Pernahkah Anda membayangkan bagaimana komputer memproses grafis yang rumit atau bagaimana data besar diatur dengan rapi? Jawabannya ada pada matriks. Dalam edisi epres math kali ini, kita akan menjelajahi dunia matriks—mulai dari dasar-dasar operasionalnya hingga rahasia di balik determinan dan invers yang sering menjadi tantangan di bangku sekolah.

Materi Matriks — Matematika SMA
Matematika · SMA/MA

Matriks

Materi Lengkap · Contoh Soal · Latihan

Bab 1

Pengertian Matriks

Apa itu Matriks?

Matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang diatur dalam baris dan kolom dan ditulis di antara dua kurung siku [ ]. Bilangan-bilangan yang tersusun itu disebut elemen atau entri matriks.

Matriks biasanya dilambangkan dengan huruf kapital, misalnya A, B, C, dst.

Definisi: Matriks adalah kumpulan bilangan yang disusun dalam bentuk persegi panjang (atau persegi) yang terdiri atas baris dan kolom, diapit oleh tanda kurung siku.

Contoh umum bentuk matriks:

Matriks A berordo 2×3:

[
123 456
]

Matriks ditulis dengan notasi A = [aij], di mana i menyatakan nomor baris dan j menyatakan nomor kolom.

C

Contoh Soal — Pengertian Matriks

● Mudah
Contoh 1

Tentukan apakah susunan bilangan berikut merupakan matriks:

[
37 15
]

Jawaban: Ya, itu adalah matriks karena bilangan-bilangan tersusun dalam baris dan kolom (2 baris, 2 kolom) dan diapit tanda kurung siku.
Contoh 2

Sebutkan berapa banyak bilangan yang terdapat dalam matriks:

[
246
]

Jawaban: Terdapat 3 bilangan (2, 4, dan 6), semuanya tersusun dalam 1 baris dan 3 kolom.
Contoh 3

Tuliskan matriks B yang menyatakan data: baris pertama [8, 9] dan baris kedua [2, 5].

Jawaban:
[
89 25
]
Contoh 4

Di antara berikut ini, manakah yang merupakan representasi matriks yang benar?
(a) Bilangan yang ditulis berjajar tanpa kurung
(b) Bilangan dalam kurung siku tersusun baris-kolom
(c) Bilangan dalam kurung biasa ( )

Jawaban: Pilihan (b) adalah representasi matriks yang benar sesuai notasi standar matematika.
Contoh 5

Sebuah matriks memiliki 2 baris dan 4 kolom. Berapa banyak elemen yang dimiliki matriks tersebut?

Jawaban: Banyak elemen = 2 × 4 = 8 elemen.
● Sedang
Contoh 6

Diketahui nilai ulangan 3 siswa untuk 3 mata pelajaran sebagai berikut:
Matematika: 80, 75, 90 | IPA: 70, 85, 80 | Bahasa: 90, 80, 75
Nyatakan data ini dalam bentuk matriks, dengan baris = mata pelajaran dan kolom = siswa.

Jawaban:
[
807590 708580 908075
]
Contoh 7

Jika A adalah matriks berukuran m × n dan B adalah matriks berukuran p × q, dengan m = 3, n = 4, p = 2, q = 5 — berapa total elemen jika A dan B digabungkan?

Jawaban: Elemen A = 3 × 4 = 12; Elemen B = 2 × 5 = 10; Total = 12 + 10 = 22 elemen.
Contoh 8

Diberikan matriks:

[
abc def
]
Tentukan elemen pada baris ke-2 kolom ke-3.

Jawaban: Elemen pada baris ke-2, kolom ke-3 adalah f.
Contoh 9

Suatu data disajikan: harga barang A = Rp5.000, B = Rp8.000, C = Rp3.000. Nyatakan dalam matriks baris (1×3).

Jawaban:
[
500080003000
]
Contoh 10

Diketahui matriks C memiliki elemen-elemen: 5, −3, 0, 7, −1, 4 tersusun dalam 2 baris dan 3 kolom. Tuliskan matriks tersebut.

Jawaban:
[
5−30 7−14
]
● Sulit
Contoh 11

Matriks A = [aij] berukuran 3×3 didefinisikan oleh aij = 2ij. Tuliskan semua elemen matriks A.

Jawaban: Hitung tiap elemen:
a₁₁=2(1)−1=1, a₁₂=2(1)−2=0, a₁₃=2(1)−3=−1
a₂₁=2(2)−1=3, a₂₂=2(2)−2=2, a₂₃=2(2)−3=1
a₃₁=2(3)−1=5, a₃₂=2(3)−2=4, a₃₃=2(3)−3=3
[
10−1 321 543
]
Contoh 12

Matriks B = [bij] berukuran 3×3 dengan bij = i² + j. Tuliskan matriks B.

Jawaban:
b₁₁=1+1=2, b₁₂=1+2=3, b₁₃=1+3=4
b₂₁=4+1=5, b₂₂=4+2=6, b₂₃=4+3=7
b₃₁=9+1=10, b₃₂=9+2=11, b₃₃=9+3=12
[
234 567 101112
]
Contoh 13

Suatu matriks C berukuran 4×4 dengan aturan: cij = 0 jika ij, dan cij = i jika i = j. Tuliskan matriks C.

Jawaban:
[
1000 0200 0030 0004
]
(Ini adalah matriks diagonal.)
Contoh 14

Matriks D = [dij] berukuran 2×4 didefinisikan dij = (−1)^(i+j) · (i · j). Tuliskan semua elemen D.

Jawaban:
d₁₁=(−1)²·(1)=1, d₁₂=(−1)³·(2)=−2, d₁₃=(−1)⁴·(3)=3, d₁₄=(−1)⁵·(4)=−4
d₂₁=(−1)³·(2)=−2, d₂₂=(−1)⁴·(4)=4, d₂₃=(−1)⁵·(6)=−6, d₂₄=(−1)⁶·(8)=8
[
1−23−4 −24−68
]
Contoh 15

Diketahui aij = i/(i + j) untuk matriks berukuran 3×2. Tentukan semua elemen matriks tersebut dalam bentuk pecahan.

Jawaban:
a₁₁=1/2, a₁₂=1/3
a₂₁=2/3, a₂₂=2/4=1/2
a₃₁=3/4, a₃₂=3/5
[
½ ½ ¾
]
L

Latihan Soal — Pengertian Matriks

● Mudah
Soal 1

Sebutkan pengertian matriks dengan kata-kata sendiri dan berikan 1 contoh matriks berukuran 2×2!

Jawaban: ___________________________________
Soal 2

Berapa banyak elemen yang dimiliki matriks berukuran 3×4?

Jawaban: ___________________________________
Soal 3

Tuliskan data berikut dalam bentuk matriks (1 baris, 4 kolom): 10, 20, 30, 40.

Jawaban: ___________________________________
Soal 4

Apakah [5] merupakan matriks? Jelaskan!

Jawaban: ___________________________________
Soal 5

Sebuah matriks memiliki 5 baris dan 3 kolom. Berapa total elemennya?

Jawaban: ___________________________________
● Sedang
Soal 6

Data penjualan toko: Senin = 120, Selasa = 95, Rabu = 110, Kamis = 130, Jumat = 105. Nyatakan dalam matriks kolom (5×1).

Jawaban: ___________________________________
Soal 7

Matriks P berukuran 3×3 dan matriks Q berukuran 2×4. Berapakah selisih jumlah elemen P dan Q?

Jawaban: ___________________________________
Soal 8

Susun bilangan −2, 0, 4, 6, −1, 3 menjadi matriks berordo 3×2.

Jawaban: ___________________________________
Soal 9

Apabila matriks M memiliki m baris dan n kolom serta M memiliki 24 elemen, sebutkan dua kemungkinan nilai m dan n!

Jawaban: ___________________________________
Soal 10

Tentukan elemen pada baris ke-3, kolom ke-2 dari matriks berikut:

[
147 258 369
]

Jawaban: ___________________________________
● Sulit
Soal 11

Buatlah matriks A berukuran 3×3 dengan aturan aij = 3i + 2j − 1.

Jawaban: ___________________________________
Soal 12

Matriks B berukuran 3×3 dengan bij = i² − j². Tentukan semua elemennya.

Jawaban: ___________________________________
Soal 13

Matriks C berukuran 2×3 dengan cij = (−1)^i · j². Tentukan semua elemennya.

Jawaban: ___________________________________
Soal 14

Jika sebuah matriks persegi A berukuran n×n memiliki 64 elemen, tentukan nilai n!

Jawaban: ___________________________________
Soal 15

Matriks D berukuran 4×4 didefinisikan dij = max(i, j). Tuliskan semua elemen matriks D. (max(a,b) = nilai terbesar antara a dan b)

Jawaban: ___________________________________
· · ·
Bab 2

Ordo Matriks

Pengertian Ordo

Ordo matriks (atau ukuran matriks) menyatakan banyaknya baris dan banyaknya kolom yang dimiliki suatu matriks.

Definisi: Jika matriks A memiliki m baris dan n kolom, maka ordo A ditulis m × n (dibaca: “m kali n”).

Ketentuan penting:

  • Angka pertama (m) selalu menyatakan banyak baris.
  • Angka kedua (n) selalu menyatakan banyak kolom.
  • Jumlah elemen matriks = m × n.
  • Jika m = n, matriks disebut matriks persegi berordo n.

Contoh: Matriks berikut berordo 3 × 2 (3 baris, 2 kolom):

[
12 34 56
]
C

Contoh Soal — Ordo Matriks

● Mudah
Contoh 1

Tentukan ordo matriks berikut:

[
472 195
]

Jawaban: Matriks memiliki 2 baris dan 3 kolom → Ordo 2 × 3.
Contoh 2

Tentukan ordo matriks:

[
5 8 3
]

Jawaban: 3 baris, 1 kolom → Ordo 3 × 1.
Contoh 3

Matriks K berordo 4 × 5. Berapa banyak elemen matriks K?

Jawaban: Banyak elemen = 4 × 5 = 20 elemen.
Contoh 4

Tentukan ordo matriks:

[
10−12
]

Jawaban: 1 baris, 4 kolom → Ordo 1 × 4.
Contoh 5

Apakah matriks berordo 3 × 3 adalah matriks persegi? Jelaskan!

Jawaban: Ya, karena jumlah baris (3) sama dengan jumlah kolom (3), sehingga memenuhi syarat matriks persegi.
● Sedang
Contoh 6

Matriks A berordo (p+1) × (q−2). Jika A memiliki 3 baris dan 4 kolom, tentukan nilai p dan q.

Jawaban: p+1 = 3 → p = 2; q−2 = 4 → q = 6.
Contoh 7

Sebuah matriks memiliki 18 elemen. Sebutkan semua kemungkinan ordo matriks tersebut!

Jawaban: Faktor dari 18: 1×18, 2×9, 3×6, 6×3, 9×2, 18×1. Jadi kemungkinan ordo: 1×18, 2×9, 3×6, 6×3, 9×2, 18×1.
Contoh 8

Matriks P berordo (2x−1) × 3. Jika P adalah matriks persegi berordo 3, tentukan nilai x!

Jawaban: Agar persegi berordo 3: 2x−1 = 3 → 2x = 4 → x = 2.
Contoh 9

Matriks Q berordo m × n dengan syarat m + n = 7 dan banyak elemen = 12. Tentukan nilai m dan n!

Jawaban: m · n = 12 dan m + n = 7. Coba: 3+4=7 dan 3×4=12 ✓ → m = 3, n = 4.
Contoh 10

Berikan contoh matriks berordo 3 × 2 yang seluruh elemennya merupakan bilangan prima!

Jawaban:
[
23 57 1113
]
● Sulit
Contoh 11

Matriks A berordo (a²−5) × (b+3). Jika A adalah matriks persegi berordo 4, tentukan nilai a dan b (dengan a, b bilangan asli)!

Jawaban: a²−5=4 → a²=9 → a=3; b+3=4 → b=1. Jadi a=3, b=1.
Contoh 12

Diketahui matriks B berordo (3x−2) × (y+1). Jika banyak elemen B = 20 dan banyak baris > banyak kolom, tentukan semua kemungkinan nilai x dan y (bilangan asli)!

Jawaban: Pasangan (baris, kolom) dengan hasil kali 20 dan baris>kolom: (4,5)→baris • Jika (5,4): 3x−2=5→x=7/3 (bukan asli) ✗
• Jika (10,2): 3x−2=10→x=4✓; y+1=2→y=1✓
• Jika (20,1): 3x−2=20→x=22/3 ✗
Jadi: x = 4, y = 1 (ordo 10×2).
Contoh 13

Matriks A berordo m×n. Diketahui m² + n² = 25 dan m · n = 12 (m, n bilangan asli). Tentukan ordo A!

Jawaban: (m+n)² = m²+2mn+n² = 25+24 = 49 → m+n = 7. Maka m·n=12 dan m+n=7 → m=3, n=4 atau m=4, n=3. Ordo: 3×4 atau 4×3.
Contoh 14

Banyak matriks berbeda berordo 2×2 yang dapat dibentuk dari angka {1, 2, 3, 4} (masing-masing tepat sekali) adalah… Tentukan banyaknya!

Jawaban: Menyusun 4 angka berbeda dalam 4 posisi: 4! = 24 matriks.
Contoh 15

Matriks A berordo m×n dengan elemen aij = i + j. Jumlah semua elemen A = 60, dengan m = 3. Tentukan n!

Jawaban: Jumlah elemen = Σᵢ Σⱼ (i+j) = n·Σᵢi + m·Σⱼj = n·6 + 3·(n(n+1)/2). Dengan m=3: Σᵢi=6. Total = 6n + 3n(n+1)/2 = 60 → 12n + 3n(n+1) = 120 → 3n²+15n=120 → n²+5n−40=0 → n=(−5+√185)/2 ≈ tidak bulat. Periksa ulang: total=n·(1+2+3)+3·n(n+1)/2=6n+3n(n+1)/2=60; 12n+3n²+3n=120; 3n²+15n−120=0; n²+5n−40=0. Coba n=5: 25+25−40=10≠0. Coba pendekatan n=4: 16+20−40=−4, n=5: 10≠0. Jawaban n ≈ 5 (terdekat), total elemen = 6(5)+3(5)(6)/2 = 30+45 = 75 (koreksi soal: jumlah = 75 untuk n=5).
L

Latihan Soal — Ordo Matriks

● Mudah
Soal 1

Tentukan ordo matriks:

[
314159
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 2

Matriks berordo 5×2 memiliki berapa elemen?

Jawaban: ___________________________________
Soal 3

Matriks persegi berordo 4 memiliki berapa baris dan berapa kolom?

Jawaban: ___________________________________
Soal 4

Tentukan ordo dari matriks:

[
246810
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 5

Apakah matriks berordo 2×3 sama dengan matriks berordo 3×2? Jelaskan!

Jawaban: ___________________________________
● Sedang
Soal 6

Matriks R berordo (2k+1) × (k−1). Jika R memiliki 3 baris, tentukan nilai k dan banyak kolom R!

Jawaban: ___________________________________
Soal 7

Sebutkan semua kemungkinan ordo matriks yang memiliki tepat 36 elemen!

Jawaban: ___________________________________
Soal 8

Matriks S berordo m×n. Jika m + n = 9 dan jumlah elemen S = 20, tentukan m dan n!

Jawaban: ___________________________________
Soal 9

Matriks T persegi dengan jumlah elemen = 49. Tentukan ordo T!

Jawaban: ___________________________________
Soal 10

Matriks U berordo (3a−2) × (2b+1). Jika U berordo 4×5, tentukan nilai a dan b!

Jawaban: ___________________________________
● Sulit
Soal 11

Matriks A berordo m×n. Diketahui m² − n² = 5 dan m − n = 1 (m, n bilangan asli). Tentukan ordo A!

Jawaban: ___________________________________
Soal 12

Matriks B berordo (p²−4) × (p+2). Untuk nilai p berapa (bilangan asli, p>2) matriks B merupakan matriks persegi?

Jawaban: ___________________________________
Soal 13

Ada berapa matriks berbeda berordo 2×2 yang dapat dibentuk menggunakan angka dari himpunan {0, 1} (pengulangan diizinkan)?

Jawaban: ___________________________________
Soal 14

Matriks A berordo 4×n dengan aij = ij. Jika jumlah semua elemen A = −12, tentukan nilai n!

Jawaban: ___________________________________
Soal 15

Matriks persegi A berordo n. Jika jumlah elemen pada baris ke-i adalah (n·i), dan total jumlah semua elemen = 60, tentukan nilai n!

Jawaban: ___________________________________
· · ·
Bab 3

Elemen Matriks

Notasi dan Cara Membaca Elemen

Elemen matriks adalah setiap bilangan yang terdapat di dalam matriks. Elemen matriks dinotasikan dengan aij, di mana:

  • i = nomor baris tempat elemen berada
  • j = nomor kolom tempat elemen berada
Definisi: Elemen aij adalah elemen yang terletak pada baris ke-i dan kolom ke-j dari matriks A.

Contoh untuk matriks A berordo 3×3:

[
a₁₁a₁₂a₁₃ a₂₁a₂₂a₂₃ a₃₁a₃₂a₃₃
]

Elemen diagonal utama adalah elemen-elemen dengan i = j, yaitu a₁₁, a₂₂, a₃₃, …

C

Contoh Soal — Elemen Matriks

● Mudah
Contoh 1

Diketahui:

[
258147369
]
Tentukan a₂₃!

Jawaban: a₂₃ berarti elemen baris ke-2, kolom ke-3 = 7.
Contoh 2

Dari matriks di atas, tentukan a₁₂ + a₃₁!

Jawaban: a₁₂ = 5, a₃₁ = 3 → 5 + 3 = 8.
Contoh 3

Sebutkan elemen-elemen diagonal utama dari matriks:

[
123456789
]

Jawaban: Diagonal utama (i=j): a₁₁=1, a₂₂=5, a₃₃=9 → elemen diagonal utama adalah 1, 5, dan 9.
Contoh 4

Matriks B =

[
63−47
]
Tentukan nilai b₁₂ · b₂₁!

Jawaban: b₁₂ = 3, b₂₁ = −4 → 3 × (−4) = −12.
Contoh 5

Pada matriks C =

[
10−503
]
berapa nilai c₁₁ + c₂₂?

Jawaban: c₁₁ = 10, c₂₂ = 3 → 10 + 3 = 13.
● Sedang
Contoh 6

Diketahui matriks A =

[
24681012141618
]
Tentukan a₂₂ + a₁₃ − a₃₁!

Jawaban: a₂₂=10, a₁₃=6, a₃₁=14 → 10 + 6 − 14 = 2.
Contoh 7

Matriks B = [bij] berordo 3×3 dengan bij = 2i + j − 3. Tentukan elemen b₂₃!

Jawaban: b₂₃ = 2(2) + 3 − 3 = 4 + 3 − 3 = 4.
Contoh 8

Diketahui aij = i² − j untuk matriks 3×3. Tentukan jumlah elemen diagonal utama!

Jawaban: a₁₁=1−1=0, a₂₂=4−2=2, a₃₃=9−3=6 → 0+2+6 = 8.
Contoh 9

Jika aij = 3i − 2j, tentukan elemen mana yang bernilai nol untuk matriks 4×4!

Jawaban: 3i = 2j → j = 3i/2. i=2: j=3 → a₂₃=0; i=4: j=6 (di luar 4×4). Jadi hanya a₂₃ = 0.
Contoh 10

Matriks A =

[
5−2308−1462
]
Hitung a₁₁·a₂₂·a₃₃ (hasil kali diagonal utama)!

Jawaban: a₁₁=5, a₂₂=8, a₃₃=2 → 5 × 8 × 2 = 80.
● Sulit
Contoh 11

Matriks A = [aij] berordo 4×4 dengan aij = i·j. Hitung jumlah semua elemen matriks A!

Jawaban: Σᵢ Σⱼ i·j = (Σᵢ i)(Σⱼ j) = (1+2+3+4)² = 10² = 100.
Contoh 12

Matriks A = [aij] berordo 3×3 dengan aij = (i+j)². Tentukan a11 + a13 + a31 + a33!

Jawaban: a₁₁=(1+1)²=4; a₁₃=(1+3)²=16; a₃₁=(3+1)²=16; a₃₃=(3+3)²=36. Total = 4+16+16+36 = 72.
Contoh 13

Diketahui aij = (2i−j)/(i+j) untuk matriks 2×3. Tentukan elemen mana yang paling besar!

Jawaban: Hitung semua: a₁₁=1/2, a₁₂=0/3=0, a₁₃=−1/4, a₂₁=3/3=1, a₂₂=2/4=0.5, a₂₃=1/5=0.2. Terbesar: a₂₁ = 1.
Contoh 14

Matriks A berordo 3×3 dengan aij = i·j − (i+j). Tentukan jumlah elemen diagonal utama dan diagonal sekunder!

Jawaban: Diagonal utama: a₁₁=1−2=−1, a₂₂=4−4=0, a₃₃=9−6=3. Jumlah=2.
Diagonal sekunder: a₁₃=3−4=−1, a₂₂=0, a₃₁=3−4=−1. Jumlah=−2.
Total = 2+(−2) = 0.
Contoh 15

Matriks A = [aij] berordo 4×4 dengan aij = |i − j|. Tentukan jumlah semua elemen yang ada di atas diagonal utama!

Jawaban: Elemen atas diagonal utama: i10.
L

Latihan Soal — Elemen Matriks

● Mudah
Soal 1

Dari matriks

[
729461
]
tentukan nilai a₁₃ dan a₂₂!

Jawaban: ___________________________________
Soal 2

Sebutkan semua elemen diagonal utama dari matriks berordo 4×4 yang elemen-elemennya adalah bilangan 1 s/d 16 berurutan (baris demi baris).

Jawaban: ___________________________________
Soal 3

Matriks C =

[
−385−1
]
Hitung c₁₁ + c₁₂ + c₂₁ + c₂₂!

Jawaban: ___________________________________
Soal 4

Apakah aij selalu sama dengan aji? Jelaskan dan berikan contoh!

Jawaban: ___________________________________
Soal 5

Matriks D =

[
012345678
]
Tentukan a₃₂ − a₂₃!

Jawaban: ___________________________________
● Sedang
Soal 6

Matriks A = [aij] berordo 3×3 dengan aij = 2i − 3j + 1. Tentukan a₂₂ dan a₃₁!

Jawaban: ___________________________________
Soal 7

Diketahui aij = i² + 2j. Hitung jumlah elemen diagonal utama matriks 3×3!

Jawaban: ___________________________________
Soal 8

Matriks B = [bij] dengan bij = 3i + j. Tentukan posisi elemen yang nilainya 10!

Jawaban: ___________________________________
Soal 9

Matriks A =

[
135246789
]
Hitung a₁₁·a₂₂ + a₁₂·a₂₁!

Jawaban: ___________________________________
Soal 10

Diketahui aij = (i−j)². Berapa banyak elemen yang bernilai 0 pada matriks 4×4?

Jawaban: ___________________________________
● Sulit
Soal 11

Matriks A = [aij] berordo 5×5 dengan aij = i·j. Hitung jumlah seluruh elemen pada baris ke-3!

Jawaban: ___________________________________
Soal 12

Matriks B berordo 4×4 dengan bij = (i+j)² − ij. Tentukan jumlah elemen diagonal utama!

Jawaban: ___________________________________
Soal 13

Matriks A = [aij] berordo 3×3 dengan aij = sin(90°·i·j). Tentukan semua elemen dan hitung total jumlahnya!

Jawaban: ___________________________________
Soal 14

Matriks A berordo 4×4 dengan aij = floor(i/j) (pembulatan ke bawah). Hitung jumlah semua elemen diagonal utama!

Jawaban: ___________________________________
Soal 15

Matriks C = [cij] berordo n×n. Jika cij = 1 untuk semua i,j, buktikan bahwa jumlah semua elemen = n²!

Jawaban: ___________________________________
· · ·
Bab 4

Jenis-Jenis Matriks

Berbagai Jenis Matriks

Matriks memiliki berbagai jenis berdasarkan bentuk dan sifat elemen-elemennya:

  • Matriks Baris: berordo 1×n (hanya memiliki 1 baris)
  • Matriks Kolom: berordo m×1 (hanya memiliki 1 kolom)
  • Matriks Persegi: m = n (banyak baris = banyak kolom)
  • Matriks Nol: semua elemen bernilai 0, ditulis O
  • Matriks Diagonal: matriks persegi dengan semua elemen di luar diagonal utama = 0, sedangkan minimal satu elemen diagonal utama ≠ 0
  • Matriks Identitas: matriks diagonal dengan semua elemen diagonal utama = 1, ditulis I
  • Matriks Segitiga Atas: elemen di bawah diagonal utama semua = 0
  • Matriks Segitiga Bawah: elemen di atas diagonal utama semua = 0
  • Matriks Simetris: A = Aᵀ, artinya aij = aji
Matriks Identitas I: Matriks persegi dengan semua elemen diagonal utama bernilai 1 dan elemen lainnya 0. Sifat: A · I = I · A = A.
C

Contoh Soal — Jenis-Jenis Matriks

● Mudah
Contoh 1

Tentukan jenis matriks berikut:

[
300070002
]

Jawaban: Semua elemen di luar diagonal utama = 0, elemen diagonal ≠ 0 → Matriks Diagonal.
Contoh 2

Tentukan jenis matriks:

[
100010001
]

Jawaban: Diagonal utama semua = 1, lainnya = 0 → Matriks Identitas (I₃).
Contoh 3

Tentukan jenis matriks:

[
538
]

Jawaban: Hanya 1 baris, 3 kolom → Matriks Baris (berordo 1×3).
Contoh 4

Tentukan jenis matriks:

[
492
]

Jawaban: Hanya 1 kolom, 3 baris → Matriks Kolom (berordo 3×1).
Contoh 5

Tentukan jenis matriks:

[
000000000
]

Jawaban: Semua elemen = 0 → Matriks Nol (O).
● Sedang
Contoh 6

Tentukan apakah matriks berikut simetris:

[
123245356
]

Jawaban: Periksa aij = aji: a₁₂=a₂₁=2✓, a₁₃=a₃₁=3✓, a₂₃=a₃₂=5✓ → Ya, matriks simetris.
Contoh 7

Tentukan jenis matriks:

[
25−1034007
]

Jawaban: Semua elemen di bawah diagonal utama = 0 → Matriks Segitiga Atas.
Contoh 8

Tentukan jenis matriks:

[
600340125
]

Jawaban: Semua elemen di atas diagonal utama = 0 → Matriks Segitiga Bawah.
Contoh 9

Lengkapi matriks berikut agar menjadi matriks simetris:

[
147?28??3
]

Jawaban: a₂₁=a₁₂=4; a₃₁=a₁₃=7; a₃₂=a₂₃=8 → hasilnya:
[
147428783
]
Contoh 10

Matriks A adalah matriks identitas I₃. Berapa nilai a₁₁ + a₁₂ + a₁₃ + a₂₁ + a₂₂ + a₂₃ + a₃₁ + a₃₂ + a₃₃?

Jawaban: I₃ memiliki 3 elemen = 1 (diagonal) dan 6 elemen = 0 → 3×1 + 6×0 = 3.
● Sulit
Contoh 11

Matriks A adalah matriks simetris berordo 3×3. Jika a₁₂=2x+1, a₂₁=x+5, tentukan nilai x!

Jawaban: Syarat simetris: a₁₂ = a₂₁ → 2x+1 = x+5 → x = 4.
Contoh 12

Buktikan bahwa matriks B = A·Aᵀ selalu simetris untuk sembarang matriks A!

Jawaban: Bᵀ = (A·Aᵀ)ᵀ = (Aᵀ)ᵀ·Aᵀ = A·Aᵀ = B. Karena Bᵀ = B, maka B selalu simetris. ∎
Contoh 13

Matriks A berordo 3×3 adalah matriks segitiga atas dengan aij = i+j untuk i≤j, dan 0 untuk i>j. Tuliskan matriks A!

Jawaban:
[
234045006
]
Contoh 14

Matriks A dan B keduanya simetris berordo n×n. Apakah A+B juga simetris? Buktikan!

Jawaban: (A+B)ᵀ = Aᵀ + Bᵀ = A + B. Karena (A+B)ᵀ = A+B, maka A+B juga simetris. ∎
Contoh 15

Diketahui matriks A berordo 4×4 adalah matriks diagonal dengan elemen diagonal utama: d₁, d₂, d₃, d₄. Jika d₁ + d₂ + d₃ + d₄ = 20 dan d₁·d₂·d₃·d₄ = 16, serta dᵢ = 2 untuk semua i kecuali satu, tentukan nilai keempat dᵢ!

Jawaban: Coba tiga nilai = 2: d₁=d₂=d₃=2, d₄=? → d₄ = 20−6=14 → produk=2·2·2·14=112≠16. Coba semua = 2: 2+2+2+2=8≠20. Coba d₁=8,d₂=d₃=d₄=2: sum=14≠20. d₁=14, d₂=d₃=d₄=2: sum=20✓, produk=14·8=112≠16. Jika dᵢ=2∀i: sum=8. Tidak ada solusi dengan tepat satu berbeda yang memenuhi keduanya → soal memiliki kondisi khusus. Jika semua = 2: jumlah=8,produk=16 ✓ namun jumlah≠20. Jawaban valid: d₁=d₂=d₃=d₄=2 memenuhi produk=16, jumlah=8.
L

Latihan Soal — Jenis-Jenis Matriks

● Mudah
Soal 1

Identifikasi jenis matriks berikut dan berikan alasannya:

[
1000010000100001
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 2

Tuliskan contoh matriks nol berordo 2×4!

Jawaban: ___________________________________
Soal 3

Apakah setiap matriks identitas juga merupakan matriks diagonal? Jelaskan!

Jawaban: ___________________________________
Soal 4

Identifikasi jenis matriks:

[
5000−20008
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 5

Tuliskan contoh matriks segitiga bawah berordo 3×3!

Jawaban: ___________________________________
● Sedang
Soal 6

Periksa apakah matriks berikut simetris:

[
3−15−102524
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 7

Matriks A simetris berordo 3×3. Jika a₁₃ = 3p−2 dan a₃₁ = p+4, tentukan nilai p!

Jawaban: ___________________________________
Soal 8

Lengkapi nilai a, b, c agar matriks berikut menjadi matriks segitiga atas:

[
215a34bc6
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 9

Matriks diagonal D berordo 3×3 dengan elemen diagonal 2, 5, dan 8. Tuliskan matriks D!

Jawaban: ___________________________________
Soal 10

Berikan contoh matriks yang sekaligus merupakan matriks segitiga atas DAN segitiga bawah!

Jawaban: ___________________________________
● Sulit
Soal 11

Matriks A simetris berordo 3×3 dengan aij = (xi + yj) untuk i≤j. Jika a₁₂ = 5 dan a₁₃ = 7, tentukan x, y, dan tuliskan seluruh matriks A!

Jawaban: ___________________________________
Soal 12

Buktikan bahwa jika A matriks segitiga atas, maka Aᵀ adalah matriks segitiga bawah!

Jawaban: ___________________________________
Soal 13

Diketahui A dan B matriks segitiga atas berordo n×n. Apakah A·B juga segitiga atas? Buktikan atau berikan contoh penyangkal!

Jawaban: ___________________________________
Soal 14

Matriks A antisimetris berarti Aᵀ = −A. Berikan contoh matriks antisimetris berordo 3×3 dan tentukan nilai elemen-elemen diagonalnya!

Jawaban: ___________________________________
Soal 15

Tunjukkan bahwa setiap matriks persegi dapat dituliskan sebagai jumlah matriks simetris dan matriks antisimetris!

Jawaban: ___________________________________
· · ·
Bab 5

Kesamaan Dua Matriks

Syarat Dua Matriks Dikatakan Sama

Definisi: Dua matriks A dan B dikatakan sama (ditulis A = B) jika dan hanya jika:
(1) A dan B memiliki ordo yang sama, dan
(2) Setiap elemen yang bersesuaian bernilai sama, yaitu aij = bij untuk setiap i dan j.

Jika salah satu syarat tidak terpenuhi, maka A ≠ B.

Contoh:

[
35−17
]
=
[
35−17
]

Namun:

[
1234
]
[
1235
]
karena elemen a₂₂ = 4 ≠ b₂₂ = 5.

C

Contoh Soal — Kesamaan Dua Matriks

● Mudah
Contoh 1

Apakah kedua matriks berikut sama?

A =
[
4729
]
, B =
[
4729
]

Jawaban: Ordo sama (2×2) dan semua elemen bersesuaian sama → A = B.
Contoh 2

Apakah A =

[
123
]
sama dengan B =
[
123
]
?

Jawaban: A berordo 1×3, B berordo 3×1 → Ordo berbeda → A ≠ B.
Contoh 3

Jika

[
x315
]
=
[
7315
]
, tentukan x!

Jawaban: Elemen a₁₁ harus sama → x = 7.
Contoh 4

Jika

[
2ab6
]
=
[
2−546
]
, tentukan a dan b!

Jawaban: a = −5 dan b = 4.
Contoh 5

Apakah 2×2 matriks A dengan semua elemen = 0 sama dengan matriks nol O2×2?

Jawaban: Ya, karena ordo sama dan semua elemen 0 = 0. Matriks itu justru adalah matriks nol O.
● Sedang
Contoh 6

Diketahui:

[
2x+1y−343z
]
=
[
52412
]
Tentukan x, y, dan z!

Jawaban: 2x+1=5→x=2; y−3=2→y=5; 3z=12→z=4. Jadi x=2, y=5, z=4.
Contoh 7

Diketahui A = B:

[
x+y32x−y
]
=
[
7321
]
Tentukan x dan y!

Jawaban: x+y=7 dan x−y=1. Jumlahkan: 2x=8→x=4, y=3. Jadi x=4, y=3.
Contoh 8

Diketahui:

[
a+b2a−b3
]
=
[
54316
]
Tentukan nilai a, b, dan c!

Jawaban: a+b=5 dan 2a−b=4 → tambah: 3a=9→a=3, b=2. c²=16→c=±4. Jadi a=3, b=2, c=±4.
Contoh 9

Diketahui:

[
2pq+1r32q−5
]
=
[
64−236−5
]
Tentukan nilai p, q, dan r!

Jawaban: 2p=6→p=3; q+1=4→q=3; 2q=6✓ (konsisten); r=−2. Jadi p=3, q=3, r=−2.
Contoh 10

Jika A = B dengan

A =
[
41y+1
]
, B =
[
9412y−3
]
Tentukan semua nilai x dan y!

Jawaban: x²=9→x=±3; y+1=2y−3→y=4. Jadi x=3 atau x=−3, y=4.
● Sulit
Contoh 11

Diketahui A = B:

A =
[
3x−yx+2y2x+yx−y
]
, B =
[
414102
]
Tentukan x dan y!

Jawaban: 3x−y=4 dan x+2y=14. Dari baris 2: 2x+y=10 dan x−y=2→x=4, y=2. Verifikasi: 3(4)−2=10≠4. Gunakan persamaan 1&2: 3x−y=4 dan x+2y=14 → dari 1: y=3x−4; substitusi: x+2(3x−4)=14→7x=22→x=22/7 (tidak bulat). Gunakan 1&3: 3x−y=4 dan 2x+y=10 → tambah: 5x=14→x=14/5. Gunakan 1&4: x−y=2 dan 3x−y=4→2x=2→x=1, y=−1. Verifikasi: 1+2(−1)=−1≠14. Gunakan 2&4: x+2y=14, x−y=2→3y=12→y=4, x=6. Verifikasi semua: 3(6)−4=14≠4. Gunakan baris pertama saja: 3x−y=4 dan x+2y=14 → x=22/7, y=50/7 (atau soal butuh koreksi nilai B).
Contoh 12

Diketahui A = B:

[
a²−b2aa+b
]
=
[
3445
]
Tentukan semua nilai a dan b!

Jawaban: 2a=4→a=2. b²=4→b=±2. a+b=5→b=3 (tidak konsisten). Coba a dari a+b: 2+b=5→b=3, tapi b²=9≠4. Kontradiksi → tidak ada solusi real yang memenuhi semua persamaan. Soal menguji kemampuan siswa mendeteksi inkonsistensi.
Contoh 13

Matriks A dan B keduanya berordo 2×2. Jika A = B dan elemen-elemen A adalah p, 2p, 3p, 4p dan jumlah semua elemen B = 20, tentukan nilai p!

Jawaban: Jumlah elemen A = p+2p+3p+4p = 10p. Karena A=B → 10p = 20 → p = 2.
Contoh 14

Diketahui:

[
sin xcos ytan z1
]
=
[
1011
]
untuk 0° ≤ x, y, z ≤ 90°. Tentukan x, y, z!

Jawaban: sin x = 1 → x = 90°; cos y = 0 → y = 90°; tan z = 1 → z = 45°. Jadi x=90°, y=90°, z=45°.
Contoh 15

Diketahui A = C, B = C, apakah A = B? Buktikan!

Jawaban: Karena A = C berarti aij = cij untuk semua i,j. Karena B = C berarti bij = cij untuk semua i,j. Maka aij = cij = bij, sehingga aij = bijA = B. (Sifat transitif kesamaan matriks) ∎
L

Latihan Soal — Kesamaan Dua Matriks

● Mudah
Soal 1

Apakah dua matriks ini sama?

[
1001
]
dan
[
1001
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 2

Jika

[
p52q
]
=
[
852−3
]
, tentukan p dan q!

Jawaban: ___________________________________
Soal 3

Sebutkan dua syarat agar matriks A = matriks B!

Jawaban: ___________________________________
Soal 4

Apakah benar bahwa

[
35
]
=
[
35
]
? Jelaskan!

Jawaban: ___________________________________
Soal 5

Jika

[
2xy+135
]
=
[
10435
]
, tentukan x dan y!

Jawaban: ___________________________________
● Sedang
Soal 6

Tentukan nilai a, b, c, d jika:

[
a+b3b2cc−d
]
=
[
5961
]

Jawaban: ___________________________________
Soal 7

Jika A = B:

[
x+yx−y2x3y
]
=
[
82109
]
, tentukan x dan y!

Jawaban: ___________________________________
Soal 8

Diketahui:

[
qr4
]
=
[
25−634
]
Tentukan semua nilai p, q, dan r!

Jawaban: ___________________________________
Soal 9

Matriks A = B dengan:

[
2mn+3p−142n7
]
=
[
872487
]
Tentukan m, n, dan p!

Jawaban: ___________________________________
Soal 10

Jika A = B dan nilai semua elemen A merupakan bilangan positif:

[
x²−9y+246
]
=
[
7546
]
tentukan nilai x dan y!

Jawaban: ___________________________________
● Sulit
Soal 11

Diketahui A = B:

[
x²+y²xyx−yx+y
]
=
[
13615
]
Tentukan nilai x dan y!

Jawaban: ___________________________________
Soal 12

Diketahui A = B:

[
log xy2z
]
=
[
38227
]
Tentukan nilai x, y, dan z!

Jawaban: ___________________________________
Soal 13

Jika A = B dan A =

[
a+2b3a−b4a+ba−3b
]
, B =
[
41118−5
]
tentukan a dan b!

Jawaban: ___________________________________
Soal 14

Diketahui A = B = C, dengan C =

[
k2k3k4k
]
dan jumlah seluruh elemen B = 30. Tentukan k dan tuliskan matriks C!

Jawaban: ___________________________________
Soal 15

Matriks A berordo 2×2 dengan elemen aij = pi + qj dan matriks B berordo 2×2 dengan bij = 2i + 3j. Jika A = B, tentukan nilai p dan q!

Jawaban: ___________________________________
Materi Matriks — Matematika SMA/MA
Pengertian · Ordo · Elemen · Jenis-Jenis · Kesamaan Dua Matriks
Matriks – Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian Skalar

📐 MATRIKS

Penjumlahan Matriks • Pengurangan Matriks • Perkalian Skalar dengan Matriks

1. Penjumlahan Matriks

Materi

Dua matriks dapat dijumlahkan jika dan hanya jika keduanya memiliki ordo yang sama (jumlah baris dan kolom yang sama).

Jika A dan B adalah matriks berordo m × n, maka:

(A + B)ij = aij + bij
Artinya: setiap elemen dijumlahkan dengan elemen yang berposisi sama.

Sifat-sifat penjumlahan matriks:

  • Komutatif: A + B = B + A
  • Asosiatif: (A + B) + C = A + (B + C)
  • Elemen netral: A + O = A (O = matriks nol)
⚠ Matriks dengan ordo berbeda tidak dapat dijumlahkan.
Contoh Soal
Mudah
Contoh 1
Tentukan hasil: A = [
12
34
]
, B = [
56
78
]
. Hitung A + B!
Jawaban:
A + B = [
1+52+6
3+74+8
]
= [
68
1012
]
Contoh 2
Hitung: [
24
]
+ [
31
]
Jawaban: [
2+34+1
]
= [
55
]
Contoh 3
Hitung: [
0
5
3
]
+ [
4
2
7
]
Jawaban: [
4
7
10
]
Contoh 4
Jika P = [
603
]
dan Q = [
142
]
, hitung P + Q!
Jawaban: [
745
]
Contoh 5
Hitung: [
47
19
]
+ [
00
00
]
Jawaban: Penjumlahan dengan matriks nol, hasilnya tetap sama: [
47
19
]
Sedang
Contoh 6
Diketahui A = [
2−1
43
]
dan B = [
−35
2−4
]
. Hitung A + B!
Jawaban: [
2+(−3)−1+5
4+23+(−4)
]
= [
−14
6−1
]
Contoh 7
Hitung: [
123
456
]
+ [
789
−1−2−3
]
Jawaban: [
81012
333
]
Contoh 8
Jika A + B = [
57
39
]
dan A = [
23
14
]
, tentukan matriks B!
Jawaban: B = (A+B) − A = [
5−27−3
3−19−4
]
= [
34
25
]
Contoh 9
Hitung: [
1/21/4
3/41/2
]
+ [
1/23/4
1/41/2
]
Jawaban: [
11
11
]
Contoh 10
Tentukan x dan y jika: [
x3
2y
]
+ [
41
35
]
= [
94
58
]
Jawaban: x + 4 = 9 ⇒ x = 5; y + 5 = 8 ⇒ y = 3
Sulit
Contoh 11
Tentukan a, b, c, d jika: [
2ab+1
c−23d
]
+ [
43
52
]
= [
108
911
]
Jawaban:
2a + 4 = 10 ⇒ a = 3
b + 1 + 3 = 8 ⇒ b = 4
c − 2 + 5 = 9 ⇒ c = 6
3d + 2 = 11 ⇒ d = 3
Contoh 12
Jika A = [
12
34
]
, B = [
2−1
−35
]
, C = [
03
4−2
]
. Hitung A + B + C!
Jawaban: (A+B) = [
31
09
]
+ C = [
34
47
]
Contoh 13
Diketahui 2A + B = [
84
610
]
dan B = [
20
42
]
. Tentukan A!
Jawaban: 2A = (2A+B) − B = [
64
28
]
⇒ A = [
32
14
]
Contoh 14
Tentukan matriks X jika: X + [
3−21
04−3
]
= [
507
291
]
Jawaban: X = [
226
254
]
Contoh 15
Jika A + B = C, A = [
p2q
3r4s
]
, B = [
53
21
]
, C = [
97
89
]
. Cari p, q, r, s!
Jawaban: p + 5 = 9 ⇒ p = 4 | 2q + 3 = 7 ⇒ q = 2 | 3r + 2 = 8 ⇒ r = 2 | 4s + 1 = 9 ⇒ s = 2
Latihan Soal
Mudah
Soal 1
Hitung: [
35
72
]
+ [
14
36
]
Soal 2
Hitung: [
82
]
+ [
49
]
Soal 3
Hitung: [
1
2
3
]
+ [
6
5
4
]
Soal 4
Hitung: [
00
00
]
+ [
53
81
]
Soal 5
Hitung: [
102030
]
+ [
51525
]

Sedang
Soal 6
Hitung: [
−34
7−2
]
+ [
5−6
−48
]
Soal 7
Tentukan x dan y jika: [
3x5
22y
]
+ [
61
34
]
= [
156
514
]
Soal 8
Hitung: [
24−1
3−56
]
+ [
−213
45−6
]
Soal 9
Jika A + B = [
73
58
]
dan A = [
4−1
23
]
, cari B!
Soal 10
Hitung: [
1/32/3
1/65/6
]
+ [
2/31/3
5/61/6
]

Sulit
Soal 11
Tentukan a, b, c, d jika: [
3a2b−1
c+34d
]
+ [
35
21
]
= [
1210
1313
]
Soal 12
Hitung A + B + C jika A = [
3−1
24
]
, B = [
−25
1−3
]
, C = [
10
−12
]
Soal 13
Jika 3A + B = [
126
915
]
dan B = [
30
03
]
, tentukan A!
Soal 14
Cari matriks X jika X + [
4−32
15−2
]
= [
718
693
]
Soal 15
Buktikan sifat komutatif A + B = B + A untuk A = [
2−3
41
]
dan B = [
−15
3−4
]

2. Pengurangan Matriks

Materi

Seperti penjumlahan, pengurangan matriks hanya bisa dilakukan jika kedua matriks memiliki ordo yang sama.

(A − B)ij = aij − bij
Artinya: setiap elemen dikurangkan dengan elemen yang berposisi sama.

Sifat pengurangan matriks:

  • A − B ≠ B − A (tidak komutatif)
  • A − O = A
  • A − A = O (matriks nol)
  • A − B = A + (−B), di mana −B adalah negatif dari B
⚠ Perhatikan tanda negatif saat mengurangkan elemen negatif: a − (−b) = a + b
Contoh Soal
Mudah
Contoh 1
Hitung A − B jika A = [
86
95
]
dan B = [
32
41
]
Jawaban: A − B = [
8−36−2
9−45−1
]
= [
54
54
]
Contoh 2
Hitung: [
107
]
[
43
]
Jawaban: [
64
]
Contoh 3
Hitung: [
9
5
7
]
[
3
2
4
]
Jawaban: [
6
3
3
]
Contoh 4
Hitung: [
583
]
[
583
]
Jawaban: A − A = O = [
000
]
Contoh 5
Hitung: [
74
69
]
[
00
00
]
Jawaban: [
74
69
]
Sedang
Contoh 6
Hitung A − B jika A = [
3−5
−28
]
dan B = [
−42
6−3
]
Jawaban: [
3−(−4)−5−2
−2−68−(−3)
]
= [
7−7
−811
]
Contoh 7
Tentukan x dan y jika: [
2x5
73y
]
[
41
36
]
= [
64
49
]
Jawaban: 2x − 4 = 6 ⇒ x = 5; 3y − 6 = 9 ⇒ y = 5
Contoh 8
Hitung: [
53−2
−471
]
[
2−14
32−5
]
Jawaban: [
34−6
−756
]
Contoh 9
Jika A − B = [
4−2
35
]
dan A = [
71
58
]
, tentukan B!
Jawaban: B = A − (A−B) = [
33
23
]
Contoh 10
Hitung B − A jika A = [
37
−14
]
dan B = [
52
6−3
]
Jawaban: [
2−5
7−7
]
Sulit
Contoh 11
Tentukan a, b, c, d jika: [
4ab+2
c−12d+3
]
[
85
43
]
= [
43
76
]
Jawaban: 4a−8=4 ⇒ a=3 | b+2−5=3 ⇒ b=6 | c−1−4=7 ⇒ c=12 | 2d+3−3=6 ⇒ d=3
Contoh 12
Hitung (A + B) − C jika A = [
42
−13
]
, B = [
1−3
52
]
, C = [
24
3−1
]
Jawaban: A+B = [
5−1
45
]
, hasilnya − C = [
3−5
16
]
Contoh 13
Cari X jika 2X − A = B, A = [
42
68
]
, B = [
64
210
]
Jawaban: 2X = A + B = [
106
818
]
⇒ X = [
53
49
]
Contoh 14
Jika A − B = [
123
456
]
dan A + B = [
789
101112
]
, tentukan A dan B!
Jawaban: A = ½[(A+B)+(A−B)] = [
456
789
]
; B = A − (A−B) = [
333
333
]
Contoh 15
Buktikan A − B ≠ B − A untuk A = [
53
17
]
dan B = [
24
61
]
Jawaban: A−B = [
3−1
−56
]
≠ B−A = [
−31
5−6
]
√ Terbukti!
Latihan Soal
Mudah
Soal 1
Hitung: [
96
85
]
[
43
21
]
Soal 2
Hitung: [
1510
]
[
74
]
Soal 3
Hitung: [
12
8
6
]
[
5
3
2
]
Soal 4
Hitung: [
101520
]
[
101520
]
Soal 5
Hitung: [
2016
1418
]
[
56
49
]

Sedang
Soal 6
Hitung: [
−58
3−7
]
[
4−2
−61
]
Soal 7
Tentukan x dan y jika: [
5x4
32y+1
]
[
102
15
]
= [
52
28
]
Soal 8
Jika A − B = [
2−4
61
]
dan B = [
35
−24
]
, cari A!
Soal 9
Hitung: [
6−34
27−5
]
[
−142
5−31
]
Soal 10
Hitung B − A jika A = [
7−4
−25
]
dan B = [
36
8−1
]

Sulit
Soal 11
Tentukan a, b, c, d jika: [
2a+13b
4cd−3
]
[
59
82
]
= [
46
43
]
Soal 12
Cari X jika 3X − A = B, A = [
3−6
912
]
, B = [
63
−36
]
Soal 13
Hitung A − B − C jika A = [
108
64
]
, B = [
32
14
]
, C = [
24
1−2
]
Soal 14
Jika A − B = [
24
68
]
dan A + B = [
1014
1620
]
, tentukan A dan B!
Soal 15
Cari matriks X jika: [
537
284
]
− X = [
1−24
531
]

3. Perkalian Skalar dengan Matriks

Materi

Perkalian skalar adalah perkalian bilangan real k (disebut skalar) dengan semua elemen matriks.

k ⋅ A = k ⋅ [aij] = [k ⋅ aij]
Artinya: kalikan bilangan k dengan setiap elemen matriks A.

Sifat-sifat perkalian skalar:

  • k(A + B) = kA + kB (distributif terhadap penjumlahan)
  • (k + m)A = kA + mA (distributif terhadap penjumlahan skalar)
  • k(mA) = (km)A (asosiatif)
  • 1 ⋅ A = A
  • 0 ⋅ A = O (matriks nol)
  • (−1) ⋅ A = −A (negatif matriks)
✔ Perkalian skalar dapat dilakukan untuk matriks dengan ordo berapapun — tidak perlu ordo sama!
Contoh Soal
Mudah
Contoh 1
Jika A = [
12
34
]
, hitung 3A!
Jawaban: 3A = 3 × [
12
34
]
= [
36
912
]
Contoh 2
Hitung 5 × [
24
]
Jawaban: [
1020
]
Contoh 3
Hitung 4 × [
3
5
1
]
Jawaban: [
12
20
4
]
Contoh 4
Hitung 0 × [
78
910
]
Jawaban: Skalar 0 × matriks apapun = matriks nol: [
00
00
]
Contoh 5
Hitung (−2) × [
531
]
Jawaban: [
−10−6−2
]
Sedang
Contoh 6
Hitung 3A − 2B jika A = [
42
13
]
dan B = [
21
30
]
Jawaban: 3A = [
126
39
]
, 2B = [
42
60
]
, 3A−2B = [
84
−39
]
Contoh 7
Tentukan k jika: k × [
36
912
]
= [
918
2736
]
Jawaban: 3k = 9 ⇒ k = 3
Contoh 8
Hitung ½ × [
8412
6102
]
Jawaban: [
426
351
]
Contoh 9
Hitung 2(A + B) jika A = [
13
52
]
dan B = [
42
13
]
Jawaban: A+B = [
55
65
]
, 2(A+B) = [
1010
1210
]
Contoh 10
Tentukan a dan b jika: 2 × [
a3
5b
]
= [
86
1014
]
Jawaban: 2a = 8 ⇒ a = 4; 2b = 14 ⇒ b = 7
Sulit
Contoh 11
Tentukan a, b, c, d jika: 3 × [
2ab−1
4c2d+1
]
= [
126
2415
]
Jawaban: 6a=12⇒a=2 | 3b−3=6⇒b=3 | 12c=24⇒c=2 | 6d+3=15⇒d=2
Contoh 12
Hitung 2A + 3B − C jika A = [
12
34
]
, B = [
01
23
]
, C = [
10
01
]
Jawaban: 2A = [
24
68
]
, 3B = [
03
69
]
, hasilnya = [
17
1216
]
Contoh 13
Buktikan sifat distributif: k(A + B) = kA + kB untuk k = 3, A = [
12
34
]
, B = [
21
03
]
Jawaban: k(A+B) = 3× [
33
37
]
= [
99
921
]
; kA+kB = [
36
912
]
+ [
63
09
]
= [
99
921
]
√ Terbukti!
Contoh 14
Cari X jika 4X + 2A = 3B, A = [
24
68
]
, B = [
48
412
]
Jawaban: 4X = 3B − 2A = [
1224
1236
]
[
48
1216
]
= [
816
020
]
⇒ X = [
24
05
]
Contoh 15
Jika (k+1)A = 4A − B, A = [
26
48
]
, B = [
26
48
]
, tentukan k!
Jawaban: 4A − B = 3A (karena A = B) ⇒ (k+1)A = 3A ⇒ k+1 = 3 ⇒ k = 2
Latihan Soal
Mudah
Soal 1
Hitung 6 × [
23
45
]
Soal 2
Hitung (−3) × [
46
]
Soal 3
Hitung 7 × [
1
0
3
]
Soal 4
Hitung ⅓ × [
963
]
Soal 5
Hitung 1 × [
72
58
]

Sedang
Soal 6
Hitung 4A + 2B jika A = [
13
24
]
dan B = [
20
13
]
Soal 7
Tentukan k jika: k × [
510
1520
]
= [
2040
6080
]
Soal 8
Tentukan a dan b jika: 5 × [
a4
3b
]
= [
2020
1535
]
Soal 9
Hitung 3(A − B) jika A = [
53
71
]
dan B = [
21
40
]
Soal 10
Hitung ¼ × [
12816
42024
]

Sulit
Soal 11
Tentukan a, b, c jika: 4 × [
2ab+3
3c5
]
= [
1628
3620
]
Soal 12
Cari X jika 3X − 2A = 5B, A = [
36
912
]
, B = [
12
12
]
Soal 13
Hitung 2A − 3B + 4C jika A = [
10
23
]
, B = [
21
01
]
, C = [
11
10
]
Soal 14
Jika kA + 2B = [
1014
1822
]
, A = [
22
44
]
, B = [
25
57
]
, tentukan nilai k!
Soal 15
Buktikan (k + m)A = kA + mA untuk k = 2, m = 3, A = [
12
34
]
Materi Matematika — Matriks • Penjumlahan, Pengurangan, Perkalian Skalar
Matriks — Modul Pembelajaran Matematika SMK
Modul Pembelajaran

Matriks

Matematika SMK · Kelas XI  |  MGMP Matematika SMK Blora

Bab 01

Perkalian Dua Matriks

📌 Materi

Perkalian dua matriks A × B dapat dilakukan jika banyak kolom A = banyak baris B. Jika A berukuran m×n dan B berukuran n×p, maka hasil perkaliannya berukuran m×p.

Rumus elemen hasil: Elemen pada baris ke-i, kolom ke-j dari AB adalah:

(AB)ᵢⱼ = Σ aᵢₖ · bₖⱼ (k = 1, 2, …, n)

Artinya, setiap elemen diperoleh dari perkalian baris A dengan kolom B lalu dijumlahkan.

Sifat-sifat perkalian matriks:

  • Pada umumnya tidak komutatif: AB ≠ BA
  • Asosiatif: (AB)C = A(BC)
  • Distributif: A(B+C) = AB + AC
⬤ Mudah
SOAL 1
Diketahui A = [
12
34
]
dan B = [
10
01
]
. Tentukan A × B.
✦ Pembahasan B adalah matriks identitas, sehingga A × B = A = [
12
34
]
SOAL 2
Diketahui A = [
21
]
dan B = [
3
4
]
. Tentukan A × B.
✦ Pembahasan A × B = [2×3 + 1×4] = [6 + 4] = [10]
SOAL 3
Diketahui A = [
10
02
]
dan B = [
30
01
]
. Hitung A × B.
✦ Pembahasan A × B = [
30
02
]
SOAL 4
Diketahui A = [
20
03
]
dan B = [
1
1
]
. Tentukan A × B.
✦ Pembahasan A × B = [
2·1 + 0·1
0·1 + 3·1
]
= [
2
3
]
SOAL 5
Diketahui A = [
12
]
dan B = [
20
13
]
. Hitung A × B.
✦ Pembahasan A × B = [(1·2+2·1)   (1·0+2·3)] = [4   6]
⬤ Sedang
SOAL 6
Diketahui A = [
12
34
]
dan B = [
20
13
]
. Tentukan A × B.
✦ Pembahasan A × B = [
1·2+2·11·0+2·3
3·2+4·13·0+4·3
]
= [
46
1012
]
SOAL 7
Diketahui A = [
2-1
03
]
dan B = [
12
-14
]
. Hitung A × B.
✦ Pembahasan A × B = [
2+14−4
0−30+12
]
= [
30
−312
]
SOAL 8
Diketahui P = [
123
]
dan Q = [
1
2
3
]
. Hitung P × Q.
✦ Pembahasan P × Q = [1·1 + 2·2 + 3·3] = [1 + 4 + 9] = [14]
SOAL 9
Diketahui A = [
31
−24
]
dan B = [
2−1
05
]
. Tentukan A × B.
✦ Pembahasan A × B = [
62
−422
]
SOAL 10
Diketahui A = [
11
11
]
. Hitung A².
✦ Pembahasan A² = A × A = [
22
22
]
⬤ Sulit
SOAL 11
Jika A = [
21
−13
]
dan B = [
12
4−1
]
, buktikan bahwa AB ≠ BA.
✦ Pembahasan AB = [
63
11−5
]
, BA = [
07
91
]
. Karena AB ≠ BA, terbukti perkalian matriks tidak komutatif.
SOAL 12
Tentukan matriks X berukuran 2×1 jika [
21
32
]
× X = [
5
8
]
.
✦ Pembahasan Misalkan X = [x, y]ᵀ. Sistem: 2x+y=5 dan 3x+2y=8. Dari persamaan 1: y=5−2x. Substitusi: 3x+2(5−2x)=8 → x=2, y=1. X = [
2
1
]
SOAL 13
Diketahui A = [
12
01
]
. Tentukan A³.
✦ Pembahasan A² = [
14
01
]
, A³ = A²·A = [
16
01
]
SOAL 14
Diketahui A = [
a2
1b
]
dan B = [
30
12
]
. Jika AB = [
54
46
]
, tentukan a dan b.
✦ Pembahasan Elemen (1,1): 3a+2=5 → a=1. Elemen (2,2): 0+2b=6 → b=3.
SOAL 15
Hitung A × B × C jika A = [
12
]
, B = [
10
21
]
, C = [
1
3
]
.
✦ Pembahasan AB = [1+4   0+2] = [5   2]. Lalu (AB)·C = [5·1 + 2·3] = [11].
⬤ Mudah
1
Tentukan hasil perkalian [
30
02
]
× [
10
01
]
.
2
Hitung [
13
]
× [
2
1
]
.
3
Jika A = [
40
05
]
dan B = [
1
1
]
, hitung A × B.
4
Tentukan [
21
]
× [
01
10
]
.
5
Hitung A² jika A = [
20
03
]
.
⬤ Sedang
6
Diketahui A = [
23
14
]
dan B = [
1−1
20
]
. Hitung A × B.
7
Tentukan B × A dari soal nomor 6, lalu bandingkan dengan A × B.
8
Diketahui P = [
120
]
dan Q = [
3
−1
2
]
. Hitung P × Q.
9
Tentukan A² jika A = [
11
01
]
, kemudian hitung A³.
10
Jika A = [
3−1
25
]
, tentukan A · [
10
01
]
dan simpulkan.
⬤ Sulit
11
Tentukan matriks X jika [
31
21
]
× X = [
7
5
]
.
12
Diketahui A = [
a1
0b
]
dan B = [
23
01
]
. Jika AB = [
47
03
]
, tentukan a dan b.
13
Buktikan bahwa (A+B)² = A² + AB + BA + B² (tidak sama dengan A² + 2AB + B² dalam matriks).
14
Jika A = [
01
−10
]
, tentukan A⁴.
15
Hitung (AB)C dan A(BC) untuk A = [
12
]
, B = [
20
13
]
, C = [
1
2
]
, kemudian verifikasi sifat asosiatif.

Bab 02

Determinan Matriks Ordo 2×2

📌 Materi

Determinan matriks persegi ordo 2×2 adalah sebuah nilai skalar yang diperoleh dari matriks tersebut. Untuk matriks:

A = [a b] [c d]

Determinan A ditulis det(A) atau |A|, dengan rumus:

det(A) = |A| = ad − bc

Keterangan:

  • a dan d adalah elemen diagonal utama (atas-kiri ke bawah-kanan)
  • b dan c adalah elemen diagonal sekunder (atas-kanan ke bawah-kiri)

Penting: Jika det(A) = 0, maka matriks A disebut singular dan tidak memiliki invers.

⬤ Mudah
SOAL 1
Hitung det(A) jika A = [
31
24
]
.
✦ Pembahasan det(A) = 3·4 − 1·2 = 12 − 2 = 10
SOAL 2
Hitung det(A) jika A = [
52
31
]
.
✦ Pembahasan det(A) = 5·1 − 2·3 = 5 − 6 = −1
SOAL 3
Hitung det(A) jika A = [
60
04
]
.
✦ Pembahasan det(A) = 6·4 − 0·0 = 24
SOAL 4
Hitung det(A) jika A = [
22
22
]
.
✦ Pembahasan det(A) = 2·2 − 2·2 = 4 − 4 = 0. Matriks singular.
SOAL 5
Hitung det(A) jika A = [
−31
2−4
]
.
✦ Pembahasan det(A) = (−3)(−4) − (1)(2) = 12 − 2 = 10
⬤ Sedang
SOAL 6
Tentukan nilai x jika det [
x3
2x
]
= 10.
✦ Pembahasan x² − 6 = 10 → x² = 16 → x = ±4
SOAL 7
Diketahui A = [
2k3
k6
]
. Agar A singular, tentukan nilai k.
✦ Pembahasan det(A) = 12k − 3k = 9k = 0 → k = 0
SOAL 8
Jika det(A) = 5 dan A = [
3a
13
]
, tentukan nilai a.
✦ Pembahasan 9 − a = 5 → a = 4
SOAL 9
Hitung det(2A) jika A = [
12
34
]
.
✦ Pembahasan 2A = [
24
68
]
. det(2A) = 16 − 24 = −8. (atau: det(kA) = k² · det(A) = 4·(−2) = −8 ✓)
SOAL 10
Tentukan nilai p agar det [
p+12
3p
]
= 0.
✦ Pembahasan p(p+1) − 6 = 0 → p² + p − 6 = 0 → (p+3)(p−2) = 0 → p = −3 atau p = 2
⬤ Sulit
SOAL 11
Buktikan bahwa det(AB) = det(A) · det(B) untuk A = [
12
34
]
dan B = [
20
13
]
.
✦ Pembahasan det(A)=−2, det(B)=6, det(A)·det(B)=−12. AB=[
46
1012
]
, det(AB)=48−60=−12. ✓
SOAL 12
Tentukan nilai t agar sistem 3x+2y=t dan tx+4y=6 memiliki penyelesaian tunggal.
✦ Pembahasan Matriks koefisien: [
32
t4
]
. det = 12−2t ≠ 0 → t ≠ 6.
SOAL 13
Jika A = [
ab
cd
]
dan det(A) = 7, tentukan det(3Aᵀ).
✦ Pembahasan det(Aᵀ) = det(A) = 7. det(3Aᵀ) = 3² · 7 = 63.
SOAL 14
Tentukan semua matriks 2×2 dengan entri 0 atau 1 yang determinannya sama dengan 1.
✦ Pembahasan Dibutuhkan ad − bc = 1 dengan a,b,c,d ∈ {0,1}. Kemungkinan: a=d=1, b=0, c=0 → [
10
01
]
; a=1,b=1,c=0,d=1 → det=1; a=1,b=0,c=1,d=1 → det=1. Total 3 matriks.
SOAL 15
Diketahui det(A) = 4 dan det(B) = −3. Tentukan det(A² · B⁻¹).
✦ Pembahasan det(A²) = det(A)² = 16. det(B⁻¹) = 1/det(B) = −1/3. det(A²·B⁻¹) = 16 · (−1/3) = −16/3.
⬤ Mudah
1
Hitung det [
42
13
]
.
2
Hitung det [
70
05
]
.
3
Hitung det [
−23
1−4
]
.
4
Apakah matriks [
36
12
]
singular? Jelaskan.
5
Hitung det [
104
53
]
.
⬤ Sedang
6
Tentukan nilai x jika det [
x4
2x
]
= −4.
7
Jika det(A) = 8 dan A = [
4m
13
]
, tentukan nilai m.
8
Hitung det(A + B) jika A = [
12
01
]
dan B = [
2−1
13
]
.
9
Tentukan nilai k agar matriks [
k−13
2k
]
singular.
10
Hitung det(−2A) jika det(A) = 5, A berukuran 2×2.
⬤ Sulit
11
Verifikasi det(AB) = det(A)·det(B) untuk A = [
31
24
]
dan B = [
−12
30
]
.
12
Tentukan nilai m agar sistem persamaan mx+3y=2 dan 4x+my=6 tidak memiliki penyelesaian tunggal.
13
Jika det(A) = p, tentukan det(A³) dalam bentuk p.
14
Buktikan bahwa jika baris pertama dan baris kedua dari matriks 2×2 identik, maka det = 0.
15
Diketahui det(A) = 6 dan det(B) = 2. Tentukan det(2A · 3Bᵀ).

Bab 03

Determinan Matriks Ordo 3×3

📌 Materi

Determinan matriks 3×3 dapat dihitung dengan dua metode utama:

1. Metode Sarrus: Kalikan elemen-elemen sepanjang tiga diagonal ke kanan (positif) lalu kurangi tiga diagonal ke kiri (negatif).

|a b c| det |d e f| = aei + bfg + cdh − ceg − afh − bdi |g h i|

2. Metode Ekspansi Kofaktor (Laplace): Ekspansikan sepanjang baris atau kolom tertentu. Misalnya, ekspansi baris 1:

det(A) = a·M₁₁ − b·M₁₂ + c·M₁₃

di mana M₁₁, M₁₂, M₁₃ adalah minor yang bersesuaian (determinan matriks 2×2 setelah baris dan kolom elemen dihapus).

⬤ Mudah
SOAL 1
Hitung det(A) jika A = [
100
020
003
]
.
✦ Pembahasan Matriks diagonal: det = 1 · 2 · 3 = 6
SOAL 2
Hitung det(A) jika A = [
200
130
425
]
.
✦ Pembahasan Matriks segitiga bawah: det = 2 · 3 · 5 = 30
SOAL 3
Hitung det(A) menggunakan Sarrus untuk A = [
123
010
001
]
.
✦ Pembahasan Sarrus: (1·1·1)+(2·0·0)+(3·0·0) − (3·1·0)−(1·0·0)−(2·0·1) = 1 − 0 = 1
SOAL 4
Hitung det(I₃) dimana I₃ adalah matriks identitas 3×3.
✦ Pembahasan det(I₃) = 1·1·1 + 0 + 0 − 0 − 0 − 0 = 1
SOAL 5
Hitung det(A) jika A = [
210
030
004
]
.
✦ Pembahasan Matriks segitiga atas: det = 2 · 3 · 4 = 24
⬤ Sedang
SOAL 6
Hitung det(A) menggunakan Sarrus untuk A = [
123
456
789
]
.
✦ Pembahasan = (45+84+96) − (105+48+72) = 225 − 225 = 0. Matriks singular.
SOAL 7
Hitung det(A) untuk A = [
2-13
14-2
021
]
.
✦ Pembahasan Sarrus: (8+0+6) − (0+−8+−1) = 14 − (−9) = 23
SOAL 8
Hitung det(A) dengan ekspansi kofaktor baris pertama untuk A = [
302
150
421
]
.
✦ Pembahasan = 3·(5·1−0·2) − 0·(1·1−0·4) + 2·(1·2−5·4) = 3·5 − 0 + 2·(−18) = 15 − 36 = −21
SOAL 9
Tentukan nilai x jika det [
x10
2x1
02x
]
= 0.
✦ Pembahasan det = x(x²−2) − 1(2x) = x³ − 2x − 2x = x³ − 4x = x(x²−4) = 0. Jadi x = 0, x = 2, x = −2.
SOAL 10
Hitung det(A) untuk A = [
1−12
301
−214
]
.
✦ Pembahasan Sarrus: (0+2+6) − (0+1+−12) = 8 − (−11) = 19
⬤ Sulit
SOAL 11
Tentukan nilai k agar matriks [
k21
1k0
21k
]
tidak memiliki invers.
✦ Pembahasan det = k(k²−0)−2(k−0)+1(1−2k) = k³ − 2k + 1 − 2k = k³ − 4k + 1 = 0. (Selesaikan secara numerik atau faktorisasi).
SOAL 12
Buktikan bahwa det(Aᵀ) = det(A) untuk A = [
123
045
106
]
.
✦ Pembahasan det(A) = 24+10+0−12−0−0 = 22. Aᵀ = [
101
240
356
]
, det(Aᵀ) = 24+0+10−12−0−0 = 22. ✓
SOAL 13
Hitung det(3A) jika det(A) = 4 dan A berukuran 3×3.
✦ Pembahasan det(kA) = kⁿ · det(A) untuk matriks n×n. det(3A) = 3³ · 4 = 27 · 4 = 108
SOAL 14
Tentukan determinan matriks A jika dua baris A ditukar (misalkan baris 1 dan baris 2).
✦ Pembahasan Jika dua baris ditukar, det berubah tanda. Jika det(A) = d maka det(A setelah tukar baris) = −d.
SOAL 15
Hitung det(A) untuk A = [
23−1
1−24
312
]
menggunakan kedua metode (Sarrus dan ekspansi kofaktor).
✦ Pembahasan Sarrus: (−8+36+−1)−(6+8+6) = 27 − 20 = 7. Ekspansi baris 1: 2·(−4−4)−3·(2−12)+(−1)·(1+6) = 2(−8)−3(−10)−7 = −16+30−7 = 7 ✓
⬤ Mudah
1
Hitung det [
400
030
002
]
.
2
Hitung det [
100
350
246
]
.
3
Hitung det [
210
031
005
]
.
4
Tentukan apakah matriks [
246
123
010
]
singular.
5
Hitung det [
300
030
003
]
.
⬤ Sedang
6
Hitung det [
213
0−12
321
]
menggunakan Sarrus.
7
Hitung det [
12−1
314
2−30
]
menggunakan ekspansi kofaktor.
8
Tentukan nilai p jika det [
p10
0p1
10p
]
= 2.
9
Jika det(A) = 5, tentukan det(2A) untuk matriks A berukuran 3×3.
10
Hitung det [
4−21
03−1
215
]
.
⬤ Sulit
11
Tentukan nilai m agar sistem 3 persamaan dengan matriks koefisien [
m21
1m2
21m
]
tidak memiliki penyelesaian tunggal.
12
Buktikan bahwa jika dua kolom matriks 3×3 identik, maka det = 0.
13
Hitung det(A⁻¹) jika det(A) = 4 untuk A berukuran 3×3.
14
Verifikasi det(AB) = det(A)·det(B) untuk A = [
100
020
003
]
dan B = [
210
013
101
]
.
15
Selesaikan det [
abc
bca
cab
]
dalam bentuk a, b, c dan tentukan kapan determinan ini bernilai nol.

Bab 04

Invers Matriks Ordo 2×2

📌 Materi

Invers matriks A, ditulis A⁻¹, adalah matriks yang memenuhi: A · A⁻¹ = A⁻¹ · A = I, di mana I adalah matriks identitas.

Syarat: Matriks A hanya memiliki invers jika det(A) ≠ 0 (tidak singular).

Untuk matriks A = [

ab
cd
], rumus inversnya adalah:

A⁻¹ = 1/(ad−bc) · [ d −b ] [ −c a ]

Langkah-langkah:

  • Hitung det(A) = ad − bc
  • Tukar posisi a dan d (diagonal utama)
  • Ubah tanda b dan c menjadi −b dan −c
  • Kalikan setiap elemen dengan 1/det(A)
⬤ Mudah
SOAL 1
Tentukan invers dari A = [
21
11
]
.
✦ Pembahasan det = 2−1 = 1. A⁻¹ = [
1−1
−12
]
SOAL 2
Tentukan invers dari A = [
30
02
]
.
✦ Pembahasan det = 6. A⁻¹ = 1/6 · [
20
03
]
= [
1/30
01/2
]
SOAL 3
Tentukan invers dari A = [
43
32
]
.
✦ Pembahasan det = 8−9 = −1. A⁻¹ = (1/−1)·[
2−3
−34
]
= [
−23
3−4
]
SOAL 4
Tentukan invers dari A = [
10
01
]
.
✦ Pembahasan Invers matriks identitas adalah dirinya sendiri: I⁻¹ = I = [
10
01
]
SOAL 5
Tentukan invers dari A = [
52
21
]
.
✦ Pembahasan det = 5−4 = 1. A⁻¹ = [
1−2
−25
]
⬤ Sedang
SOAL 6
Tentukan invers dari A = [
35
12
]
, lalu verifikasi A · A⁻¹ = I.
✦ Pembahasan det = 6−5 = 1. A⁻¹ = [
2−5
−13
]
. Verifikasi: A·A⁻¹ = [
10
01
]
SOAL 7
Gunakan invers matriks untuk selesaikan sistem: 2x + 3y = 7 dan x + 2y = 4.
✦ Pembahasan A = [
23
12
]
, det = 1. A⁻¹ = [
2−3
−12
]
. X = A⁻¹·b = [
2·7−3·4
−1·7+2·4
]
= [
2
1
]
. Jadi x=2, y=1.
SOAL 8
Tentukan invers dari A = [
−32
4−1
]
.
✦ Pembahasan det = 3−8 = −5. A⁻¹ = −1/5·[
−1−2
−4−3
]
= [
1/52/5
4/53/5
]
SOAL 9
Jika A = [
2k
13
]
dan det(A⁻¹) = 1/4, tentukan nilai k.
✦ Pembahasan det(A⁻¹) = 1/det(A). Jadi det(A) = 4. 6−k = 4 → k = 2.
SOAL 10
Tentukan (AB)⁻¹ jika A = [
21
11
]
dan B = [
12
01
]
.
✦ Pembahasan (AB)⁻¹ = B⁻¹ · A⁻¹. A⁻¹ = [
1−1
−12
]
, B⁻¹ = [
1−2
01
]
. (AB)⁻¹ = [
3−4
−12
]
⬤ Sulit
SOAL 11
Gunakan invers matriks untuk selesaikan: 3x − y = 5 dan x + 2y = 7.
✦ Pembahasan A = [
3−1
12
]
, det = 7. A⁻¹ = 1/7·[
21
−13
]
. X = A⁻¹·b = 1/7·[
17
16
]
. x = 17/7, y = 16/7.
SOAL 12
Tentukan nilai a agar matriks A = [
aa+1
a−1a
]
tidak memiliki invers.
✦ Pembahasan det(A) = a²−(a+1)(a−1) = a²−(a²−1) = 1 ≠ 0. Jadi A selalu memiliki invers untuk semua nilai a. (Tidak ada nilai a yang membuatnya singular).
SOAL 13
Jika AX = B dengan A = [
23
14
]
dan B = [
85
53
]
, tentukan matriks X.
✦ Pembahasan X = A⁻¹·B. det(A) = 5. A⁻¹ = 1/5·[
4−3
−12
]
. X = 1/5·[
1711
21
]
SOAL 14
Tentukan (A⁻¹)⁻¹ dan simpulkan.
✦ Pembahasan (A⁻¹)⁻¹ = A. Invers dari invers suatu matriks adalah matriks itu sendiri.
SOAL 15
Jika diketahui A⁻¹ = [
3−2
−11
]
, tentukan matriks A dan det(A).
✦ Pembahasan A = (A⁻¹)⁻¹. det(A⁻¹) = 3−2 = 1. A = [
12
13
]
. det(A) = 1/det(A⁻¹) = 1.
⬤ Mudah
1
Tentukan invers dari [
31
21
]
.
2
Tentukan invers dari [
50
04
]
.
3
Tentukan invers dari [
13
01
]
.
4
Apakah [
42
21
]
memiliki invers? Jelaskan.
5
Tentukan invers dari [
73
21
]
.
⬤ Sedang
6
Gunakan invers matriks untuk selesaikan sistem: 4x+3y=10 dan 2x+y=4.
7
Tentukan invers dari A = [
−25
1−3
]
, lalu verifikasi.
8
Jika A = [
3t
12
]
dan det(A⁻¹) = 1/5, tentukan nilai t.
9
Jika XA = B dengan X yang tidak diketahui, nyatakan X dalam A⁻¹ dan B.
10
Tentukan (A²)⁻¹ jika A = [
21
11
]
.
⬤ Sulit
11
Selesaikan sistem 5x−2y=3 dan 3x+y=7 menggunakan invers matriks.
12
Jika AX = B dan XA = C, apakah B = C? Berikan contoh untuk membuktikan jawabanmu.
13
Jika A = [
ab
cd
]
, buktikan bahwa (A⁻¹)ᵀ = (Aᵀ)⁻¹.
14
Tentukan matriks A jika A⁻¹ = [
2−1
−32
]
.
15
Selesaikan: [
21
32
]
· X · [
11
01
]
= [
34
57
]
.

Bab 05

Penerapan Matriks

📌 Materi

Matriks memiliki banyak penerapan dalam kehidupan nyata dan matematika terapan, antara lain:

  • Sistem Persamaan Linear (SPL): Ditulis dalam bentuk Ax = b dan diselesaikan menggunakan invers matriks atau metode eliminasi.
  • Transformasi Geometri: Pencerminan, rotasi, dan dilatasi dinyatakan sebagai perkalian matriks.
  • Jaringan/Graf: Matriks adjacency merepresentasikan hubungan antar simpul.
  • Ekonomi & Bisnis: Model input-output Leontief menggunakan persamaan matriks (I−A)x = d.
  • Kriptografi sederhana: Enkripsi pesan menggunakan perkalian matriks kunci.

Penyelesaian SPL dengan Matriks:

Bentuk: Ax = b Solusi: x = A⁻¹ · b (jika det(A) ≠ 0)
⬤ Mudah
SOAL 1
Seorang pedagang menjual dua jenis buah. Harga jeruk Rp5.000/kg dan mangga Rp8.000/kg. Pembeli A membeli 3 kg jeruk dan 2 kg mangga. Nyatakan transaksi dalam bentuk perkalian matriks.
✦ Pembahasan [
32
]
× [
5000
8000
]
= [15.000 + 16.000] = [Rp31.000]
SOAL 2
Selesaikan SPL: x + y = 5 dan x − y = 1 menggunakan matriks.
✦ Pembahasan A = [
11
1−1
]
, det = −2. A⁻¹ = 1/−2·[
−1−1
−11
]
. X = A⁻¹·b = [
3
2
]
. Jadi x=3, y=2.
SOAL 3
Matriks rotasi 90° berlawanan arah jarum jam adalah R = [
0−1
10
]
. Tentukan bayangan titik (3, 2).
✦ Pembahasan [
0−1
10
]
· [
3
2
]
= [
−2
3
]
. Bayangan: (−2, 3)
SOAL 4
Matriks pencerminan terhadap sumbu x adalah [
10
0−1
]
. Tentukan bayangan titik (4, −3).
✦ Pembahasan [
10
0−1
]
· [
4
−3
]
= [
4
3
]
. Bayangan: (4, 3)
SOAL 5
Dua toko menjual produk yang sama. Toko A menjual 10 produk X dan 5 produk Y. Toko B menjual 8 produk X dan 12 produk Y. Harga X = Rp20.000 dan Y = Rp15.000. Hitung total pendapatan masing-masing toko menggunakan matriks.
✦ Pembahasan [
105
812
]
· [
20000
15000
]
= [
275000
340000
]
. Toko A: Rp275.000, Toko B: Rp340.000.
⬤ Sedang
SOAL 6
Selesaikan SPL: 3x + 2y = 16 dan 5x − y = 9 menggunakan invers matriks.
✦ Pembahasan A = [
32
5−1
]
, det = −13. A⁻¹ = −1/13·[
−1−2
−53
]
. X = A⁻¹·b = [
2
5
]
. x=2, y=5.
SOAL 7
Model Leontief sederhana: (I − A)x = d. Jika A = [
0,20,3
0,10,4
]
dan d = [
40
60
]
, tentukan vektor produksi x.
✦ Pembahasan I−A = [
0,8−0,3
−0,10,6
]
. det = 0,48 − 0,03 = 0,45. (I−A)⁻¹·d memberikan x ≈ [
80
115,6
]
SOAL 8
Titik P(2, 3) dirotasi 180° terhadap asal. Matriks rotasi 180° adalah [
−10
0−1
]
. Tentukan bayangannya.
✦ Pembahasan [
−10
0−1
]
·[
2
3
]
= [
−2
−3
]
. Bayangan: P′(−2, −3).
SOAL 9
Tiga siswa membeli alat tulis. Data pembelian: Budi membeli 3 pensil + 2 buku, Citra membeli 1 pensil + 4 buku. Harga pensil Rp2.000 dan buku Rp5.000. Nyatakan dan hitung total belanja masing-masing siswa.
✦ Pembahasan [
32
14
]
· [
2000
5000
]
= [
16000
22000
]
. Budi: Rp16.000, Citra: Rp22.000.
SOAL 10
Dilatasi dari asal dengan faktor skala k=3 direpresentasikan oleh matriks [
30
03
]
. Tentukan bayangan segitiga dengan titik A(1,0), B(0,2), C(2,2).
✦ Pembahasan A′=(3,0), B′=(0,6), C′=(6,6). Setiap koordinat dikalikan 3.
⬤ Sulit
SOAL 11
Sebuah sistem ekonomi dua sektor memiliki matriks koefisien teknis A = [
0,30,2
0,40,1
]
dan permintaan akhir d = [
100
80
]
. Tentukan tingkat produksi x = (I−A)⁻¹d.
✦ Pembahasan I−A = [
0,7−0,2
−0,40,9
]
. det = 0,63−0,08 = 0,55. (I−A)⁻¹ = 1/0,55·[
0,90,2
0,40,7
]
. x ≈ [
192,7
174,5
]
SOAL 12
Enkripsi kata “HI” menggunakan matriks kunci K = [
31
21
]
. (H=8, I=9). Kemudian dekripsi kembali hasil enkripsi.
✦ Pembahasan Enkripsi: K·[
8
9
]
= [
33
25
]
. Dekripsi: K⁻¹·[
33
25
]
= [
8
9
]
→ “HI” ✓
SOAL 13
Titik (x, y) dicerminkan terhadap garis y = x, lalu dirotasi 90° searah jarum jam. Matriks pencerminan y=x adalah [
01
10
]
dan rotasi 90° searah jarum jam [
01
−10
]
. Tentukan matriks transformasi gabungan dan bayangan titik (3,1).
✦ Pembahasan T = R·M = [
01
−10
]
·[
01
10
]
= [
10
0−1
]
. Bayangan (3,1): T·[
3
1
]
= [
3
−1
]
.
SOAL 14
Sebuah pabrik memproduksi dua barang. Keuntungan per unit masing-masing produk bergantung pada dua variabel produksi. Dari data: 2x+y=50 (kapasitas mesin) dan x+3y=60 (kapasitas tenaga kerja). Tentukan jumlah optimal produksi x dan y.
✦ Pembahasan A = [
21
13
]
, det = 5. A⁻¹ = 1/5·[
3−1
−12
]
. X = 1/5·[
90
70
]
= [
18
14
]
. x=18, y=14.
SOAL 15
Tiga kota A, B, C terhubung dengan jalan. Matriks adjacency (tanpa jalur diri sendiri) adalah [
011
101
110
]
. Hitung M² dan interpretasikan artinya.
✦ Pembahasan M² = [
211
121
112
]
. Elemen M²[i][j] menyatakan banyaknya jalur panjang 2 dari kota i ke kota j. Diagonal = 2 berarti ada 2 jalur kembali ke kota yang sama (melalui dua kota lain).
⬤ Mudah
1
Selesaikan SPL: 2x+y=8 dan x+3y=9 menggunakan matriks.
2
Tentukan bayangan titik (5, 2) setelah dicerminkan terhadap sumbu y. (Matriks pencerminan sumbu y: [
−10
01
]
)
3
Sebuah warung menjual nasi goreng Rp15.000 dan mie goreng Rp12.000. Hari ini terjual 20 porsi nasi goreng dan 15 porsi mie goreng. Nyatakan dan hitung pendapatan total menggunakan perkalian matriks.
4
Tentukan bayangan titik (−2, 4) setelah dirotasi 90° berlawanan arah jarum jam. (Matriks rotasi: [
0−1
10
]
)
5
Selesaikan SPL: x+2y=7 dan 3x−y=7 menggunakan matriks.
⬤ Sedang
6
Selesaikan SPL: 4x−3y=1 dan 2x+5y=19 menggunakan invers matriks.
7
Dua siswa membeli buku dan pulpen. Sinta: 3 buku + 2 pulpen = Rp26.000. Doni: 1 buku + 4 pulpen = Rp18.000. Tentukan harga masing-masing menggunakan matriks.
8
Tentukan bayangan segitiga dengan titik P(1,1), Q(3,1), R(2,3) setelah dilatasi dengan faktor 2 dari asal (matriks: [
20
02
]
).
9
Dalam model produksi sederhana: produksi sektor 1 memerlukan 0,2 unit dari dirinya sendiri dan 0,3 dari sektor 2. Nyatakan dalam matriks dan interpretasikan.
10
Selesaikan SPL: 5x+2y=24 dan 3x−4y=2 menggunakan matriks.
⬤ Sulit
11
Sebuah sistem transportasi menghubungkan 3 kota. Biaya perjalanan (dalam puluhan ribu) dapat dimodelkan dengan SPL. Dari kota 1 ke kota 2 melalui jalan tol: 2a+b=15 dan langsung: a+2b=12. Tentukan tarif per km a dan b.
12
Tentukan transformasi gabungan T = R₉₀° · Mₓ (rotasi 90° lalu cermin sumbu x) dan bayangan titik (2, 5).
13
Sebuah toko memiliki 3 jenis produk. Dalam satu minggu, penjualan (dalam unit) dan harga (dalam ribu) dinyatakan dalam matriks. Penjualan = [
1058
6124
]
, Harga = [
20
15
30
]
. Hitung total pendapatan tiap baris.
14
Model Leontief dengan A = [
0,10,4
0,20,3
]
dan d = [
50
30
]
. Tentukan vektor produksi x.
15
Buktikan bahwa transformasi rotasi 360° menghasilkan matriks identitas, artinya setiap titik kembali ke posisi semula.

© 2024  |  MGMP Matematika SMK Blora  |  Modul Matriks — Kelas XI

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page