Pagar Dalam & Pagar Luar – Data Tunggal Berbobot

Menentukan Nilai Pagar Dalam dan Pagar Luar
Data Tunggal Berbobot

Materi Statistika — Panduan Lengkap

Materi

Mengamati

Perhatikan data berikut. Seorang guru mencatat nilai ulangan 30 siswa dan menyajikannya dalam bentuk data tunggal berbobot (data frekuensi):

Nilai (xᵢ) 40 50 55 60 65 70 75 80 90 100
Frekuensi (fᵢ) 1 2 3 5 6 5 4 2 1 1

Dari data di atas, total frekuensi = 30. Data ini adalah data tunggal berbobot karena setiap nilai memiliki frekuensi (bobot) tertentu. Apakah ada nilai yang sangat jauh dari kelompok data lainnya (pencilan/outlier)?

Menanya
  • Bagaimana cara menentukan apakah suatu data merupakan pencilan (outlier)?
  • Apa itu Pagar Dalam (PD) dan Pagar Luar (PL)?
  • Bagaimana langkah-langkah menghitung PD dan PL pada data tunggal berbobot?
Menalar

A. Pengertian

Pagar Dalam (Inner Fence) dan Pagar Luar (Outer Fence) adalah batas-batas yang digunakan untuk mengidentifikasi pencilan (outlier) dalam suatu data.

  • Pencilan Ringan (Mild Outlier): data yang terletak di antara Pagar Dalam dan Pagar Luar.
  • Pencilan Berat (Extreme Outlier): data yang terletak di luar Pagar Luar.

B. Konsep Kuartil pada Data Tunggal Berbobot

Pada data tunggal berbobot, setiap nilai xᵢ memiliki frekuensi fᵢ. Total data:

n = Σfᵢ (jumlah seluruh frekuensi)

Untuk menentukan kuartil, kita perlu membentangkan data sesuai frekuensinya (seolah-olah ditulis satu per satu), kemudian menentukan posisi kuartil:

Letak Q₁ = data ke-¼(n+1)
Letak Q₂ (Median) = data ke-½(n+1)
Letak Q₃ = data ke-¾(n+1)

Jika letak kuartil jatuh di antara dua data, gunakan interpolasi linier (rata-rata dua data tersebut).

Frekuensi kumulatif (FK) sangat membantu menentukan posisi data:

xᵢ fᵢ FK
x₁ f₁ f₁
x₂ f₂ f₁+f₂
x₃ f₃ f₁+f₂+f₃

C. Jangkauan Antar Kuartil (IQR)

IQR = Q₃ − Q₁

IQR mengukur sebaran 50% data tengah.

D. Rumus Pagar Dalam dan Pagar Luar

Pagar Dalam Bawah (PDb) = Q₁ − 1,5 × IQR
Pagar Dalam Atas (PDa) = Q₃ + 1,5 × IQR

Pagar Luar Bawah (PLb) = Q₁ − 3 × IQR
Pagar Luar Atas (PLa) = Q₃ + 3 × IQR

E. Interpretasi

Diagram Klasifikasi Pencilan

Zona Rentang Keterangan
Normal PDb ≤ x ≤ PDa Bukan pencilan
Pencilan Ringan PLb ≤ x < PDb
atau PDa < x ≤ PLa
Mild Outlier
Pencilan Berat x < PLb
atau x > PLa
Extreme Outlier

F. Langkah-Langkah Penyelesaian (Ringkasan)

  1. Susun data berbobot dalam tabel (xᵢ, fᵢ, FK).
  2. Hitung n = Σfᵢ.
  3. Tentukan letak Q₁, Q₂, Q₃.
  4. Tentukan nilai Q₁, Q₂, Q₃ menggunakan FK.
  5. Hitung IQR = Q₃ − Q₁.
  6. Hitung PDb, PDa, PLb, PLa.
  7. Identifikasi pencilan.
Mencoba

Mari kita terapkan langkah-langkah di atas pada data pengamatan awal:

xᵢ 40 50 55 60 65 70 75 80 90 100
fᵢ 1 2 3 5 6 5 4 2 1 1
FK 1 3 6 11 17 22 26 28 29 30
Langkah 1: n = 30
Langkah 2: Letak Q₁ = ¼(30+1) = 7,75 → antara data ke-7 dan ke-8
FK menunjukkan data ke-7 dan ke-8 berada di kelompok xᵢ = 60 (FK sebelumnya = 6, FK saat ini = 11). Jadi Q₁ = 60.
Langkah 3: Letak Q₃ = ¾(30+1) = 23,25 → antara data ke-23 dan ke-24
Data ke-23 dan ke-24 berada di kelompok xᵢ = 75 (FK sebelumnya = 22, FK saat ini = 26). Jadi Q₃ = 75.
Langkah 4: IQR = 75 − 60 = 15
Langkah 5: PDb = 60 − 1,5 × 15 = 60 − 22,5 = 37,5
PDa = 75 + 1,5 × 15 = 75 + 22,5 = 97,5
Langkah 6: PLb = 60 − 3 × 15 = 60 − 45 = 15
PLa = 75 + 3 × 15 = 75 + 45 = 120
Langkah 7: Semua nilai (40–100) berada dalam rentang PDb (37,5) ≤ x ≤ PDa (97,5), kecuali x = 100 (100 > 97,5). Maka 100 adalah pencilan ringan karena 97,5 < 100 ≤ 120.

Visualisasi pada Garis Bilangan

PLb=15
PDb=37,5
Q₁=60
Q₃=75
PDa=97,5
100★
PLa=120

🟢 Pagar   🔵 Kuartil   🔴 Pencilan Ringan (★)

Mengkomunikasikan

Kesimpulan:

  • Dari data berbobot tersebut diperoleh Q₁ = 60, Q₃ = 75, IQR = 15.
  • Pagar Dalam: [37,5 ; 97,5] dan Pagar Luar: [15 ; 120].
  • Nilai 100 adalah pencilan ringan karena berada di antara PDa dan PLa.
  • Tidak terdapat pencilan berat karena tidak ada data di luar pagar luar.

Contoh Soal & Pembahasan

Mudah

Contoh 1. Diberikan data tunggal berbobot:
xᵢ 10 20 30 40 50
fᵢ 2 4 6 4 2
Tentukan Q₁, Q₃, IQR, serta PDb dan PDa!
n = 2+4+6+4+2 = 18
FK: 2, 6, 12, 16, 18
Letak Q₁ = ¼(19) = 4,75 → data ke-4 dan ke-5. FK=2 → data ke-3 s.d. 6 ada di xᵢ=20. Jadi Q₁ = 20.
Letak Q₃ = ¾(19) = 14,25 → data ke-14 dan ke-15. FK=12→13 s.d. 16 di xᵢ=40. Jadi Q₃ = 40.
IQR = 40 − 20 = 20
PDb = 20 − 1,5(20) = 20 − 30 = −10
PDa = 40 + 1,5(20) = 40 + 30 = 70
Semua data (10–50) berada dalam [−10, 70]. Tidak ada pencilan.
Contoh 2. Data berbobot:
xᵢ 5 10 15 20
fᵢ 3 5 5 3
Tentukan PDb, PDa, PLb, dan PLa!
n = 16; FK: 3, 8, 13, 16
Q₁: letak = ¼(17) = 4,25 → data ke-4 dan ke-5 → keduanya di xᵢ=10 (FK 3→8). Q₁ = 10
Q₃: letak = ¾(17) = 12,75 → data ke-12 dan ke-13 → keduanya di xᵢ=15 (FK 8→13). Q₃ = 15
IQR = 15 − 10 = 5
PDb = 10 − 1,5(5) = 2,5; PDa = 15 + 1,5(5) = 22,5
PLb = 10 − 3(5) = −5; PLa = 15 + 3(5) = 30
Semua data dalam rentang pagar. Tidak ada pencilan.
Contoh 3. Data berbobot:
xᵢ 2 4 6 8 10
fᵢ 1 3 4 3 1
Hitunglah IQR dan tentukan pagar dalam!
n = 12; FK: 1, 4, 8, 11, 12
Q₁: letak = ¼(13) = 3,25 → data ke-3 dan ke-4 → keduanya di xᵢ=4 (FK 1→4). Q₁ = 4
Q₃: letak = ¾(13) = 9,75 → data ke-9 dan ke-10 → keduanya di xᵢ=8 (FK 8→11). Q₃ = 8
IQR = 8 − 4 = 4
PDb = 4 − 1,5(4) = −2; PDa = 8 + 1,5(4) = 14
Tidak ada pencilan (semua data 2–10 dalam [−2, 14]).
Contoh 4. Data berbobot:
xᵢ 30 35 40 45 50
fᵢ 2 5 8 3 2
Tentukan PDb, PDa, dan identifikasi pencilan!
n = 20; FK: 2, 7, 15, 18, 20
Q₁: ¼(21) = 5,25 → data ke-5 dan ke-6 → di xᵢ=35 (FK 2→7). Q₁ = 35
Q₃: ¾(21) = 15,75 → data ke-15 dan ke-16. Data ke-15 di xᵢ=40 (FK=15), data ke-16 di xᵢ=45 (FK=18). Q₃ = (40+45)/2 = 42,5
IQR = 42,5 − 35 = 7,5
PDb = 35 − 1,5(7,5) = 35 − 11,25 = 23,75
PDa = 42,5 + 1,5(7,5) = 42,5 + 11,25 = 53,75
Semua data (30–50) dalam [23,75 ; 53,75]. Tidak ada pencilan.
Contoh 5. Data berbobot:
xᵢ 100 200 300
fᵢ 4 8 4
Tentukan semua pagar!
n = 16; FK: 4, 12, 16
Q₁: ¼(17) = 4,25 → data ke-4 (xᵢ=100) dan ke-5 (xᵢ=200). Q₁ = (100+200)/2 = 150
Q₃: ¾(17) = 12,75 → data ke-12 (xᵢ=200) dan ke-13 (xᵢ=300). Q₃ = (200+300)/2 = 250
IQR = 250 − 150 = 100
PDb = 150 − 150 = 0; PDa = 250 + 150 = 400
PLb = 150 − 300 = −150; PLa = 250 + 300 = 550
Tidak ada pencilan.

Sedang

Contoh 6. Data berbobot:
xᵢ 3 5 7 9 11 25
fᵢ 2 4 6 5 2 1
Tentukan pagar dalam dan pagar luar, lalu identifikasi pencilan!
n = 20; FK: 2, 6, 12, 17, 19, 20
Q₁: ¼(21) = 5,25 → data ke-5 dan ke-6 → keduanya di xᵢ=5 (FK 2→6). Q₁ = 5
Q₃: ¾(21) = 15,75 → data ke-15 dan ke-16 → keduanya di xᵢ=9 (FK 12→17). Q₃ = 9
IQR = 9 − 5 = 4
PDb = 5 − 6 = −1; PDa = 9 + 6 = 15
PLb = 5 − 12 = −7; PLa = 9 + 12 = 21
xᵢ = 25 > PDa (15) → pencilan. 25 > PLa (21) → 25 adalah pencilan berat (extreme outlier).
Contoh 7. Data berbobot:
xᵢ 12 15 18 20 22 40
fᵢ 3 5 7 6 3 1
Tentukan jenis pencilan untuk xᵢ = 40!
n = 25; FK: 3, 8, 15, 21, 24, 25
Q₁: ¼(26) = 6,5 → data ke-6 dan ke-7 → keduanya di xᵢ=15 (FK 3→8). Q₁ = 15
Q₃: ¾(26) = 19,5 → data ke-19 dan ke-20 → keduanya di xᵢ=20 (FK 15→21). Q₃ = 20
IQR = 20 − 15 = 5
PDa = 20 + 7,5 = 27,5; PLa = 20 + 15 = 35
40 > 35 (PLa) → xᵢ = 40 adalah pencilan berat.
Contoh 8. Data berbobot:
xᵢ 1 50 55 60 65 70
fᵢ 1 4 6 5 3 1
Apakah xᵢ = 1 merupakan pencilan? Jika ya, jenis apa?
n = 20; FK: 1, 5, 11, 16, 19, 20
Q₁: ¼(21) = 5,25 → data ke-5 (xᵢ=50) dan ke-6 (xᵢ=55). Q₁ = (50+55)/2 = 52,5
Q₃: ¾(21) = 15,75 → data ke-15 dan ke-16 → keduanya di xᵢ=60 (FK 11→16). Q₃ = 60
IQR = 60 − 52,5 = 7,5
PDb = 52,5 − 11,25 = 41,25; PLb = 52,5 − 22,5 = 30
xᵢ = 1 < PDb (41,25) → pencilan. 1 < PLb (30) → pencilan berat.
Contoh 9. Data berbobot:
xᵢ 20 25 30 35 40 45 80
fᵢ 1 3 5 6 4 2 1
Tentukan semua pagar dan klasifikasikan setiap pencilan!
n = 22; FK: 1, 4, 9, 15, 19, 21, 22
Q₁: ¼(23) = 5,75 → data ke-5 dan ke-6 → keduanya di xᵢ=30 (FK 4→9). Q₁ = 30
Q₃: ¾(23) = 17,25 → data ke-17 dan ke-18 → keduanya di xᵢ=40 (FK 15→19). Q₃ = 40
IQR = 10; PDb = 30−15 = 15; PDa = 40+15 = 55
PLb = 30−30 = 0; PLa = 40+30 = 70
xᵢ=80: 80 > 70 → pencilan berat
xᵢ=20: 20 > 15 → dalam pagar dalam → bukan pencilan
Contoh 10. Data berbobot:
xᵢ 10 12 14 16 18 30
fᵢ 2 5 8 5 2 2
Tentukan pagar-pagar dan klasifikasikan xᵢ = 30!
n = 24; FK: 2, 7, 15, 20, 22, 24
Q₁: ¼(25) = 6,25 → data ke-6 dan ke-7 → keduanya di xᵢ=12 (FK 2→7). Q₁ = 12
Q₃: ¾(25) = 18,75 → data ke-18 dan ke-19 → keduanya di xᵢ=16 (FK 15→20). Q₃ = 16
IQR = 4; PDb = 12−6 = 6; PDa = 16+6 = 22
PLb = 12−12 = 0; PLa = 16+12 = 28
xᵢ=30: 30 > 28 (PLa) → pencilan berat

Sulit

Contoh 11. Data berbobot:
xᵢ 2 45 48 50 52 55 58 100
fᵢ 1 3 5 8 6 4 2 1
Tentukan semua pagar dan klasifikasikan semua pencilan!
n = 30; FK: 1, 4, 9, 17, 23, 27, 29, 30
Q₁: ¼(31) = 7,75 → data ke-7 dan ke-8 → keduanya di xᵢ=48 (FK 4→9). Q₁ = 48
Q₃: ¾(31) = 23,25 → data ke-23 (xᵢ=52, FK=23) dan ke-24 (xᵢ=55, FK=27). Q₃ = (52+55)/2 = 53,5
IQR = 53,5 − 48 = 5,5
PDb = 48 − 8,25 = 39,75; PDa = 53,5 + 8,25 = 61,75
PLb = 48 − 16,5 = 31,5; PLa = 53,5 + 16,5 = 70
xᵢ=2: 2 < 31,5 → pencilan berat
xᵢ=100: 100 > 70 → pencilan berat
Contoh 12. Data berbobot dengan n besar:
xᵢ 5 10 15 20 25 30 35 60
fᵢ 1 4 8 12 10 6 3 1
Tentukan semua pagar dan jenis pencilan!
n = 45; FK: 1, 5, 13, 25, 35, 41, 44, 45
Q₁: ¼(46) = 11,5 → data ke-11 dan ke-12 → keduanya di xᵢ=15 (FK 5→13). Q₁ = 15
Q₃: ¾(46) = 34,5 → data ke-34 dan ke-35 → keduanya di xᵢ=25 (FK 25→35). Q₃ = 25
IQR = 10; PDb = 15−15 = 0; PDa = 25+15 = 40
PLb = 15−30 = −15; PLa = 25+30 = 55
xᵢ=5: 5 > 0 → bukan pencilan
xᵢ=60: 60 > 55 → pencilan berat
Contoh 13. Data berbobot:
xᵢ 0 70 72 75 78 80 82 95 150
fᵢ 1 2 4 6 8 5 3 1 1
Klasifikasikan semua pencilan!
n = 31; FK: 1, 3, 7, 13, 21, 26, 29, 30, 31
Q₁: ¼(32) = 8 → data ke-8 → xᵢ=75 (FK 7→13). Q₁ = 75
Q₃: ¾(32) = 24 → data ke-24 → xᵢ=80 (FK 21→26). Q₃ = 80
IQR = 5; PDb = 75−7,5 = 67,5; PDa = 80+7,5 = 87,5
PLb = 75−15 = 60; PLa = 80+15 = 95
xᵢ=0: 0 < 60 → pencilan berat
xᵢ=95: 87,5 < 95 ≤ 95 → pencilan ringan
xᵢ=150: 150 > 95 → pencilan berat
Contoh 14. Data berbobot:
xᵢ 1 2 3 4 5 6 7 15 20
fᵢ 1 2 5 7 6 4 2 1 1
Tentukan ada berapa pencilan ringan dan berapa pencilan berat!
n = 29; FK: 1, 3, 8, 15, 21, 25, 27, 28, 29
Q₁: ¼(30) = 7,5 → data ke-7 dan ke-8 → keduanya di xᵢ=3 (FK 3→8). Q₁ = 3
Q₃: ¾(30) = 22,5 → data ke-22 dan ke-23 → keduanya di xᵢ=6 (FK 21→25). Q₃ = 6
IQR = 3; PDb = 3−4,5 = −1,5; PDa = 6+4,5 = 10,5
PLb = 3−9 = −6; PLa = 6+9 = 15
xᵢ=15: 10,5 < 15 ≤ 15 → pencilan ringan (1 data)
xᵢ=20: 20 > 15 → pencilan berat (1 data)
Jawaban: 1 pencilan ringan, 1 pencilan berat.
Contoh 15. Jika diketahui data berbobot memiliki Q₁ = 25, Q₃ = 45, dan terdapat nilai xᵢ = 5 (fᵢ=1) dan xᵢ = 90 (fᵢ=1). Klasifikasikan kedua nilai tersebut!
IQR = 45 − 25 = 20
PDb = 25 − 30 = −5; PDa = 45 + 30 = 75
PLb = 25 − 60 = −35; PLa = 45 + 60 = 105
xᵢ=5: −5 < 5 → 5 ≥ PDb → bukan pencilan (masih dalam pagar dalam)
xᵢ=90: 75 < 90 ≤ 105 → pencilan ringan

Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan!

Mudah

1. Data berbobot:
xᵢ 8 10 12 14 16
fᵢ 3 5 7 4 1
Tentukan Q₁, Q₃, IQR, PDb, dan PDa!
2. Data berbobot:
xᵢ 20 30 40 50
fᵢ 2 6 6 2
Hitunglah pagar dalam bawah dan atas!
3. Data berbobot:
xᵢ 5 7 9 11 13
fᵢ 1 4 6 4 1
Tentukan IQR dan semua pagar!
4. Data berbobot:
xᵢ 50 60 70 80
fᵢ 3 7 5 3
Tentukan PDb, PDa, PLb, dan PLa!
5. Jika Q₁ = 15 dan Q₃ = 35, hitunglah semua nilai pagar!

Sedang

6. Data berbobot:
xᵢ 10 15 20 25 30 55
fᵢ 2 4 8 5 2 1
Apakah xᵢ = 55 merupakan pencilan? Jika ya, jenis apa?
7. Data berbobot:
xᵢ 3 40 42 44 46 48
fᵢ 1 5 7 6 4 2
Tentukan jenis pencilan untuk xᵢ = 3!
8. Data berbobot:
xᵢ 100 110 115 120 125 150
fᵢ 1 3 6 5 3 2
Tentukan semua pagar dan identifikasi setiap pencilan!
9. Data berbobot:
xᵢ 2 8 10 12 14 16 35
fᵢ 1 3 6 7 4 2 1
Ada berapa pencilan ringan dan berapa pencilan berat?
10. Data berbobot:
xᵢ 25 30 35 40 45 65
fᵢ 2 5 8 6 3 1
Klasifikasikan xᵢ = 25 dan xᵢ = 65!

Sulit

11. Data berbobot:
xᵢ 1 50 52 54 56 58 60 62 120
fᵢ 1 2 4 7 8 5 3 1 1
Tentukan semua pagar dan klasifikasikan semua pencilan!
12. Data berbobot mempunyai 40 data. Diketahui Q₁ = 32 dan Q₃ = 48. Jika terdapat xᵢ = 5 (fᵢ=1), xᵢ = 8 (fᵢ=1), xᵢ = 72 (fᵢ=1), dan xᵢ = 100 (fᵢ=1), klasifikasikan masing-masing!
13. Data berbobot:
xᵢ 0 3 60 62 64 66 68 70 90 130
fᵢ 1 1 3 5 8 6 4 2 1 1
Tentukan ada berapa pencilan ringan dan pencilan berat! Sebutkan nilainya!
14. Suatu data berbobot memiliki Q₁ = a dan Q₃ = 3a (dengan a > 0). Tentukan dalam variabel a: PDb, PDa, PLb, PLa. Jika a = 10, tentukan semua nilai pagar!
15. Data berbobot:
xᵢ 2 5 80 82 84 86 88 90 92 140 200
fᵢ 1 1 3 5 8 7 5 3 1 1 1
Tentukan semua pagar, lalu klasifikasikan setiap pencilan yang ada!

📊 Materi Statistika — Pagar Dalam & Pagar Luar Data Tunggal Berbobot

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page