Perkalian Skalar Dua Vektor

Perkalian Skalar Dua Vektor

(Dot Product / Inner Product)

Mudah Sedang Sulit

1. Pengertian Perkalian Skalar Dua Vektor

Perkalian skalar (dot product) dua vektor adalah operasi antara dua vektor yang menghasilkan bilangan skalar (bukan vektor). Operasi ini sangat penting dalam fisika dan matematika, misalnya untuk menghitung usaha (W = F · s).

Notasi:

Jika terdapat vektor a dan vektor b, maka perkalian skalarnya ditulis:

a · b  (dibaca: “a dot b”)

Perbedaan penting:

Aspek Perkalian Skalar (·) Perkalian Silang (×)
Hasil Bilangan (skalar) Vektor
Simbol a · b a × b
Dimensi 2D & 3D Hanya 3D
θ a⃗ b⃗

Gambar: Dua vektor a⃗ dan b⃗ dengan sudut θ di antaranya

2. Rumus Perkalian Skalar Dua Vektor

A. Rumus Menggunakan Sudut

a · b = |a| · |b| · cos θ

θ = sudut antara kedua vektor (0° ≤ θ ≤ 180°)

Keterangan:

  • |a| = panjang (magnitudo) vektor a
  • |b| = panjang (magnitudo) vektor b
  • cos θ = kosinus sudut antara kedua vektor

B. Rumus Menggunakan Komponen (2D)

Jika a = (a₁, a₂) dan b = (b₁, b₂), maka:

a · b = a₁b₁ + a₂b₂

C. Rumus Menggunakan Komponen (3D)

Jika a = (a₁, a₂, a₃) dan b = (b₁, b₂, b₃), maka:

a · b = a₁b₁ + a₂b₂ + a₃b₃

D. Panjang Vektor (Magnitudo)

Untuk 2D: |a| = √(a₁² + a₂²)

Untuk 3D: |a| = √(a₁² + a₂² + a₃²)

E. Hubungan Dot Product dengan Vektor Satuan

Vektor satuan: î = (1,0,0), ĵ = (0,1,0), = (0,0,1)

î ĵ
î 1 0 0
ĵ 0 1 0
0 0 1

î · î = 1, î · ĵ = 0, dst. (vektor satuan yang sama = 1, berbeda = 0)

3. Sifat-Sifat Perkalian Skalar

  1. Komutatif: a · b = b · a
  2. Distributif: a · (b + c) = a · b + a · c
  3. Skalar: (ka) · b = k(a · b)
  4. Kuadrat: a · a = |a
  5. Tegak lurus: Jika ab, maka a · b = 0
  6. Sejajar searah: Jika θ = 0°, maka a · b = |a||b|
  7. Sejajar berlawanan: Jika θ = 180°, maka a · b = −|a||b|

Tabel Nilai Dot Product Berdasarkan Sudut

Sudut θ cos θ a · b Keterangan
1 |a||b| Searah
60° 0,5 0,5|a||b| Lancip
90° 0 0 Tegak lurus
120° −0,5 −0,5|a||b| Tumpul
180° −1 −|a||b| Berlawanan

4. Menentukan Sudut Antara Dua Vektor

cos θ = (a · b) / (|a| · |b|)

θ = arccos [(a · b) / (|a| · |b|)]

Langkah-langkah:

  1. Hitung a · b menggunakan komponen
  2. Hitung |a| dan |b|
  3. Substitusikan ke rumus cos θ
  4. Cari θ menggunakan arccos
θ a⃗ b⃗ O

5. Proyeksi Vektor

A. Proyeksi Skalar

Proyeksi skalar a pada b:

proj = (a · b) / |b|

B. Proyeksi Vektor (Proyeksi Ortogonal)

Proyeksi vektor a pada b:

projb a = [(a · b) / |b|²] b

b⃗ a⃗ proyeksi a⃗ pada b⃗

Gambar: Proyeksi vektor a⃗ pada vektor b⃗

6. Kegiatan Pembelajaran (Pendekatan Saintifik 5M)

🔍 Mengamati

Amati ilustrasi berikut:

Seorang anak menarik gerobak dengan gaya F = 50 N yang membentuk sudut 30° terhadap arah horizontal, sejauh 10 m.

30° F⃗ Gerobak

Pertanyaan pengamatan: Apakah seluruh gaya F bekerja untuk memindahkan gerobak secara horizontal? Komponen gaya mana yang benar-benar melakukan usaha?

❓ Menanya

Berdasarkan pengamatan di atas, muncul pertanyaan:

  1. Bagaimana cara menghitung usaha jika gaya dan perpindahan tidak searah?
  2. Apa hubungan antara sudut dengan hasil perkalian skalar?
  3. Kapan hasil perkalian skalar bernilai nol? Kapan negatif?
  4. Bagaimana menentukan sudut antara dua vektor jika diketahui komponennya?

💡 Menalar

Mari kita nalar bersama:

  • Usaha = gaya × perpindahan × cos θ → ini adalah perkalian skalar!
  • W = F · s = |F| · |s| · cos 30° = 50 × 10 × cos 30° = 50 × 10 × (½√3) = 250√3 ≈ 433 J
  • Jika θ = 90°, cos 90° = 0, maka W = 0 → gaya tegak lurus perpindahan tidak melakukan usaha
  • Jika θ > 90°, cos θ negatif → usaha negatif (gaya melawan arah gerak)

🧪 Mencoba

Kegiatan: Hitunglah perkalian skalar dari pasangan vektor berikut:

No a b a · b = ?
1 (2, 3) (4, 1)
2 (1, −2) (−2, 1)
3 (3, 0) (0, 5)
4 (1, 1, 1) (2, −1, 3)

Petunjuk: Gunakan rumus a₁b₁ + a₂b₂ (+ a₃b₃ untuk 3D)

Jawaban: 1) 11   2) −4   3) 0 (tegak lurus!)   4) 4

📢 Mengkomunikasikan

Setelah memahami konsep dan mencoba perhitungan, tuliskan kesimpulanmu:

  1. Perkalian skalar dua vektor menghasilkan bilangan skalar.
  2. Ada dua cara menghitung: menggunakan sudut atau komponen.
  3. Jika hasilnya positif → sudut lancip (θ < 90°).
  4. Jika hasilnya nol → vektor saling tegak lurus (θ = 90°).
  5. Jika hasilnya negatif → sudut tumpul (θ > 90°).
  6. Perkalian skalar bersifat komutatif dan distributif.

7. Contoh Soal & Pembahasan

Mudah Contoh Soal Mudah (1–5)

Soal 1:

Diketahui a = (3, 4) dan b = (2, 1). Hitunglah a · b.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

a · b = a₁b₁ + a₂b₂

= (3)(2) + (4)(1)

= 6 + 4

= 10

Soal 2:

Diketahui p = (5, −2) dan q = (1, 3). Hitunglah p · q.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

= (5)(1) + (−2)(3)

= 5 + (−6) = −1

Soal 3:

Diketahui |a| = 6, |b| = 4, dan sudut antara keduanya θ = 60°. Hitunglah a · b.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

a · b = |a| · |b| · cos θ

= 6 × 4 × cos 60°

= 24 × 0,5

= 12

Soal 4:

Diketahui u = (1, 0) dan v = (0, 1). Hitunglah u · v dan tentukan hubungan kedua vektor.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

= (1)(0) + (0)(1) = 0 + 0 = 0

Karena u · v = 0, maka kedua vektor saling tegak lurus (ortogonal).

Soal 5:

Hitunglah a · a jika a = (3, 4).

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

a · a = (3)(3) + (4)(4) = 9 + 16 = 25

Perhatikan: |a| = √25 = 5, sehingga a · a = |a|² = 25 ✓

Sedang Contoh Soal Sedang (6–10)

Soal 6:

Diketahui a = (2, −1, 3) dan b = (1, 4, −2). Hitunglah a · b.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

= (2)(1) + (−1)(4) + (3)(−2)

= 2 + (−4) + (−6)

= 2 − 4 − 6 = −8

Soal 7:

Tentukan sudut antara vektor a = (1, 1) dan b = (1, 0).

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

1) a · b = (1)(1) + (1)(0) = 1

2) |a| = √(1² + 1²) = √2

3) |b| = √(1² + 0²) = 1

4) cos θ = 1 / (√2 × 1) = 1/√2 = √2/2

5) θ = arccos(√2/2) = 45°

Soal 8:

Diketahui a = (2, k) dan b = (3, −6). Jika kedua vektor saling tegak lurus, tentukan nilai k.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

Syarat tegak lurus: a · b = 0

(2)(3) + (k)(−6) = 0

6 − 6k = 0

6k = 6

k = 1

Soal 9:

Hitunglah proyeksi skalar vektor a = (4, 3) pada b = (1, 0).

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

Proyeksi skalar = (a · b) / |b|

a · b = (4)(1) + (3)(0) = 4

|b| = √(1² + 0²) = 1

Proyeksi = 4/1 = 4

Soal 10:

Diketahui a = 2î + 3ĵ dan b = îĵ + 2. Hitunglah a · b.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

a = (2, 3, −1), b = (1, −1, 2)

= (2)(1) + (3)(−1) + (−1)(2)

= 2 − 3 − 2 = −3

Sulit Contoh Soal Sulit (11–15)

Soal 11:

Tentukan sudut antara vektor a = (1, 2, 2) dan b = (2, −1, 2).

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

1) a · b = (1)(2) + (2)(−1) + (2)(2) = 2 − 2 + 4 = 4

2) |a| = √(1 + 4 + 4) = √9 = 3

3) |b| = √(4 + 1 + 4) = √9 = 3

4) cos θ = 4 / (3 × 3) = 4/9

5) θ = arccos(4/9) ≈ 63,6°

Soal 12:

Diketahui a = (1, 2, −1) dan b = (3, −1, 2). Tentukan vektor proyeksi a pada b.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

1) a · b = (1)(3) + (2)(−1) + (−1)(2) = 3 − 2 − 2 = −1

2) |b|² = 9 + 1 + 4 = 14

3) proj = (a · b) / |b|² × b

= (−1/14)(3, −1, 2)

= (−3/14, 1/14, −2/14)

= (−3/14, 1/14, −1/7)

Soal 13:

Jika |a| = 3, |b| = 5, dan |ab| = 7, tentukan a · b.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

|ab|² = (ab) · (ab)

= a·a − 2(a·b) + b·b

49 = 9 − 2(a·b) + 25

49 = 34 − 2(a·b)

2(a·b) = 34 − 49 = −15

a·b = −15/2 = −7,5

Soal 14:

Diketahui a = (m, 1, 2) dan b = (2, m, −1). Jika sudut antara keduanya 90°, tentukan nilai m.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

Syarat tegak lurus: a · b = 0

(m)(2) + (1)(m) + (2)(−1) = 0

2m + m − 2 = 0

3m = 2

m = 2/3

Soal 15:

Diketahui a = (1, 2) dan b = (3, 1). Tentukan vektor proyeksi a pada b, kemudian hitung komponen a yang tegak lurus terhadap b.

Lihat Pembahasan

Penyelesaian:

1) a · b = (1)(3) + (2)(1) = 5

2) |b|² = 9 + 1 = 10

3) Proyeksi vektor: projb a = (5/10)(3, 1) = (3/2, 1/2)

4) Komponen tegak lurus: a − proj = (1, 2) − (3/2, 1/2)

= (−1/2, 3/2)

5) Verifikasi: (−1/2, 3/2) · (3, 1) = −3/2 + 3/2 = 0 ✓ (tegak lurus)

8. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan!

Mudah Latihan Mudah (1–5)

1. Hitunglah a · b jika a = (4, 2) dan b = (1, 3).

2. Hitunglah p · q jika p = (−1, 5) dan q = (2, −3).

3. Diketahui |a| = 8, |b| = 3, dan θ = 0°. Hitunglah a · b.

4. Hitunglah a · a jika a = (5, 12).

5. Diketahui |a| = 10, |b| = 6, dan θ = 90°. Hitunglah a · b.

Sedang Latihan Sedang (6–10)

6. Tentukan sudut antara vektor a = (1, √3) dan b = (√3, 1).

7. Diketahui a = (3, −1, 2) dan b = (−2, 4, 1). Hitunglah a · b.

8. Tentukan nilai k agar vektor a = (k, 4) tegak lurus dengan b = (2, −3).

9. Hitunglah proyeksi skalar vektor a = (6, 8) pada b = (3, 4).

10. Diketahui a = 3î − 2ĵ + dan b = −î + 4ĵ − 2. Hitunglah a · b.

Sulit Latihan Sulit (11–15)

11. Jika |a| = 4, |b| = 6, dan |a + b| = 8, tentukan a · b dan sudut antara keduanya.

12. Tentukan vektor proyeksi a = (2, 3, −1) pada b = (1, 1, 1).

13. Diketahui a = (t, 2, 1) dan b = (1, t, −3). Jika a · b = 5, tentukan semua nilai t yang mungkin.

14. Buktikan bahwa jika a + b tegak lurus dengan ab, maka |a| = |b|.

15. Diketahui a = (2, −1, 3) dan b = (1, 2, −1). Tentukan vektor c yang merupakan komponen a tegak lurus terhadap b, lalu verifikasi bahwa c · b = 0.

📐 Materi Perkalian Skalar Dua Vektor — Selamat Belajar! 📐

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page