Menentukan Nilai Desil Data Tunggal Berbobot

Menentukan Nilai Desil Data Tunggal Berbobot

Materi Statistika — Ukuran Letak Data

📘 Materi: Desil Data Tunggal Berbobot

A. Pengertian Desil

Desil adalah nilai-nilai yang membagi sekumpulan data yang telah diurutkan menjadi 10 bagian yang sama besar. Terdapat 9 nilai desil, yaitu D1, D2, D3, …, D9.

B. Pengertian Data Tunggal Berbobot

Data tunggal berbobot adalah data yang disajikan dalam bentuk nilai data beserta frekuensinya (bobot). Bobot menunjukkan berapa kali suatu nilai data muncul atau seberapa penting data tersebut.

Contoh penyajian data tunggal berbobot:

Nilai (xi) Frekuensi/Bobot (fi)
5 3
6 5
7 8
8 4

C. Rumus Desil Data Tunggal Berbobot

Langkah-langkah menentukan desil data tunggal berbobot:

  1. Urutkan data dari terkecil ke terbesar.
  2. Hitung jumlah total frekuensi: N = Σfi
  3. Tentukan posisi desil ke-k dengan rumus:

Posisi Dk = k × (N + 1) / 10

dengan k = 1, 2, 3, …, 9 dan N = jumlah seluruh frekuensi

  1. Hitung frekuensi kumulatif (Fk) untuk setiap nilai data.
  2. Tentukan nilai desil berdasarkan posisi yang telah dihitung. Jika posisi berupa bilangan bulat, maka desil adalah data pada posisi tersebut. Jika posisi berupa pecahan, gunakan interpolasi linier.

Interpolasi:

Dk = xp + (posisi − p) × (xp+1 − xp)

dengan p = bagian bulat dari posisi, xp = data ke-p, xp+1 = data ke-(p+1)

D. Frekuensi Kumulatif

Frekuensi kumulatif (Fk) adalah jumlah frekuensi dari data pertama sampai data ke-k. Digunakan untuk menentukan posisi data ke berapa suatu desil berada.

Nilai (xi) Frekuensi (fi) Frek. Kumulatif (Fk)
5 3 3
6 5 8
7 8 16
8 4 20

N = 3 + 5 + 8 + 4 = 20

🎯 Kegiatan Pembelajaran

1. Mengamati

Perhatikan tabel data nilai ujian berikut beserta frekuensinya:

Nilai 60 65 70 75 80
Frekuensi 2 4 6 5 3

Amati bagaimana data tersebar dan mana nilai yang paling sering muncul. Data sudah terurut dari kecil ke besar dengan bobot (frekuensi) masing-masing.

2. Menanya

  • Bagaimana cara menentukan desil ke-3 dari data berbobot tersebut?
  • Apa perbedaan menentukan desil pada data tunggal biasa dan data tunggal berbobot?
  • Bagaimana jika posisi desil jatuh di antara dua data?

3. Menalar

Dari data di atas, N = 2+4+6+5+3 = 20.

Posisi D3 = 3 × (20+1)/10 = 3 × 21/10 = 6,3

Artinya D3 berada antara data ke-6 dan data ke-7.

Frekuensi kumulatif:

  • Nilai 60: F = 2 (data ke-1 sampai ke-2)
  • Nilai 65: F = 6 (data ke-3 sampai ke-6)
  • Nilai 70: F = 12 (data ke-7 sampai ke-12)

Data ke-6 = 65, Data ke-7 = 70

D3 = 65 + (6,3 − 6) × (70 − 65) = 65 + 0,3 × 5 = 65 + 1,5 = 66,5

4. Mencoba

Cobalah tentukan D5 (median) dan D7 dari data yang sama!

Posisi D5 = 5 × 21/10 = 10,5 → antara data ke-10 dan ke-11

Posisi D7 = 7 × 21/10 = 14,7 → antara data ke-14 dan ke-15

Petunjuk: Gunakan tabel frekuensi kumulatif untuk menemukan nilai pada posisi tersebut.

5. Mengkomunikasikan

Tuliskan langkah-langkah penyelesaian secara runtut:

  1. Sajikan data dalam tabel berbobot yang terurut.
  2. Hitung N (total frekuensi).
  3. Buat kolom frekuensi kumulatif.
  4. Hitung posisi desil dengan rumus k(N+1)/10.
  5. Tentukan nilai desil menggunakan interpolasi jika diperlukan.
  6. Sajikan hasilnya dengan kalimat yang jelas.

📝 Contoh Soal dan Pembahasan

Tingkat Mudah

Mudah

Contoh 1:

Diketahui data tunggal berbobot:

xi 2 4 6 8 10
fi 1 2 3 2 2

Tentukan D5!

▶ Lihat Pembahasan

Langkah 1: N = 1+2+3+2+2 = 10

Langkah 2: Posisi D5 = 5 × (10+1)/10 = 5,5

Langkah 3: Frekuensi kumulatif:

xi 2 4 6 8 10
fi 1 2 3 2 2
Fk 1 3 6 8 10

Langkah 4: Posisi 5,5 → antara data ke-5 dan ke-6.

Data ke-5 berada di kelompok nilai 6 (Fk = 3 sampai 6, artinya data ke-4, ke-5, ke-6 = 6)

Data ke-6 = 6

D5 = 6 + (5,5 − 5)(6 − 6) = 6 + 0 = 6

Mudah

Contoh 2:

Data berbobot:

xi 3 5 7 9
fi 2 3 4 1

Tentukan D2!

▶ Lihat Pembahasan

Langkah 1: N = 2+3+4+1 = 10

Langkah 2: Posisi D2 = 2 × (10+1)/10 = 2,2

Langkah 3: Frekuensi kumulatif:

xi 3 5 7 9
Fk 2 5 9 10

Langkah 4: Posisi 2,2 → antara data ke-2 dan ke-3.

Data ke-2 = 3 (Fk pertama = 2), Data ke-3 = 5 (masuk kelompok Fk = 5)

D2 = 3 + (2,2 − 2)(5 − 3) = 3 + 0,2 × 2 = 3 + 0,4 = 3,4

Mudah

Contoh 3:

Data berbobot:

xi 10 20 30 40 50
fi 2 3 5 4 1

Tentukan D1!

▶ Lihat Pembahasan

Langkah 1: N = 2+3+5+4+1 = 15

Langkah 2: Posisi D1 = 1 × (15+1)/10 = 1,6

Langkah 3: Frekuensi kumulatif:

xi 10 20 30 40 50
Fk 2 5 10 14 15

Langkah 4: Posisi 1,6 → antara data ke-1 dan ke-2. Keduanya bernilai 10.

D1 = 10 + (1,6 − 1)(10 − 10) = 10 + 0 = 10

Mudah

Contoh 4:

Data berbobot:

xi 4 6 8
fi 3 4 3

Tentukan D9!

▶ Lihat Pembahasan

Langkah 1: N = 3+4+3 = 10

Langkah 2: Posisi D9 = 9 × (10+1)/10 = 9,9

Langkah 3: Frekuensi kumulatif:

xi 4 6 8
Fk 3 7 10

Langkah 4: Posisi 9,9 → antara data ke-9 dan ke-10. Keduanya = 8.

D9 = 8 + (9,9 − 9)(8 − 8) = 8

Mudah

Contoh 5:

Data berbobot:

xi 12 15 18 21
fi 1 4 3 2

Tentukan D4!

▶ Lihat Pembahasan

Langkah 1: N = 1+4+3+2 = 10

Langkah 2: Posisi D4 = 4 × (10+1)/10 = 4,4

Langkah 3: Frekuensi kumulatif:

xi 12 15 18 21
Fk 1 5 8 10

Langkah 4: Posisi 4,4 → antara data ke-4 dan ke-5. Keduanya = 15.

D4 = 15 + (4,4 − 4)(15 − 15) = 15

Tingkat Sedang

Sedang

Contoh 6:

Data nilai siswa:

xi 55 60 65 70 75 80
fi 2 5 8 10 7 3

Tentukan D3 dan D7!

▶ Lihat Pembahasan

N = 2+5+8+10+7+3 = 35

xi 55 60 65 70 75 80
Fk 2 7 15 25 32 35

D3: Posisi = 3 × 36/10 = 10,8

Data ke-10 dan ke-11 → Fk = 7 (≤ posisi 10,8) → masuk kelompok 65 (Fk = 15)

Data ke-10 = 65, Data ke-11 = 65

D3 = 65 + (10,8 − 10)(65 − 65) = 65

D7: Posisi = 7 × 36/10 = 25,2

Data ke-25 = 70 (Fk = 25), Data ke-26 = 75

D7 = 70 + (25,2 − 25)(75 − 70) = 70 + 0,2 × 5 = 70 + 1 = 71

Sedang

Contoh 7:

Data berat badan (kg):

xi 45 50 55 60 65
fi 3 6 9 5 2

Tentukan D6!

▶ Lihat Pembahasan

N = 3+6+9+5+2 = 25

xi 45 50 55 60 65
Fk 3 9 18 23 25

Posisi D6 = 6 × 26/10 = 15,6

Data ke-15 dan ke-16 → keduanya dalam kelompok 55 (Fk = 9 < 15,6 ≤ 18)

Data ke-15 = 55, Data ke-16 = 55

D6 = 55 + (15,6 − 15)(55 − 55) = 55

Sedang

Contoh 8:

Data penghasilan harian (ribu rupiah):

xi 30 40 50 60 70 80
fi 1 3 5 7 4 2

Tentukan D4 dan D8!

▶ Lihat Pembahasan

N = 1+3+5+7+4+2 = 22

xi 30 40 50 60 70 80
Fk 1 4 9 16 20 22

D4: Posisi = 4 × 23/10 = 9,2

Data ke-9 = 50 (Fk = 9), Data ke-10 = 60

D4 = 50 + (9,2 − 9)(60 − 50) = 50 + 0,2 × 10 = 52

D8: Posisi = 8 × 23/10 = 18,4

Data ke-18 dan ke-19 → kelompok 70 (Fk = 16 < 18,4 ≤ 20)

Data ke-18 = 70, Data ke-19 = 70

D8 = 70 + (18,4 − 18)(70 − 70) = 70

Sedang

Contoh 9:

Data jumlah anak dalam keluarga:

xi 0 1 2 3 4 5
fi 2 5 8 6 3 1

Tentukan D3 dan D6!

▶ Lihat Pembahasan

N = 2+5+8+6+3+1 = 25

xi 0 1 2 3 4 5
Fk 2 7 15 21 24 25

D3: Posisi = 3 × 26/10 = 7,8

Data ke-7 = 1 (Fk = 7), Data ke-8 = 2

D3 = 1 + (7,8 − 7)(2 − 1) = 1 + 0,8 × 1 = 1,8

D6: Posisi = 6 × 26/10 = 15,6

Data ke-15 = 2 (Fk = 15), Data ke-16 = 3

D6 = 2 + (15,6 − 15)(3 − 2) = 2 + 0,6 × 1 = 2,6

Sedang

Contoh 10:

Data tinggi tanaman (cm):

xi 15 20 25 30 35
fi 4 6 10 5 5

Tentukan D5 (median)!

▶ Lihat Pembahasan

N = 4+6+10+5+5 = 30

xi 15 20 25 30 35
Fk 4 10 20 25 30

Posisi D5 = 5 × 31/10 = 15,5

Data ke-15 dan ke-16 → kelompok 25 (Fk = 10 < 15,5 ≤ 20)

Data ke-15 = 25, Data ke-16 = 25

D5 = 25 + (15,5 − 15)(25 − 25) = 25

Tingkat Sulit

Sulit

Contoh 11:

Data skor tes kecerdasan:

xi 85 90 95 100 105 110 115
fi 2 4 7 12 8 5 2

Tentukan D2, D5, dan D8!

▶ Lihat Pembahasan

N = 2+4+7+12+8+5+2 = 40

xi 85 90 95 100 105 110 115
Fk 2 6 13 25 33 38 40

D2: Posisi = 2 × 41/10 = 8,2

Data ke-8 → Fk = 6 < 8,2 ≤ 13 → kelompok 95. Data ke-8 = 95, Data ke-9 = 95

D2 = 95 + (8,2 − 8)(95 − 95) = 95

D5: Posisi = 5 × 41/10 = 20,5

Data ke-20 dan ke-21 → Fk = 13 < 20,5 ≤ 25 → kelompok 100

D5 = 100 + (20,5 − 20)(100 − 100) = 100

D8: Posisi = 8 × 41/10 = 32,8

Data ke-32 dan ke-33 → Fk = 25 < 32,8 ≤ 33 → kelompok 105

D8 = 105 + (32,8 − 32)(105 − 105) = 105

Sulit

Contoh 12:

Data waktu tempuh (menit):

xi 5 10 15 20 25 30
fi 1 3 4 6 4 2

Jika Dk = 17,5, tentukan nilai k!

▶ Lihat Pembahasan

N = 1+3+4+6+4+2 = 20

xi 5 10 15 20 25 30
Fk 1 4 8 14 18 20

Dk = 17,5 berada antara 15 dan 20.

Data ke-8 = 15 (Fk = 8), Data ke-9 = 20 (masuk kelompok berikutnya)

Dengan interpolasi: 17,5 = 15 + (posisi − 8)(20 − 15)

2,5 = (posisi − 8) × 5

posisi − 8 = 0,5 → posisi = 8,5

Posisi Dk = k × (20+1)/10 = 8,5

k × 21/10 = 8,5

k = 85/21 ≈ 4,05

Karena posisi desil harus bulat (k = 1,2,…,9), kita cek D4:

Posisi D4 = 4 × 21/10 = 8,4

D4 = 15 + (8,4 − 8)(20 − 15) = 15 + 0,4 × 5 = 15 + 2 = 17

Cek D5: Posisi = 5 × 21/10 = 10,5

Data ke-10 dan ke-11 → kelompok 20. D5 = 20

Maka 17,5 berada antara D4 = 17 dan D5 = 20.

Jawaban: k ≈ 4 (lebih tepatnya antara D4 dan D5, mendekati D4)

Sulit

Contoh 13:

Data produksi harian (unit):

xi 100 120 140 160 180 200
fi 3 5 8 10 6 3

Tentukan selisih D7 − D3!

▶ Lihat Pembahasan

N = 3+5+8+10+6+3 = 35

xi 100 120 140 160 180 200
Fk 3 8 16 26 32 35

D3: Posisi = 3 × 36/10 = 10,8

Data ke-10 dan ke-11 → Fk = 8 < 10,8 ≤ 16 → kelompok 140

D3 = 140 + (10,8 − 10)(140 − 140) = 140

D7: Posisi = 7 × 36/10 = 25,2

Data ke-25 dan ke-26 → Fk = 16 < 25,2 ≤ 26 → kelompok 160

D7 = 160 + (25,2 − 25)(160 − 160) = 160

Selisih = D7 − D3 = 160 − 140 = 20

Sulit

Contoh 14:

Data gaji karyawan (juta rupiah):

xi 3 4 5 6 7 8 10
fi 2 5 8 12 9 6 3

Tentukan D3, D5, D7, dan D9! Kemudian hitung rentang inter-desil (D9 − D1).

▶ Lihat Pembahasan

N = 2+5+8+12+9+6+3 = 45

xi 3 4 5 6 7 8 10
Fk 2 7 15 27 36 42 45

D1: Posisi = 1 × 46/10 = 4,6 → data ke-4 dan ke-5 = 4

D1 = 4 + (4,6 − 4)(4 − 4) = 4

D3: Posisi = 3 × 46/10 = 13,8 → Fk = 7 < 13,8 ≤ 15 → kelompok 5

D3 = 5 + (13,8 − 13)(5 − 5) = 5

D5: Posisi = 5 × 46/10 = 23 → data ke-23 = 6 (Fk = 15 < 23 ≤ 27)

D5 = 6

D7: Posisi = 7 × 46/10 = 32,2 → Fk = 27 < 32,2 ≤ 36 → kelompok 7

D7 = 7 + (32,2 − 32)(7 − 7) = 7

D9: Posisi = 9 × 46/10 = 41,4 → Fk = 36 < 41,4 ≤ 42 → kelompok 8

D9 = 8 + (41,4 − 41)(8 − 8) = 8

Rentang inter-desil = D9 − D1 = 8 − 4 = 4 juta rupiah

Sulit

Contoh 15:

Data penjualan toko (puluhan unit) selama sebulan:

xi 10 15 20 25 30 35 40
fi 1 2 5 7 6 4 2

Diketahui bahwa Dk − D2 = 10. Tentukan nilai k!

▶ Lihat Pembahasan

N = 1+2+5+7+6+4+2 = 27

xi 10 15 20 25 30 35 40
Fk 1 3 8 15 21 25 27

D2: Posisi = 2 × 28/10 = 5,6

Data ke-5 dan ke-6 → Fk = 3 < 5,6 ≤ 8 → kelompok 20

D2 = 20 + (5,6 − 5)(20 − 20) = 20

Maka Dk = 20 + 10 = 30. Kita cari k yang menghasilkan Dk = 30.

Cek D7: Posisi = 7 × 28/10 = 19,6

Data ke-19 dan ke-20 → Fk = 15 < 19,6 ≤ 21 → kelompok 30

D7 = 30 + (19,6 − 19)(30 − 30) = 30

Cek D6: Posisi = 6 × 28/10 = 16,8

Data ke-16 dan ke-17 → Fk = 15 < 16,8 ≤ 21 → kelompok 30

D6 = 30 + (16,8 − 16)(30 − 30) = 30

Cek D5: Posisi = 5 × 28/10 = 14

Data ke-14 → Fk = 8 < 14 ≤ 15 → kelompok 25. D5 = 25

Jadi Dk = 30 untuk k = 6 dan k = 7

✏️ Latihan Soal (Tanpa Pembahasan)

Tingkat Mudah

Mudah

Latihan 1:

Data berbobot:

xi 5 10 15 20
fi 2 4 3 1

Tentukan D3!

Mudah

Latihan 2:

Data berbobot:

xi 2 4 6 8 10
fi 1 3 5 4 2

Tentukan D5!

Mudah

Latihan 3:

Data berbobot:

xi 20 30 40 50
fi 3 5 4 3

Tentukan D7!

Mudah

Latihan 4:

Data berbobot:

xi 1 2 3 4 5
fi 2 3 6 4 5

Tentukan D1!

Mudah

Latihan 5:

Data berbobot:

xi 50 60 70 80
fi 4 6 5 5

Tentukan D9!

Tingkat Sedang

Sedang

Latihan 6:

Data nilai rapor:

xi 65 70 75 80 85 90
fi 3 5 9 7 4 2

Tentukan D4 dan D6!

Sedang

Latihan 7:

Data jumlah pengunjung (orang):

xi 10 20 30 40 50 60
fi 2 4 7 8 5 4

Tentukan D2 dan D8!

Sedang

Latihan 8:

Data suhu harian (°C):

xi 25 27 29 31 33
fi 3 6 8 5 3

Tentukan D3, D5, dan D7!

Sedang

Latihan 9:

Data lama belajar (jam):

xi 1 2 3 4 5 6
fi 1 4 7 9 6 3

Tentukan selisih D7 − D3!

Sedang

Latihan 10:

Data penjualan (lusin):

xi 5 8 11 14 17 20
fi 2 3 6 8 4 2

Tentukan D4 dan D8!

Tingkat Sulit

Sulit

Latihan 11:

Data skor prestasi:

xi 40 50 60 70 80 90 100
fi 1 3 6 10 8 5 2

Tentukan D1, D3, D5, D7, dan D9!

Sulit

Latihan 12:

Data penghasilan (juta rupiah):

xi 2 3 4 5 6 7 8
fi 2 4 7 11 8 5 3

Jika Dk = 5,5, tentukan nilai k!

Sulit

Latihan 13:

Data jumlah buku yang dibaca per bulan:

xi 0 1 2 3 4 5 6
fi 3 5 8 12 7 4 1

Tentukan D2, D4, D6, dan D8. Kemudian hitung D8 − D2!

Sulit

Latihan 14:

Data waktu tempuh ke sekolah (menit):

xi 5 10 15 20 25 30 35 40
fi 1 2 4 7 8 5 2 1

Tentukan semua desil (D1 sampai D9)!

Sulit

Latihan 15:

Data poin permainan:

xi 100 150 200 250 300 350
fi 2 5 9 8 4 2

Diketahui Da − Db = 100 dengan a > b. Tentukan semua pasangan (a, b) yang memenuhi!

Materi Statistika — Desil Data Tunggal Berbobot

Selamat belajar! 📊

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page