan:

Gunakan sifat: (ABC)−1 = C−1B−1A−1

det(A) = 3−2 = 1, A−1 = [3−1−21]

det(B) = 2−1 = 1, B−1 = [1−1−12]

det(C) = 2−0 = 2, C−1 = (1/2)[20−31] = [10−3/21/2]

Langkah 1: C−1B−1 = [10−3/21/2] · [1−1−12] = [1−1−25/2]

Langkah 2: (C−1B−1)A−1 = [1−1−25/2] · [3−1−21] = [5−2−119/2]

Sulit

Contoh 12:

Jika A2 = AB dan A invertible, buktikan bahwa A = B.

Pembahasan:

Diketahui: A2 = AB

Kalikan kedua ruas dari kiri dengan A−1:

A−1 · A2 = A−1 · AB

(A−1A) · A = (A−1A) · B

I · A = I · B

A = B (terbukti) ✓

Sulit

Contoh 13:

Diketahui A = [3254] dan B = [1225]. Tentukan matriks X jika AXB = I.

Pembahasan:

AXB = I

Kalikan kedua ruas dari kiri dengan A−1: XB = A−1

Kalikan kedua ruas dari kanan dengan B−1: X = A−1B−1

det(A) = 12−10 = 2, A−1 = (1/2)[4−2−53] = [2−1−5/23/2]

det(B) = 5−4 = 1, B−1 = [5−2−21]

X = A−1B−1 = [2−1−5/23/2] · [5−2−21] = [12−5−31/213/2]

Sulit

Contoh 14:

Buktikan bahwa jika AB = I maka BA = I (untuk matriks persegi).

Pembahasan:

Diketahui AB = I

Maka det(AB) = det(I) = 1

det(A) · det(B) = 1

Ini berarti det(A) ≠ 0 dan det(B) ≠ 0, jadi keduanya invertible.

Dari AB = I:

Kalikan dari kanan dengan B−1: A = B−1

Substitusi: BA = B · B−1 = I ✓

Terbukti BA = I.

Sulit

Contoh 15:

Diketahui A = [1101]. Tentukan (An)−1 untuk n bilangan asli.

Pembahasan:

Pertama, cari pola An:

A2 = [1201], A3 = [1301]

Pola: An = [1n01]

det(An) = 1·1 − n·0 = 1

(An)−1 = [1−n01]

Catatan: Ini juga sama dengan (A−1)n karena A−1 = [1−101] dan (A−1)n = [1−n01]

Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan untuk mengasah pemahamanmu.

Level Mudah

Mudah

1. Diketahui A−1 = [1203] dan B−1 = [2011]. Tentukan (AB)−1.

Mudah

2. Diketahui A−1 = [4110] dan B−1 = [1325]. Tentukan (AB)−1.

Mudah

3. Jika det(A) = 4 dan det(B) = −2, tentukan det((AB)−1).

Mudah

4. Jika (AB)−1 = [2312], tentukan AB.

Mudah

5. Diketahui A = [1002] dan B = [3101]. Tentukan (AB)−1 menggunakan sifat B−1A−1.

Level Sedang

Sedang

6. Diketahui (AB)−1 = [1234] dan A−1 = [2101]. Tentukan B−1.

Sedang

7. Diketahui (AB)−1 = [5321] dan B−1 = [1102]. Tentukan A−1.

Sedang

8. Jika A = [3121], tentukan (3A)−1.

Sedang

9. Diketahui A = [2111] dan B = [1302]. Verifikasi bahwa (AB)−1 = B−1A−1.

Sedang

10. Jika A−1 = [abcd] dan B−1 = [1001], tentukan (AB)−1 dalam a, b, c, d.

Level Sulit

Sulit

11. Diketahui A = [2111], B = [1324], C = [1012]. Tentukan (ABC)−1.

Sulit

12. Jika AXB = C, dengan A, B, C matriks persegi invertible, tentukan X dalam bentuk A, B, C dan inversnya.

Sulit

13. Buktikan bahwa (ATBT)−1 = (B−1)T(A−1)T = (A−1B−1)T.

Sulit

14. Diketahui A = [1201] dan B = [1011]. Tentukan matriks X jika XAB = B−1.

Sulit

15. Jika A2B = BA dan A invertible, tunjukkan bahwa AB = BA (A dan B komutatif).

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page