Persamaan Garis dan Jarak yang Melalui Dua Titik

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Persamaan Garis dan Jarak yang Melalui Dua Titik

Materi Geometri Analitik

A. Persamaan Garis Melalui Dua Titik

Kegiatan: Mengamati

Perhatikan dua titik pada bidang koordinat berikut:

x y A(1, −1) B(4, 2)

Dari gambar di atas, terdapat titik A(1, −1) dan B(4, 2). Kedua titik tersebut dihubungkan oleh sebuah garis lurus. Bagaimana cara menentukan persamaan garis yang melalui kedua titik tersebut?

Kegiatan: Menanya

  • Bagaimana cara menentukan persamaan garis lurus jika diketahui dua titik yang dilalui?
  • Apa hubungan antara gradien (kemiringan) dan dua titik pada garis?
  • Bagaimana bentuk umum persamaan garis melalui dua titik?

Kegiatan: Menalar

Untuk menentukan persamaan garis melalui dua titik, kita perlu memahami konsep gradien (kemiringan) terlebih dahulu.

1. Gradien Garis Melalui Dua Titik

Jika garis melalui titik A(x₁, y₁) dan B(x₂, y₂), maka gradien garis tersebut adalah:

m = y₂ − y₁x₂ − x₁ , dengan x₂ ≠ x₁

Keterangan:

  • m = gradien (kemiringan garis)
  • (x₁, y₁) = koordinat titik pertama
  • (x₂, y₂) = koordinat titik kedua

2. Persamaan Garis Melalui Dua Titik

Persamaan garis yang melalui dua titik A(x₁, y₁) dan B(x₂, y₂) dapat dinyatakan dengan rumus:

y − y₁y₂ − y₁ = x − x₁x₂ − x₁

Atau dapat juga dituliskan sebagai:

y − y₁ = m(x − x₁)

dengan m = y₂ − y₁x₂ − x₁

3. Bentuk Umum Persamaan Garis Lurus

Persamaan garis lurus dapat dinyatakan dalam beberapa bentuk:

Bentuk Persamaan Keterangan
Bentuk Umum ax + by + c = 0 a, b, c ∈ ℝ
Bentuk Gradien y = mx + c m = gradien, c = konstanta
Bentuk Dua Titik y − y₁y₂ − y₁ = x − x₁x₂ − x₁ Melalui (x₁,y₁) dan (x₂,y₂)

Kegiatan: Mencoba

Contoh Penerapan:

Tentukan persamaan garis yang melalui titik A(1, −1) dan B(4, 2).

Penyelesaian:

Diketahui: (x₁, y₁) = (1, −1) dan (x₂, y₂) = (4, 2)

Langkah 1: Hitung gradien

m = y₂ − y₁x₂ − x₁ = 2 − (−1)4 − 1 = 33 = 1

Langkah 2: Gunakan rumus y − y₁ = m(x − x₁)

y − (−1) = 1(x − 1)

y + 1 = x − 1

y = x − 2

Kegiatan: Mengkomunikasikan

Kesimpulan:

  • Persamaan garis melalui dua titik A(x₁, y₁) dan B(x₂, y₂) ditentukan dengan menghitung gradien terlebih dahulu, kemudian disubstitusi ke rumus persamaan garis.
  • Gradien menunjukkan tingkat kemiringan garis: positif (naik ke kanan), negatif (turun ke kanan), nol (horizontal), tak terdefinisi (vertikal).
  • Hasil akhir dapat disederhanakan ke bentuk y = mx + c atau ax + by + c = 0.

Contoh Soal: Persamaan Garis Melalui Dua Titik

● Tingkat Mudah

1. Tentukan persamaan garis melalui titik (0, 0) dan (2, 4).

Pembahasan

m = 4 − 02 − 0 = 42 = 2

y − 0 = 2(x − 0)

y = 2x

2. Tentukan persamaan garis melalui titik (1, 3) dan (3, 7).

Pembahasan

m = 7 − 33 − 1 = 42 = 2

y − 3 = 2(x − 1)

y − 3 = 2x − 2

y = 2x + 1

3. Tentukan persamaan garis melalui titik (0, 5) dan (5, 0).

Pembahasan

m = 0 − 55 − 0 = −55 = −1

y − 5 = −1(x − 0)

y = −x + 5

4. Tentukan persamaan garis melalui titik (2, 1) dan (4, 5).

Pembahasan

m = 5 − 14 − 2 = 42 = 2

y − 1 = 2(x − 2)

y − 1 = 2x − 4

y = 2x − 3

5. Tentukan persamaan garis melalui titik (−1, 2) dan (1, 6).

Pembahasan

m = 6 − 21 − (−1) = 42 = 2

y − 2 = 2(x − (−1))

y − 2 = 2(x + 1)

y − 2 = 2x + 2

y = 2x + 4

● Tingkat Sedang

1. Tentukan persamaan garis melalui titik (−2, 3) dan (4, −1).

Pembahasan

m = −1 − 34 − (−2) = −46 = −23

y − 3 = −23(x − (−2))

y − 3 = −23(x + 2)

3(y − 3) = −2(x + 2)

3y − 9 = −2x − 4

2x + 3y − 5 = 0

2. Tentukan persamaan garis melalui titik (3, −2) dan (−1, 6).

Pembahasan

m = 6 − (−2)−1 − 3 = 8−4 = −2

y − (−2) = −2(x − 3)

y + 2 = −2x + 6

y = −2x + 4

3. Tentukan persamaan garis melalui titik (12, 3) dan (32, 7).

Pembahasan

m = 7 − 33212 = 41 = 4

y − 3 = 4(x − 12)

y − 3 = 4x − 2

y = 4x + 1

4. Garis melalui titik (−3, 5) dan (2, −5). Nyatakan dalam bentuk ax + by + c = 0.

Pembahasan

m = −5 − 52 − (−3) = −105 = −2

y − 5 = −2(x − (−3))

y − 5 = −2(x + 3)

y − 5 = −2x − 6

2x + y + 1 = 0

2x + y + 1 = 0

5. Tentukan persamaan garis melalui titik (−4, −3) dan (2, 9). Tentukan juga titik potong garis dengan sumbu-y.

Pembahasan

m = 9 − (−3)2 − (−4) = 126 = 2

y − 9 = 2(x − 2)

y − 9 = 2x − 4

y = 2x + 5

Titik potong sumbu-y: substitusi x = 0 → y = 5

y = 2x + 5, titik potong sumbu-y di (0, 5)

● Tingkat Sulit

1. Garis melalui titik A(a, 2a) dan B(3a, 6a) dengan a ≠ 0. Tentukan persamaan garisnya dalam variabel x dan y.

Pembahasan

m = 6a − 2a3a − a = 4a2a = 2

y − 2a = 2(x − a)

y − 2a = 2x − 2a

y = 2x

Catatan: Persamaan garis tidak bergantung pada nilai a (selama a ≠ 0).

2. Tentukan persamaan garis melalui titik (−1, 5) dan (3, −3). Kemudian tentukan titik potong garis dengan garis y = x + 1.

Pembahasan

m = −3 − 53 − (−1) = −84 = −2

y − 5 = −2(x + 1) → y = −2x + 3

Titik potong dengan y = x + 1:

−2x + 3 = x + 1

−3x = −2 → x = 23

y = 23 + 1 = 53

Titik potong: (23, 53)

3. Titik P(2, k) terletak pada garis yang melalui A(−1, 3) dan B(5, −9). Tentukan nilai k.

Pembahasan

m = −9 − 35 − (−1) = −126 = −2

Persamaan garis: y − 3 = −2(x + 1) → y = −2x + 1

Substitusi x = 2: k = −2(2) + 1 = −4 + 1 = −3

k = −3

4. Garis ℓ melalui titik (2, −1) dan (−4, 5). Tentukan persamaan garis yang tegak lurus ℓ dan melalui titik tengah dari kedua titik tersebut.

Pembahasan

m = 5 − (−1)−4 − 2 = 6−6 = −1

Gradien garis tegak lurus: m⊥ = 1 (karena m₁ × m₂ = −1)

Titik tengah = (2 + (−4)2, −1 + 52) = (−1, 2)

y − 2 = 1(x − (−1))

y = x + 3

5. Garis melalui A(1, 2) dan B(4, 8) dipotong oleh garis melalui C(0, 7) dan D(3, 1). Tentukan koordinat titik potong kedua garis.

Pembahasan

Garis AB: m = 8−24−1 = 2 → y − 2 = 2(x−1) → y = 2x

Garis CD: m = 1−73−0 = −2 → y − 7 = −2(x−0) → y = −2x + 7

Titik potong: 2x = −2x + 7 → 4x = 7 → x = 74

y = 2 × 74 = 72

Titik potong: (74, 72)

Latihan Soal: Persamaan Garis Melalui Dua Titik

● Tingkat Mudah

  1. Tentukan persamaan garis melalui titik (0, 0) dan (3, 6).
  2. Tentukan persamaan garis melalui titik (1, 1) dan (3, 5).
  3. Tentukan persamaan garis melalui titik (2, 0) dan (0, 4).
  4. Tentukan persamaan garis melalui titik (−1, 0) dan (0, 3).
  5. Tentukan persamaan garis melalui titik (4, 2) dan (6, 6).

● Tingkat Sedang

  1. Tentukan persamaan garis melalui titik (−3, 4) dan (5, −2) dalam bentuk ax + by + c = 0.
  2. Garis melalui (2, −3) dan (−4, 9). Tentukan gradien dan persamaan garisnya.
  3. Tentukan persamaan garis melalui titik (−2, −5) dan (6, 3). Tentukan titik potong dengan sumbu-x.
  4. Garis melalui A(1, 4) dan B(−3, −4). Tentukan apakah titik C(2, 6) terletak pada garis tersebut.
  5. Tentukan persamaan garis melalui titik (13, 2) dan (1, 8).

● Tingkat Sulit

  1. Garis melalui (a, 2) dan (3, a+1). Jika gradien garis = 12, tentukan nilai a.
  2. Garis ℓ₁ melalui (1, 3) dan (4, 9). Garis ℓ₂ melalui (2, 1) dan (5, k). Jika ℓ₁ ∥ ℓ₂, tentukan nilai k.
  3. Tentukan persamaan garis yang melalui titik (−2, 4) dan (6, −2), kemudian tentukan luas segitiga yang dibentuk garis tersebut bersama kedua sumbu koordinat.
  4. Garis melalui P(2, 5) dan Q(−1, −1). Tentukan persamaan garis yang sejajar dengan PQ dan berjarak 5 satuan dari titik asal.
  5. Garis ℓ melalui (1, 2) dan (5, 10). Tentukan persamaan garis yang tegak lurus ℓ dan melalui titik potong ℓ dengan sumbu-x.

B. Jarak Antara Dua Titik

Kegiatan: Mengamati

Perhatikan dua titik A dan B pada bidang koordinat berikut:

A(1, −1) B(4, 2) |x₂−x₁| |y₂−y₁| d

Dari gambar, terlihat bahwa jarak antara dua titik dapat dihitung menggunakan segitiga siku-siku yang terbentuk dari selisih koordinat x dan y.

Kegiatan: Menanya

  • Bagaimana cara menghitung jarak antara dua titik pada bidang koordinat?
  • Apa hubungan antara jarak dua titik dengan teorema Pythagoras?
  • Apakah urutan pengurangan koordinat mempengaruhi hasil jarak?

Kegiatan: Menalar

Berdasarkan Teorema Pythagoras, jika kita menggambar segitiga siku-siku dengan sisi-sisi sejajar sumbu koordinat, maka jarak antara dua titik adalah hipotenusa dari segitiga tersebut.

Rumus Jarak Antara Dua Titik

Jarak antara titik A(x₁, y₁) dan B(x₂, y₂) adalah:

d = √[(x₂ − x₁)² + (y₂ − y₁)²]

Penurunan Rumus:

  • Panjang sisi horizontal = |x₂ − x₁|
  • Panjang sisi vertikal = |y₂ − y₁|
  • Menurut Pythagoras: d² = (x₂ − x₁)² + (y₂ − y₁)²
  • Maka: d = √[(x₂ − x₁)² + (y₂ − y₁)²]

Sifat-sifat Jarak

  • Jarak selalu bernilai positif atau nol (d ≥ 0)
  • d = 0 hanya jika kedua titik berimpit
  • Jarak bersifat simetris: d(A,B) = d(B,A)
  • Urutan pengurangan tidak mempengaruhi hasil karena dikuadratkan

Titik Tengah dari Dua Titik

Titik tengah M dari ruas garis AB dengan A(x₁, y₁) dan B(x₂, y₂):

M = (x₁ + x₂2, y₁ + y₂2)

Kegiatan: Mencoba

Contoh Penerapan:

Tentukan jarak antara titik A(1, −1) dan B(4, 2).

Penyelesaian:

d = √[(4 − 1)² + (2 − (−1))²]

d = √[(3)² + (3)²]

d = √[9 + 9]

d = √18 = 3√2

Jarak AB = 3√2 ≈ 4,24 satuan

Kegiatan: Mengkomunikasikan

Kesimpulan:

  • Jarak antara dua titik dihitung menggunakan rumus yang diturunkan dari Teorema Pythagoras.
  • Jarak selalu bernilai positif (atau nol jika titiknya sama).
  • Rumus ini berlaku untuk semua posisi dua titik pada bidang koordinat.

Contoh Soal: Jarak Antara Dua Titik

● Tingkat Mudah

1. Tentukan jarak antara titik A(0, 0) dan B(3, 4).

Pembahasan

d = √[(3−0)² + (4−0)²] = √[9 + 16] = √25 = 5

2. Tentukan jarak antara titik P(1, 2) dan Q(4, 6).

Pembahasan

d = √[(4−1)² + (6−2)²] = √[9 + 16] = √25 = 5

3. Tentukan jarak antara titik (−2, 0) dan (1, 4).

Pembahasan

d = √[(1−(−2))² + (4−0)²] = √[9 + 16] = √25 = 5

4. Tentukan jarak antara titik (2, 3) dan (5, 7).

Pembahasan

d = √[(5−2)² + (7−3)²] = √[9 + 16] = √25 = 5

5. Tentukan jarak antara titik (0, −3) dan (4, 0).

Pembahasan

d = √[(4−0)² + (0−(−3))²] = √[16 + 9] = √25 = 5

● Tingkat Sedang

1. Tentukan jarak antara titik A(−3, 2) dan B(5, −4).

Pembahasan

d = √[(5−(−3))² + (−4−2)²]

d = √[(8)² + (−6)²] = √[64 + 36] = √100 = 10

2. Tentukan jarak antara titik P(−1, −5) dan Q(4, 7).

Pembahasan

d = √[(4−(−1))² + (7−(−5))²]

d = √[(5)² + (12)²] = √[25 + 144] = √169 = 13

3. Jarak antara titik A(2, a) dan B(6, 5) adalah 5. Tentukan nilai a yang mungkin.

Pembahasan

5 = √[(6−2)² + (5−a)²]

25 = 16 + (5−a)²

(5−a)² = 9

5 − a = ±3

a = 2 atau a = 8

4. Tentukan titik tengah dan jarak antara titik (−4, 3) dan (6, −1).

Pembahasan

Titik tengah = (−4+62, 3+(−1)2) = (1, 1)

d = √[(6−(−4))² + (−1−3)²] = √[100 + 16] = √116 = 2√29

5. Titik A(1, 3), B(5, 6), C(4, −1). Tentukan apakah segitiga ABC siku-siku.

Pembahasan

AB² = (5−1)² + (6−3)² = 16 + 9 = 25

BC² = (4−5)² + (−1−6)² = 1 + 49 = 50

AC² = (4−1)² + (−1−3)² = 9 + 16 = 25

Cek: AB² + AC² = 25 + 25 = 50 = BC²

Ya, segitiga ABC siku-siku di A.

● Tingkat Sulit

1. Titik P(x, y) berjarak sama dari A(1, 3) dan B(5, −1). Tentukan persamaan tempat kedudukan titik P.

Pembahasan

PA = PB

√[(x−1)² + (y−3)²] = √[(x−5)² + (y+1)²]

(x−1)² + (y−3)² = (x−5)² + (y+1)²

x² − 2x + 1 + y² − 6y + 9 = x² − 10x + 25 + y² + 2y + 1

−2x − 6y + 10 = −10x + 2y + 26

8x − 8y − 16 = 0

x − y − 2 = 0

2. Tentukan keliling segitiga dengan titik sudut A(0, 0), B(6, 0), dan C(3, 4).

Pembahasan

AB = √[(6−0)² + 0²] = 6

BC = √[(3−6)² + (4−0)²] = √[9+16] = 5

AC = √[(3−0)² + (4−0)²] = √[9+16] = 5

Keliling = 6 + 5 + 5 = 16 satuan

3. Titik A(−2, 1) dan B(4, 9). Titik C membagi ruas garis AB dengan perbandingan AC : CB = 1 : 3. Tentukan jarak OC (O titik asal).

Pembahasan

C = (1(4) + 3(−2)1+3, 1(9) + 3(1)1+3)

C = (4−64, 9+34) = (−12, 3)

OC = √[(−12)² + 3²] = √[14 + 9] = √374 = √372

4. Titik A(1, 2), B(5, 2), C(5, 5), D(1, 5) membentuk segiempat. Buktikan bahwa kedua diagonalnya sama panjang.

Pembahasan

Diagonal AC = √[(5−1)² + (5−2)²] = √[16 + 9] = √25 = 5

Diagonal BD = √[(1−5)² + (5−2)²] = √[16 + 9] = √25 = 5

AC = BD = 5, terbukti kedua diagonal sama panjang (persegi panjang).

5. Titik P terletak pada sumbu-x dan berjarak √13 dari titik Q(2, 3). Tentukan semua koordinat P yang mungkin.

Pembahasan

P = (x, 0) karena terletak pada sumbu-x

√[(x−2)² + (0−3)²] = √13

(x−2)² + 9 = 13

(x−2)² = 4

x − 2 = ±2

P(4, 0) atau P(0, 0)

Latihan Soal: Jarak Antara Dua Titik

● Tingkat Mudah

  1. Tentukan jarak antara titik (0, 0) dan (5, 12).
  2. Tentukan jarak antara titik (1, 1) dan (4, 5).
  3. Tentukan jarak antara titik (−3, 0) dan (0, 4).
  4. Tentukan jarak antara titik (2, −1) dan (−1, 3).
  5. Tentukan jarak antara titik (6, 0) dan (0, 8).

● Tingkat Sedang

  1. Jarak antara titik (a, 1) dan (4, 5) adalah 5. Tentukan nilai a.
  2. Tentukan titik tengah dan jarak antara A(−5, 2) dan B(7, −3).
  3. Buktikan bahwa segitiga dengan titik sudut (0, 0), (5, 0), (0, 5) adalah segitiga sama kaki.
  4. Titik A(2, 3) dan B(8, 11). Tentukan koordinat titik yang membagi AB menjadi dua sama panjang, lalu hitung jarak titik tersebut ke titik asal.
  5. Tentukan jarak antara titik (−2, −3) dan (4, 5), kemudian nyatakan dalam bentuk sederhana.

● Tingkat Sulit

  1. Titik P(x, y) berjarak 5 dari titik A(1, 2) dan berjarak 5 dari titik B(7, 2). Tentukan koordinat P jika P terletak pada sumbu-y.
  2. Tentukan luas segitiga dengan titik sudut A(1, 1), B(7, 1), dan C(4, 5) menggunakan rumus jarak.
  3. Titik A(0, 0), B(8, 0), C(8, 6), D(0, 6). Tentukan panjang kedua diagonal dan buktikan saling membagi dua sama panjang.
  4. Titik P terletak pada garis y = 2x dan berjarak √20 dari titik Q(4, 2). Tentukan semua koordinat P yang mungkin.
  5. Tiga titik A(1, 1), B(4, 5), C(7, 1). Hitung keliling segitiga ABC dan tentukan jenis segitiganya.

C. Jarak Titik ke Garis

Kegiatan: Mengamati

Perhatikan titik P dan garis ℓ pada gambar berikut. Jarak titik P ke garis ℓ adalah jarak terpendek, yaitu panjang ruas garis yang tegak lurus dari P ke ℓ.

ℓ: ax+by+c=0 P(x₁, y₁) d

Kegiatan: Menanya

  • Bagaimana cara menghitung jarak dari suatu titik ke garis lurus?
  • Mengapa jarak yang dimaksud adalah jarak tegak lurus?

Kegiatan: Menalar

Jarak dari titik P(x₁, y₁) ke garis ax + by + c = 0 dapat dihitung menggunakan rumus:

d = |ax₁ + by₁ + c|√(a² + b²)

Syarat penggunaan rumus:

  • Garis harus dalam bentuk umum ax + by + c = 0
  • Jika garis dalam bentuk y = mx + n, ubah dulu menjadi mx − y + n = 0

Langkah-langkah Menghitung Jarak Titik ke Garis:

  1. Pastikan persamaan garis dalam bentuk ax + by + c = 0
  2. Identifikasi nilai a, b, dan c
  3. Substitusikan koordinat titik (x₁, y₁) ke dalam rumus
  4. Hitung nilai mutlak pada pembilang
  5. Hitung √(a² + b²) pada penyebut
  6. Sederhanakan hasilnya

Kegiatan: Mencoba

Contoh: Tentukan jarak titik P(3, 4) ke garis 3x + 4y − 5 = 0.

Penyelesaian:

a = 3, b = 4, c = −5, (x₁, y₁) = (3, 4)

d = |3(3) + 4(4) + (−5)|√(3² + 4²) = |9 + 16 − 5|√(9 + 16) = |20|√25 = 205 = 4

Kegiatan: Mengkomunikasikan

Kesimpulan:

  • Jarak titik ke garis adalah jarak terpendek (tegak lurus).
  • Rumus ini berlaku jika garis sudah dalam bentuk umum ax + by + c = 0.
  • Nilai mutlak memastikan hasilnya selalu positif.

Contoh Soal: Jarak Titik ke Garis

● Tingkat Mudah

1. Tentukan jarak titik (0, 0) ke garis 3x + 4y − 10 = 0.

Pembahasan

d = |3(0) + 4(0) − 10|√(9 + 16) = 105 = 2

2. Tentukan jarak titik (1, 2) ke garis x + y − 5 = 0.

Pembahasan

d = |1 + 2 − 5|√(1 + 1) = 2√2 = 2√22 = √2

3. Tentukan jarak titik (2, 3) ke garis 4x − 3y + 1 = 0.

Pembahasan

d = |4(2) − 3(3) + 1|√(16 + 9) = |8 − 9 + 1|5 = 05 = 0

Artinya titik (2, 3) terletak pada garis.

4. Tentukan jarak titik (−1, 3) ke garis 5x + 12y − 2 = 0.

Pembahasan

d = |5(−1) + 12(3) − 2|√(25 + 144) = |−5 + 36 − 2|13 = 2913 = 2913

5. Tentukan jarak titik (4, 0) ke garis x − y + 2 = 0.

Pembahasan

d = |4 − 0 + 2|√(1 + 1) = 6√2 = 6√22 = 3√2

● Tingkat Sedang

1. Tentukan jarak titik (2, −1) ke garis y = 3x + 4.

Pembahasan

Ubah ke bentuk umum: 3x − y + 4 = 0

d = |3(2) − (−1) + 4|√(9 + 1) = |6 + 1 + 4|√10 = 11√10 = 11√1010

2. Jarak titik P(a, 3) ke garis 4x − 3y + 1 = 0 adalah 2. Tentukan nilai a.

Pembahasan

2 = |4a − 3(3) + 1|√(16 + 9) = |4a − 8|5

10 = |4a − 8|

4a − 8 = 10 → a = 92

4a − 8 = −10 → a = −12

a = 92 atau a = −12

3. Tentukan jarak antara dua garis sejajar 2x + y − 3 = 0 dan 2x + y + 7 = 0.

Pembahasan

Ambil satu titik pada garis pertama, misal x = 0: 0 + y − 3 = 0 → y = 3, jadi titik (0, 3)

Hitung jarak titik (0, 3) ke garis 2x + y + 7 = 0:

d = |2(0) + 3 + 7|√(4 + 1) = 10√5 = 2√5

4. Garis melalui A(1, 3) dan B(5, 7). Tentukan jarak titik C(3, 0) ke garis AB.

Pembahasan

m = 7−35−1 = 1. Persamaan: y − 3 = 1(x−1) → x − y + 2 = 0

d = |3 − 0 + 2|√(1+1) = 5√2 = 5√22

5. Tentukan jarak titik (−3, 4) ke garis yang melalui (0, 0) dan (3, 4).

Pembahasan

Persamaan garis melalui (0,0) dan (3,4): m = 43 → y = 43x → 4x − 3y = 0

d = |4(−3) − 3(4)|√(16+9) = |−12−12|5 = 245 = 245

● Tingkat Sulit

1. Tentukan persamaan garis yang sejajar dengan 3x − 4y + 6 = 0 dan berjarak 2 dari titik asal.

Pembahasan

Garis sejajar: 3x − 4y + k = 0

Jarak dari (0,0): 2 = |3(0) − 4(0) + k|√(9+16) = |k|5

|k| = 10 → k = 10 atau k = −10

3x − 4y + 10 = 0 atau 3x − 4y − 10 = 0

2. Segitiga ABC memiliki titik A(0, 0), B(6, 0), C(2, 4). Tentukan luas segitiga ABC menggunakan konsep jarak titik ke garis.

Pembahasan

Alas = AB = 6 (terletak pada sumbu-x)

Garis AB: y = 0 atau 0x + 1y + 0 = 0

Tinggi = jarak C(2,4) ke garis y = 0:

t = |0(2) + 1(4) + 0|√(0+1) = 4

Luas = 12 × 6 × 4 = 12 satuan luas

3. Dua garis sejajar: ℓ₁: 5x − 12y + 10 = 0 dan ℓ₂: 5x − 12y − 16 = 0. Tentukan jarak antara kedua garis dan persamaan garis yang terletak di tengah-tengah keduanya.

Pembahasan

Jarak = |10 − (−16)|√(25+144) = 2613 = 2

Garis tengah: 5x − 12y + 10+(−16)2 = 0

Jarak = 2, garis tengah: 5x − 12y − 3 = 0

4. Garis ℓ melalui titik A(1, 2) dan B(4, 8). Titik C(7, 3). Tentukan luas segitiga ABC.

Pembahasan

Persamaan garis AB: m = 2, y − 2 = 2(x−1) → 2x − y = 0

Panjang AB = √[(4−1)² + (8−2)²] = √[9+36] = √45 = 3√5

Tinggi = jarak C(7,3) ke garis 2x − y = 0:

t = |2(7) − 3|√(4+1) = 11√5

Luas = 12 × 3√5 × 11√5 = 332 = 16,5 satuan luas

5. Tentukan persamaan garis yang melalui titik potong garis x + 2y = 5 dan 2x − y = 5, serta berjarak 3 dari titik (1, −2).

Pembahasan

Titik potong: x + 2y = 5 dan 2x − y = 5

Dari pers.2: y = 2x − 5, substitusi: x + 2(2x−5) = 5 → 5x = 15 → x = 3, y = 1

Titik potong = (3, 1). Garis: y − 1 = m(x − 3) → mx − y + (1−3m) = 0

Jarak dari (1, −2): 3 = |m(1) − (−2) + 1 − 3m|√(m²+1) = |3 − 2m|√(m²+1)

9(m²+1) = (3−2m)²

9m² + 9 = 9 − 12m + 4m²

5m² + 12m = 0 → m(5m+12) = 0

m = 0 → y = 1

m = −125 → y − 1 = −125(x−3) → 12x + 5y − 41 = 0

y = 1 atau 12x + 5y − 41 = 0

Latihan Soal: Jarak Titik ke Garis

● Tingkat Mudah

  1. Tentukan jarak titik (0, 0) ke garis 5x + 12y − 26 = 0.
  2. Tentukan jarak titik (1, 1) ke garis 3x − 4y + 5 = 0.
  3. Tentukan jarak titik (2, 5) ke garis x + y − 3 = 0.
  4. Tentukan jarak titik (−1, 2) ke garis 3x + 4y − 10 = 0.
  5. Tentukan jarak titik (0, 4) ke garis 4x − 3y + 6 = 0.

● Tingkat Sedang

  1. Tentukan jarak titik (3, −2) ke garis y = 2x − 1.
  2. Jarak titik (k, 2) ke garis 3x + 4y − 1 = 0 adalah 3. Tentukan nilai k.
  3. Tentukan jarak antara dua garis sejajar 3x + 4y − 5 = 0 dan 3x + 4y + 10 = 0.
  4. Garis melalui (−2, 1) dan (4, 4). Tentukan jarak titik (1, 5) ke garis tersebut.
  5. Tentukan jarak titik (5, −1) ke garis yang melalui titik (1, 1) dan (3, 5).

● Tingkat Sulit

  1. Tentukan persamaan garis sejajar dengan 5x − 12y + 3 = 0 dan berjarak 3 dari titik (1, 2).
  2. Segitiga ABC: A(0, 0), B(8, 0), C(3, 6). Tentukan tinggi segitiga dari C ke AB dan luas segitiga.
  3. Garis ℓ₁: 2x − y + 3 = 0, garis ℓ₂: 2x − y − 7 = 0. Tentukan persamaan garis yang berjarak sama dari kedua garis tersebut.
  4. Titik P terletak pada garis y = x + 3 dan berjarak 4 dari garis 3x + 4y − 2 = 0. Tentukan koordinat P.
  5. Tentukan luas segitiga yang dibentuk oleh garis 2x + 3y = 12 dengan kedua sumbu koordinat menggunakan konsep jarak titik ke garis.

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page