Jangkauan Antar Kuartil (Hamparan) Data Tunggal Berbobot

Menentukan Nilai Jangkauan Antar Kuartil (Hamparan) Data Tunggal Berbobot

Panduan Lengkap: Materi, Contoh Soal & Latihan

MATERI

A. Pengertian Data Tunggal Berbobot

Data tunggal berbobot adalah data yang setiap nilainya memiliki frekuensi (bobot) tertentu, artinya suatu nilai data dapat muncul lebih dari satu kali. Bobot menunjukkan berapa kali nilai tersebut muncul.

Nilai Data (xi) Frekuensi / Bobot (fi)
5 3
7 5
9 2

Artinya: nilai 5 muncul 3 kali, nilai 7 muncul 5 kali, dan nilai 9 muncul 2 kali. Total data = 3 + 5 + 2 = 10.

Kegiatan: MENGAMATI

Perhatikan tabel data berikut:

xi fi
60 2
65 4
70 6
75 5
80 3

Amati: Data sudah diurutkan dari terkecil ke terbesar. Total data n = 2 + 4 + 6 + 5 + 3 = 20. Setiap nilai muncul sesuai frekuensinya.

B. Kuartil pada Data Tunggal Berbobot

Kuartil membagi data terurut menjadi 4 bagian sama banyak:

  • Q1 (Kuartil Bawah): membatasi 25% data terbawah
  • Q2 (Median): membatasi 50% data (nilai tengah)
  • Q3 (Kuartil Atas): membatasi 75% data terbawah

Rumus Letak Kuartil

Letak Q1 = data ke-14(n + 1)

Letak Q2 = data ke-12(n + 1)

Letak Q3 = data ke-34(n + 1)

di mana n = jumlah total seluruh data = Σfi

Langkah Menentukan Kuartil pada Data Berbobot:

  1. Urutkan data dari nilai terkecil ke terbesar (biasanya sudah terurut).
  2. Hitung total frekuensi: n = Σfi
  3. Buat frekuensi kumulatif (fk): jumlahkan frekuensi secara berurutan dari atas.
  4. Tentukan letak Q1, Q2, Q3 menggunakan rumus di atas.
  5. Cari nilai kuartil berdasarkan letak pada frekuensi kumulatif. Jika letak jatuh di antara dua data, lakukan interpolasi.

Kegiatan: MENANYA

Pertanyaan kritis yang perlu diajukan:

  1. Bagaimana jika letak kuartil jatuh tepat pada suatu data? → Nilainya langsung diambil.
  2. Bagaimana jika letak kuartil jatuh di antara dua data? → Lakukan interpolasi linear.
  3. Apakah data harus diurutkan terlebih dahulu? → Ya, wajib.
  4. Apa perbedaan kuartil data tunggal biasa dan berbobot? → Pada data berbobot, kita menggunakan frekuensi kumulatif untuk menemukan letak.

C. Jangkauan Antar Kuartil (Hamparan / IQR)

Jangkauan Antar Kuartil (Interquartile Range / IQR), juga disebut Hamparan, mengukur sebaran data pada 50% bagian tengah.

Rumus Jangkauan Antar Kuartil (Hamparan)

IQR = H = Q3 − Q1

IQR = Interquartile Range, H = Hamparan

Catatan Penting:

  • IQR selalu bernilai ≥ 0 (tidak negatif)
  • IQR kecil → data 50% tengah mengumpul (tidak tersebar jauh)
  • IQR besar → data 50% tengah menyebar luas
  • IQR tidak dipengaruhi oleh nilai ekstrem (outlier), sehingga lebih robust dibanding jangkauan biasa

Kegiatan: MENALAR

Perhatikan dua kelompok data berikut:

Kelompok Q1 Q3 IQR
A 60 80 80 − 60 = 20
B 68 74 74 − 68 = 6

Kesimpulan: Kelompok B memiliki IQR lebih kecil, artinya 50% data tengahnya lebih seragam (mengumpul). Kelompok A lebih tersebar.

D. Prosedur Lengkap Menentukan IQR Data Tunggal Berbobot

Langkah Sistematis:

  1. Pastikan data terurut dari kecil ke besar.
  2. Hitung n = Σfi (total frekuensi).
  3. Buat kolom frekuensi kumulatif (fk).
  4. Hitung letak kuartil:
    • Letak Q1 = 14(n+1)
    • Letak Q3 = 34(n+1)
  5. Tentukan nilai Q1 dan Q3 dari frekuensi kumulatif:
    • Jika letak = bilangan bulat → ambil langsung nilai data ke-letak.
    • Jika letak = pecahan (misal 5,25) → interpolasi antara data ke-5 dan ke-6:
      Q = data ke-5 + 0,25 × (data ke-6 − data ke-5)
  6. Hitung IQR = Q3 − Q1

Kegiatan: MENCOBA

Cobalah tentukan IQR dari data berikut:

xi fi
10 3
20 5
30 4
40 3

Ikuti langkah: hitung n, buat fk, tentukan letak Q1 dan Q3, lalu hitung IQR. (Jawaban akan dibahas di contoh soal)

Kegiatan: MENGKOMUNIKASIKAN

Setelah menyelesaikan perhitungan di atas, komunikasikan hasilmu dengan format berikut:

  1. “Dari data tersebut, total data (n) = …”
  2. “Letak Q1 ada pada data ke-… dan nilainya = …”
  3. “Letak Q3 ada pada data ke-… dan nilainya = …”
  4. “Jadi, Jangkauan Antar Kuartil (Hamparan) = Q3 − Q1 = …”
  5. “Artinya, 50% data bagian tengah tersebar dalam rentang …”

CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

🟢 Contoh Soal Mudah (1–5)

Contoh 1

Diketahui data tunggal berbobot:

xi fi
4 2
6 3
8 4
10 1

Tentukan Jangkauan Antar Kuartil (Hamparan)!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 2

Data:

xi fi
5 4
10 6
15 2

Tentukan IQR!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 3

xi fi
3 5
7 5

Tentukan IQR!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 4

xi fi
12 3
14 4
16 5
18 3
20 1

Tentukan Hamparan!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 5

xi fi
50 2
60 6
70 4

Tentukan IQR!

▶ Lihat Pembahasan

🟡 Contoh Soal Sedang (6–10)

Contoh 6

xi fi
25 3
30 7
35 8
40 5
45 2

Tentukan IQR!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 7

xi fi
2 4
5 6
8 3
11 5
14 2

Tentukan IQR!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 8

xi fi
100 1
110 3
120 5
130 4
140 2
150 1

Tentukan IQR!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 9

xi fi
15 2
20 5
25 7
30 4
35 3
40 1

Tentukan Hamparan!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 10

xi fi
42 3
48 5
54 6
60 4
66 2

Tentukan IQR!

▶ Lihat Pembahasan

🔴 Contoh Soal Sulit (11–15)

Contoh 11

Data nilai ulangan 30 siswa:

xi fi
55 2
60 4
65 7
70 8
75 5
80 3
85 1

Tentukan IQR dan interpretasikan!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 12

Data berbobot dengan 7 nilai berbeda:

xi fi
10 1
15 3
20 5
25 8
30 6
35 4
40 1

Hitunglah IQR! Apakah data cenderung simetris?

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 13

Dua kelompok data. Kelompok mana yang lebih seragam?

Kelompok A:

xi fi
70 3
75 7
80 5

Kelompok B:

xi fi
60 4
75 5
90 6
▶ Lihat Pembahasan

Contoh 14

Diketahui data berbobot memiliki Q1 = 45 dan IQR = 20. Jika semua nilai data ditambah 10, tentukan Q1, Q3, dan IQR yang baru!

▶ Lihat Pembahasan

Contoh 15

Diketahui data berbobot memiliki Q1 = 30 dan Q3 = 50. Jika semua data dikalikan 2, tentukan IQR baru!

▶ Lihat Pembahasan

LATIHAN SOAL

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan. Gunakan langkah-langkah yang sudah dipelajari!

🟢 Latihan Mudah

1. Tentukan IQR dari data berikut!

xi fi
2 3
4 5
6 2

2. Tentukan Hamparan!

xi fi
10 4
20 4
30 4

3. Tentukan IQR!

xi fi
8 5
12 7

4. Tentukan IQR!

xi fi
1 2
3 6
5 4
7 3

5. Tentukan IQR!

xi fi
90 3
95 5
100 2

🟡 Latihan Sedang

6. Tentukan IQR!

xi fi
22 2
28 5
34 8
40 4
46 1

7. Tentukan IQR!

xi fi
50 1
55 4
60 7
65 5
70 3

8. Tentukan IQR dan tentukan apakah data cenderung simetris!

xi fi
30 3
40 6
50 8
60 6
70 3

9. Tentukan IQR!

xi fi
5 2
10 3
15 6
20 7
25 4
30 2

10. Tentukan IQR!

xi fi
75 3
80 5
85 9
90 6
95 2

🔴 Latihan Sulit

11. Data berikut merupakan nilai 35 siswa. Tentukan IQR dan berikan interpretasinya!

xi fi
40 2
50 5
60 8
70 10
80 6
90 3
100 1

12. Bandingkan IQR kedua kelompok dan tentukan kelompok mana yang lebih homogen!

Kelompok P:

xi fi
65 4
70 8
75 6
80 2

Kelompok Q:

xi fi
50 5
65 4
80 6
95 5

13. Diketahui data berbobot memiliki Q1 = 24 dan IQR = 16. Jika setiap data dikurangi 5, tentukan Q1, Q3, dan IQR yang baru!

14. Diketahui data berbobot memiliki Q1 = 20 dan Q3 = 50. Jika setiap data dikalikan 3 kemudian ditambah 5, tentukan IQR baru!

15. Tentukan IQR dari data berikut, lalu tentukan batas bawah dan batas atas pencilan (outlier) menggunakan rumus: Batas bawah = Q1 − 1,5 × IQR dan Batas atas = Q3 + 1,5 × IQR. Adakah data yang merupakan pencilan?

xi fi
10 1
30 3
35 8
40 6
45 4
80 1

Materi Jangkauan Antar Kuartil (Hamparan) Data Tunggal Berbobot

Semangat belajar! 📚

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page