Transpose Matriks & Kesamaan Dua Matriks

Matriks: Transpose & Kesamaan

Materi Lengkap · Contoh Soal & Pembahasan · Latihan Soal

Topik 1: Transpose Matriks

Memahami konsep, notasi, sifat, dan penerapan transpose matriks

A. Materi Transpose Matriks
Definisi: Transpose dari matriks A adalah matriks baru yang diperoleh dengan memindahkan (menukar) baris menjadi kolom dan kolom menjadi baris dari matriks A. Transpose matriks A dinotasikan dengan AT atau A’.

Jika A adalah matriks berukuran m × n, maka AT adalah matriks berukuran n × m.

Jika A = [aij]m×n, maka AT = [aji]n×m

Artinya: Elemen pada baris ke-i kolom ke-j dari A menjadi elemen pada baris ke-j kolom ke-i dari AT.

Contoh Dasar

Diketahui matriks:

[
123
456
]
   maka    AT = [
14
25
36
]
Sifat-Sifat Transpose Matriks
  1. (AT)T = A — Transpose dari transpose menghasilkan matriks asal.
  2. (A + B)T = AT + BT — Transpose bersifat distributif terhadap penjumlahan.
  3. (kA)T = k · AT — Konstanta dapat dipindahkan keluar dari transpose.
  4. (AB)T = BT · AT — Transpose dari perkalian matriks membalik urutan.
  5. Jika A matriks persegi dan AT = A, maka A disebut matriks simetris.
  6. Jika AT = −A, maka A disebut matriks anti-simetris (skew-symmetric).
Matriks Simetris

Sebuah matriks persegi A disebut simetris jika AT = A, yaitu aij = aji untuk semua i, j.

Contoh matriks simetris: [
235
371
514
]
B. Contoh Soal Transpose Matriks
● Mudah
1. Tentukan transpose dari matriks [
25
37
]
Pembahasan

Matriks A berukuran 2×2. Transpose diperoleh dengan menukar baris menjadi kolom.

Langkah: Baris ke-1 [2, 5] menjadi kolom ke-1. Baris ke-2 [3, 7] menjadi kolom ke-2.

Maka: AT = [

23
57
]

Ukuran AT tetap 2×2 karena A adalah matriks persegi.

2. Tentukan transpose dari matriks baris [
486
]
Pembahasan

Matriks A berukuran 1×3 (matriks baris). Transpose dari matriks baris adalah matriks kolom.

Langkah: Satu baris [4, 8, 6] menjadi satu kolom dengan 3 baris.

Maka: AT = [

4
8
6
] , ukuran 3×1 (matriks kolom).

3. Diketahui A = [
10
01
]
. Tentukan AT dan apakah A simetris?
Pembahasan

A adalah matriks identitas I2×2.

Transpose: AT = [

10
01
]

Karena AT = A, maka A adalah matriks simetris. Matriks identitas selalu simetris.

4. Tentukan transpose dari matriks [
123
456
]
Pembahasan

Matriks A berukuran 2×3. Transpose AT berukuran 3×2.

Baris ke-1: [1, 2, 3] → kolom ke-1 dari AT

Baris ke-2: [4, 5, 6] → kolom ke-2 dari AT

AT = [

14
25
36
]

5. Jika AT = [
31
52
74
]
, tentukan matriks A.
Pembahasan

Menggunakan sifat (AT)T = A, untuk mencari A cukup transpose kembali AT.

Proses: AT berukuran 3×2, maka A berukuran 2×3.

A = (AT)T = [

357
124
]

● Sedang
6. Diketahui A = [
2−1
34
]
dan B = [
15
−23
]
. Buktikan bahwa (A + B)T = AT + BT.
Pembahasan

Ruas Kiri:

A + B = [

34
17
]

(A + B)T = [

31
47
]

Ruas Kanan:

AT = [

23
−14
]   BT = [
1−2
53
]

AT + BT = [

31
47
]

Karena (A + B)T = AT + BT = [

31
47
], maka terbukti. ✓

7. Diketahui A = [
3x
25
]
. Jika AT = A, tentukan nilai x.
Pembahasan

Jika AT = A, maka A adalah matriks simetris, sehingga aij = aji.

AT = [

32
x5
]

Syarat AT = A: Elemen (1,2) dari A = elemen (1,2) dari AT

x = 2

Jadi x = 2.

8. Diketahui A = [
13
24
]
dan B = [
57
68
]
. Tentukan (AB)T dan verifikasi bahwa (AB)T = BTAT.
Pembahasan

Hitung AB:

AB = [

1·5+3·61·7+3·8
2·5+4·62·7+4·8
] = [
2331
3446
]

Hitung (AB)T:

(AB)T = [

2334
3146
]

Hitung BTAT:

BT = [

56
78
] , AT = [
12
34
]

BTAT = [

5+1810+24
7+2414+32
] = [
2334
3146
]

(AB)T = BTAT = [

2334
3146
]Terbukti!

9. Jika A = [
ab
cd
]
dan A + AT = [
47
710
]
, tentukan nilai a, b, c, d.
Pembahasan

AT = [

ac
bd
]

A + AT = [

2ab+c
b+c2d
] = [
47
710
]

Dari persamaan elemen-elemen:

2a = 4 → a = 2

2d = 10 → d = 5

b + c = 7 (tidak ada nilai unik untuk b dan c, hanya syarat b + c = 7)

Jadi a = 2, d = 5, dan b + c = 7.

10. Tentukan nilai x, y, dan z jika [
2xy+1
z−24
]
T = [
63
54
]
Pembahasan

Transpose dari ruas kiri:

[

2xz−2
y+14
] = [
63
54
]

2x = 6 → x = 3

y + 1 = 5 → y = 4

z − 2 = 3 → z = 5

● Sulit
11. Buktikan bahwa untuk sembarang matriks A, matriks AAT adalah matriks simetris.
Pembahasan

Kita harus membuktikan bahwa (AAT)T = AAT.

Bukti:

(AAT)T = (AT)T · AT   [menggunakan sifat (PQ)T = QTPT]

= A · AT   [karena (AT)T = A]

= AAT

Karena (AAT)T = AAT, maka AAT adalah matriks simetris untuk sembarang matriks A. ✓

12. Diketahui A = [
12
34
]
. Nyatakan A sebagai jumlah matriks simetris dan matriks anti-simetris.
Pembahasan

Setiap matriks persegi A dapat dinyatakan sebagai: A = S + K, di mana

S = ½(A + AT) adalah matriks simetris

K = ½(A − AT) adalah matriks anti-simetris

Hitung AT: [

13
24
]

S = ½(A + AT): ½ [

25
58
] = [
12,5
2,54
]

K = ½(A − AT): ½ [

0−1
10
] = [
0−0,5
0,50
]

Verifikasi: S + K = [

12
34
] = A ✓

13. Diketahui A = [
210
342
]
dan B = [
10
21
35
]
. Tentukan (AB)T.
Pembahasan

A(2×3) × B(3×2) = AB berukuran 2×2.

Hitung AB:

AB11 = 2·1 + 1·2 + 0·3 = 4

AB12 = 2·0 + 1·1 + 0·5 = 1

AB21 = 3·1 + 4·2 + 2·3 = 17

AB22 = 3·0 + 4·1 + 2·5 = 14

AB = [

41
1714
]

Hitung (AB)T:

(AB)T = [

417
114
]

14. Diketahui A = [
abc
def
ghi
]
simetris dan A2 − AT = [
000
000
000
]
. Apa yang dapat disimpulkan?
Pembahasan

Diberikan A simetris, maka AT = A.

Dari persamaan A2 − AT = 0:

A2 = AT

A2 = A   (karena A simetris, AT = A)

Persamaan A2 = A berarti A adalah matriks idempoten.

Kesimpulan: A adalah matriks persegi simetris yang sekaligus bersifat idempoten (A² = A). Contoh: matriks nol dan matriks identitas memenuhi sifat ini.

15. Tentukan nilai p, q, r, s jika matriks [
p+q2p−q
r+s3r−s
]
adalah matriks simetris dengan elemen-elemen (1,1)=5, (2,2)=6, dan (1,2)=(2,1)=4.
Pembahasan

Syarat matriks simetris: elemen (i,j) = elemen (j,i).

Dari informasi yang diberikan: elemen (1,2) = 2p−q = 4, elemen (2,1) = r+s = 4.

Dari elemen (1,1): p + q = 5

Dari elemen (1,2): 2p − q = 4

Jumlahkan kedua persamaan: 3p = 9 → p = 3, sehingga q = 2.

Dari elemen (2,2): 3r − s = 6

Dari elemen (2,1): r + s = 4

Jumlahkan: 4r = 10 → r = 2,5, sehingga s = 1,5.

Jadi p = 3, q = 2, r = 2,5, s = 1,5.

C. Latihan Soal Transpose Matriks

Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri. Klik “Lihat Jawaban” untuk melihat hasil akhir.

● Mudah
1.
Tentukan AT jika A = [
72
−35
]

AT = [
7−3
25
]
2.
Tentukan transpose dari matriks kolom [
9
−2
4
]

AT = [
9−24
]
(matriks baris 1×3)
3.
Apakah [
528
21−3
8−36
]
adalah matriks simetris? Berikan alasannya.
Ya, matriks tersebut simetris karena aij = aji untuk semua i, j (diagonal utama bisa sembarang, dan elemen di atas diagonal = elemen di bawah diagonal yang bersesuaian).
4.
Jika AT = [
2−10
]
, tentukan A.
A = (AT)T = [
2
−1
0
]
(matriks kolom 3×1)
5.
Tentukan (3A)T jika A = [
14
2−1
]

(3A)T = 3AT = [
36
12−3
]
● Sedang
6.
Diketahui A = [
2x+1
3y
]
adalah matriks simetris. Tentukan x dan y!
Karena A simetris: a12 = a21 → x + 1 = 3 → x = 2. Tidak ada syarat untuk y dari simetris saja; y bisa sembarang.
7.
Jika A = [
12
34
]
dan B = [
01
−12
]
, tentukan (A − B)T.
A − B = [
11
42
]
, sehingga (A − B)T = [
14
12
]
8.
Diketahui A = [
13
24
]
. Tentukan A + AT dan tunjukkan bahwa hasilnya simetris.
AT = [
12
34
]
. A + AT = [
25
58
]
. Karena elemen (1,2) = elemen (2,1) = 5, hasil tersebut simetris. ✓
9.
Tentukan nilai m jika [
3m+21
m+250
107
]
adalah matriks simetris.
Matriks sudah simetris untuk sembarang nilai m (a12 = a21 = m+2, memenuhi syarat simetris otomatis). Jadi m bisa sembarang bilangan real.
10.
Jika A = [
123
]
, hitung ATA dan AAT. Apakah keduanya simetris?
ATA = [
123
246
369
]
(simetris). AAT = [14] (skalar, trivially simetris). Ya, keduanya simetris.
● Sulit
11.
Buktikan bahwa jika A anti-simetris (AT = −A), maka semua elemen diagonal utama A bernilai nol.
Jika AT = −A, maka aij = −aji. Untuk elemen diagonal: aii = −aii, sehingga 2aii = 0, maka aii = 0. ✓
12.
Diketahui P = [
21
34
]
dan Q = [
12
03
]
. Tentukan [(P+Q)(P−Q)]T.
P+Q = [
33
37
]
; P−Q = [
1−1
31
]
; Perkalian = [
120
244
]
; Transpose = [
1224
04
]
13.
Jika A = [
0−21
20−3
−130
]
, verifikasi bahwa A adalah matriks anti-simetris.
AT = [
02−1
−203
1−30
]
= −A ✓. Terbukti A anti-simetris.
14.
Tentukan semua matriks 2×2 yang memenuhi AT = A dan A2 = A (idempoten simetris).
Solusi umum: Matriks nol O, matriks identitas I, dan semua matriks berbentuk [
ab
b1−a
]
di mana a(1−a) = b², misalnya a = 1, b = 0 (matriks I) atau a = 0, b = 0 (matriks O), atau a = ½, b = ½.
15.
Diketahui bahwa (A + B)T(A − B) = I (matriks identitas). Jika A simetris dan B anti-simetris, sederhanakan ekspresi tersebut.
A simetris: AT = A. B anti-simetris: BT = −B. (A+B)T = AT + BT = A − B. Maka (A+B)T(A−B) = (A−B)(A−B) = (A−B)² = I, artinya (A−B) adalah matriks orthogonal.

Topik 2: Kesamaan Dua Matriks

Syarat, definisi, dan penerapan konsep kesamaan dua matriks

A. Materi Kesamaan Dua Matriks
Definisi: Dua matriks A dan B dikatakan sama (A = B) jika dan hanya jika:
  1. A dan B memiliki ordo (ukuran) yang sama, yaitu jumlah baris dan jumlah kolom yang sama.
  2. Setiap elemen yang bersesuaian sama, yaitu aij = bij untuk semua nilai i dan j.
A = B ⟺ ordo(A) = ordo(B) dan aij = bij untuk semua i, j
Contoh Kesamaan

[

12
34
] = [
12
34
]
 ✓ (sama)

[

12
34
][
120
340
]
 ✗ (berbeda ordo)

Penerapan untuk Mencari Nilai Variabel

Jika dua matriks yang mengandung variabel dinyatakan sama, maka kita dapat membentuk sistem persamaan dari kesamaan elemen-elemen yang bersesuaian.

Jika [
x+13
2y−2
]
= [
43
25
]
maka x+1=4 → x=3 dan y−2=5 → y=7
Hal Penting yang Harus Diperhatikan
  1. Urutan baris dan kolom sangat penting. Matriks A dan B berbeda jika urutannya berbeda meskipun elemennya sama.
  2. Matriks 2×3 tidak pernah sama dengan matriks 3×2 meskipun mengandung elemen yang sama.
  3. Kesamaan matriks digunakan untuk menentukan nilai variabel dalam persamaan matriks.
  4. Jika terdapat n variabel, dibutuhkan n persamaan (kesamaan elemen) untuk mendapat solusi tunggal.
B. Contoh Soal Kesamaan Dua Matriks
● Mudah
1. Tentukan nilai x dan y jika [
x3
5y
]
= [
73
5−4
]
Pembahasan

Dua matriks sama jika semua elemen yang bersesuaian sama. Kedua matriks berukuran 2×2 (ordo sama).

Elemen (1,1): x = 7

Elemen (1,2): 3 = 3 ✓ (terpenuhi otomatis)

Elemen (2,1): 5 = 5 ✓ (terpenuhi otomatis)

Elemen (2,2): y = −4

Jadi x = 7 dan y = −4.

2. Apakah [
23
14
]
= [
21
34
]
? Jelaskan!
Pembahasan

Kedua matriks memiliki ordo yang sama (2×2) dan elemen-elemen yang sama, namun posisinya berbeda.

Perbandingan elemen:

Elemen (1,2): A = 3, B = 1 → 3 ≠ 1

Elemen (2,1): A = 1, B = 3 → 1 ≠ 3

Kesimpulan: Kedua matriks TIDAK SAMA, karena ada elemen yang bersesuaian tidak sama.

3. Tentukan nilai a, b, c jika [
abc
]
= [
5−38
]
Pembahasan

Kedua matriks memiliki ordo yang sama (1×3). Samakan elemen yang bersesuaian:

Elemen (1,1): a = 5

Elemen (1,2): b = −3

Elemen (1,3): c = 8

Jadi a = 5, b = −3, c = 8.

4. Tentukan nilai p jika [
2p+14
−13
]
= [
94
−13
]
Pembahasan

Samakan elemen (1,1) dari kedua matriks:

2p + 1 = 9

2p = 8

p = 4

Elemen lainnya sudah sama secara otomatis.

5. Apakah dua matriks berordo 2×3 dan 3×2 bisa sama? Mengapa?
Pembahasan

Tidak bisa sama.

Syarat pertama kesamaan dua matriks adalah ordonya harus sama. Matriks 2×3 memiliki 2 baris dan 3 kolom, sedangkan matriks 3×2 memiliki 3 baris dan 2 kolom.

Karena ordo berbeda (2×3 ≠ 3×2), kedua matriks tidak mungkin sama meskipun mengandung elemen yang sama.

● Sedang
6. Tentukan nilai x dan y jika [
2x+y3
1x−y
]
= [
73
11
]
Pembahasan

Dari kesamaan elemen-elemen yang bersesuaian:

Elemen (1,1): 2x + y = 7 … (1)

Elemen (2,2): x − y = 1 … (2)

Jumlahkan persamaan (1) dan (2):

3x = 8 → x = 8/3 (tidak bulat, coba cara lain)

Dari (2): y = x − 1. Substitusi ke (1): 2x + (x−1) = 7 → 3x = 8 → x = 8/3, y = 8/3 − 1 = 5/3.

x = 8/3, y = 5/3.

7. Tentukan nilai a, b, c, d jika [
a+bc
da−b
]
= [
53
−21
]
Pembahasan

Dari elemen-elemen bersesuaian:

c = 3

d = −2

a + b = 5 … (1)

a − b = 1 … (2)

Dari (1) + (2): 2a = 6 → a = 3

Substitusi ke (1): 3 + b = 5 → b = 2

Jadi a = 3, b = 2, c = 3, d = −2.

8. Jika [
4
9
]
= [
254
916
]
, tentukan semua nilai x dan y yang mungkin.
Pembahasan

Dari kesamaan elemen:

x² = 25 → x = 5 atau x = −5

y² = 16 → y = 4 atau y = −4

Jadi x ∈ {−5, 5} dan y ∈ {−4, 4}. Terdapat 4 pasangan solusi: (5,4), (5,−4), (−5,4), (−5,−4).

9. Tentukan nilai p, q, r jika [
p+qp−qr
]
= [
8210
]
Pembahasan

Samakan elemen yang bersesuaian:

Elemen (1,3): r = 10

Elemen (1,1): p + q = 8 … (1)

Elemen (1,2): p − q = 2 … (2)

Dari (1) + (2): 2p = 10 → p = 5

Dari (1): 5 + q = 8 → q = 3

Jadi p = 5, q = 3, r = 10.

10. Tentukan nilai m dan n jika [
m+2n6
43m−n
]
= [
106
45
]
Pembahasan

Dari kesamaan elemen:

m + 2n = 10 … (1)

3m − n = 5 … (2)

Dari (2): n = 3m − 5. Substitusi ke (1):

m + 2(3m − 5) = 10 → m + 6m − 10 = 10 → 7m = 20 → m = 20/7

n = 3(20/7) − 5 = 60/7 − 35/7 = n = 25/7

Jadi m = 20/7, n = 25/7.

● Sulit
11. Tentukan nilai x, y, z, w jika [
x+y2x−y
3z+wz−2w
]
= [
36
7−4
]
Pembahasan

Sistem persamaan dari kesamaan elemen:

x + y = 3 … (1)

2x − y = 6 … (2)

3z + w = 7 … (3)

z − 2w = −4 … (4)

(1)+(2): 3x = 9 → x = 3, substitusi ke (1): y = 0. y = 0

(4)×3: 3z − 6w = −12 … (5). (3)−(5): 7w = 19 → w = 19/7

Dari (4): z = 2w − 4 = 38/7 − 28/7 = z = 10/7

x = 3, y = 0, z = 10/7, w = 19/7.

12. Diketahui A = [
21
3k
]
dan B = [
21
35
]
. Jika A + BT = 2B, tentukan nilai k.
Pembahasan

BT = [

23
15
]

A + BT = [

44
4k+5
]

2B = [

42
610
]

Cek elemen (1,2): 4 ≠ 2. Berarti tidak ada solusi k yang membuat persamaan ini terpenuhi untuk semua elemen. Namun jika hanya memperhatikan elemen (2,2):

k + 5 = 10 → k = 5. (Namun persamaan tidak konsisten untuk elemen lain, artinya persamaan tidak memiliki solusi yang valid.)

13. Jika [
x+yxy
x²+y²x−y
]
= [
56
131
]
, tentukan nilai x dan y.
Pembahasan

Dari kesamaan elemen:

x + y = 5 … (1)

xy = 6 … (2)

x − y = 1 … (3)

Dari (1) + (3): 2x = 6 → x = 3

Dari (1): y = 5 − 3 = y = 2

Verifikasi dengan (2): xy = 3 · 2 = 6 ✓

Verifikasi dengan x²+y² = 9+4 = 13 ✓

Jadi x = 3 dan y = 2.

14. Tentukan matriks X jika diketahui [
21
32
]
· X = [
10
01
]
Pembahasan

Misalkan X = [

ab
cd
]

Perkalian menghasilkan:

2a + c = 1, 2b + d = 0

3a + 2c = 0, 3b + 2d = 1

Dari kolom pertama: 2a+c=1 dan 3a+2c=0. Kalikan persamaan pertama dengan 2: 4a+2c=2. Kurangi: a=2, c=1−4=−3.

Dari kolom kedua: 2b+d=0 dan 3b+2d=1. Kalikan pertama dengan 2: 4b+2d=0. Kurangi: b=−1, d=2.

X = [

2−1
−32
] (ini adalah invers dari matriks asal)

15. Diketahui A = [
ab
cd
]
. Jika A = AT dan A² = [
54
45
]
, tentukan semua kemungkinan matriks A.
Pembahasan

Karena A = AT, maka b = c, sehingga A = [

ab
bd
]

A² = [

a²+b²ab+bd
ab+bdb²+d²
] = [
54
45
]

a² + b² = 5 … (1)

b(a + d) = 4 … (2)

b² + d² = 5 → d² = 5 − b² … (3)

Dari (1) dan (3): a² = d², maka a = d atau a = −d.

Jika a = d: dari (2): 2ab = 4 → ab = 2. Dengan a² + b² = 5 dan ab = 2: (a+b)² = 9 atau (a−b)² = 1. Maka a+b = ±3, a−b = ±1. Solusi: a=2,b=1 atau a=−2,b=−1 atau a=1,b=2 atau a=−1,b=−2.

Dua matriks yang memenuhi: A = [

21
12
] atau A = [
−2−1
−1−2
]
(dan variasi dengan a=1,b=2,d=1 juga memenuhi).

C. Latihan Soal Kesamaan Dua Matriks

Kerjakan secara mandiri, kemudian periksa jawabanmu.

● Mudah
1.
Tentukan nilai x dan y jika [
x−34
2y+1
]
= [
54
28
]

x − 3 = 5 → x = 8; y + 1 = 8 → y = 7.
2.
Apakah [
10
01
]
= [
10
01
]
? Berikan alasannya.
Ya, kedua matriks sama. Ordo sama (2×2) dan semua elemen bersesuaian sama.
3.
Tentukan nilai k jika [
3k−1
2
]
= [
8
2
]

3k − 1 = 8 → 3k = 9 → k = 3.
4.
Tentukan nilai a, b, c, d jika [
ab
cd
]
= [
−16
03
]

a = −1, b = 6, c = 0, d = 3.
5.
Sebutkan syarat dua matriks dikatakan sama.
Dua matriks A dan B sama jika: (1) ordo A = ordo B, dan (2) aij = bij untuk semua i dan j.
● Sedang
6.
Tentukan nilai p dan q jika [
3p+q1
42p−q
]
= [
111
43
]

3p + q = 11 dan 2p − q = 3. Jumlahkan: 5p = 14 → p = 14/5, q = 11 − 3(14/5) = 13/5.
7.
Jika [
y
13
]
= [
9−2
13
]
, tentukan semua nilai x yang mungkin.
x² = 9 → x = 3 atau x = −3. Jadi x ∈ {−3, 3}.
8.
Tentukan nilai a, b, c jika [
a+bb+ca+c
]
= [
796
]

a+b=7, b+c=9, a+c=6. Jumlahkan semua: 2(a+b+c)=22 → a+b+c=11. Maka c=11−7=4, a=11−9=2, b=11−6=5.
9.
Diketahui A = [
m2
3n
]
dan B = [
42
3−1
]
. Jika A = BT, tentukan m dan n.
BT = [
43
2−1
]
. Elemen (1,1): m = 4. Elemen (2,2): n = −1. Namun elemen (1,2): 2 ≠ 3 → tidak konsisten. Tidak ada solusi.
10.
Tentukan nilai x dan y jika [
log x3
2y
]
= [
23
216
]

log x = 2 → x = 100 (log basis 10). y = 16.
● Sulit
11.
Tentukan nilai x, y, z, w jika [
x+2y3x−y
2z+wz−3w
]
= [
87
5−7
]

x+2y=8, 3x−y=7 → dari eliminasi: 7x=22 → x=22/7, y=3(22/7)−7)/1… lebih mudah: x+2y=8 dan 3x−y=7, kalikan kedua dengan 2: 6x−2y=14, jumlah: 7x=22, x=22/7, y=(8−22/7)/2=27/7. Untuk z: 2z+w=5, z−3w=−7 → 6z+3w=15, z−3w=−7, jumlah: 7z=8 → z=8/7, w=5−16/7=19/7.
12.
Jika A = [
1k
01
]
, tentukan nilai k agar A² = A + I, di mana I adalah matriks identitas.
A² = [
12k
01
]
. A + I = [
2k
02
]
. Dari elemen (1,1): 1 ≠ 2 → tidak konsisten. Tidak ada nilai k yang memenuhi.
13.
Diketahui [
sin xcos y
tan z1
]
= [
1/21
11
]
untuk x, y, z ∈ [0°, 90°]. Tentukan nilai x, y, z.
sin x = 1/2 → x = 30°. cos y = 1 → y = 0°. tan z = 1 → z = 45°.
14.
Tentukan nilai a, b, c jika [
a+b+cab
bca+c
]
= [
98
67
]
dengan a, b, c bilangan bulat positif.
ab=8 dan bc=6. Coba b=2: a=4, c=3. Cek: a+b+c=9 ✓, a+c=7 ✓. Jadi a=4, b=2, c=3.
15.
Diketahui matriks A dan B memenuhi A + B = [
53
71
]
dan A − B = [
1−1
35
]
. Tentukan matriks A dan B, kemudian verifikasi bahwa (A+B)T = AT + BT.
A = ½[(A+B)+(A−B)] = [
31
53
]
. B = ½[(A+B)−(A−B)] = [
22
2−2
]
. (A+B)T = [
57
31
]
= AT+BT

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page