Menyatakan Vektor pada Bidang

Matematika Peminatan • Kelas X

Menyatakan Vektor pada Bidang

Materi lengkap — Contoh Soal — Latihan Soal

1. Pengertian Vektor pada Bidang

🔍 Mengamati

Perhatikan gambar di bawah ini. Seorang anak berjalan 5 meter ke arah timur. Perpindahan tersebut memiliki besar (5 m) dan arah (timur). Besaran yang memiliki besar sekaligus arah disebut vektor.

A B 5 m ke timur
❓ Menanya

Apa perbedaan vektor dan skalar?

  • Skalar: besaran yang hanya memiliki besar (contoh: suhu, massa).
  • Vektor: besaran yang memiliki besar dan arah (contoh: perpindahan, gaya, kecepatan).
💡 Menalar

Vektor pada bidang adalah vektor yang terletak pada bidang datar (dua dimensi, ℝ²). Vektor ini digambarkan sebagai anak panah yang menghubungkan titik awal (pangkal) ke titik akhir (ujung).

  • Pangkal: titik awal vektor.
  • Ujung: titik akhir vektor (ditandai anak panah ➤).
  • Panjang anak panah menyatakan besar vektor.
  • Arah anak panah menyatakan arah vektor.

2. Notasi Vektor pada Bidang

🔍 Mengamati

Ada beberapa cara menuliskan (menyatakan) vektor. Perhatikan tabel berikut.

Cara Penulisan Keterangan
Huruf kecil tebal a Dicetak tebal (bold)
Huruf dengan anak panah  a  Anak panah di atas huruf
Dua huruf kapital dengan anak panah  AB  Dari titik A ke titik B
Huruf bergaris bawah a Ditulis tangan (digarisbawahi)
💡 Menalar

Dalam artikel ini, vektor ditulis dengan huruf tebal: a, b, u, v, dst. Vektor dari titik A ke titik B ditulis AB dengan anak panah di atasnya ( AB ).

Besar (panjang) vektor a ditulis |a| atau a (huruf biasa tanpa tebal).

A B AB

3. Vektor Posisi

🔍 Mengamati

Pada sistem koordinat Kartesius, kita menetapkan titik asal O(0, 0). Jika terdapat titik P(x, y), maka vektor dari O ke P disebut vektor posisi dari P.

x y O P(x, y) vektor posisi x y
💡 Menalar

Vektor posisi titik P(x, y) terhadap titik asal O ditulis:

p =  OP  = (x, y)

Contoh: Titik A(3, 4) memiliki vektor posisi a = (3, 4).

🧪 Mencoba

Tentukan vektor posisi dari titik-titik berikut: B(−2, 5), C(0, −3), D(7, 1).

📢 Mengkomunikasikan

b = (−2, 5),   c = (0, −3),   d = (7, 1).

4. Vektor Kolom (Komponen Vektor)

🔍 Mengamati

Vektor pada bidang dapat dinyatakan dalam bentuk vektor kolom (komponen). Jika a memiliki komponen mendatar (sumbu-x) sebesar a1 dan komponen tegak (sumbu-y) sebesar a2, maka:

a = a1 a2
❓ Menanya

Bagaimana menentukan komponen vektor jika diketahui titik awal dan titik akhir?

💡 Menalar

Jika vektor  AB  memiliki titik awal A(x1, y1) dan titik akhir B(x2, y2), maka:

 AB  = x2x1 y2y1
x y O A(1, 2) B(5, 6) x₂−x₁ = 4 y₂−y₁ = 4
🧪 Mencoba

Diketahui A(1, 2) dan B(5, 6). Tentukan vektor  AB  dalam bentuk vektor kolom.

📢 Mengkomunikasikan

 AB  = 5 − 1 6 − 2 = 4 4

5. Besar (Panjang) Vektor pada Bidang

🔍 Mengamati

Panjang vektor berkaitan erat dengan teorema Pythagoras. Perhatikan diagram berikut:

a₁ a₂ |a|
💡 Menalar

Jika a = (a1, a2), maka besar vektor a adalah:

|a| = √(a1² + a2²)

Jika vektor dinyatakan dari A(x1, y1) ke B(x2, y2):

| AB | = √((x2x1)² + (y2y1)²)
🧪 Mencoba

Tentukan panjang vektor a = (3, 4).

📢 Mengkomunikasikan

|a| = √(3² + 4²) = √(9 + 16) = √25 = 5

6. Vektor Satuan pada Bidang

🔍 Mengamati

Vektor satuan adalah vektor yang panjangnya 1. Dua vektor satuan istimewa pada bidang:

Simbol Arah Komponen
î (atau e1) Sumbu-x positif (1, 0)
ĵ (atau e2) Sumbu-y positif (0, 1)
💡 Menalar

Setiap vektor a = (a1, a2) dapat ditulis sebagai kombinasi vektor satuan:

a = a1 î + a2 ĵ

Contoh: a = (3, −2) = 3î − 2ĵ

💡 Menalar

Vektor satuan searah vektor a (dilambangkan â) dihitung dengan:

â = a / |a|

Artinya setiap komponen vektor a dibagi dengan panjang vektor a.

🧪 Mencoba

Tentukan vektor satuan searah a = (3, 4).

📢 Mengkomunikasikan

|a| = 5 (sudah dihitung sebelumnya)

â = (3/5, 4/5) = (0,6 ; 0,8)

📝 Contoh Soal dan Pembahasan

Klik soal untuk membuka/menutup pembahasan.

Tingkat Mudah

Pembahasan:

Vektor posisi titik P(4, 3) terhadap O(0,0) adalah:

p = (4, 3)

Dalam bentuk vektor satuan: p = 4î + 3ĵ

Pembahasan:

a = −2î + 5ĵ

Pembahasan:

|a| = √(6² + 8²) = √(36 + 64) = √100 = 10

Pembahasan:

 AB  = (4−1, 7−3) = (3, 4)

Pembahasan:

v = (3, −7) atau dalam bentuk kolom: 3 −7

Tingkat Sedang

Pembahasan:

|a| = √(25 + 144) = √169 = 13

â = (5/13, 12/13)

Verifikasi: √((5/13)² + (12/13)²) = √(25/169 + 144/169) = √(169/169) = 1 ✓

Pembahasan:

 AB  = (5−(−3), −4−2) = (8, −6)

| AB | = √(64 + 36) = √100 = 10

Pembahasan:

|u| = √(k² + 9) = 5

k² + 9 = 25 → k² = 16 → k = ±4

Jadi k = 4 atau k = −4.

Pembahasan:

a = (2, 1) → |a| = √(4+1) = √5

b = (−1, 3) → |b| = √(1+9) = √10

Pembahasan:

 AB  = (7−2, 1−5) = (5, −4)

 BA  = (2−7, 5−1) = (−5, 4)

 AB  = −(5, −4) = (−5, 4) =  BA 

Ya,  BA  = − AB  (selalu berlaku).

Tingkat Sulit

Pembahasan:

Vektor satuan → |a| = 1

√(m² + 4) = 1 → m² + 4 = 1 → m² = −3

Karena m² tidak bisa negatif, tidak ada nilai m yang memenuhi.

Kesimpulan: Vektor (m, 2) tidak mungkin menjadi vektor satuan karena komponen y = 2 sudah menghasilkan panjang ≥ 2 > 1.

Pembahasan:

 AB  = (3, 4)

2 AB  = (6, 8)

 AC  = (x−1, y−2) = (6, 8)

x − 1 = 6 → x = 7

y − 2 = 8 → y = 10

C(7, 10)

Pembahasan:

a² + (a+1)² = 13

a² + a² + 2a + 1 = 13

2a² + 2a − 12 = 0

a² + a − 6 = 0

(a + 3)(a − 2) = 0

a = −3 atau a = 2

Verifikasi: (−3, −2) → √(9+4) = √13 ✓; (2, 3) → √(4+9) = √13 ✓

Pembahasan:

|w| = √(16+9) = √25 = 5

Vektor satuan searah w: ŵ = (−4/5, 3/5)

Vektor satuan berlawanan arah: −ŵ = (4/5, −3/5)

Verifikasi: √((4/5)²+(−3/5)²) = √(16/25+9/25) = 1 ✓

Pembahasan:

M = ((−2+6)/2, (3+(−1))/2) = (2, 1)

Vektor posisi m = (2, 1)

| OM | = √(4+1) = √5

✏️ Latihan Soal

Kerjakan tanpa melihat pembahasan. Selamat berlatih!

Tingkat Mudah

1. Tentukan vektor posisi dari titik A(−5, 7).
2. Nyatakan vektor b = (0, −4) dalam bentuk vektor satuan î dan ĵ.
3. Tentukan panjang vektor c = (−3, 4).
4. Diketahui P(2, 1) dan Q(6, 4). Tentukan vektor  PQ .
5. Nyatakan vektor d = −î + 6ĵ dalam bentuk vektor kolom.

Tingkat Sedang

6. Tentukan vektor satuan searah e = (−8, 6).
7. Diketahui A(3, −1) dan B(−2, 11). Tentukan | AB |.
8. Vektor f = (2k, k) memiliki panjang 5√5. Tentukan nilai k positif.
9. Jika g = 4î − 3ĵ, tentukan vektor satuan searah g dan nyatakan dalam bentuk î dan ĵ.
10. Diketahui  AB  = (−3, 7) dan A(5, 2). Tentukan koordinat B.

Tingkat Sulit

11. Vektor h = (p, p−3) adalah vektor satuan. Tentukan semua nilai p.
12. Titik A(1, −1), B(5, 3), dan C(x, y) sehingga  AC  = 3 AB . Tentukan koordinat C dan | AC |.
13. Tentukan vektor satuan yang berlawanan arah dengan j = (7, −24).
14. Titik M titik tengah PQ, dengan vektor posisi m = (3, 5) dan P(−1, 2). Tentukan koordinat Q.
15. Vektor n = (t+1, 2t−3) memiliki panjang √50. Tentukan semua nilai t dan nyatakan vektor satuan searah n untuk masing-masing nilai t.

Materi: Menyatakan Vektor pada Bidang • Matematika Peminatan Kelas X

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page