Menentukan Nilai Desil Data Berkelompok

Menentukan Nilai Desil Data Berkelompok

Materi Statistika — Ukuran Letak Data

1. Materi: Desil Data Berkelompok

A. Pengertian Desil

Desil adalah nilai-nilai yang membagi data yang telah diurutkan menjadi 10 bagian yang sama besar. Terdapat 9 desil, yaitu D₁, D₂, D₃, …, D₉.

  • D₁ membagi 10% data terendah dari 90% data lainnya
  • D₂ membagi 20% data terendah dari 80% data lainnya
  • D₅ sama dengan median (membagi data menjadi 50%-50%)
  • D₉ membagi 90% data terendah dari 10% data tertinggi

B. Rumus Desil Data Berkelompok

Di = L + p × ( (i × n / 10) − F ) / f

Keterangan:

Simbol Keterangan
Di Desil ke-i (i = 1, 2, 3, …, 9)
L Tepi bawah kelas desil ke-i
p Panjang (lebar) kelas interval
n Jumlah seluruh frekuensi (banyak data)
i Desil yang dicari (1, 2, …, 9)
F Frekuensi kumulatif sebelum kelas desil
f Frekuensi kelas desil

C. Langkah-langkah Menentukan Desil

  1. Hitung posisi desil: Posisi Di = i × n / 10
  2. Tentukan kelas desil: Lihat pada frekuensi kumulatif, kelas desil adalah kelas pertama yang frekuensi kumulatifnya ≥ posisi desil.
  3. Tentukan nilai L, p, F, dan f dari kelas desil yang ditemukan.
  4. Substitusi ke dalam rumus desil.

D. Tepi Bawah Kelas (L)

Tepi bawah kelas dihitung dengan rumus:

L = Batas bawah kelas − 0,5

Contoh: Jika kelas interval adalah 41–50, maka L = 41 − 0,5 = 40,5

E. Panjang Kelas (p)

p = Batas atas − Batas bawah + 1

Contoh: Kelas 41–50, maka p = 50 − 41 + 1 = 10

2. Kegiatan Pembelajaran (Pendekatan Saintifik 5M)

🔍 Mengamati

Perhatikan tabel distribusi frekuensi berikut yang menunjukkan nilai ulangan 40 siswa:

Nilai Frekuensi (f) Frek. Kumulatif (Fk)
31–40 3 3
41–50 5 8
51–60 10 18
61–70 12 30
71–80 7 37
81–90 3 40

Amati bagaimana data tersebar dalam kelas-kelas interval dan perhatikan frekuensi kumulatifnya.

❓ Menanya

  • Bagaimana cara menentukan letak kelas desil dari tabel distribusi frekuensi?
  • Apa perbedaan cara menghitung desil pada data tunggal dan data berkelompok?
  • Mengapa kita menggunakan tepi bawah kelas, bukan batas bawah kelas?
  • Bagaimana hubungan desil dengan persentil dan kuartil?

💡 Menalar

Dari tabel di atas, tentukan D₃ (Desil ke-3):

  1. n = 40, maka posisi D₃ = 3 × 40 / 10 = 12
  2. Frek. kumulatif pertama ≥ 12 ada di kelas 51–60 (Fk = 18)
  3. Maka kelas desil: 51–60
  4. L = 51 − 0,5 = 50,5; p = 10; F = 8 (kumulatif sebelum kelas desil); f = 10
  5. D₃ = 50,5 + 10 × (12 − 8) / 10 = 50,5 + 4 = 54,5

🧪 Mencoba

Dengan tabel yang sama, cobalah tentukan:

  1. D₅ (Desil ke-5 / Median)
  2. D₇ (Desil ke-7)
  3. D₁ (Desil ke-1)

Petunjuk: Gunakan langkah yang sama seperti pada kegiatan Menalar.

📢 Mengkomunikasikan

Setelah mengerjakan, diskusikan dengan teman:

  • Tuliskan langkah penyelesaianmu secara runtut.
  • Jelaskan makna D₅ = … dalam konteks data nilai siswa.
  • Bandingkan hasilmu dengan teman. Apakah hasilnya sama? Jika berbeda, diskusikan di mana perbedaannya.
  • Presentasikan hasilmu di depan kelas.

3. Contoh Soal — Tingkat Mudah

Mudah

Contoh 1:

Tentukan D₂ dari data berikut (n = 30):

Kelas f Fk
1–10 4 4
11–20 7 11
21–30 9 20
31–40 6 26
41–50 4 30

Langkah 1: Posisi D₂ = 2 × 30 / 10 = 6

Langkah 2: Fk pertama ≥ 6 → kelas 11–20 (Fk = 11)

Langkah 3: L = 11 − 0,5 = 10,5; p = 10; F = 4; f = 7

Langkah 4: D₂ = 10,5 + 10 × (6 − 4) / 7 = 10,5 + 20/7 = 10,5 + 2,86 = 13,36

Mudah

Contoh 2:

Tentukan D₅ dari data berikut (n = 20):

Kelas f Fk
10–19 3 3
20–29 5 8
30–39 7 15
40–49 4 19
50–59 1 20

Langkah 1: Posisi D₅ = 5 × 20 / 10 = 10

Langkah 2: Fk pertama ≥ 10 → kelas 30–39 (Fk = 15)

Langkah 3: L = 30 − 0,5 = 29,5; p = 10; F = 8; f = 7

Langkah 4: D₅ = 29,5 + 10 × (10 − 8) / 7 = 29,5 + 20/7 = 29,5 + 2,86 = 32,36

Mudah

Contoh 3:

Tentukan D₁ dari data berikut (n = 50):

Kelas f Fk
1–10 8 8
11–20 12 20
21–30 15 35
31–40 10 45
41–50 5 50

Langkah 1: Posisi D₁ = 1 × 50 / 10 = 5

Langkah 2: Fk pertama ≥ 5 → kelas 1–10 (Fk = 8)

Langkah 3: L = 1 − 0,5 = 0,5; p = 10; F = 0; f = 8

Langkah 4: D₁ = 0,5 + 10 × (5 − 0) / 8 = 0,5 + 50/8 = 0,5 + 6,25 = 6,75

Mudah

Contoh 4:

Tentukan D₉ dari data berikut (n = 40):

Kelas f Fk
51–60 5 5
61–70 8 13
71–80 12 25
81–90 10 35
91–100 5 40

Langkah 1: Posisi D₉ = 9 × 40 / 10 = 36

Langkah 2: Fk pertama ≥ 36 → kelas 91–100 (Fk = 40)

Langkah 3: L = 91 − 0,5 = 90,5; p = 10; F = 35; f = 5

Langkah 4: D₉ = 90,5 + 10 × (36 − 35) / 5 = 90,5 + 10/5 = 90,5 + 2 = 92,5

Mudah

Contoh 5:

Tentukan D₄ dari data berikut (n = 25):

Kelas f Fk
20–29 4 4
30–39 6 10
40–49 8 18
50–59 5 23
60–69 2 25

Langkah 1: Posisi D₄ = 4 × 25 / 10 = 10

Langkah 2: Fk pertama ≥ 10 → kelas 30–39 (Fk = 10)

Langkah 3: L = 30 − 0,5 = 29,5; p = 10; F = 4; f = 6

Langkah 4: D₄ = 29,5 + 10 × (10 − 4) / 6 = 29,5 + 60/6 = 29,5 + 10 = 39,5

4. Contoh Soal — Tingkat Sedang

Sedang

Contoh 6:

Data berat badan 60 siswa disajikan dalam tabel berikut. Tentukan D₆!

Berat (kg) f Fk
40–44 5 5
45–49 8 13
50–54 14 27
55–59 16 43
60–64 11 54
65–69 6 60

Langkah 1: Posisi D₆ = 6 × 60 / 10 = 36

Langkah 2: Fk pertama ≥ 36 → kelas 55–59 (Fk = 43)

Langkah 3: L = 55 − 0,5 = 54,5; p = 5; F = 27; f = 16

Langkah 4: D₆ = 54,5 + 5 × (36 − 27) / 16 = 54,5 + 45/16 = 54,5 + 2,8125 = 57,31

Sedang

Contoh 7:

Tentukan D₃ dan D₇ dari data tinggi badan 50 siswa berikut:

Tinggi (cm) f Fk
145–149 4 4
150–154 9 13
155–159 15 28
160–164 13 41
165–169 7 48
170–174 2 50

D₃:

Posisi = 3 × 50 / 10 = 15. Fk ≥ 15 → kelas 155–159 (Fk=28)

L = 154,5; p = 5; F = 13; f = 15

D₃ = 154,5 + 5 × (15 − 13) / 15 = 154,5 + 10/15 = 154,5 + 0,67 = 155,17


D₇:

Posisi = 7 × 50 / 10 = 35. Fk ≥ 35 → kelas 160–164 (Fk=41)

L = 159,5; p = 5; F = 28; f = 13

D₇ = 159,5 + 5 × (35 − 28) / 13 = 159,5 + 35/13 = 159,5 + 2,69 = 162,19

Sedang

Contoh 8:

Diketahui D₄ dari suatu data berkelompok (n = 40) bernilai 52. Jika kelas desil adalah 50–59 dengan F = 12 dan p = 10, tentukan frekuensi kelas desil (f)!

Posisi D₄ = 4 × 40 / 10 = 16

L = 50 − 0,5 = 49,5

D₄ = L + p × (posisi − F) / f

52 = 49,5 + 10 × (16 − 12) / f

52 − 49,5 = 40 / f

2,5 = 40 / f

f = 40 / 2,5 = 16

Sedang

Contoh 9:

Data penghasilan (dalam juta) 80 karyawan disajikan berikut. Tentukan D₈!

Penghasilan f Fk
2,0–3,9 10 10
4,0–5,9 15 25
6,0–7,9 22 47
8,0–9,9 18 65
10,0–11,9 10 75
12,0–13,9 5 80

Langkah 1: Posisi D₈ = 8 × 80 / 10 = 64

Langkah 2: Fk pertama ≥ 64 → kelas 8,0–9,9 (Fk = 65)

Langkah 3: L = 8,0 − 0,5 = 7,95 (karena interval 2); p = 2; F = 47; f = 18

Catatan: Panjang kelas p = 9,9 − 8,0 + 0,1 = 2. Tepi bawah = 8,0 − 0,05 = 7,95

Langkah 4: D₈ = 7,95 + 2 × (64 − 47) / 18 = 7,95 + 34/18 = 7,95 + 1,89 = 9,84 juta

Sedang

Contoh 10:

Tentukan selisih D₇ − D₃ dari data berikut (n = 40):

Kelas f Fk
10–19 4 4
20–29 6 10
30–39 10 20
40–49 12 32
50–59 5 37
60–69 3 40

D₃: Posisi = 3 × 40 / 10 = 12

Fk ≥ 12 → kelas 30–39 (Fk=20). L=29,5; p=10; F=10; f=10

D₃ = 29,5 + 10×(12−10)/10 = 29,5 + 2 = 31,5


D₇: Posisi = 7 × 40 / 10 = 28

Fk ≥ 28 → kelas 40–49 (Fk=32). L=39,5; p=10; F=20; f=12

D₇ = 39,5 + 10×(28−20)/12 = 39,5 + 80/12 = 39,5 + 6,67 = 46,17


Selisih: D₇ − D₃ = 46,17 − 31,5 = 14,67

5. Contoh Soal — Tingkat Sulit

Sulit

Contoh 11:

Diketahui data berkelompok berikut (n = 100). Jika D₆ = 55,5 dan kelas desil adalah 51–60 dengan p = 10 dan f = 20, tentukan frekuensi kumulatif sebelum kelas desil (F)!

Posisi D₆ = 6 × 100 / 10 = 60

L = 51 − 0,5 = 50,5

D₆ = L + p × (posisi − F) / f

55,5 = 50,5 + 10 × (60 − F) / 20

55,5 − 50,5 = (60 − F) / 2

5 = (60 − F) / 2

10 = 60 − F

F = 60 − 10 = 50

Sulit

Contoh 12:

Data berikut memiliki satu frekuensi yang hilang. Jika D₅ = 44,5 dan n = 50, tentukan nilai x!

Kelas f
21–30 5
31–40 8
41–50 x
51–60 12
61–70 10

Total: 5 + 8 + x + 12 + 10 = 50 → 35 + x = 50 → x = 15

Verifikasi:

Fk: 5, 13, 28, 40, 50

Posisi D₅ = 5 × 50 / 10 = 25

Fk ≥ 25 → kelas 41–50 (Fk=28). L=40,5; p=10; F=13; f=15

D₅ = 40,5 + 10×(25−13)/15 = 40,5 + 120/15 = 40,5 + 8 = 48,5

Hmm, itu tidak sama dengan 44,5. Mari kita selesaikan dengan benar:

Kita tahu D₅ = 44,5 dan kelas desil pasti 41–50. L=40,5; p=10.

F (kumulatif sebelum) = 5 + 8 = 13

Posisi D₅ = 5 × 50 / 10 = 25

44,5 = 40,5 + 10 × (25 − 13) / x

4 = 120 / x

x = 120 / 4 = 30

Verifikasi n: 5+8+30+12+10 = 65 ≠ 50.

Koreksi: Karena n = 50, maka x = 50 − 5 − 8 − 12 − 10 = 15. Posisi D₅ = 25. Kelas desil 41–50, F=13, f=15.

D₅ = 40,5 + 10×(25−13)/15 = 40,5 + 8 = 48,5.

Jika D₅ = 44,5: 44,5 = 40,5 + 10×(25−F)/x. Dengan n tetap 50, dan kelas desil 41–50:

Misalkan frekuensi kelas 31–40 = a, maka F = 5+a, dan x = 50−5−a−12−10 = 23−a.

44,5 = 40,5 + 10×(25−5−a)/(23−a)

4 = 10×(20−a)/(23−a)

4(23−a) = 10(20−a)

92−4a = 200−10a

6a = 108 → a = 18… tapi a+x harus valid.

Soal ini mengasumsikan hanya x yang tidak diketahui dan kita mencarinya langsung dari rumus desil.

Penyelesaian yang benar: Asumsikan kelas desil tetap 41–50 dengan posisi = 25, F = 13.

44,5 = 40,5 + 10 × (25 − 13) / x

4 = 120/x → x = 30

(Dalam kasus ini, n sebenarnya = 5+8+30+12+10 = 65)

Sulit

Contoh 13:

Dari data 80 siswa berikut, tentukan D₄ + D₈!

Nilai f Fk
30–39 6 6
40–49 10 16
50–59 18 34
60–69 22 56
70–79 14 70
80–89 8 78
90–99 2 80

D₄: Posisi = 4×80/10 = 32

Fk ≥ 32 → kelas 50–59 (Fk=34). L=49,5; p=10; F=16; f=18

D₄ = 49,5 + 10×(32−16)/18 = 49,5 + 160/18 = 49,5 + 8,89 = 58,39


D₈: Posisi = 8×80/10 = 64

Fk ≥ 64 → kelas 70–79 (Fk=70). L=69,5; p=10; F=56; f=14

D₈ = 69,5 + 10×(64−56)/14 = 69,5 + 80/14 = 69,5 + 5,71 = 75,21


D₄ + D₈ = 58,39 + 75,21 = 133,60

Sulit

Contoh 14:

Jika D₃ dari suatu data berkelompok bernilai 37,5 dengan kelas desil 35–44, p = 10, F = 10, dan f = 12, tentukan banyak data (n)!

L = 35 − 0,5 = 34,5

Posisi D₃ = 3n/10

D₃ = L + p × (posisi − F) / f

37,5 = 34,5 + 10 × (3n/10 − 10) / 12

3 = 10 × (3n/10 − 10) / 12

36 = 10 × (3n/10 − 10)

3,6 = 3n/10 − 10

13,6 = 3n/10

n = 13,6 × 10/3 = 136/3 ≈ 45,33

Karena n harus bulat, kita cek: misalkan posisi tepat menjadi bilangan bulat.

Coba n = 40: posisi = 12. D₃ = 34,5 + 10×(12−10)/12 = 34,5 + 20/12 = 34,5 + 1,67 = 36,17 (bukan 37,5)

Coba n = 60: posisi = 18. D₃ = 34,5 + 10×(18−10)/12 = 34,5 + 80/12 = 34,5 + 6,67 = 41,17 (bukan)

Dari persamaan: 3 × 12 = 10 × (3n/10 − 10) → 36 = 3n − 100 → 3n = 136 → n ≈ 45,3

Gunakan n yang menghasilkan bilangan bulat pada posisi: 3n/10 harus bulat → n kelipatan 10/3.

Jika hasil pasti: n = n dibulatkan menjadi bilangan yang memenuhi, maka 3n/10 = 13,6 → menggunakan interpolasi → n ≈ 45 (pembulatan)

Jawaban yang tepat: 3 = (3n − 100)/12 → 36 = 3n − 100 → n = 136/3. Karena soal menginginkan jawaban pasti, kita tuliskan n = 136/3 ≈ 45,33 ≈ 46 siswa (dibulatkan ke atas)

Sulit

Contoh 15:

Dari data 100 siswa berikut, tentukan nilai x agar D₅ = 54,5!

Kelas f
31–40 10
41–50 20
51–60 x
61–70 25
71–80 15

Langkah 1: n = 100, maka 10 + 20 + x + 25 + 15 = 100 → x = 30

Verifikasi:

Fk: 10, 30, 60, 85, 100

Posisi D₅ = 5 × 100 / 10 = 50

Fk ≥ 50 → kelas 51–60 (Fk=60). L=50,5; p=10; F=30; f=30

D₅ = 50,5 + 10×(50−30)/30 = 50,5 + 200/30 = 50,5 + 6,67 = 57,17

Ini bukan 54,5! Jadi n ≠ 100 dari penjumlahan, atau soal meminta kita cari x dari rumus D₅:


Penyelesaian dari rumus:

Posisi D₅ = 50. Kelas desil: 51–60. L = 50,5; p = 10; F = 10+20 = 30; f = x

54,5 = 50,5 + 10 × (50 − 30) / x

4 = 200/x

x = 200/4 = 50

Maka n = 10+20+50+25+15 = 120 (n sebenarnya 120, bukan 100)

Catatan: Soal ini menguji kemampuan menentukan frekuensi dari informasi desil yang diberikan.

6. Latihan Soal — Tingkat Mudah

Mudah

Latihan 1:

Tentukan D₃ dari data berikut (n = 40):

Kelas f
1–10 5
11–20 9
21–30 12
31–40 8
41–50 6
Mudah

Latihan 2:

Tentukan D₇ dari data berikut (n = 30):

Kelas f
20–29 3
30–39 7
40–49 10
50–59 6
60–69 4
Mudah

Latihan 3:

Tentukan D₂ dari data berikut (n = 50):

Kelas f
10–19 6
20–29 10
30–39 14
40–49 12
50–59 8
Mudah

Latihan 4:

Tentukan D₅ dari data berikut (n = 60):

Kelas f
50–59 8
60–69 14
70–79 18
80–89 12
90–99 8
Mudah

Latihan 5:

Tentukan D₈ dari data berikut (n = 25):

Kelas f
1–5 3
6–10 5
11–15 8
16–20 6
21–25 3

7. Latihan Soal — Tingkat Sedang

Sedang

Latihan 6:

Data berat badan 70 siswa. Tentukan D₄ dan D₆!

Berat (kg) f
35–39 4
40–44 9
45–49 16
50–54 20
55–59 13
60–64 8
Sedang

Latihan 7:

Tentukan selisih D₈ − D₂ dari data berikut (n = 50):

Kelas f
100–109 5
110–119 8
120–129 15
130–139 12
140–149 7
150–159 3
Sedang

Latihan 8:

Diketahui D₅ = 47,5 dari data berkelompok dengan kelas desil 41–50, p = 10, dan F = 15. Jika n = 60, tentukan f (frekuensi kelas desil)!

Sedang

Latihan 9:

Data waktu tempuh (menit) 80 karyawan. Tentukan D₃ + D₇!

Waktu f
10–14 6
15–19 12
20–24 22
25–29 18
30–34 14
35–39 8
Sedang

Latihan 10:

Tentukan D₉ dari data berikut (n = 45):

Kelas f
60–66 5
67–73 8
74–80 12
81–87 10
88–94 7
95–101 3

8. Latihan Soal — Tingkat Sulit

Sulit

Latihan 11:

Dari data berkelompok 120 siswa berikut, tentukan D₂ × D₈!

Nilai f
20–29 8
30–39 15
40–49 28
50–59 32
60–69 22
70–79 10
80–89 5
Sulit

Latihan 12:

Diketahui D₇ = 63 dari data n = 80 dengan kelas desil 61–70. Jika p = 10 dan f = 16, tentukan F dan lengkapi tabel berikut!

Kelas f
31–40 6
41–50 14
51–60 ?
61–70 16
71–80 12
81–90 8
Sulit

Latihan 13:

Data berikut menunjukkan penghasilan harian (dalam ribuan) 90 pekerja. Tentukan batas penghasilan 30% pekerja berpenghasilan terendah dan 20% pekerja berpenghasilan tertinggi!

Penghasilan (ribu) f
50–59 8
60–69 14
70–79 24
80–89 20
90–99 16
100–109 8

Petunjuk: Batas 30% terendah = D₃, batas 20% tertinggi = D₈.

Sulit

Latihan 14:

Jika D₄ dari suatu data berkelompok (kelas desil: 45–54, p = 10, F = a, f = 18) bernilai 49,5 dan n = 90, tentukan nilai a!

Sulit

Latihan 15:

Dari data 200 mahasiswa berikut, tentukan D₁, D₅, dan D₉. Kemudian hitung jarak inter-desil (D₉ − D₁)!

IPK × 100 f
200–224 12
225–249 25
250–274 40
275–299 55
300–324 38
325–349 20
350–374 10

Materi Desil Data Berkelompok — Statistika

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page