Teorema Ceva dalam Vektor

Teorema Ceva dalam Vektor

Materi Matematika Peminatan — Vektor

1. Pendahuluan & Prasyarat

Teorema Ceva adalah teorema penting dalam geometri segitiga yang menjelaskan syarat tiga cevian (garis dari titik sudut ke sisi di hadapannya) bertemu di satu titik (konkuren). Pada bagian ini, kita akan membahas Teorema Ceva secara khusus menggunakan pendekatan vektor.

Prasyarat yang perlu dikuasai:

  • Konsep vektor posisi suatu titik
  • Pembagian ruas garis oleh titik dalam perbandingan tertentu
  • Operasi penjumlahan dan perkalian skalar vektor

2. Materi Teorema Ceva dalam Vektor

2.1 Definisi Cevian

Diberikan segitiga ABC. Cevian adalah ruas garis yang menghubungkan sebuah titik sudut segitiga dengan suatu titik pada sisi di hadapannya (atau perpanjangannya).

Misalkan:

  • D adalah titik pada sisi BC
  • E adalah titik pada sisi CA
  • F adalah titik pada sisi AB

Maka AD, BE, dan CF disebut tiga cevian segitiga ABC.

A B C D E F P

Gambar: Segitiga ABC dengan tiga cevian AD, BE, CF bertemu di titik P

2.2 Pernyataan Teorema Ceva

Teorema Ceva:

Pada segitiga ABC, misalkan D ∈ BC, E ∈ CA, F ∈ AB. Cevian AD, BE, dan CF konkuren (bertemu di satu titik) jika dan hanya jika:

(BD/DC) × (CE/EA) × (AF/FB) = 1

2.3 Formulasi Teorema Ceva dengan Vektor

Kita nyatakan posisi titik-titik menggunakan vektor posisi. Misalkan vektor posisi titik A, B, C masing-masing adalah a, b, c.

Pembagian Ruas Garis dalam Vektor

Jika titik D membagi ruas garis BC dengan perbandingan BD : DC = m : n, maka vektor posisi D adalah:

d = (n·b + m·c) / (m + n)

Secara analog:

  • Jika E membagi CA dengan CE : EA = p : q, maka:
    e = (q·c + p·a) / (p + q)
  • Jika F membagi AB dengan AF : FB = r : s, maka:
    f = (s·a + r·b) / (r + s)

Syarat Konkuren dalam Vektor

Tiga cevian AD, BE, CF bertemu di satu titik P jika dan hanya jika terdapat bilangan real positif α, β, γ sedemikian sehingga:

p = (α·a + β·b + γ·c) / (α + β + γ)

dengan α + β + γ ≠ 0

Dalam notasi koordinat barisenter, titik P = (α : β : γ). Syarat Teorema Ceva terpenuhi ekuivalen dengan:

(BD/DC) × (CE/EA) × (AF/FB) = (m/n) × (p/q) × (r/s) = 1

Hubungan Perbandingan dengan Koefisien Barisenter

Jika titik P memiliki koordinat barisenter (α : β : γ) terhadap segitiga ABC, maka:

Cevian Titik Bagi Perbandingan
AD (A ke BC) D pada BC BD : DC = γ : β
BE (B ke CA) E pada CA CE : EA = α : γ
CF (C ke AB) F pada AB AF : FB = β : α

Verifikasi Teorema Ceva:

(BD/DC) × (CE/EA) × (AF/FB) = (γ/β) × (α/γ) × (β/α) = 1 ✓

2.4 Menentukan Titik Potong Cevian dengan Vektor

Untuk mencari titik potong P dari dua cevian, kita gunakan parameterisasi garis.

Langkah-langkah:

  1. Parameterisasi cevian AD: Titik pada AD ditulis sebagai a + t(da) untuk t ∈ [0,1]
  2. Parameterisasi cevian BE: Titik pada BE ditulis sebagai b + s(eb) untuk s ∈ [0,1]
  3. Samakan kedua ekspresi dan selesaikan sistem persamaan untuk t dan s
  4. Substitusi kembali untuk mendapatkan p

2.5 Bentuk Khusus: Titik-Titik Istimewa

Beberapa titik istimewa pada segitiga yang merupakan aplikasi Teorema Ceva:

Titik Koordinat Barisenter Vektor Posisi
Titik Berat (G) (1 : 1 : 1) g = (a + b + c)/3
Titik Pusat Dalam (I) (a : b : c) i = (a·a + b·b + c·c)/(a+b+c)
Titik Gergonne ((s−a)⁻¹ : (s−b)⁻¹ : (s−c)⁻¹) kombinasi linear sesuai bobot

Keterangan: a, b, c = panjang sisi di hadapan sudut A, B, C; s = setengah keliling

3. Kegiatan Pembelajaran (5M)

🔍 Mengamati

Amatilah gambar segitiga ABC berikut dengan tiga cevian yang digambar dari masing-masing sudut.

A B C P

Perhatikan bahwa ketiga garis tersebut bertemu di satu titik P. Apakah hal ini selalu terjadi? Syarat apa yang harus dipenuhi?

❓ Menanya

Setelah mengamati, ajukan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana cara menentukan apakah tiga cevian konkuren menggunakan vektor?
  2. Bagaimana hubungan perbandingan pembagian titik pada sisi-sisi segitiga dengan kekonkurenan?
  3. Bagaimana menghitung vektor posisi titik potong ketiga cevian?
  4. Apa hubungan antara koordinat barisenter dengan Teorema Ceva?

🧠 Menalar

Dengan menggunakan konsep pembagian ruas garis dalam vektor, kita dapat membuktikan Teorema Ceva:

Bukti dengan Vektor:

Misalkan P adalah titik potong AD dan BE. Kita tulis:

  • p = (1−t)a + t·d (titik pada AD)
  • p = (1−s)b + s·e (titik pada BE)

Substitusi d = (nb + mc)/(m+n) ke persamaan pertama:

p = (1−t)a + t·[nb + mc]/(m+n)

p = (1−t)a + (tn/(m+n))b + (tm/(m+n))c

Karena koefisien a, b, c adalah koordinat barisenter, dan dengan cara serupa untuk cevian kedua, kita samakan koefisien-koefisiennya untuk mendapatkan nilai t dan s. Syarat agar ketiga cevian bertemu di satu titik menghasilkan syarat Ceva.

✏️ Mencoba

Kegiatan: Verifikasi Teorema Ceva pada segitiga dengan koordinat.

Diberikan segitiga dengan A(0, 0), B(6, 0), C(2, 4).

  1. Tentukan titik D yang membagi BC dengan perbandingan 1:2
  2. Tentukan titik E yang membagi CA dengan perbandingan 2:1
  3. Tentukan titik F yang membagi AB dengan perbandingan 1:1
  4. Hitung (BD/DC)×(CE/EA)×(AF/FB). Apakah hasilnya = 1?
  5. Jika ya, tentukan titik potong cevian menggunakan parameterisasi vektor.

📢 Mengkomunikasikan

Presentasikan hasil kerja kelompokmu:

  • Tuliskan langkah-langkah penyelesaian secara sistematis
  • Gambarkan segitiga beserta cevian-ceviannya
  • Tunjukkan bahwa syarat Teorema Ceva terpenuhi
  • Nyatakan vektor posisi titik potong dalam bentuk kombinasi linear a, b, c
  • Diskusikan apa yang terjadi jika syarat Ceva tidak terpenuhi

4. Contoh Soal & Pembahasan

Tingkat Mudah

Mudah

Contoh Soal 1

Pada segitiga ABC, D membagi BC dengan BD:DC = 2:3, E membagi CA dengan CE:EA = 3:2, dan F membagi AB dengan AF:FB = 1:1. Periksa apakah cevian AD, BE, CF konkuren.

Lihat Pembahasan

Kita periksa syarat Teorema Ceva:

(BD/DC) × (CE/EA) × (AF/FB) = (2/3) × (3/2) × (1/1) = 1

Karena hasilnya = 1, maka ketiga cevian AD, BE, CF konkuren.

Mudah

Contoh Soal 2

Diketahui vektor posisi A = a, B = b, C = c. Titik D adalah titik tengah BC. Tentukan vektor posisi D.

Lihat Pembahasan

D adalah titik tengah BC artinya BD:DC = 1:1

Dengan rumus pembagian ruas garis:

d = (1·b + 1·c) / (1+1) = (b + c) / 2

Mudah

Contoh Soal 3

Pada segitiga ABC, median dari ketiga sudut bertemu di titik berat G. Tunjukkan bahwa syarat Teorema Ceva terpenuhi untuk ketiga median.

Lihat Pembahasan

Median membagi sisi yang berhadapan menjadi dua sama panjang, sehingga:

  • BD : DC = 1 : 1
  • CE : EA = 1 : 1
  • AF : FB = 1 : 1

(BD/DC)×(CE/EA)×(AF/FB) = (1/1)×(1/1)×(1/1) = 1 ✓

Vektor posisi titik berat: g = (a + b + c)/3

Mudah

Contoh Soal 4

Titik D membagi BC dengan perbandingan 3:1 dan E membagi CA dengan perbandingan 1:3. Jika cevian AD, BE, dan CF konkuren, tentukan perbandingan AF:FB.

Lihat Pembahasan

Dari Teorema Ceva:

(BD/DC) × (CE/EA) × (AF/FB) = 1

(3/1) × (1/3) × (AF/FB) = 1

1 × (AF/FB) = 1

AF/FB = 1, sehingga AF : FB = 1 : 1

Jadi F adalah titik tengah AB.

Mudah

Contoh Soal 5

Diketahui segitiga ABC dengan A(0,0), B(4,0), C(0,3). D adalah titik tengah BC. Tentukan vektor posisi D menggunakan vektor.

Lihat Pembahasan

Vektor posisi: a = (0,0), b = (4,0), c = (0,3)

D titik tengah BC, BD:DC = 1:1

d = (b + c)/2 = ((4,0) + (0,3))/2 = (4,3)/2 = (2, 1.5)

Tingkat Sedang

Sedang

Contoh Soal 6

Pada segitiga ABC, D membagi BC dengan BD:DC = 1:2, E membagi CA dengan CE:EA = 2:1. Jika AD dan BE berpotongan di P, nyatakan vektor posisi P dalam bentuk a, b, c.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Vektor posisi D dan E

d = (2b + 1·c)/3 = (2b + c)/3

e = (1·c + 2a)/3 = (2a + c)/3

Langkah 2: Parameterisasi AD

Titik pada AD: r = (1−t)a + t·d = (1−t)a + t(2b + c)/3

= (1−t)a + (2t/3)b + (t/3)c

Langkah 3: Parameterisasi BE

Titik pada BE: r = (1−s)b + s·e = (1−s)b + s(2a + c)/3

= (2s/3)a + (1−s)b + (s/3)c

Langkah 4: Samakan koefisien

Koef a: 1−t = 2s/3 … (i)

Koef b: 2t/3 = 1−s … (ii)

Koef c: t/3 = s/3 → t = s … (iii)

Dari (iii): t = s. Substitusi ke (i): 1−t = 2t/3 → 3−3t = 2t → t = 3/5

Langkah 5: Hitung p

p = (1−3/5)a + (2·(3/5)/3)b + ((3/5)/3)c

p = (2/5)a + (2/5)b + (1/5)c

Koordinat barisenter P = (2 : 2 : 1)

Sedang

Contoh Soal 7

Pada segitiga ABC, cevian AD, BE, CF konkuren. Diketahui BD:DC = 2:5 dan CE:EA = 5:3. Tentukan AF:FB dan vektor posisi titik potong P.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Cari AF:FB dari syarat Ceva

(2/5) × (5/3) × (AF/FB) = 1

(10/15) × (AF/FB) = 1 → (2/3) × (AF/FB) = 1

AF/FB = 3/2, jadi AF:FB = 3:2

Langkah 2: Koordinat barisenter

Dari tabel hubungan: BD:DC = γ:β → γ:β = 2:5

CE:EA = α:γ → α:γ = 5:3, tapi γ = 2k, maka α = 5·(2k)/3…

Lebih mudah: ambil γ = 2, β = 5. Dari CE:EA = α:γ → α:2 = 5:3 → α = 10/3

Sehingga (α:β:γ) = (10/3 : 5 : 2) = (10 : 15 : 6)

p = (10a + 15b + 6c)/31

Sedang

Contoh Soal 8

Segitiga ABC dengan A(1,2), B(5,0), C(3,6). Titik D membagi BC dengan BD:DC = 1:3. Tentukan persamaan cevian AD dalam bentuk vektor.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Hitung koordinat D

d = (3·b + 1·c)/(1+3) = (3(5,0) + 1(3,6))/4 = (15+3, 0+6)/4 = (18,6)/4 = (4.5, 1.5)

Langkah 2: Vektor arah AD

da = (4.5−1, 1.5−2) = (3.5, −0.5)

Langkah 3: Persamaan vektor garis AD

r = (1, 2) + t(3.5, −0.5), t ∈ ℝ

atau r = (1 + 3.5t, 2 − 0.5t)

Sedang

Contoh Soal 9

Titik P terletak di dalam segitiga ABC sehingga p = (3a + 4b + 5c)/12. Tentukan perbandingan BD:DC jika D adalah perpotongan AP dengan BC.

Lihat Pembahasan

Koordinat barisenter P = (3 : 4 : 5), sehingga α = 3, β = 4, γ = 5.

Dari tabel: BD : DC = γ : β = 5 : 4

Jadi BD : DC = 5 : 4

Verifikasi: D pada BC dengan BD:DC = 5:4

d = (4b + 5c)/9

Sedang

Contoh Soal 10

Pada segitiga ABC, garis bagi sudut A memotong BC di D. Diketahui AB = 6, AC = 4. Nyatakan vektor posisi D dalam bentuk b dan c.

Lihat Pembahasan

Menurut sifat garis bagi, D membagi BC dengan:

BD : DC = AB : AC = 6 : 4 = 3 : 2

Vektor posisi D:

d = (2b + 3c)/(3+2) = (2b + 3c)/5

(Catatan: Ini berkaitan dengan Teorema Ceva karena tiga garis bagi segitiga selalu konkuren di titik pusat lingkaran dalam.)

Tingkat Sulit

Sulit

Contoh Soal 11

Pada segitiga ABC, titik P di dalam segitiga memenuhi p = αa + βb + γc dengan α + β + γ = 1. Garis AP memotong BC di D, garis BP memotong CA di E. Buktikan bahwa (BD/DC)×(CE/EA)×(AF/FB) = 1 dengan F adalah perpotongan CP dan AB.

Lihat Pembahasan

Bukti:

Mencari D (AP ∩ BC):

Titik pada AP: r = (1−t)a + tp = (1−t)a + t(αa + βb + γc)

= (1−t+tα)a + tβb + tγc

Agar pada BC, koefisien a = 0: 1−t+tα = 0 → t = 1/(1−α) = 1/(β+γ)

Maka d = βb/(β+γ) + γc/(β+γ)

Jadi BD:DC = γ:β

Dengan cara analog:

CE:EA = α:γ dan AF:FB = β:α

Maka: (BD/DC)×(CE/EA)×(AF/FB) = (γ/β)×(α/γ)×(β/α) = 1 ∎

Sulit

Contoh Soal 12

Pada segitiga ABC, A(0,0), B(8,0), C(2,6). Cevian dari A melalui titik D pada BC dengan BD:DC = 2:1, dan cevian dari B melalui titik E pada CA dengan CE:EA = 1:2. Tentukan koordinat titik potong P kedua cevian tersebut dan verifikasi bahwa titik P juga terletak pada cevian CF yang sesuai Teorema Ceva.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Hitung D dan E

D membagi BC (BD:DC = 2:1): D = (1·B + 2·C)/3 = ((8,0)+2(2,6))/3 = (12,12)/3 = (4, 4)

E membagi CA (CE:EA = 1:2): E = (2·C + 1·A)/3 = (2(2,6)+(0,0))/3 = (4,12)/3 = (4/3, 4)

Langkah 2: Parameterisasi AD dan BE

AD: r = (0,0) + t(4,4) = (4t, 4t)

BE: r = (8,0) + s((4/3,4)−(8,0)) = (8,0) + s(−20/3, 4) = (8−20s/3, 4s)

Langkah 3: Titik potong

4t = 4s → t = s

4t = 8 − 20t/3 → 12t/3 + 20t/3 = 8 → 32t/3 = 8 → t = 3/4

P = (4·3/4, 4·3/4) = (3, 3)

Langkah 4: Verifikasi dengan Teorema Ceva

AF:FB harus memenuhi (2/1)×(1/2)×(AF/FB) = 1 → AF/FB = 1 → AF:FB = 1:1

F = titik tengah AB = (4, 0)

Cek P pada CF: C(2,6), F(4,0). Parameterisasi: (2,6)+u(2,−6) = (2+2u, 6−6u)

P=(3,3): 2+2u=3 → u=1/2; 6−6(1/2)=3 ✓

P(3,3) terletak pada CF. Teorema Ceva terverifikasi. ✓

Sulit

Contoh Soal 13

Pada segitiga ABC, titik P memiliki koordinat barisenter (2:3:5). Tentukan perbandingan AP:PD, BP:PE, dan CP:PF dimana D, E, F adalah titik pada sisi-sisi segitiga yang bersesuaian.

Lihat Pembahasan

P = (2:3:5), sehingga α=2, β=3, γ=5, dan α+β+γ=10

Perbandingan AP:PD:

D pada BC, BD:DC = γ:β = 5:3

P membagi AD dengan perbandingan AP:PD = (β+γ):α = 8:2 = 4:1

Perbandingan BP:PE:

E pada CA, CE:EA = α:γ = 2:5

P membagi BE dengan perbandingan BP:PE = (α+γ):β = 7:3

Perbandingan CP:PF:

F pada AB, AF:FB = β:α = 3:2

P membagi CF dengan perbandingan CP:PF = (α+β):γ = 5:5 = 1:1

Jadi AP:PD = 4:1, BP:PE = 7:3, CP:PF = 1:1

Sulit

Contoh Soal 14

Pada segitiga ABC, terdapat titik P di dalam segitiga sehingga luas △PBC : luas △PCA : luas △PAB = 3 : 4 : 5. Tentukan vektor posisi P dan perbandingan BD:DC (D = AP ∩ BC).

Lihat Pembahasan

Perbandingan luas bersesuaian langsung dengan koordinat barisenter:

[PBC]:[PCA]:[PAB] = α:β:γ = 3:4:5

Jadi P memiliki koordinat barisenter (3:4:5)

Vektor posisi P:

p = (3a + 4b + 5c)/(3+4+5) = (3a + 4b + 5c)/12

Perbandingan BD:DC:

BD:DC = γ:β = 5:4

Verifikasi Ceva:

(BD/DC)×(CE/EA)×(AF/FB) = (5/4)×(3/5)×(4/3) = 60/60 = 1 ✓

Sulit

Contoh Soal 15

Pada segitiga ABC, garis bagi dalam sudut A, B, dan C memotong sisi-sisi yang berhadapan di D, E, F. Diketahui a = BC = 5, b = CA = 7, c = AB = 8. Tentukan vektor posisi titik pusat lingkaran dalam (incenter) I menggunakan Teorema Ceva dan vektor.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Perbandingan pada garis bagi

Garis bagi A: BD:DC = AB:AC = c:b = 8:7

Garis bagi B: CE:EA = BC:BA = a:c = 5:8

Garis bagi C: AF:FB = CA:CB = b:a = 7:5

Langkah 2: Verifikasi Ceva

(8/7)×(5/8)×(7/5) = 280/280 = 1 ✓

Langkah 3: Koordinat barisenter incenter

Incenter memiliki koordinat barisenter (a : b : c) = (5 : 7 : 8)

Langkah 4: Vektor posisi

i = (5a + 7b + 8c)/(5+7+8) = (5a + 7b + 8c)/20

Langkah 5: Verifikasi perbandingan

BD:DC = γ:β = 8:7 ✓ (cocok dengan c:b)

CE:EA = α:γ = 5:8 ✓ (cocok dengan a:c)

AF:FB = β:α = 7:5 ✓ (cocok dengan b:a)

5. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri. Gunakan konsep Teorema Ceva dalam vektor yang telah dipelajari.

Tingkat Mudah

Mudah

Latihan 1

Pada segitiga ABC, D membagi BC dengan BD:DC = 3:2, E membagi CA dengan CE:EA = 2:3. Jika AD, BE, CF konkuren, tentukan AF:FB.

Mudah

Latihan 2

Tentukan vektor posisi titik D jika D membagi BC dengan perbandingan BD:DC = 4:1, dimana b = (3, 1) dan c = (−2, 6).

Mudah

Latihan 3

Periksa apakah cevian AD, BE, CF konkuren jika BD:DC = 1:4, CE:EA = 4:1, dan AF:FB = 1:1.

Mudah

Latihan 4

Pada segitiga ABC, ketiga cevian AD, BE, CF bertemu di titik berat G. Tuliskan vektor posisi G dan tunjukkan bahwa G membagi setiap median dengan perbandingan 2:1 dari sudut.

Mudah

Latihan 5

Diketahui P memiliki koordinat barisenter (1:1:1) terhadap segitiga ABC. Tentukan BD:DC, CE:EA, dan AF:FB.

Tingkat Sedang

Sedang

Latihan 6

Pada segitiga ABC dengan A(0,0), B(6,0), C(0,8). D membagi BC dengan BD:DC = 3:1. Tentukan persamaan vektor cevian AD dan tentukan koordinat titik pada AD yang membagi AD dengan perbandingan 2:1 dari A.

Sedang

Latihan 7

Titik P di dalam segitiga ABC memenuhi p = (2a + 5b + 3c)/10. Tentukan perbandingan BD:DC, CE:EA, AF:FB, dan verifikasi Teorema Ceva.

Sedang

Latihan 8

Pada segitiga ABC, BD:DC = 1:2 dan CE:EA = 3:1. Cevian AD dan BE berpotongan di P. Nyatakan p sebagai kombinasi linear a, b, c dengan menggunakan parameterisasi vektor.

Sedang

Latihan 9

Pada segitiga ABC, garis bagi sudut B memotong AC di E. Diketahui BA = 10, BC = 6. Nyatakan e dalam bentuk a dan c, kemudian tentukan perbandingan yang relevan untuk Teorema Ceva.

Sedang

Latihan 10

Diketahui segitiga ABC dengan A(1,1), B(7,1), C(3,9). Titik D pada BC sehingga BD:DC = 2:3. Tentukan koordinat D dan persamaan vektor garis AD. Jika E pada CA dengan CE:EA = 3:2, tentukan koordinat titik potong AD dan BE.

Tingkat Sulit

Sulit

Latihan 11

Pada segitiga ABC, titik P di dalam segitiga sehingga luas △PBC : luas △PCA : luas △PAB = 2 : 3 : 7. Tentukan koordinat barisenter P, vektor posisi P, serta perbandingan AP:PD, BP:PE, CP:PF.

Sulit

Latihan 12

Buktikan menggunakan vektor bahwa pada segitiga ABC, jika D, E, F masing-masing membagi BC, CA, AB dengan perbandingan λ:1, μ:1, ν:1, maka AD, BE, CF konkuren jika dan hanya jika λμν = 1.

Sulit

Latihan 13

Pada segitiga ABC dengan a=BC=13, b=CA=14, c=AB=15. Garis bagi dalam ketiga sudut bertemu di incenter I. Tentukan vektor posisi I, vektor posisi titik D (garis bagi A ∩ BC), dan perbandingan AI:ID.

Sulit

Latihan 14

Pada segitiga ABC, titik P memiliki koordinat barisenter (α:β:γ). Garis melalui P sejajar BC memotong AB di X dan AC di Y. Nyatakan vektor posisi X dan Y dalam a, b, c, dan tunjukkan bahwa XY sejajar BC menggunakan vektor.

Sulit

Latihan 15

Pada segitiga ABC, cevian AD, BE, CF konkuren di P. Tunjukkan dengan vektor bahwa:

(AP/PD) + (BP/PE) + (CP/PF) = (AP/PD)·(BP/PE)·(CP/PF) + 2

(Petunjuk: Gunakan koordinat barisenter dan hubungan AP:PD = (β+γ)/α)

Materi Teorema Ceva dalam Vektor — Matematika Peminatan

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page