Menyajikan Data dalam Bentuk Diagram Batang
MODUL PEMBELAJARAN STATISTIKA

Menyajikan Data dalam Bentuk Diagram Batang

Pelajari cara menyajikan, membaca, dan menganalisis data menggunakan diagram batang secara lengkap dan mudah dipahami.

1. Pengertian Diagram Batang

🔍 Mengamati

Perhatikan data berikut tentang buah kesukaan siswa kelas 5:

Buah Jumlah Siswa
Mangga 12
Jeruk 8
Apel 10
Pisang 6

Data di atas bisa disajikan dalam bentuk diagram batang seperti berikut:

036912
12
Mangga
8
Jeruk
10
Apel
6
Pisang
❓ Menanya
  • Apa yang dimaksud diagram batang?
  • Mengapa kita perlu menyajikan data dalam diagram batang?
  • Apa perbedaan diagram batang dengan tabel biasa?
💡 Menalar

Diagram batang adalah diagram yang menyajikan data dalam bentuk batang-batang persegi panjang (vertikal atau horizontal). Panjang atau tinggi setiap batang menunjukkan frekuensi (banyaknya data) dari setiap kategori.

Kegunaan diagram batang:

  • Mempermudah membandingkan data antar kategori secara visual.
  • Memperjelas data agar lebih mudah dibaca dan dipahami.
  • Menyajikan data kategori (bukan data kontinu).
✏️ Mencoba

Cobalah amati diagram batang di atas, lalu jawab:

  1. Buah mana yang paling disukai?
  2. Berapa selisih siswa yang menyukai mangga dan pisang?
📢 Mengkomunikasikan

Dari diagram batang tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa buah mangga paling disukai oleh 12 siswa, sedangkan buah pisang paling sedikit disukai yaitu 6 siswa. Selisihnya adalah 12 − 6 = 6 siswa.

2. Komponen Diagram Batang

🔍 Mengamati

Perhatikan bagian-bagian diagram batang berikut:

Nilai Ulangan Siswa Jumlah Siswa Rentang Nilai 0 5 10 15 20 5 60-69 10 70-79 15 80-89 10 90-100 Sumbu Y Sumbu X
💡 Menalar

Setiap diagram batang memiliki komponen penting berikut:

Komponen Keterangan
Judul Menjelaskan isi/topik dari diagram batang.
Sumbu Mendatar (X) Menunjukkan kategori data (misalnya: nama buah, nama kota, rentang nilai).
Sumbu Tegak (Y) Menunjukkan frekuensi atau jumlah data. Memiliki skala angka.
Batang Persegi panjang yang tingginya menunjukkan frekuensi. Lebar batang harus sama.
Skala Angka pada sumbu Y yang menunjukkan ukuran. Jarak antar skala harus sama.
Label Keterangan pada sumbu X dan sumbu Y.
📢 Mengkomunikasikan

Aturan penting:

  • Lebar setiap batang harus sama.
  • Jarak antar batang harus sama.
  • Skala pada sumbu Y harus konsisten (misalnya naik per 5, per 10, dst).
  • Setiap batang harus diberi label kategori.

3. Jenis-Jenis Diagram Batang

🔍 Mengamati

Ada tiga jenis diagram batang yang perlu kamu ketahui:

a) Diagram Batang Tegak (Vertikal)

Batang disusun tegak (dari bawah ke atas). Ini adalah jenis yang paling umum digunakan.

05101520
15
IPA
20
MTK
10
IPS
18
B. Indo

b) Diagram Batang Mendatar (Horizontal)

Batang disusun mendatar (dari kiri ke kanan). Berguna jika nama kategori panjang.

B. Indo 18 IPS 10 MTK 20 IPA 15 0 5 10 15 20

c) Diagram Batang Ganda (Berkelompok)

Menampilkan dua atau lebih kelompok data dalam satu diagram untuk perbandingan.

05101520
14
16
Kelas A
18
12
Kelas B
10
20
Kelas C
🟦 Laki-laki 🟨 Perempuan
📢 Mengkomunikasikan

Diagram batang tegak paling sering digunakan. Diagram batang mendatar cocok untuk kategori dengan nama panjang. Diagram batang ganda digunakan untuk membandingkan dua kelompok data sekaligus.

4. Langkah-Langkah Membuat Diagram Batang

💡 Menalar

Ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat diagram batang:

Langkah 1: Kumpulkan dan susun data ke dalam tabel.

Langkah 2: Tentukan sumbu X (kategori) dan sumbu Y (frekuensi).

Langkah 3: Tentukan skala yang sesuai pada sumbu Y.

Langkah 4: Gambar batang untuk setiap kategori sesuai frekuensinya.

Langkah 5: Beri judul, label pada sumbu, dan keterangan jika perlu.

✏️ Mencoba

Contoh Penerapan: Data olahraga favorit siswa kelas 6:

Olahraga Jumlah Siswa
Sepak Bola 15
Bulu Tangkis 10
Renang 8
Basket 12
Voli 5

Langkah 1: Data sudah dalam tabel. ✅

Langkah 2: Sumbu X = Nama olahraga, Sumbu Y = Jumlah siswa.

Langkah 3: Skala sumbu Y: 0, 3, 6, 9, 12, 15 (naik per 3).

Langkah 4 & 5: Diagram batang:

03691215
15
Sepak Bola
10
Bulu Tangkis
8
Renang
12
Basket
5
Voli
📢 Mengkomunikasikan

Tips menentukan skala: Pilih skala yang membuat semua data mudah digambar. Jika data terbesar adalah 15, skala naik per 3 atau per 5 cocok digunakan.

5. Membaca dan Menganalisis Diagram Batang

🔍 Mengamati

Perhatikan diagram batang tentang penjualan es krim per hari:

010203040
25
Senin
30
Selasa
20
Rabu
35
Kamis
40
Jumat
❓ Menanya

Dari diagram di atas, kita bisa menjawab pertanyaan seperti:

💡 Menalar

Cara membaca dan menganalisis diagram batang:

  1. Menentukan nilai terbesar/terkecil: Lihat batang tertinggi (Jumat = 40) dan terendah (Rabu = 20).
  2. Menghitung selisih: 40 − 20 = 20 es krim.
  3. Menghitung jumlah total: 25 + 30 + 20 + 35 + 40 = 150 es krim.
  4. Menghitung rata-rata: 150 ÷ 5 = 30 es krim/hari.
  5. Membandingkan data: Penjualan Kamis 35, lebih banyak 10 dari Senin 25.
  6. Menemukan pola/tren: Penjualan cenderung naik dari Rabu ke Jumat.
📢 Mengkomunikasikan

Kesimpulan: Penjualan es krim paling tinggi pada hari Jumat (40 es krim) dan paling rendah pada hari Rabu (20 es krim). Rata-rata penjualan per hari adalah 30 es krim.

Contoh Soal dan Pembahasan

MUDAH

Soal 1. Membaca data dari diagram batang

Perhatikan data jumlah hewan peliharaan siswa kelas 4:

Hewan Jumlah
Kucing 10
Anjing 6
Ikan 8
Hamster 4

Pertanyaan: Hewan apa yang paling banyak dipelihara? Berapa jumlahnya?

Pembahasan:

Dari tabel, kita lihat jumlah masing-masing: Kucing = 10, Anjing = 6, Ikan = 8, Hamster = 4.

Jumlah terbesar adalah 10, yaitu Kucing.

Jawaban: Kucing, sebanyak 10.

Soal 2. Menghitung selisih dua kategori

Dari data hewan peliharaan di Soal 1, berapa selisih jumlah yang memelihara kucing dan hamster?

Pembahasan:

Kucing = 10, Hamster = 4

Selisih = 10 − 4 = 6

Jawaban: Selisihnya 6 siswa.

Soal 3. Menentukan jumlah total

Berapa jumlah seluruh siswa yang memiliki hewan peliharaan berdasarkan data Soal 1?

Pembahasan:

Total = 10 + 6 + 8 + 4 = 28 siswa

Jawaban: 28 siswa.

Soal 4. Menentukan skala yang tepat

Jika data tertinggi adalah 15, skala mana yang paling tepat untuk sumbu Y?

a) 0, 1, 2, 3, … 15
b) 0, 3, 6, 9, 12, 15
c) 0, 10, 20, 30

Pembahasan:

Pilihan (a) terlalu banyak garis skala. Pilihan (c) data 15 tidak tepat di garis skala dan skala terlalu besar.

Pilihan (b) naik per 3, data 15 tepat di garis skala, dan tidak terlalu rapat maupun terlalu renggang.

Jawaban: b) 0, 3, 6, 9, 12, 15

Soal 5. Mengurutkan data dari diagram

Urutkan hewan peliharaan dari Soal 1 dari yang paling sedikit ke paling banyak!

Pembahasan:

Hamster = 4, Anjing = 6, Ikan = 8, Kucing = 10

Jawaban: Hamster (4), Anjing (6), Ikan (8), Kucing (10).

SEDANG

Soal 6. Menghitung rata-rata dari diagram

Diagram batang menunjukkan jumlah buku yang dibaca siswa dalam 4 bulan:

05101520
12
Jan
8
Feb
16
Mar
20
Apr

Berapa rata-rata buku yang dibaca per bulan?

Pembahasan:

Total buku = 12 + 8 + 16 + 20 = 56

Jumlah bulan = 4

Rata-rata = 56 ÷ 4 = 14 buku/bulan

Jawaban: 14 buku per bulan.

Soal 7. Membuat tabel dari diagram

Perhatikan diagram batang berikut tentang jumlah pengunjung perpustakaan:

010203040
30
Senin
25
Selasa
40
Rabu
15
Kamis
35
Jumat

Buatlah tabel dari diagram batang di atas!

Pembahasan:

Kita baca tinggi setiap batang:

Hari Jumlah Pengunjung
Senin 30
Selasa 25
Rabu 40
Kamis 15
Jumat 35

Jawaban: Tabel di atas.

Soal 8. Perbandingan data dalam diagram ganda

Diagram batang ganda menunjukkan nilai ujian laki-laki dan perempuan:

Mata Pelajaran Laki-laki Perempuan
Matematika 75 80
IPA 85 78
Bahasa 70 88

a) Pada mata pelajaran mana laki-laki lebih unggul?
b) Berapa selisih nilai Bahasa antara perempuan dan laki-laki?

Pembahasan:

a) Bandingkan nilai per mapel:

  • MTK: L=75 < P=80 → Perempuan unggul
  • IPA: L=85 > P=78 → Laki-laki unggul
  • Bahasa: L=70 < P=88 → Perempuan unggul

Jawaban a): IPA (laki-laki 85, perempuan 78).

b) Selisih Bahasa = 88 − 70 = 18

Jawaban b): Selisihnya 18.

Soal 9. Menentukan data yang hilang

Diagram batang menunjukkan penjualan kue selama 5 hari. Total penjualan 100 kue.

Hari Jumlah
Senin 20
Selasa 25
Rabu ?
Kamis 15
Jumat 22

Berapa penjualan hari Rabu?

Pembahasan:

Jumlah yang diketahui = 20 + 25 + 15 + 22 = 82

Total = 100, maka Rabu = 100 − 82 = 18 kue

Jawaban: 18 kue.

Soal 10. Menemukan pola kenaikan

Jumlah siswa yang lulus tiap tahun: 2020 = 80, 2021 = 90, 2022 = 100, 2023 = 110.

a) Berapa kenaikan siswa per tahun?
b) Jika pola berlanjut, prediksi jumlah siswa lulus tahun 2024?

Pembahasan:

a) 2020→2021: 90−80=10, 2021→2022: 100−90=10, 2022→2023: 110−100=10

Kenaikan per tahun = 10 siswa

b) 2024 = 110 + 10 = 120 siswa

Jawaban: a) 10 siswa/tahun, b) 120 siswa.

SULIT

Soal 11. Analisis diagram batang ganda dengan persentase

Diagram batang ganda menunjukkan jumlah siswa yang lulus dan tidak lulus:

Kelas Lulus Tidak Lulus
6A 28 2
6B 25 5
6C 27 3

a) Berapa persentase kelulusan masing-masing kelas?
b) Kelas mana persentase kelulusannya paling tinggi?

Pembahasan:

Total siswa per kelas: 6A = 30, 6B = 30, 6C = 30

a) Persentase kelulusan:

  • 6A = (28÷30) × 100% = 93,3%
  • 6B = (25÷30) × 100% = 83,3%
  • 6C = (27÷30) × 100% = 90%

b) Persentase tertinggi: Kelas 6A (93,3%)

Soal 12. Menentukan data dari rata-rata dan diagram

Diagram batang menunjukkan produksi padi 6 desa. Rata-rata produksi adalah 25 ton.

Desa Produksi (ton)
A 20
B 30
C ?
D 25
E 28
F 22

Berapa produksi padi Desa C?

Pembahasan:

Rata-rata = Total ÷ Jumlah desa

25 = Total ÷ 6 → Total = 25 × 6 = 150 ton

Jumlah yang diketahui = 20 + 30 + 25 + 28 + 22 = 125

Desa C = 150 − 125 = 25 ton

Jawaban: 25 ton.

Soal 13. Perbandingan proporsi dua diagram

Toko A menjual: Cokelat 40, Vanila 30, Stroberi 30. Total = 100.

Toko B menjual: Cokelat 60, Vanila 50, Stroberi 90. Total = 200.

a) Toko mana yang proporsi penjualan cokelatnya lebih besar?
b) Berapa selisih proporsi stroberi antara kedua toko?

Pembahasan:

a) Proporsi cokelat:

  • Toko A = 40/100 = 40%
  • Toko B = 60/200 = 30%

Toko A proporsi cokelatnya lebih besar (40% > 30%).

b) Proporsi stroberi:

  • Toko A = 30/100 = 30%
  • Toko B = 90/200 = 45%

Selisih = 45% − 30% = 15%

Soal 14. Analisis tren dan prediksi

Jumlah pengunjung taman kota per bulan: Jan=200, Feb=250, Mar=300, Apr=350, Mei=400, Jun=?

a) Tentukan pola kenaikan per bulan.
b) Prediksi pengunjung bulan Juni.
c) Jika tiket masuk Rp5.000/orang, berapa total pendapatan Jan–Jun?

Pembahasan:

a) Kenaikan: 250−200=50, 300−250=50, 350−300=50, 400−350=50. Pola: naik 50/bulan.

b) Juni = 400 + 50 = 450 pengunjung.

c) Total = 200+250+300+350+400+450 = 1.950

Pendapatan = 1.950 × 5.000 = Rp9.750.000

Soal 15. Diagram batang ganda: perbandingan 3 kelompok

Tiga sekolah mengikuti lomba. Data medali:

Sekolah Emas Perak Perunggu
SD Maju 5 3 7
SD Jaya 4 6 2
SD Unggul 6 4 5

a) Sekolah mana yang total medalinya paling banyak?
b) Jika emas=3 poin, perak=2, perunggu=1, sekolah mana yang poinnya tertinggi?
c) Berapa rata-rata medali emas ketiga sekolah?

Pembahasan:

a) Total medali:

  • SD Maju = 5+3+7 = 15
  • SD Jaya = 4+6+2 = 12
  • SD Unggul = 6+4+5 = 15

SD Maju dan SD Unggul sama-sama 15 medali (tertinggi).

b) Poin:

  • SD Maju = 5(3)+3(2)+7(1) = 15+6+7 = 28
  • SD Jaya = 4(3)+6(2)+2(1) = 12+12+2 = 26
  • SD Unggul = 6(3)+4(2)+5(1) = 18+8+5 = 31

SD Unggul poin tertinggi (31).

c) Rata-rata emas = (5+4+6) ÷ 3 = 15 ÷ 3 = 5 medali emas.

Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri tanpa melihat pembahasan!

📊 Data untuk Latihan 1–5 (Mudah):

Jumlah siswa yang mengikuti ekskul:

Ekskul Jumlah
Pramuka 20
PMR 12
Seni 15
Olahraga 25
Robotik 8

MUDAH

1. Ekskul apa yang paling banyak peminatnya?
2. Berapa selisih siswa ekskul Olahraga dan Robotik?
3. Berapa total seluruh siswa yang mengikuti ekskul?
4. Urutkan ekskul dari peminat paling sedikit ke paling banyak!
5. Skala apa yang paling tepat untuk diagram batang data di atas? (per 5, per 10, atau per 3?)

📊 Data untuk Latihan 6–10 (Sedang):

Penjualan minuman selama seminggu (dalam gelas):

Hari Es Teh Jus
Senin 30 20
Selasa 25 25
Rabu 35 15
Kamis ? 30
Jumat 40 35

Total penjualan Es Teh selama 5 hari = 170 gelas.

SEDANG

6. Berapa penjualan Es Teh hari Kamis?
7. Berapa rata-rata penjualan Jus per hari?
8. Pada hari apa penjualan Es Teh dan Jus sama banyak?
9. Berapa total penjualan minuman (Es Teh + Jus) selama 5 hari?
10. Pada hari apa selisih Es Teh dan Jus paling besar? Berapa selisihnya?

📊 Data untuk Latihan 11–15 (Sulit):

Hasil panen buah (kg) di 4 kebun selama 3 bulan:

Kebun Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3
A 120 150 180
B 200 180 160
C 100 130 ?
D 150 170 190

Rata-rata produksi Kebun C selama 3 bulan = 130 kg.

SULIT

11. Berapa produksi Kebun C pada Bulan 3?
12. Kebun mana yang produksinya terus meningkat setiap bulan? Berapa kenaikan per bulannya?
13. Berapa total produksi semua kebun pada Bulan 2?
14. Jika harga jual buah Rp10.000/kg, berapa total pendapatan Kebun D selama 3 bulan?
15. Kebun B mengalami penurunan produksi. Jika pola berlanjut, prediksi produksi Kebun B pada Bulan 4. Berapa persentase penurunan dari Bulan 1 ke Bulan 4?

📘 Modul Pembelajaran: Menyajikan Data dalam Bentuk Diagram Batang

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page