Matematika SMA/MA/SMK/MAK
Invers Matriks Persegi Berordo 3
Materi, Contoh Soal, dan Latihan
1. Pengertian Invers Matriks Berordo 3×3
Misalkan A adalah matriks persegi berordo 3×3. Invers dari matriks A dilambangkan dengan A−1, yaitu matriks yang memenuhi:
dengan I adalah matriks identitas berordo 3×3:
Syarat: Matriks A memiliki invers jika dan hanya jika determinan A ≠ 0 (det(A) ≠ 0). Matriks yang memiliki invers disebut matriks non-singular atau matriks invertibel.
Rumus Invers Matriks 3×3:
A−1 = 1 / det(A) × adj(A)
atau ditulis: A−1 = (1/det(A)) × adj(A)
Keterangan:
- det(A) = determinan matriks A
- adj(A) = adjoin matriks A (transpose dari matriks kofaktor)
2. Langkah-Langkah Mencari Invers Matriks 3×3
Diberikan matriks A:
Langkah 1: Hitung Determinan (det A)
Menggunakan metode Sarrus atau ekspansi kofaktor:
det(A) = a11(a22·a33 − a23·a32) − a12(a21·a33 − a23·a31) + a13(a21·a32 − a22·a31)
⚠️ Jika det(A) = 0, maka matriks A tidak memiliki invers!
Langkah 2: Hitung Minor setiap elemen
Minor Mij adalah determinan submatriks 2×2 yang diperoleh dengan menghapus baris ke-i dan kolom ke-j.
Contoh: Minor M11 diperoleh dengan menghapus baris 1 dan kolom 1:
Langkah 3: Hitung Kofaktor setiap elemen
Kofaktor dihitung dengan rumus:
Cij = (−1)i+j × Mij
Pola tanda kofaktor:
Langkah 4: Susun Matriks Kofaktor
Langkah 5: Hitung Adjoin (Transpose Kofaktor)
adj(A) = [Kof(A)]T
Langkah 6: Hitung Invers
A−1 = (1/det(A)) × adj(A)
3. Sifat-Sifat Invers Matriks
Berikut sifat-sifat penting invers matriks yang perlu dipahami:
- (A−1)−1 = A
Invers dari invers matriks A sama dengan matriks A itu sendiri. - (A × B)−1 = B−1 × A−1
Invers perkalian dua matriks sama dengan perkalian invers dalam urutan terbalik. - (AT)−1 = (A−1)T
Invers dari transpose sama dengan transpose dari invers. - (kA)−1 = (1/k) × A−1, untuk k ≠ 0
Invers matriks yang dikalikan skalar. - det(A−1) = 1/det(A)
Determinan invers sama dengan kebalikan determinan matriks asli.
4. Contoh Soal dan Pembahasan
Contoh Soal 1 (Mudah)
Tentukan invers dari matriks A berikut:
Pembahasan:
Langkah 1: Hitung det(A)
Karena A adalah matriks diagonal, det(A) = 1 × 2 × 3 = 6
Langkah 2: Hitung Minor
M11 = (2)(3) − (0)(0) = 6
M12 = (0)(3) − (0)(0) = 0
M13 = (0)(0) − (2)(0) = 0
M21 = (0)(3) − (0)(0) = 0
M22 = (1)(3) − (0)(0) = 3
M23 = (1)(0) − (0)(0) = 0
M31 = (0)(0) − (2)(0) = 0
M32 = (1)(0) − (0)(0) = 0
M33 = (1)(2) − (0)(0) = 2
Langkah 3: Kofaktor (dengan pola tanda)
C11=+6, C12=−0=0, C13=+0=0
C21=−0=0, C22=+3, C23=−0=0
C31=+0=0, C32=−0=0, C33=+2
Langkah 4: adj(A) = transpose kofaktor
Langkah 5: A−1 = (1/6) × adj(A)
Contoh Soal 2 (Mudah)
Tentukan invers dari matriks B berikut:
Pembahasan:
Langkah 1: det(B) = 2 × 1 × 4 = 8 ≠ 0, invers ada.
Langkah 2-4: Karena B diagonal, kofaktornya juga diagonal.
C11 = 4, C22 = 8, C33 = 2, lainnya = 0
adj(B) = transpose kofaktor (sama karena diagonal)
Langkah 5:
Contoh Soal 3 (Mudah)
Tentukan invers dari matriks C:
Pembahasan:
C adalah matriks identitas I.
det(C) = 1
Sifat: Invers dari matriks identitas adalah matriks identitas itu sendiri.
Contoh Soal 4 (Mudah)
Tentukan invers dari matriks D:
Pembahasan:
Langkah 1: det(D) = 1(1·1 − 0·0) − 1(0·1 − 0·0) + 0 = 1
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(1·1 − 0·0) = 1
C12 = −(0·1 − 0·0) = 0
C13 = +(0·0 − 1·0) = 0
C21 = −(1·1 − 0·0) = −1
C22 = +(1·1 − 0·0) = 1
C23 = −(1·0 − 1·0) = 0
C31 = +(1·0 − 1·0) = 0
C32 = −(1·0 − 0·0) = 0
C33 = +(1·1 − 1·0) = 1
Langkah 4: adj(D) = transpose kofaktor
Langkah 5: A−1 = (1/1) × adj(D)
Contoh Soal 5 (Mudah)
Tentukan invers dari matriks E:
Pembahasan:
E = 3I (matriks skalar)
det(E) = 3 × 3 × 3 = 27
Menggunakan sifat: (kI)−1 = (1/k)I
Contoh Soal 6 (Sedang)
Tentukan invers dari matriks A:
Pembahasan:
Langkah 1: det(A) = 1(1·1 − 3·0) − 2(0·1 − 3·0) + 0 = 1
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(1·1 − 3·0) = 1
C12 = −(0·1 − 3·0) = 0
C13 = +(0·0 − 1·0) = 0
C21 = −(2·1 − 0·0) = −2
C22 = +(1·1 − 0·0) = 1
C23 = −(1·0 − 2·0) = 0
C31 = +(2·3 − 1·0) = 6
C32 = −(1·3 − 0·0) = −3
C33 = +(1·1 − 2·0) = 1
Langkah 4: adj(A) = transpose kofaktor
Langkah 5:
Contoh Soal 7 (Sedang)
Tentukan invers dari matriks B:
Pembahasan:
Langkah 1: det(B) = 2(2·2 − 1·1) − 1(1·2 − 1·0) + 0 = 2(3) − 1(2) = 4
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(4−1) = 3
C12 = −(2−0) = −2
C13 = +(1−0) = 1
C21 = −(2−0) = −2
C22 = +(4−0) = 4
C23 = −(2−0) = −2
C31 = +(1−0) = 1
C32 = −(2−0) = −2
C33 = +(4−1) = 3
Langkah 4:
Langkah 5:
Contoh Soal 8 (Sedang)
Tentukan invers dari matriks C:
Pembahasan:
Langkah 1: det(C) = 1·1·2 = 2 (matriks segitiga atas, det = perkalian diagonal)
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(1·2 − 4·0) = 2
C12 = −(0·2 − 4·0) = 0
C13 = +(0·0 − 1·0) = 0
C21 = −(2·2 − 3·0) = −4
C22 = +(1·2 − 3·0) = 2
C23 = −(1·0 − 2·0) = 0
C31 = +(2·4 − 1·3) = 5
C32 = −(1·4 − 0·3) = −4
C33 = +(1·1 − 2·0) = 1
Langkah 4:
Langkah 5:
Contoh Soal 9 (Sedang)
Tentukan invers dari matriks D:
Pembahasan:
Langkah 1: det(D) = 1(1·1 − 0·0) − 0 + 2(0·0 − 1·3) = 1 + 2(−3) = 1 − 6 = −5
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(1−0) = 1
C12 = −(0−0) = 0
C13 = +(0−3) = −3
C21 = −(0−0) = 0
C22 = +(1−6) = −5
C23 = −(0−0) = 0
C31 = +(0−2) = −2
C32 = −(0−0) = 0
C33 = +(1−0) = 1
Langkah 4:
Langkah 5:
Contoh Soal 10 (Sedang)
Tentukan invers dari matriks E:
Pembahasan:
Langkah 1: det(E) = 1·1·1 = 1 (segitiga atas)
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(1−0) = 1, C12 = −(0−0) = 0, C13 = +(0−0) = 0
C21 = −(1−0) = −1, C22 = +(1−0) = 1, C23 = −(0−0) = 0
C31 = +(1−1) = 0, C32 = −(1−0) = −1, C33 = +(1−0) = 1
Langkah 4-5:
Contoh Soal 11 (Sulit)
Tentukan invers dari matriks A:
Pembahasan:
Langkah 1: det(A) = 2(0·4 − 2·1) − 1(1·4 − 2·3) + 3(1·1 − 0·3)
= 2(0−2) − 1(4−6) + 3(1−0)
= 2(−2) − 1(−2) + 3(1) = −4 + 2 + 3 = 1
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(0·4 − 2·1) = −2
C12 = −(1·4 − 2·3) = −(−2) = 2
C13 = +(1·1 − 0·3) = 1
C21 = −(1·4 − 3·1) = −(1) = −1
C22 = +(2·4 − 3·3) = 8−9 = −1
C23 = −(2·1 − 1·3) = −(−1) = 1
C31 = +(1·2 − 0·3) = 2
C32 = −(2·2 − 1·3) = −(1) = −1
C33 = +(2·0 − 1·1) = −1
Langkah 4:
Langkah 5: Karena det(A) = 1:
Contoh Soal 12 (Sulit)
Tentukan invers dari matriks B:
Pembahasan:
Langkah 1: det(B) = 1(5·8 − 3·0) − 2(2·8 − 3·1) + 3(2·0 − 5·1)
= 1(40) − 2(16−3) + 3(0−5)
= 40 − 2(13) + 3(−5) = 40 − 26 − 15 = −1
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(40−0) = 40
C12 = −(16−3) = −13
C13 = +(0−5) = −5
C21 = −(16−0) = −16
C22 = +(8−3) = 5
C23 = −(0−2) = 2
C31 = +(6−15) = −9
C32 = −(3−6) = 3
C33 = +(5−4) = 1
Langkah 4:
Langkah 5: A−1 = (1/(−1)) × adj(B)
Contoh Soal 13 (Sulit)
Tentukan invers dari matriks C:
Pembahasan:
Langkah 1: det(C) = 3(12−2) − 2(3−4) + 1(1−8)
= 3(10) − 2(−1) + 1(−7) = 30 + 2 − 7 = 25
Langkah 2-3: Kofaktor
C11 = +(12−2) = 10
C12 = −(3−4) = 1
C13 = +(1−8) = −7
C21 = −(6−1) = −5
C22 = +(9−2) = 7
C23 = −(3−4) = 1
C31 = +(4−4) = 0
C32 = −(6−1) = −5
C33 = +(12−2) = 10
Langkah 4:
Langkah 5:
Contoh Soal 14 (Sulit)
Diketahui matriks A dan B. Jika A × X = B, tentukan X.
Pembahasan:
Dari A × X = B, maka X = A−1 × B
Langkah 1: det(A) = 1(1−0) − 1(0−1) + 0 = 1+1 = 2
Kofaktor:
C11=1, C12=1, C13=−1
C21=−1, C22=1, C23=1
C31=1, C32=−1, C33=1
adj(A):
A−1 = (1/2) × adj(A)
X = A−1 × B = (1/2) × adj(A) × 3I = (3/2) × adj(A)
Contoh Soal 15 (Sulit)
Tentukan invers dari matriks F:
Pembahasan:
Langkah 1: det(F) = 2(4+1) − (−1)(2+3) + 3(1−6)
= 2(5) + 1(5) + 3(−5) = 10 + 5 − 15 = 0
⚠️ det(F) = 0, sehingga matriks F TIDAK memiliki invers (matriks singular).
Kesimpulan: F−1 tidak ada.
5. Latihan Soal
Kerjakan soal-soal berikut untuk menguji pemahaman Anda tentang invers matriks berordo 3×3.
Latihan 1
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 2
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 3
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 4
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 5
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 6
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 7
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 8
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 9
Diketahui A × X = B dengan:
Tentukan X!
Latihan 10
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 11
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 12
Tentukan invers dari matriks:
Latihan 13
Diketahui matriks A dan B. Jika X × A = B, tentukan X.
Latihan 14
Buktikan bahwa matriks berikut tidak memiliki invers:
Latihan 15
Diketahui:
Tentukan (A−1)T!
📌 Ringkasan
- Invers matriks A−1 ada jika dan hanya jika det(A) ≠ 0.
- Rumus: A−1 = (1/det(A)) × adj(A)
- Langkah: Hitung det → Minor → Kofaktor → Adjoin (transpose kofaktor) → Invers
- Verifikasi: A × A−1 = I
- Aplikasi: Menyelesaikan persamaan matriks AX = B → X = A−1B