Materi Vektor – Matematika SMK

πŸ“ Materi Vektor

Matematika SMK Β· Lengkap dengan Contoh Soal & Latihan

1
Pengertian Vektor dan Skalar

πŸ“Œ Besaran Skalar

Skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai (besar) saja, tanpa arah.

  • Contoh: suhu 30Β°C, massa 5 kg, panjang 10 m, waktu 2 jam, kecepatan 60 km/jam (jika tanpa arah)

πŸ“Œ Besaran Vektor

Vektor adalah besaran yang memiliki nilai (besar) dan arah.

  • Contoh: perpindahan 10 m ke utara, gaya 5 N ke kanan, kecepatan 80 km/jam ke barat
  • Secara matematis, vektor dalam bidang datar ditulis sebagai: aβƒ— = (x, y) atau aβƒ— = xi + yj
πŸ“– Definisi Formal: Vektor ABβƒ— adalah ruas garis berarah dari titik A (pangkal) ke titik B (ujung). Panjang/besar vektor disebut modulus, dilambangkan |ABβƒ—|.
x y A B AB⃗ C D CD⃗ AB⃗ = CD⃗ (sama panjang & arah) → Vektor yang sama (ekuivalen)
Gambar: Dua vektor dikatakan sama jika memiliki besar dan arah yang sama
Notasi Vektor
Vektor AB⃗ ditulis: a⃗ atau AB⃗
Besar/modulus vektor: |AB⃗| atau |a⃗|
Jika A(x₁, y₁) dan B(xβ‚‚, yβ‚‚), maka: ABβƒ— = (xβ‚‚βˆ’x₁, yβ‚‚βˆ’y₁)
🟒 Contoh Soal β€” Tingkat Mudah
✏️ Soal 1 (Mudah)

Sebuah mobil bergerak 50 km ke timur. Apakah pernyataan ini termasuk besaran skalar atau vektor? Jelaskan!

✏️ Soal 2 (Mudah)

Tentukan mana yang termasuk skalar dan mana yang termasuk vektor:
a) Suhu 37Β°C   b) Gaya 10 N ke kiri   c) Massa 5 kg   d) Kecepatan 60 km/jam ke utara

✏️ Soal 3 (Mudah)

Diketahui titik A(2, 3) dan B(5, 7). Tentukan vektor AB⃗!

✏️ Soal 4 (Mudah)

Diketahui vektor a⃗ = (4, 3). Tentukan modulus (besar) vektor a⃗!

✏️ Soal 5 (Mudah)

Tuliskan vektor AB⃗ dalam bentuk komponen jika diketahui A(0, 0) dan B(6, 8). Hitung pula modulus vektornya!

🟑 Contoh Soal β€” Tingkat Sedang
✏️ Soal 6 (Sedang)

Diketahui titik P(βˆ’3, 2), Q(1, βˆ’4), dan R(5, 6). Tentukan vektor PQβƒ—, PRβƒ—, dan QRβƒ—!

✏️ Soal 7 (Sedang)

Sebuah partikel berada di titik A(2, βˆ’1). Partikel tersebut mengalami perpindahan dengan vektor vβƒ— = (3, 5). Tentukan posisi akhir partikel!

✏️ Soal 8 (Sedang)

Diketahui vektor a⃗ = (x, 4) dan |a⃗| = 5. Tentukan nilai x!

✏️ Soal 9 (Sedang)

Diketahui titik A(1, 2) dan C(7, 10). Titik B adalah titik tengah AC. Tentukan vektor AB⃗ dan BC⃗!

✏️ Soal 10 (Sedang)

Nyatakan vektor aβƒ— = (βˆ’5, 12) dalam bentuk aβƒ— = Ξ±i + Ξ²j dan hitung modulusnya!

πŸ”΄ Contoh Soal β€” Tingkat Sulit
✏️ Soal 11 (Sulit)

Diketahui titik A(2, 1), B(5, 4), dan C(x, y). Jika vektor BC⃗ = 2·AB⃗, tentukan koordinat titik C!

✏️ Soal 12 (Sulit)

Sebuah vektor satuan dalam arah vektor uβƒ— = (8, 6) adalah…

✏️ Soal 13 (Sulit)

Diketahui A(1, 2), B(4, 6), C(7, 4), D(x, y). Jika ABCD adalah jajar genjang, tentukan koordinat D!

✏️ Soal 14 (Sulit)

Vektor p⃗ = (a, b) dengan a > 0 dan b > 0. Jika |p⃗| = 10 dan komponen x adalah 2 kali komponen y, tentukan a dan b!

✏️ Soal 15 (Sulit)

Titik A, B, C berada di bidang kartesius. Diketahui OAβƒ— = (2, 5), OBβƒ— = (βˆ’1, 3), dan OCβƒ— = (4, βˆ’2) (O = titik asal). Tentukan vektor ABβƒ— dan CAβƒ—!

πŸ“ Latihan Soal β€” Pengertian Vektor & Skalar

⚠️ Kerjakan sendiri terlebih dahulu!

  • 1. Sebutkan 3 contoh besaran skalar dan 3 contoh besaran vektor dalam kehidupan sehari-hari! Mudah
  • 2. Diketahui titik K(3, 5) dan L(8, 2). Tentukan vektor KLβƒ— dan modulus |KLβƒ—|! Mudah
  • 3. Diketahui vektor aβƒ— = (βˆ’6, 8). Tentukan modulus dan vektor satuannya! Mudah
  • 4. Sebuah benda berpindah dari titik P(1, 4) ke titik Q(7, βˆ’2). Tentukan besar perpindahan (modulus vektor PQβƒ—)! Mudah
  • 5. Tentukan vektor ABβƒ— jika A(βˆ’2, 3) dan B(4, βˆ’1)! Mudah
  • 6. Diketahui vektor uβƒ— = (3, y) dan |uβƒ—| = 5. Tentukan nilai y yang mungkin! Sedang
  • 7. Titik C adalah titik tengah AB. Jika A(βˆ’4, 6) dan C(1, 2), tentukan koordinat B! Sedang
  • 8. Diketahui OAβƒ— = (3, βˆ’2) dan OBβƒ— = (βˆ’1, 5). Tentukan ABβƒ— dan BAβƒ—! Sedang
  • 9. Diketahui vektor OAβƒ— = (4, 3), OBβƒ— = (1, 7), OCβƒ— = (x, y). Jika C titik tengah AB, tentukan OCβƒ—! Sedang
  • 10. Vektor vβƒ— = (a, b) dengan |vβƒ—| = 13. Jika b = 2a dan a > 0, tentukan nilai a dan b! Sedang
  • 11. ABCD adalah persegi panjang. Jika A(0,0), B(6,0), C(6,4), tentukan vektor DAβƒ—! Sulit
  • 12. Buktikan bahwa jika ABβƒ— = CDβƒ—, maka ABDC membentuk jajar genjang! Sulit
  • 13. Diketahui 3 titik segaris: A(1,2), B(3,6), dan C(x,y). Jika ABβƒ— = BCβƒ—, tentukan C! Sulit
  • 14. Vektor satuan dalam arah aβƒ— = (5, βˆ’12) adalah…? Tentukan dan verifikasi! Sulit
  • 15. Titik-titik A(2,1), B(5,7), C(8,4), D(5,βˆ’2) membentuk segiempat. Tentukan apakah ABβƒ— sejajar DCβƒ—! Sulit
2
Vektor Nol

πŸ“Œ Definisi Vektor Nol

Vektor nol adalah vektor yang besar (panjang/modulusnya) sama dengan nol. Artinya, titik pangkal dan titik ujung vektor berimpit (sama).

πŸ“– Notasi: Vektor nol ditulis 0βƒ— atau 0 (nol tebal). Komponen: 0βƒ— = (0, 0) dalam bidang 2 dimensi, atau 0βƒ— = (0, 0, 0) dalam ruang 3 dimensi.
Sifat Vektor Nol
aβƒ— + 0βƒ— = aβƒ—    (identitas penjumlahan)
aβƒ— βˆ’ aβƒ— = 0βƒ—    (hasil pengurangan vektor dengan dirinya sendiri)
k Β· 0βƒ— = 0βƒ—    (perkalian skalar dengan vektor nol = vektor nol)
|0βƒ—| = 0
x y A AA⃗ = 0⃗ (pangkal = ujung) Vektor Nol: 0⃗ = (0, 0) |0⃗| = 0 Tidak punya arah tertentu
Gambar: Vektor nol β€” titik pangkal dan ujung berimpit, modulus = 0
🟒 Contoh Soal β€” Tingkat Mudah
✏️ Soal 1 (Mudah)

Diketahui vektor aβƒ— = (4, βˆ’3). Tentukan aβƒ— βˆ’ aβƒ—!

✏️ Soal 2 (Mudah)

Berapakah besar (modulus) dari vektor nol 0βƒ—? Jelaskan!

✏️ Soal 3 (Mudah)

Diketahui b⃗ = (7, 2). Hitung b⃗ + 0⃗!

✏️ Soal 4 (Mudah)

Titik A(5, 3) adalah titik awal dan titik akhir sebuah pergerakan. Berapakah vektornya?

✏️ Soal 5 (Mudah)

Hitung: 5 Γ— 0βƒ—!

🟑 Contoh Soal β€” Tingkat Sedang
✏️ Soal 6 (Sedang)

Diketahui pβƒ— = (2, 5) dan qβƒ— = (βˆ’2, βˆ’5). Buktikan bahwa pβƒ— + qβƒ— = 0βƒ—!

✏️ Soal 7 (Sedang)

Diketahui aβƒ— + bβƒ— = 0βƒ— dan aβƒ— = (3, βˆ’7). Tentukan bβƒ—!

✏️ Soal 8 (Sedang)

Diketahui mβƒ— = (x+2, yβˆ’3). Agar mβƒ— = 0βƒ—, tentukan nilai x dan y!

✏️ Soal 9 (Sedang)

Perhatikan segitiga ABC. Buktikan bahwa AB⃗ + BC⃗ + CA⃗ = 0⃗!

✏️ Soal 10 (Sedang)

Jika k · a⃗ = 0⃗, apa yang dapat disimpulkan tentang k atau a⃗?

πŸ”΄ Contoh Soal β€” Tingkat Sulit
✏️ Soal 11 (Sulit)

Diketahui segitiga PQR dengan OP⃗ = (1,2), OQ⃗ = (4,6), OR⃗ = (7,2) (O titik asal). Buktikan PQ⃗ + QR⃗ + RP⃗ = 0⃗ secara numerik!

✏️ Soal 12 (Sulit)

Jika 3aβƒ— + bβƒ— = 0βƒ— dan aβƒ— = (2, βˆ’1), tentukan bβƒ— dan gambarkan relasi kedua vektor!

✏️ Soal 13 (Sulit)

Diketahui segi-n beraturan. Buktikan secara konseptual bahwa jumlah semua vektor sisi (berurutan) = 0βƒ—!

✏️ Soal 14 (Sulit)

Diketahui a⃗ = (p, q) dengan p ≠ 0 dan q ≠ 0. Apakah mungkin a⃗ + a⃗ = 0⃗? Jelaskan!

✏️ Soal 15 (Sulit)

Diketahui ABCD adalah jajar genjang. Buktikan bahwa AB⃗ + BC⃗ + CD⃗ + DA⃗ = 0⃗!

πŸ“ Latihan Soal β€” Vektor Nol

  • 1. Diketahui aβƒ— = (5, βˆ’8). Hitung aβƒ— βˆ’ aβƒ— dan verifikasi hasilnya! Mudah
  • 2. Diketahui bβƒ— = (3, 4). Hitung bβƒ— + 0βƒ— dan tunjukkan sifat identitasnya! Mudah
  • 3. Berapakah 100 Γ— 0βƒ—? Jelaskan! Mudah
  • 4. Mengapa vektor nol tidak memiliki arah tertentu? Mudah
  • 5. Sebuah orang berjalan dari P ke Q lalu kembali ke P. Berapa vektor perpindahan totalnya? Mudah
  • 6. Diketahui pβƒ— = (aβˆ’3, b+1). Jika pβƒ— = 0βƒ—, tentukan a dan b! Sedang
  • 7. Jika aβƒ— + bβƒ— = 0βƒ— dan |aβƒ—| = 7, berapa |bβƒ—|? Sedang
  • 8. Diketahui 2uβƒ— + vβƒ— = 0βƒ— dan uβƒ— = (βˆ’3, 5). Tentukan vβƒ—! Sedang
  • 9. Buktikan bahwa ABβƒ— + BCβƒ— = ACβƒ— menggunakan sifat vektor nol! Sedang
  • 10. Jika aβƒ— + bβƒ— + cβƒ— = 0βƒ— dan aβƒ— = (1,3), bβƒ— = (2,βˆ’1), tentukan cβƒ—! Sedang
  • 11. Tiga gaya bekerja pada suatu benda: F₁⃗ = (3,4), Fβ‚‚βƒ— = (βˆ’5,2), F₃⃗ = (x,y). Agar benda diam (jumlah gaya = 0βƒ—), tentukan F₃⃗! Sulit
  • 12. Apakah ada vektor selain 0βƒ— yang modulusnya = 0? Buktikan! Sulit
  • 13. Jika kaβƒ— = 0βƒ— dan k = 5, apa yang bisa disimpulkan tentang aβƒ—? Sulit
  • 14. Segitiga PQR. Jika PQβƒ— + QRβƒ— = PRβƒ—, tunjukkan bahwa PRβƒ— + RPβƒ— = 0βƒ—! Sulit
  • 15. Diketahui poligon dengan n sisi. Apakah selalu berlaku: jumlah vektor sisi berurutan = 0βƒ—? Jelaskan! Sulit
3
Lawan Vektor

πŸ“Œ Definisi Lawan Vektor

Lawan vektor dari aβƒ— adalah vektor βˆ’aβƒ— yang memiliki:

  • Besar/panjang yang sama dengan aβƒ— (|βˆ’aβƒ—| = |aβƒ—|)
  • Arah yang berlawanan (berlawanan 180Β°)

Jika aβƒ— = (x, y), maka βˆ’aβƒ— = (βˆ’x, βˆ’y)

πŸ“– Properti Lawan Vektor:
β€’ aβƒ— + (βˆ’aβƒ—) = 0βƒ—    β€’ βˆ’(βˆ’aβƒ—) = aβƒ—    β€’ |βˆ’aβƒ—| = |aβƒ—|
β€’ BAβƒ— adalah lawan dari ABβƒ—, yaitu: BAβƒ— = βˆ’ABβƒ—
A B aβƒ— = ABβƒ— B A βˆ’aβƒ— = BAβƒ— Vektor aβƒ— Lawan vektor βˆ’aβƒ— (arah berlawanan)
Gambar: Lawan vektor memiliki panjang sama tetapi arah berlawanan. BAβƒ— = βˆ’ABβƒ—
Rumus Lawan Vektor
Jika aβƒ— = (x, y) maka βˆ’aβƒ— = (βˆ’x, βˆ’y)
Jika aβƒ— = xi + yj maka βˆ’aβƒ— = βˆ’xi βˆ’ yj
Selalu: aβƒ— + (βˆ’aβƒ—) = 0βƒ—   |   |βˆ’aβƒ—| = |aβƒ—|
🟒 Contoh Soal β€” Tingkat Mudah
✏️ Soal 1 (Mudah)

Diketahui aβƒ— = (3, βˆ’5). Tentukan lawan vektor βˆ’aβƒ—!

✏️ Soal 2 (Mudah)

Diketahui AB⃗ = (4, 7). Berapakah BA⃗?

✏️ Soal 3 (Mudah)

Jika βˆ’aβƒ— = (βˆ’6, 2), tentukan aβƒ—!

✏️ Soal 4 (Mudah)

Diketahui pβƒ— = (βˆ’2, 8). Buktikan bahwa pβƒ— + (βˆ’pβƒ—) = 0βƒ—!

✏️ Soal 5 (Mudah)

Diketahui uβƒ— = (5, βˆ’12). Tentukan |uβƒ—| dan |βˆ’uβƒ—|. Apa kesimpulannya?

🟑 Contoh Soal β€” Tingkat Sedang
✏️ Soal 6 (Sedang)

Diketahui A(2, 5) dan B(βˆ’3, 1). Tentukan ABβƒ— dan BAβƒ—, lalu buktikan bahwa ABβƒ— + BAβƒ— = 0βƒ—!

✏️ Soal 7 (Sedang)

Diketahui aβƒ— = 2i βˆ’ 3j. Tentukan βˆ’aβƒ— dan βˆ’3aβƒ—!

✏️ Soal 8 (Sedang)

Diketahui bβƒ— βˆ’ aβƒ— = (5, 3) dan aβƒ— = (1, 4). Tentukan bβƒ— dan βˆ’bβƒ—!

✏️ Soal 9 (Sedang)

Vektor mβƒ— lawan dari nβƒ— = (βˆ’3, 7). Tentukan 2mβƒ— + nβƒ—!

✏️ Soal 10 (Sedang)

Diketahui a⃗ = (4, 3). Gambarkan (secara deskripsi) vektor a⃗ dan lawan vektornya. Berapa sudut antara keduanya?

πŸ”΄ Contoh Soal β€” Tingkat Sulit
✏️ Soal 11 (Sulit)

Diketahui 3aβƒ— βˆ’ 2bβƒ— = cβƒ—. Jika aβƒ— = (1,2), bβƒ— = (βˆ’3,1), tentukan cβƒ— dan βˆ’cβƒ—!

✏️ Soal 12 (Sulit)

Diketahui titik A, B, C. Nyatakan CB⃗ dalam bentuk melibatkan AC⃗ dan AB⃗!

✏️ Soal 13 (Sulit)

Jika aβƒ— + bβƒ— = cβƒ— dan |aβƒ—| = 5, |bβƒ—| = 12, |cβƒ—| = 13. Apakah aβƒ— βŠ₯ bβƒ—? Buktikan menggunakan teorema Pythagoras!

✏️ Soal 14 (Sulit)

Diketahui OA⃗ = a⃗ dan OB⃗ = b⃗. Titik C membagi AB dengan perbandingan 1:2 dari A. Nyatakan OC⃗ dalam a⃗ dan b⃗!

✏️ Soal 15 (Sulit)

Diketahui aβƒ— = (p, q). Temukan kondisi yang harus dipenuhi agar aβƒ— sejajar dengan βˆ’aβƒ—! (Ingat: dua vektor sejajar jika satu merupakan kelipatan yang lain)

πŸ“ Latihan Soal β€” Lawan Vektor

  • 1. Tentukan lawan dari vektor aβƒ— = (7, βˆ’4)! Mudah
  • 2. Jika BAβƒ— = (βˆ’3, 8), berapakah ABβƒ—? Mudah
  • 3. Jika βˆ’bβƒ— = (5, βˆ’2), tentukan bβƒ—! Mudah
  • 4. Diketahui aβƒ— = (3,4). Buktikan |aβƒ—| = |βˆ’aβƒ—|! Mudah
  • 5. Apa yang dimaksud vektor anti-paralel? Berikan contoh! Mudah
  • 6. Diketahui A(1,3) dan B(5,7). Tentukan ABβƒ— dan BAβƒ—. Hitung |ABβƒ—| + |BAβƒ—|! Sedang
  • 7. Jika 2aβƒ— + 3bβƒ— = 0βƒ— dan aβƒ— = (6, βˆ’9), tentukan bβƒ—! Sedang
  • 8. Diketahui cβƒ— = βˆ’2aβƒ— + 3bβƒ— dengan aβƒ— = (2,1) dan bβƒ— = (βˆ’1,4). Tentukan cβƒ— dan βˆ’cβƒ—! Sedang
  • 9. Nyatakan DCβƒ— dalam ABβƒ— jika ABCD jajar genjang! Sedang
  • 10. Diketahui aβƒ— + bβƒ— = cβƒ—. Nyatakan βˆ’bβƒ— dalam aβƒ— dan cβƒ—! Sedang
  • 11. Titik M adalah titik tengah AB. Buktikan OMβƒ— = (1/2)(OAβƒ— + OBβƒ—)! Sulit
  • 12. Jika OAβƒ— = aβƒ— dan OBβƒ— = bβƒ—, nyatakan BAβƒ— dalam aβƒ— dan bβƒ—! Sulit
  • 13. Diketahui 4 vektor: aβƒ—, bβƒ—, cβƒ—, dβƒ— dengan aβƒ—+bβƒ—+cβƒ—+dβƒ— = 0βƒ—. Jika aβƒ—=(2,3), bβƒ—=(βˆ’1,4), cβƒ—=(3,βˆ’2), tentukan dβƒ—! Sulit
  • 14. Buktikan bahwa (βˆ’1)(aβƒ— + bβƒ—) = (βˆ’aβƒ—) + (βˆ’bβƒ—)! Sulit
  • 15. Gaya-gaya F₁⃗=(4,3), Fβ‚‚βƒ—=(βˆ’2,5) bekerja pada benda. Tentukan F₃⃗ agar benda seimbang (resultante = 0βƒ—)! Sulit
4
Kesamaan Dua Vektor

πŸ“Œ Syarat Dua Vektor Sama

Dua vektor dikatakan sama (ekuivalen) jika dan hanya jika memenuhi kedua syarat berikut:

  • Sama besar (modulusnya sama): |aβƒ—| = |bβƒ—|
  • Sama arah: aβƒ— dan bβƒ— menunjuk ke arah yang sama

Secara komponen: aβƒ— = bβƒ— jika dan hanya jika x₁ = xβ‚‚ dan y₁ = yβ‚‚

πŸ“– Penting: Posisi/letak vektor tidak menentukan kesamaan vektor. Dua vektor yang letaknya berbeda tetap bisa sama (sebangun/ekuivalen) asalkan besarnya sama dan arahnya sama. Inilah yang disebut vektor bebas.
A B aβƒ— C D bβƒ— aβƒ— = bβƒ— βœ“ E F cβƒ— aβƒ— β‰  cβƒ— (panjang berbeda)
Gambar: a⃗ = b⃗ (sama besar dan arah, meski letaknya berbeda). a⃗ ≠ c⃗ (berbeda besar)
Syarat Kesamaan Vektor
aβƒ— = (x₁, y₁) dan bβƒ— = (xβ‚‚, yβ‚‚)
aβƒ— = bβƒ— ⟺ x₁ = xβ‚‚ DAN y₁ = yβ‚‚

Untuk mencari nilai parameter: samakan komponen x dan y!
🟒 Contoh Soal β€” Tingkat Mudah
✏️ Soal 1 (Mudah)

Apakah vektor a⃗ = (3, 5) dan b⃗ = (3, 5) sama? Jelaskan!

✏️ Soal 2 (Mudah)

Apakah vektor a⃗ = (4, 3) dan b⃗ = (3, 4) sama?

✏️ Soal 3 (Mudah)

Diketahui a⃗ = (x, 7) dan b⃗ = (5, 7). Jika a⃗ = b⃗, tentukan nilai x!

✏️ Soal 4 (Mudah)

Diketahui aβƒ— = (2, y) dan bβƒ— = (2, βˆ’3). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan nilai y!

✏️ Soal 5 (Mudah)

Sebutkan dua syarat yang harus dipenuhi agar dua vektor dikatakan sama!

🟑 Contoh Soal β€” Tingkat Sedang
✏️ Soal 6 (Sedang)

Diketahui aβƒ— = (2x+1, yβˆ’3) dan bβƒ— = (5, 4). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan x dan y!

✏️ Soal 7 (Sedang)

Diketahui A(2, 3), B(5, 7), C(1, 1), D(x, y). Jika AB⃗ = CD⃗, tentukan koordinat D!

✏️ Soal 8 (Sedang)

Diketahui pβƒ— = (3aβˆ’1, b+2) dan qβƒ— = (2a+3, 2bβˆ’4). Jika pβƒ— = qβƒ—, tentukan a dan b!

✏️ Soal 9 (Sedang)

Diketahui titik A(1, k) dan B(4, 9). Titik C(m, 3) dan D(7, n). Jika AB⃗ = CD⃗, tentukan k, m, dan n!

✏️ Soal 10 (Sedang)

Apakah AB⃗ sama dengan BA⃗? Jelaskan dengan menggunakan titik A(1,2) dan B(4,6)!

πŸ”΄ Contoh Soal β€” Tingkat Sulit
✏️ Soal 11 (Sulit)

Diketahui aβƒ— = (2mβˆ’n, m+2n) dan bβƒ— = (5, 10). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan m dan n (selesaikan SPLDV)!

✏️ Soal 12 (Sulit)

Titik A, B, C, D membentuk jajar genjang ABCD. Jika A(0,0), B(4,0), C(5,3), tentukan D agar AB⃗ = DC⃗!

✏️ Soal 13 (Sulit)

Diketahui 3aβƒ— βˆ’ 2bβƒ— = cβƒ— dan aβƒ— + bβƒ— = dβƒ—. Jika cβƒ— = dβƒ— dan aβƒ— = (x, y), bβƒ— = (2, 1), tentukan aβƒ—!

✏️ Soal 14 (Sulit)

Buktikan: Jika AB⃗ = CD⃗, maka diagonal AC dan BD dari trapesium ABDC saling membagi sama (titik tengah sama)!

✏️ Soal 15 (Sulit)

Diketahui rβƒ— = Ξ±aβƒ— + Ξ²bβƒ—. Jika aβƒ— = (1, 0), bβƒ— = (0, 1), dan rβƒ— = (3, βˆ’5), tentukan Ξ± dan Ξ²!

πŸ“ Latihan Soal β€” Kesamaan Dua Vektor

  • 1. Apakah aβƒ— = (6, 2) dan bβƒ— = (6, 2) sama? Mengapa? Mudah
  • 2. Diketahui aβƒ— = (x, 5) dan bβƒ— = (4, 5). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan x! Mudah
  • 3. Apakah (3, 4) = (4, 3)? Jelaskan! Mudah
  • 4. Diketahui aβƒ— = (2, y) dan bβƒ— = (2, βˆ’8). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan y! Mudah
  • 5. Dua vektor sama panjang, apakah pasti sama? Jelaskan! Mudah
  • 6. Diketahui aβƒ— = (3xβˆ’2, y+1) dan bβƒ— = (7, 5). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan x dan y! Sedang
  • 7. A(1,2), B(5,6). Cari titik D agar ABβƒ— = CDβƒ— jika C(3,1)! Sedang
  • 8. Diketahui aβƒ— = (p+q, pβˆ’q) dan bβƒ— = (8, 2). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan p dan q! Sedang
  • 9. Diketahui ABCD jajar genjang, A(0,0), B(5,2), D(1,4). Gunakan kesamaan vektor untuk mencari C! Sedang
  • 10. Apakah mungkin dua vektor memiliki modulus sama tapi tidak sama? Berikan contoh! Sedang
  • 11. Diketahui aβƒ— = (2m+n, 3mβˆ’n) dan bβƒ— = (7, 11). Jika aβƒ— = bβƒ—, tentukan m dan n! Sulit
  • 12. Segiempat ABCD. Jika ABβƒ— = DCβƒ—, buktikan ABCD adalah jajar genjang! Sulit
  • 13. Titik M adalah titik tengah AC dan N titik tengah BD. Jika ABβƒ— = DCβƒ—, buktikan M = N! Sulit
  • 14. Jika rβƒ— = Ξ±aβƒ— + Ξ²bβƒ— dengan aβƒ—=(2,1), bβƒ—=(1,3), rβƒ—=(8,11), tentukan Ξ± dan Ξ²! Sulit
  • 15. Diketahui aβƒ— = (sin ΞΈ, cos ΞΈ). Untuk nilai ΞΈ berapa aβƒ— = (1/2, √3/2)? Sulit

πŸ“ Materi Vektor Matematika SMK | MGMP Matematika SMK Blora

Klik “Lihat Pembahasan” untuk melihat penyelesaian Β· Kerjakan latihan secara mandiri terlebih dahulu

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page