Menyatakan Vektor dalam Ruang

Menyatakan Vektor dalam Ruang

Matematika Peminatan — Vektor di Ruang Tiga Dimensi (R³)

📘 Materi

Mengamati 1. Pengertian Vektor dalam Ruang

Vektor dalam ruang (R³) adalah besaran yang memiliki besar (panjang) dan arah dalam ruang tiga dimensi. Berbeda dengan vektor di bidang (R²) yang hanya memiliki dua komponen (x, y), vektor dalam ruang memiliki tiga komponen: komponen x, komponen y, dan komponen z.

Dalam kehidupan sehari-hari, contoh vektor dalam ruang antara lain:

  • Gaya yang bekerja pada benda di ruang 3D
  • Kecepatan pesawat terbang (memiliki arah horizontal, vertikal, dan kesamping)
  • Perpindahan posisi drone dari satu titik ke titik lain
x z y O A(x, y, z)

Gambar 1: Sistem koordinat Cartesius 3D dan vektor posisi titik A

Mengamati 2. Notasi Vektor dalam Ruang

Ada beberapa cara menyatakan (menotasikan) vektor dalam ruang:

a) Notasi Vektor Kolom

Vektor ditulis dalam bentuk kolom dengan tiga komponen:

a = a₁a₂a₃

b) Notasi Vektor Baris

a = (a₁, a₂, a₃)

c) Notasi Vektor Satuan (i, j, k)

Vektor satuan adalah vektor dengan panjang 1 yang searah sumbu koordinat:

î = (1, 0, 0) → searah sumbu-x
ĵ = (0, 1, 0) → searah sumbu-y
= (0, 0, 1) → searah sumbu-z

Sehingga vektor a = (a₁, a₂, a₃) dapat ditulis:

a = a₁î + a₂ĵ + a₃
î ĵ O

Gambar 2: Vektor satuan î, ĵ, k̂

d) Notasi Vektor Posisi

Jika titik A(x₁, y₁, z₁), maka vektor posisi titik A terhadap titik asal O(0,0,0) adalah:

OA→ = (x₁, y₁, z₁) = x₁î + y₁ĵ + z₁

e) Vektor Antara Dua Titik

Jika A(x₁, y₁, z₁) dan B(x₂, y₂, z₂), maka vektor dari A ke B:

AB→ = (x₂ − x₁, y₂ − y₁, z₂ − z₁)
Notasi Contoh Keterangan
Kolom 3−25 3 komponen vertikal
Baris (3, −2, 5) 3 komponen horizontal
Vektor satuan 3î − 2ĵ + 5 Kombinasi î, ĵ, k̂

Menanya 3. Pertanyaan Kunci

Setelah mengamati materi di atas, coba pikirkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

  1. Bagaimana cara menyatakan perpindahan sebuah benda di ruang 3D menggunakan vektor?
  2. Apa perbedaan vektor posisi dan vektor antara dua titik?
  3. Mengapa kita memerlukan tiga vektor satuan (î, ĵ, k̂) di ruang 3D?
  4. Bagaimana menentukan komponen vektor jika diketahui titik awal dan titik ujung?
  5. Kapan kita menggunakan notasi kolom vs notasi vektor satuan?

Menalar 4. Panjang (Besar) Vektor dalam Ruang

Panjang vektor a = (a₁, a₂, a₃) dinotasikan |a| dan dihitung dengan:

|a| = √(a₁² + a₂² + a₃²)

Rumus ini merupakan perluasan dari teorema Pythagoras ke tiga dimensi.

x z y √(a₁²+a₂²) |a| = √(a₁²+a₂²+a₃²) a₃ O A

Gambar 3: Panjang vektor sebagai diagonal ruang (Pythagoras 3D)

Contoh: Jika a = (3, −4, 12), maka:

|a| = √(3² + (−4)² + 12²) = √(9 + 16 + 144) = √169 = 13

Menalar 5. Vektor Satuan

Vektor satuan dari vektor a adalah vektor yang searah dengan a tetapi memiliki panjang 1. Dinotasikan â (dibaca: a-topi).

â = a / |a| = (a₁/|a|, a₂/|a|, a₃/|a|)

Contoh: Vektor satuan dari a = (3, −4, 12):

â = (3/13, −4/13, 12/13)

Mencoba 6. Kegiatan: Menentukan Vektor dari Koordinat

Coba kerjakan langkah-langkah berikut secara mandiri:

  1. Tentukan titik A(2, 3, 1) dan B(5, −1, 4) pada kertas berpetak 3D.
  2. Tuliskan vektor OA→ dalam notasi kolom dan vektor satuan.
  3. Tuliskan vektor OB→ dalam notasi kolom dan vektor satuan.
  4. Hitung vektor AB→ = OB→ − OA→.
  5. Hitung panjang |AB→|.
  6. Tentukan vektor satuan dari AB→.
Kunci Jawaban Singkat:
AB→ = (3, −4, 3), |AB→| = √34 ≈ 5,83

Mengkomunikasikan 7. Rangkuman

Konsep Rumus / Notasi
Vektor kolom a₁a₂a₃
Vektor baris (a₁, a₂, a₃)
Vektor satuan a₁î + a₂ĵ + a₃
Vektor antara dua titik AB→ = (x₂−x₁, y₂−y₁, z₂−z₁)
Panjang vektor |a| = √(a₁² + a₂² + a₃²)
Vektor satuan (unit) â = a / |a|

📝 Contoh Soal & Pembahasan

Mudah Contoh Soal 1–5

1. Nyatakan vektor a = (2, 3, 5) dalam notasi vektor satuan.

Pembahasan

2. Diketahui titik A(1, 0, −3). Tentukan vektor posisi OA→.

Pembahasan

3. Hitung panjang vektor b = (1, 2, 2).

Pembahasan

4. Nyatakan vektor 4îĵ + 7 dalam notasi baris.

Pembahasan

5. Diketahui A(3, 1, 2) dan B(5, 3, 4). Tentukan vektor AB→.

Pembahasan

Sedang Contoh Soal 6–10

6. Tentukan vektor satuan dari c = (2, −1, 2).

Pembahasan

7. Diketahui P(−1, 2, 5) dan Q(3, −2, 1). Hitung panjang vektor PQ→.

Pembahasan

8. Vektor d = (a, 3, −6) memiliki panjang 7. Tentukan nilai a (a > 0).

Pembahasan

9. Titik A(1, 2, 3), B(4, 6, 3). Nyatakan vektor AB→ dalam notasi vektor satuan dan hitung panjangnya.

Pembahasan

10. Diketahui vektor e = (−3, 0, 4). Tentukan vektor yang searah e dengan panjang 10.

Pembahasan

Sulit Contoh Soal 11–15

11. Tentukan semua nilai p sehingga vektor f = (p, p+1, 2p−3) memiliki panjang √14.

Pembahasan

12. Diketahui A(2, −1, 3), B(0, 3, 1), C(−2, 1, 5). Tunjukkan bahwa |AB→| = |BC→| dan tentukan vektor satuan AB→.

Pembahasan

13. Vektor u = (2, −1, 2) dan v = (1, 2, −2). Tentukan vektor satuan dari u + v.

Pembahasan

14. Titik M adalah titik tengah ruas garis AB dengan A(1, −3, 5) dan B(7, 1, −1). Tentukan vektor posisi M dan panjangnya.

Pembahasan

15. Titik A(1, 2, 3), B(4, 6, 3), dan C(x, y, z) sedemikian sehingga AC→ = 2AB→. Tentukan koordinat C dan jarak OC.

Pembahasan

✏️ Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan contoh soal terlebih dahulu.

Mudah Soal 1–5

1. Nyatakan vektor (−1, 4, 6) dalam notasi vektor satuan.
2. Tentukan vektor posisi titik B(0, −5, 3) terhadap titik asal O.
3. Hitung panjang vektor p = (6, 2, −3).
4. Nyatakan 2î − 3ĵ + dalam notasi baris.
5. Diketahui A(2, 0, 1) dan B(4, 3, −1). Tentukan vektor AB→.

Sedang Soal 6–10

6. Tentukan vektor satuan dari q = (4, −4, 2).
7. Diketahui R(3, −1, 2) dan S(−1, 3, 6). Hitung |RS→| dan nyatakan RS→ dalam notasi vektor satuan.
8. Vektor r = (m, 2, −1) memiliki panjang 3. Tentukan semua nilai m.
9. Tentukan vektor yang searah dengan (1, −2, 2) dan memiliki panjang 9.
10. Diketahui OP→ = 3î + ĵ − 2 dan OQ→ = −î + 5ĵ + 2. Tentukan PQ→ dan panjangnya.

Sulit Soal 11–15

11. Tentukan semua nilai k sehingga vektor (k, k−1, 2k+1) memiliki panjang √30.
12. Diketahui A(1, −2, 3), B(3, 0, −1), C(−1, 4, 1). Tentukan vektor satuan dari AB→ + AC→.
13. Titik M membagi ruas garis PQ dengan P(2, −4, 6) dan Q(8, 2, 0) dengan perbandingan PM : MQ = 1 : 2. Tentukan vektor posisi M.
14. Vektor s = (a, 2a, −a) dan t = (1, −1, 3) sehingga |s + t| = 7. Tentukan semua nilai a.
15. Diketahui A(2, 1, −1), B(5, −3, 2), C(x, y, z) sedemikian sehingga AC→ = −3AB→. Tentukan koordinat C dan jarak C dari titik asal.
Materi Menyatakan Vektor dalam Ruang — Matematika Peminatan

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page