Matriks Identitas

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Matriks Identitas

📖 Mengamati

A. Pengertian Matriks Identitas

Matriks Identitas adalah matriks persegi yang semua elemen pada diagonal utamanya bernilai 1 dan semua elemen lainnya bernilai 0. Matriks identitas biasa dilambangkan dengan huruf I atau In, di mana n menyatakan ordo (ukuran) matriks tersebut.

Perhatikan contoh-contoh matriks identitas berikut:

Matriks Identitas ordo 2×2:

I2 = [1001]

Matriks Identitas ordo 3×3:

I3 = [100010001]

Matriks Identitas ordo 4×4:

I4 = [1000010000100001]

📌 Notasi Umum:

Secara umum, elemen matriks identitas In dapat ditulis:

aij = 1, jika i = j (diagonal utama)

aij = 0, jika i ≠ j (selain diagonal utama)

❓ Menanya

B. Sifat-sifat Matriks Identitas

Mengapa matriks identitas begitu penting? Marilah kita amati sifat-sifat berikut:

Sifat 1: Elemen Identitas pada Perkalian Matriks

Jika A adalah matriks persegi berordo n×n, maka:

A × In = In × A = A

Artinya, mengalikan matriks apapun dengan matriks identitas akan menghasilkan matriks itu sendiri.

Sifat 2: Determinan Matriks Identitas

det(In) = |In| = 1

Determinan matriks identitas selalu bernilai 1.

Sifat 3: Invers Matriks Identitas

In−1 = In

Invers dari matriks identitas adalah matriks identitas itu sendiri.

Sifat 4: Pangkat Matriks Identitas

Ink = In , untuk setiap bilangan bulat positif k

Matriks identitas dipangkatkan berapapun tetap menghasilkan matriks identitas.

Sifat 5: Transpose Matriks Identitas

InT = In

Transpose dari matriks identitas adalah matriks identitas itu sendiri (matriks simetris).

🧠 Menalar

C. Pembuktian Sifat Matriks Identitas

Mari kita buktikan sifat pertama dengan matriks 2×2. Misalkan:

A = [abcd] dan I2 = [1001]

Maka:

A × I2 = [abcd] × [1001] = [a·1+b·0a·0+b·1c·1+d·0c·0+d·1] = [abcd] = A

Kesimpulan: Terbukti bahwa A × I = A. Hal yang sama berlaku untuk I × A = A.

💡 Analogi Sederhana:

Matriks identitas dalam perkalian matriks berperan seperti angka 1 dalam perkalian bilangan biasa. Bilangan apapun dikalikan 1 hasilnya bilangan itu sendiri. Demikian pula matriks apapun dikalikan matriks identitas hasilnya matriks itu sendiri.

🔬 Mencoba

D. Cara Menentukan Apakah Suatu Matriks adalah Matriks Identitas

Untuk menentukan apakah suatu matriks merupakan matriks identitas, periksa ketiga syarat berikut:

  1. Matriks tersebut adalah matriks persegi (jumlah baris = jumlah kolom)
  2. Semua elemen diagonal utama bernilai 1 (a11 = a22 = … = ann = 1)
  3. Semua elemen selain diagonal utama bernilai 0

⚠️ Perhatikan:

Matriks berikut BUKAN matriks identitas:

[1000] (bukan, karena a22 ≠ 1)
[1101] (bukan, karena a12 ≠ 0)
[100010] (bukan, karena bukan matriks persegi — ini ordo 2×3)
📢 Mengkomunikasikan

E. Penerapan Matriks Identitas

Matriks identitas memiliki peranan penting dalam berbagai penerapan, antara lain:

  1. Menentukan invers matriks: Proses eliminasi Gauss-Jordan menggunakan matriks identitas sebagai target transformasi.
  2. Transformasi geometri: Matriks identitas merepresentasikan transformasi yang tidak mengubah objek (transformasi identitas).
  3. Sistem persamaan linear: Matriks identitas muncul saat menyelesaikan sistem persamaan menggunakan metode matriks.
  4. Persamaan karakteristik: Dalam menentukan nilai eigen, digunakan rumus det(A − λI) = 0.

📝 CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

🟢 Contoh Soal Mudah

Soal 1:

Tuliskan matriks identitas berordo 2×2!

Pembahasan:

Matriks identitas berordo 2×2 memiliki elemen diagonal utama = 1 dan elemen lainnya = 0.

I2 = [1001]

Soal 2:

Tuliskan matriks identitas berordo 3×3!

Pembahasan:

Matriks identitas berordo 3×3:

I3 = [100010001]

Soal 3:

Apakah matriks berikut merupakan matriks identitas?

P = [1001]

Pembahasan:

Periksa syarat: (1) Matriks persegi 2×2 ✓ (2) Diagonal utama: a11=1, a22=1 ✓ (3) Elemen lain: a12=0, a21=0 ✓

Jawaban: Ya, P adalah matriks identitas (I2).

Soal 4:

Apakah matriks berikut merupakan matriks identitas?

Q = [1011]

Pembahasan:

Periksa: (1) Matriks persegi 2×2 ✓ (2) Diagonal utama: a11=1, a22=1 ✓ (3) Elemen lain: a12=0 ✓, tetapi a21=1 ✗

Jawaban: Bukan matriks identitas, karena a21 ≠ 0.

Soal 5:

Hitunglah hasil perkalian berikut:

[3524] × [1001]

Pembahasan:

Karena matriks kedua adalah I2, berdasarkan sifat A × I = A, maka:

[3524] × I2 = [3524]

Verifikasi: (3·1+5·0)=3, (3·0+5·1)=5, (2·1+4·0)=2, (2·0+4·1)=4 ✓

🟡 Contoh Soal Sedang

Soal 6:

Hitunglah I2 × A, jika:

A = [7−238]

Pembahasan:

I2 × A = [1001] × [7−238]

Hitung per elemen:

  • Baris 1, Kolom 1: 1·7 + 0·3 = 7
  • Baris 1, Kolom 2: 1·(−2) + 0·8 = −2
  • Baris 2, Kolom 1: 0·7 + 1·3 = 3
  • Baris 2, Kolom 2: 0·(−2) + 1·8 = 8
Hasil = [7−238] = A

Terbukti I × A = A.

Soal 7:

Tentukan nilai a dan b agar matriks berikut merupakan matriks identitas:

M = [1a−32b+41]

Pembahasan:

Agar M = I2, maka elemen di luar diagonal utama harus = 0:

  • a − 3 = 0 → a = 3
  • 2b + 4 = 0 → 2b = −4 → b = −2

Jawaban: a = 3 dan b = −2

Soal 8:

Hitunglah I25 (matriks identitas 2×2 dipangkatkan 5).

Pembahasan:

Berdasarkan sifat Ik = I untuk setiap k bilangan bulat positif:

I25 = I2 = [1001]

Penjelasan: I² = I×I = I, I³ = I²×I = I×I = I, dan seterusnya.

Soal 9:

Hitunglah determinan dari matriks identitas berordo 3×3!

Pembahasan:

det(I3) = det[100010001]

Menggunakan ekspansi sepanjang baris pertama (aturan Sarrus):

= 1·(1·1 − 0·0) − 0·(0·1 − 0·0) + 0·(0·0 − 1·0)

= 1·(1) − 0 + 0

= 1

Sesuai sifat: det(In) = 1 untuk semua n.

Soal 10:

Jika A = [2134], hitunglah A − 5I2!

Pembahasan:

Langkah 1: Hitung 5I2

5I2 = 5 × [1001] = [5005]

Langkah 2: Hitung A − 5I2

A − 5I2 = [2−51−03−04−5] = [−313−1]

🔴 Contoh Soal Sulit

Soal 11:

Tentukan nilai x agar det(A − xI2) = 0, dengan:

A = [4123]

Pembahasan:

Langkah 1: Hitung A − xI2

A − xI2 = [4−x123−x]

Langkah 2: Hitung determinan = 0

det = (4−x)(3−x) − (1)(2) = 0

12 − 4x − 3x + x² − 2 = 0

x² − 7x + 10 = 0

(x − 5)(x − 2) = 0

x = 5 atau x = 2

(Catatan: Nilai x ini disebut nilai eigen dari matriks A)

Soal 12:

Jika A² − 3A + 2I = O (matriks nol), dan A = [2101], buktikan persamaan tersebut benar!

Pembahasan:

Langkah 1: Hitung A²

A² = A × A = [2101] × [2101] = [4301]

Langkah 2: Hitung 3A

3A = [6303]

Langkah 3: Hitung 2I

2I = [2002]

Langkah 4: Hitung A² − 3A + 2I

= [4−6+23−3+00−0+01−3+2] = [0000] = O

Terbukti: A² − 3A + 2I = O ✓

Soal 13:

Tentukan nilai p dan q agar matriks berikut memenuhi B² = I2:

B = [p10q]

Pembahasan:

Hitung B²:

B² = [p10q] × [p10q] = [p²p+q0q²]

Agar B² = I2:

  • p² = 1 → p = 1 atau p = −1
  • q² = 1 → q = 1 atau q = −1
  • p + q = 0 → q = −p

Dari syarat p + q = 0: jika p = 1 maka q = −1, jika p = −1 maka q = 1.

Jawaban: (p, q) = (1, −1) atau (p, q) = (−1, 1)

Soal 14:

Diketahui A = [3214]. Hitunglah (A − I)(A − 2I)!

Pembahasan:

Langkah 1: Hitung A − I

A − I = [3−12−01−04−1] = [2213]

Langkah 2: Hitung A − 2I

A − 2I = [3−22−01−04−2] = [1212]

Langkah 3: Kalikan (A − I)(A − 2I)

= [2213] × [1212]

= [(2·1+2·1), (2·2+2·2); (1·1+3·1), (1·2+3·2)]

= [4848]

Soal 15:

Jika A = [1201], tentukan A3 menggunakan sifat A = I + N, di mana N = A − I!

Pembahasan:

Langkah 1: Tentukan N = A − I

N = [1−12−00−01−1] = [0200]

Langkah 2: Hitung N²

N² = [0200] × [0200] = [0000] = O

Karena N² = O (matriks nol), maka Nk = O untuk k ≥ 2.

Langkah 3: Gunakan ekspansi binomial:

A³ = (I + N)³ = I³ + 3I²N + 3IN² + N³

= I + 3N + 3O + O = I + 3N

= [1001] + 3[0200] = [1601]

Jawaban: A³ = [1601]

✍️ LATIHAN SOAL

Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri!

🟢 Latihan Soal Mudah

1.

Tuliskan matriks identitas berordo 4×4!

2.

Apakah matriks berikut merupakan matriks identitas? Jelaskan!

[100010001]

3.

Hitunglah: [5−372] × I2

4.

Hitunglah I310!

5.

Tentukan determinan dari I4!

🟡 Latihan Soal Sedang

6.

Tentukan nilai m dan n agar matriks berikut merupakan matriks identitas:

[m²n+53n+6m²]

7.

Jika A = [4−125], hitunglah A − 3I2!

8.

Jika A = [1234], buktikan bahwa A × I2 = I2 × A!

9.

Hitunglah (2I2)³!

10.

Tentukan transpose dari matriks 3I3!

🔴 Latihan Soal Sulit

11.

Tentukan nilai x agar det(A − xI2) = 0, dengan A = [5214]

12.

Jika A = [3122], buktikan bahwa A² − 5A + 4I = O!

13.

Tentukan semua matriks B berordo 2×2 berbentuk [a00b] yang memenuhi B² = I2!

14.

Jika A = [1301], tentukan An untuk n bilangan bulat positif! (Gunakan metode A = I + N)

15.

Diketahui matriks A memenuhi A² − 7A + 12I = O. Jika det(A) = 12, tentukan trace(A) (jumlah elemen diagonal utama A)!

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page