Metode Grafik pada SPLDV

Metode Grafik pada SPLDV

Sistem Persamaan Linear Dua Variabel

Pendahuluan

Metode grafik adalah salah satu cara menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dengan menggambar grafik dari masing-masing persamaan linear pada bidang koordinat Kartesius. Penyelesaian SPLDV diperoleh dari titik potong kedua garis.

Langkah-langkah metode grafik:

  1. Menentukan titik-titik koordinat dari masing-masing persamaan
  2. Menggambar garis dari kedua persamaan pada bidang koordinat yang sama
  3. Menentukan titik potong kedua garis sebagai penyelesaian SPLDV

1 Menentukan Titik Koordinat

Untuk menggambar grafik suatu persamaan linear dua variabel, kita perlu menentukan minimal dua titik koordinat yang memenuhi persamaan tersebut. Cara termudah adalah menentukan titik potong dengan sumbu-x dan sumbu-y.

Persamaan linear: ax + by = c

  • • Titik potong sumbu-x → substitusi y = 0, sehingga diperoleh titik (x, 0)
  • • Titik potong sumbu-y → substitusi x = 0, sehingga diperoleh titik (0, y)

Mengamati

Perhatikan persamaan: 2x + 3y = 6

Untuk mencari titik potong sumbu-x, substitusi y = 0:

2x + 3(0) = 6

2x = 6

x = 3 → titik (3, 0)

Untuk mencari titik potong sumbu-y, substitusi x = 0:

2(0) + 3y = 6

3y = 6

y = 2 → titik (0, 2)

x y Titik
3 0 (3, 0)
0 2 (0, 2)

Menanya

  • • Mengapa kita hanya membutuhkan dua titik untuk menggambar garis?
  • • Bagaimana jika persamaan berbentuk x = k atau y = k?
  • • Apakah boleh menggunakan titik selain titik potong sumbu?

Jawaban: Dua titik cukup karena persamaan linear membentuk garis lurus. Persamaan x = k menghasilkan garis vertikal, dan y = k menghasilkan garis horizontal. Kita boleh menggunakan titik manapun yang memenuhi persamaan.

Menalar

Dari pengamatan di atas, kita dapat menyimpulkan:

  1. Setiap persamaan linear ax + by = c memiliki tak terhingga titik yang memenuhi
  2. Cukup 2 titik untuk menggambar garis lurus
  3. Menggunakan titik potong sumbu adalah cara paling efisien
  4. Titik ketiga dapat digunakan sebagai titik cek (verifikasi)

Mencoba

Tentukan dua titik koordinat dari persamaan berikut:

  1. x + y = 5
  2. 3x + 2y = 12
  3. x − 2y = 4

Mengkomunikasikan

Diskusikan dengan teman sebangku: Jelaskan dengan kata-katamu sendiri, mengapa titik potong sumbu-x selalu memiliki y = 0 dan sebaliknya. Tuliskan hasilnya di buku catatan.

Contoh Soal — Menentukan Titik Koordinat

Mudah Contoh Soal 1–10

Contoh Soal 1

Tentukan titik potong sumbu-x dan sumbu-y dari persamaan x + y = 4

Pembahasan

Titik potong sumbu-x (substitusi y = 0):

x + 0 = 4 → x = 4 → titik (4, 0)

Titik potong sumbu-y (substitusi x = 0):

0 + y = 4 → y = 4 → titik (0, 4)

Jadi, dua titik koordinat: (4, 0) dan (0, 4)

Contoh Soal 2

Tentukan titik-titik koordinat dari x + 2y = 6

Pembahasan

y = 0: x = 6 → (6, 0)

x = 0: 2y = 6 → y = 3 → (0, 3)

Titik: (6, 0) dan (0, 3)

Contoh Soal 3

Tentukan titik-titik koordinat dari 2x + y = 8

Pembahasan

y = 0: 2x = 8 → x = 4 → (4, 0)

x = 0: y = 8 → (0, 8)

Titik: (4, 0) dan (0, 8)

Contoh Soal 4

Tentukan titik-titik koordinat dari 3x + y = 9

Pembahasan

y = 0: 3x = 9 → x = 3 → (3, 0)

x = 0: y = 9 → (0, 9)

Titik: (3, 0) dan (0, 9)

Contoh Soal 5

Tentukan titik-titik koordinat dari x + 3y = 9

Pembahasan

y = 0: x = 9 → (9, 0)

x = 0: 3y = 9 → y = 3 → (0, 3)

Titik: (9, 0) dan (0, 3)

Contoh Soal 6

Tentukan titik-titik koordinat dari 4x + y = 12

Pembahasan

y = 0: 4x = 12 → x = 3 → (3, 0)

x = 0: y = 12 → (0, 12)

Titik: (3, 0) dan (0, 12)

Contoh Soal 7

Tentukan titik-titik koordinat dari x + y = 7

Pembahasan

y = 0: x = 7 → (7, 0)

x = 0: y = 7 → (0, 7)

Titik: (7, 0) dan (0, 7)

Contoh Soal 8

Tentukan titik-titik koordinat dari 2x + 4y = 8

Pembahasan

y = 0: 2x = 8 → x = 4 → (4, 0)

x = 0: 4y = 8 → y = 2 → (0, 2)

Titik: (4, 0) dan (0, 2)

Contoh Soal 9

Tentukan titik-titik koordinat dari 5x + 2y = 10

Pembahasan

y = 0: 5x = 10 → x = 2 → (2, 0)

x = 0: 2y = 10 → y = 5 → (0, 5)

Titik: (2, 0) dan (0, 5)

Contoh Soal 10

Tentukan titik-titik koordinat dari x + 4y = 8

Pembahasan

y = 0: x = 8 → (8, 0)

x = 0: 4y = 8 → y = 2 → (0, 2)

Titik: (8, 0) dan (0, 2)

Sedang Contoh Soal 11–15

Contoh Soal 11

Tentukan 3 titik koordinat dari 2x − 3y = 12 dan gambarkan tabelnya

Pembahasan

y = 0: 2x = 12 → x = 6 → (6, 0)

x = 0: −3y = 12 → y = −4 → (0, −4)

x = 3: 6 − 3y = 12 → −3y = 6 → y = −2 → (3, −2)

x y Titik
6 0 (6, 0)
0 −4 (0, −4)
3 −2 (3, −2)

Contoh Soal 12

Tentukan titik-titik koordinat dari 3x − 2y = −6

Pembahasan

y = 0: 3x = −6 → x = −2 → (−2, 0)

x = 0: −2y = −6 → y = 3 → (0, 3)

Titik: (−2, 0) dan (0, 3)

Contoh Soal 13

Tentukan titik-titik koordinat dari −x + 4y = 8

Pembahasan

y = 0: −x = 8 → x = −8 → (−8, 0)

x = 0: 4y = 8 → y = 2 → (0, 2)

Titik: (−8, 0) dan (0, 2)

Contoh Soal 14

Persamaan y = 2x − 3. Tentukan 3 titik yang memenuhi.

Pembahasan

x = 0: y = −3 → (0, −3)

x = 1: y = 2(1) − 3 = −1 → (1, −1)

x = 2: y = 2(2) − 3 = 1 → (2, 1)

x y
0 −3
1 −1
2 1

Contoh Soal 15

Tentukan titik koordinat dari ½x + y = 3

Pembahasan

y = 0: ½x = 3 → x = 6 → (6, 0)

x = 0: y = 3 → (0, 3)

Titik: (6, 0) dan (0, 3)

Sulit Contoh Soal 16–20

Contoh Soal 16

Tentukan titik koordinat dari ⅔x − ¼y = 2

Pembahasan

Kalikan semua ruas dengan 12 (KPK 3 dan 4):

12(⅔x) − 12(¼y) = 12(2)

8x − 3y = 24

y = 0: 8x = 24 → x = 3 → (3, 0)

x = 0: −3y = 24 → y = −8 → (0, −8)

Titik: (3, 0) dan (0, −8)

Contoh Soal 17

Tentukan titik koordinat dari 0,5x + 0,25y = 2,5

Pembahasan

Kalikan dengan 4: 2x + y = 10

y = 0: 2x = 10 → x = 5 → (5, 0)

x = 0: y = 10 → (0, 10)

Titik: (5, 0) dan (0, 10)

Contoh Soal 18

Persamaan 3(x − 1) + 2(y + 2) = 7. Sederhanakan lalu tentukan titik koordinat.

Pembahasan

3x − 3 + 2y + 4 = 7

3x + 2y + 1 = 7

3x + 2y = 6

y = 0: 3x = 6 → x = 2 → (2, 0)

x = 0: 2y = 6 → y = 3 → (0, 3)

Titik: (2, 0) dan (0, 3)

Contoh Soal 19

Tentukan 4 titik koordinat dari 2x − 5y = 10 termasuk titik di kuadran III

Pembahasan

y = 0: x = 5 → (5, 0)

x = 0: −5y = 10 → y = −2 → (0, −2)

x = −5: 2(−5) − 5y = 10 → −10 − 5y = 10 → y = −4 → (−5, −4) ✓ kuadran III

x = 10: 20 − 5y = 10 → y = 2 → (10, 2)

Titik: (5,0), (0,−2), (−5,−4), (10,2)

Contoh Soal 20

Diketahui persamaan (x/3) + (y/5) = 1. Tentukan titik koordinat dan jelaskan bentuk umumnya.

Pembahasan

Ini adalah bentuk intercept: x/a + y/b = 1

Dimana a = titik potong sumbu-x, b = titik potong sumbu-y

y = 0: x/3 = 1 → x = 3 → (3, 0)

x = 0: y/5 = 1 → y = 5 → (0, 5)

Kalikan dengan 15: 5x + 3y = 15

Titik: (3, 0) dan (0, 5). Bentuk intercept langsung menunjukkan titik potong sumbu.

Latihan Soal — Menentukan Titik Koordinat

Mudah

  1. Tentukan titik potong sumbu dari x + y = 6
  2. Tentukan titik potong sumbu dari 2x + y = 10
  3. Tentukan titik potong sumbu dari x + 3y = 9
  4. Tentukan titik potong sumbu dari 4x + 2y = 8
  5. Tentukan titik potong sumbu dari x + y = 10
  6. Tentukan titik potong sumbu dari 3x + y = 6
  7. Tentukan titik potong sumbu dari x + 5y = 15
  8. Tentukan titik potong sumbu dari 2x + 3y = 12
  9. Tentukan titik potong sumbu dari 5x + y = 5
  10. Tentukan titik potong sumbu dari x + 2y = 4

Sedang

  1. Tentukan 3 titik dari 2x − y = 4
  2. Tentukan titik koordinat dari −3x + 2y = 6
  3. Tentukan titik koordinat dari x − 4y = −8
  4. Tentukan titik koordinat dari y = 3x + 2
  5. Tentukan titik koordinat dari ½x + ⅓y = 1

Sulit

  1. Sederhanakan 2(x + 3) − y = 10 lalu tentukan titik koordinat
  2. Tentukan 4 titik dari 3x − 4y = −12 di 4 kuadran berbeda
  3. Tentukan titik koordinat dari 0,2x + 0,3y = 1,2
  4. Persamaan (x−2)/3 + (y+1)/4 = 2. Sederhanakan lalu tentukan titik koordinat.
  5. Tentukan titik koordinat dari ⅔x − ⅕y = 2

2 Menggambar Dua Garis

Setelah menentukan titik-titik koordinat, langkah selanjutnya adalah menggambar garis pada bidang koordinat Kartesius. Untuk SPLDV, kita menggambar dua garis pada bidang yang sama.

Langkah menggambar garis:

  1. Buat bidang koordinat Kartesius dengan sumbu-x dan sumbu-y
  2. Tandai titik-titik koordinat yang telah dihitung
  3. Hubungkan titik-titik tersebut dengan garis lurus
  4. Beri label pada setiap garis dengan persamaannya

Contoh: Grafik x + y = 4 dan x − y = 2

x y 1 2 3 4 −1 1 2 3 4 −1 −2 x + y = 4 x − y = 2 (3, 1)

Mengamati

Perhatikan grafik di atas:

  • • Garis x + y = 4 melalui titik (4, 0) dan (0, 4)
  • • Garis x − y = 2 melalui titik (2, 0) dan (0, −2)
  • • Kedua garis berpotongan di satu titik

Menanya

  • • Apakah dua garis selalu berpotongan?
  • • Bagaimana jika dua garis sejajar?
  • • Bagaimana jika dua garis berimpit?

Jawaban: Dua garis bisa berpotongan (1 solusi), sejajar (tidak ada solusi), atau berimpit (tak terhingga solusi).

Menalar

Kemungkinan posisi dua garis:

Posisi Garis Gradien Solusi SPLDV
Berpotongan m₁ ≠ m₂ Tepat satu
Sejajar m₁ = m₂, c₁ ≠ c₂ Tidak ada
Berimpit m₁ = m₂, c₁ = c₂ Tak terhingga

Mencoba

Gambar grafik dari SPLDV berikut pada kertas berpetak:

  1. x + y = 5 dan x − y = 1
  2. 2x + y = 6 dan x + y = 4

Mengkomunikasikan

Presentasikan grafik yang telah kamu buat di depan kelas. Jelaskan langkah-langkah yang kamu gunakan.

Contoh Soal — Menggambar Dua Garis

Mudah Contoh Soal 1–10

Contoh Soal 1

Gambar grafik x + y = 5 dan x − y = 1

Pembahasan

Garis 1: x + y = 5

y = 0: x = 5 → (5, 0)

x = 0: y = 5 → (0, 5)

Garis 2: x − y = 1

y = 0: x = 1 → (1, 0)

x = 0: −y = 1 → y = −1 → (0, −1)

Gambar kedua garis pada bidang koordinat yang sama, hubungkan titik-titik dengan garis lurus.

Contoh Soal 2

Gambar grafik 2x + y = 6 dan x + y = 4

Pembahasan

Garis 1: 2x + y = 6

(3, 0) dan (0, 6)

Garis 2: x + y = 4

(4, 0) dan (0, 4)

Hubungkan masing-masing pasangan titik menjadi garis lurus.

Contoh Soal 3

Gambar grafik x + 2y = 8 dan x + y = 5

Pembahasan

Garis 1: x + 2y = 8

(8, 0) dan (0, 4)

Garis 2: x + y = 5

(5, 0) dan (0, 5)

Contoh Soal 4

Gambar grafik 3x + y = 9 dan x + y = 5

Pembahasan

Garis 1: (3, 0) dan (0, 9)

Garis 2: (5, 0) dan (0, 5)

Contoh Soal 5

Gambar grafik x + y = 3 dan 2x + y = 4

Pembahasan

Garis 1: (3, 0) dan (0, 3)

Garis 2: (2, 0) dan (0, 4)

Contoh Soal 6

Gambar grafik x + y = 6 dan x − y = 2

Pembahasan

Garis 1: (6, 0) dan (0, 6)

Garis 2: (2, 0) dan (0, −2)

Contoh Soal 7

Gambar grafik 2x + 3y = 12 dan x + y = 5

Pembahasan

Garis 1: (6, 0) dan (0, 4)

Garis 2: (5, 0) dan (0, 5)

Contoh Soal 8

Gambar grafik x + 4y = 8 dan x + 2y = 6

Pembahasan

Garis 1: (8, 0) dan (0, 2)

Garis 2: (6, 0) dan (0, 3)

Contoh Soal 9

Gambar grafik 3x + 2y = 6 dan x + 2y = 4

Pembahasan

Garis 1: (2, 0) dan (0, 3)

Garis 2: (4, 0) dan (0, 2)

Contoh Soal 10

Gambar grafik 4x + y = 8 dan 2x + y = 6

Pembahasan

Garis 1: (2, 0) dan (0, 8)

Garis 2: (3, 0) dan (0, 6)

Sedang Contoh Soal 11–15

Contoh Soal 11

Gambar grafik 2x − y = 4 dan x + 2y = 8. Tentukan apakah garis berpotongan, sejajar, atau berimpit.

Pembahasan

Garis 1: 2x − y = 4 → (2,0) dan (0,−4). Gradien: m₁ = 2

Garis 2: x + 2y = 8 → (8,0) dan (0,4). Gradien: m₂ = −½

Karena m₁ ≠ m₂, maka kedua garis berpotongan di satu titik.

Contoh Soal 12

Gambar grafik 2x + y = 4 dan 4x + 2y = 6. Tentukan posisi kedua garis.

Pembahasan

Garis 1: y = −2x + 4 → m₁ = −2, c₁ = 4

Garis 2: 2y = −4x + 6 → y = −2x + 3 → m₂ = −2, c₂ = 3

m₁ = m₂ tapi c₁ ≠ c₂ → sejajar (tidak ada solusi)

Contoh Soal 13

Gambar grafik x − y = 2 dan 2x − 2y = 4. Tentukan posisi kedua garis.

Pembahasan

Garis 1: y = x − 2

Garis 2: 2x − 2y = 4 → y = x − 2

Kedua persamaan identik → berimpit (tak terhingga solusi)

Contoh Soal 14

Gambar grafik y = 2x − 1 dan y = −x + 5

Pembahasan

Garis 1: y = 2x − 1 → (0,−1) dan (1,1) dan (½,0)

Garis 2: y = −x + 5 → (0,5) dan (5,0)

m₁ = 2, m₂ = −1 → berpotongan.

Contoh Soal 15

Gambar grafik 3x + 4y = 12 dan −3x + 2y = 6

Pembahasan

Garis 1: (4, 0) dan (0, 3)

Garis 2: (−2, 0) dan (0, 3)

Kedua garis melalui titik (0, 3) → berpotongan di sumbu-y.

Sulit Contoh Soal 16–20

Contoh Soal 16

Gambar grafik ½x + ⅓y = 2 dan x − y = −1

Pembahasan

Garis 1: Kalikan 6: 3x + 2y = 12 → (4,0) dan (0,6)

Garis 2: x − y = −1 → (−1,0) dan (0,1)

Contoh Soal 17

Gambar grafik y = ¾x − 2 dan y = −½x + 3. Jelaskan arah kemiringan masing-masing garis.

Pembahasan

Garis 1: m = ¾ (positif → condong ke kanan atas). Titik: (0,−2) dan (4,1)

Garis 2: m = −½ (negatif → condong ke kanan bawah). Titik: (0,3) dan (6,0)

Contoh Soal 18

Tentukan apakah SPLDV 6x + 4y = 12 dan 3x + 2y = 6 memiliki solusi. Gambar grafiknya.

Pembahasan

Persamaan 1 dibagi 2: 3x + 2y = 6 = Persamaan 2

Kedua persamaan identik → berimpit, solusi tak terhingga.

Grafik hanya menunjukkan satu garis melalui (2,0) dan (0,3).

Contoh Soal 19

Gambar grafik x = 3 dan 2x + y = 8

Pembahasan

Garis 1: x = 3 adalah garis vertikal melalui x = 3

Garis 2: 2x + y = 8 → (4,0) dan (0,8)

Substitusi x = 3 ke garis 2: 6 + y = 8 → y = 2

Berpotongan di (3, 2)

Contoh Soal 20

Gambar grafik 0,4x + 0,6y = 2,4 dan 0,5x − 0,25y = 0,75

Pembahasan

Garis 1: Kalikan 5: 2x + 3y = 12 → (6,0) dan (0,4)

Garis 2: Kalikan 4: 2x − y = 3 → (1.5,0) dan (0,−3)

Latihan Soal — Menggambar Dua Garis

Mudah

  1. Gambar grafik x + y = 4 dan x − y = 2
  2. Gambar grafik 2x + y = 8 dan x + y = 5
  3. Gambar grafik x + 2y = 6 dan x + y = 4
  4. Gambar grafik x + y = 7 dan 2x + y = 10
  5. Gambar grafik 3x + y = 6 dan x + y = 4
  6. Gambar grafik x + y = 8 dan x − y = 4
  7. Gambar grafik 2x + y = 10 dan x + 2y = 8
  8. Gambar grafik x + 3y = 9 dan x + y = 5
  9. Gambar grafik 4x + y = 8 dan x + y = 5
  10. Gambar grafik x + y = 6 dan 3x + y = 12

Sedang

  1. Gambar grafik 2x − y = 2 dan x + 3y = 9. Tentukan posisi kedua garis.
  2. Gambar grafik y = 2x + 1 dan y = 2x − 3. Apa yang terjadi?
  3. Gambar grafik x − 2y = 4 dan 3x + y = 6
  4. Gambar grafik 2x + 3y = 12 dan 4x + 6y = 24. Jelaskan hasilnya.
  5. Gambar grafik y = −x + 4 dan y = 3x − 4

Sulit

  1. Gambar grafik ⅓x + ½y = 2 dan x − y = −3
  2. Gambar grafik y = 4 dan 3x − 2y = 6. Tentukan titik potongnya.
  3. Gambar grafik 0,5x + 0,2y = 1 dan x + y = 3
  4. Tunjukkan bahwa 3x + y = 9 dan 6x + 2y = 12 tidak memiliki solusi dengan grafik.
  5. Gambar grafik x = 2y − 4 dan 3x + y = 5

3 Menentukan Titik Potong

Titik potong dua garis merupakan penyelesaian SPLDV. Pada metode grafik, titik potong diperoleh dengan melihat koordinat tempat kedua garis bertemu.

Cara menentukan titik potong:

  1. Gambar kedua garis pada bidang koordinat yang sama
  2. Temukan titik dimana kedua garis berpotongan
  3. Baca koordinat (x, y) dari titik tersebut
  4. Verifikasi dengan substitusi ke kedua persamaan

Verifikasi solusi:

Jika titik potong adalah (a, b), maka substitusi x = a dan y = b ke kedua persamaan harus menghasilkan pernyataan benar.

Contoh: Titik potong x + y = 5 dan x − y = 1

x y 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 x + y = 5 x − y = 1 (3, 2)

Titik potong: (3, 2) → x = 3, y = 2

Verifikasi: 3 + 2 = 5 ✓ dan 3 − 2 = 1 ✓

Mengamati

Dari grafik di atas:

  • • Titik potong kedua garis adalah (3, 2)
  • • Artinya x = 3 dan y = 2 memenuhi kedua persamaan secara bersamaan
  • • Cek: 3 + 2 = 5 ✓ dan 3 − 2 = 1 ✓

Menanya

  • • Bagaimana jika titik potong bukan bilangan bulat?
  • • Seberapa akurat metode grafik?

Jawaban: Jika titik potong bukan bilangan bulat (misal: ½, ⅓), maka pembacaan grafik kurang akurat. Inilah kelemahan metode grafik dibanding metode substitusi atau eliminasi.

Menalar

Kesimpulan tentang penyelesaian SPLDV dengan metode grafik:

  • • Jika dua garis berpotongan → SPLDV memiliki tepat satu penyelesaian
  • • Jika dua garis sejajar → SPLDV tidak memiliki penyelesaian
  • • Jika dua garis berimpit → SPLDV memiliki tak terhingga penyelesaian

Mencoba

Tentukan penyelesaian SPLDV berikut dengan metode grafik:

  1. x + y = 6 dan x − y = 2
  2. 2x + y = 7 dan x + y = 4

Mengkomunikasikan

Tuliskan langkah-langkah lengkap penyelesaian SPLDV dengan metode grafik di buku catatan. Sertakan grafik, tabel titik koordinat, dan verifikasi jawaban. Diskusikan kelebihan dan kekurangan metode grafik dengan teman.

Contoh Soal — Menentukan Titik Potong

Mudah Contoh Soal 1–10

Contoh Soal 1

Tentukan penyelesaian SPLDV: x + y = 5 dan x − y = 1 dengan metode grafik.

Pembahasan

Garis 1: x + y = 5

x y
5 0
0 5

Garis 2: x − y = 1

x y
1 0
0 −1

Dari grafik, titik potong: (3, 2)

Verifikasi: 3+2=5 ✓, 3−2=1 ✓

Jadi, x = 3 dan y = 2

Contoh Soal 2

Selesaikan: x + y = 6 dan x − y = 2

Pembahasan

Garis 1: (6,0) dan (0,6)

Garis 2: (2,0) dan (0,−2)

Titik potong: (4, 2)

Verifikasi: 4+2=6 ✓, 4−2=2 ✓

Contoh Soal 3

Selesaikan: 2x + y = 8 dan x + y = 5

Pembahasan

Garis 1: (4,0) dan (0,8)

Garis 2: (5,0) dan (0,5)

Titik potong: (3, 2)

Verifikasi: 2(3)+2=8 ✓, 3+2=5 ✓

Contoh Soal 4

Selesaikan: x + y = 7 dan 2x + y = 10

Pembahasan

Garis 1: (7,0) dan (0,7)

Garis 2: (5,0) dan (0,10)

Titik potong: (3, 4)

Verifikasi: 3+4=7 ✓, 2(3)+4=10 ✓

Contoh Soal 5

Selesaikan: x + y = 4 dan 2x + y = 6

Pembahasan

Titik potong: (2, 2)

Verifikasi: 2+2=4 ✓, 2(2)+2=6 ✓

Contoh Soal 6

Selesaikan: x + 2y = 8 dan x + y = 5

Pembahasan

Titik potong: (2, 3)

Verifikasi: 2+2(3)=8 ✓, 2+3=5 ✓

Contoh Soal 7

Selesaikan: 3x + y = 9 dan x + y = 5

Pembahasan

Titik potong: (2, 3)

Verifikasi: 3(2)+3=9 ✓, 2+3=5 ✓

Contoh Soal 8

Selesaikan: x + y = 8 dan x − y = 2

Pembahasan

Titik potong: (5, 3)

Verifikasi: 5+3=8 ✓, 5−3=2 ✓

Contoh Soal 9

Selesaikan: 2x + y = 10 dan x + y = 6

Pembahasan

Titik potong: (4, 2)

Verifikasi: 2(4)+2=10 ✓, 4+2=6 ✓

Contoh Soal 10

Selesaikan: x + 3y = 9 dan x + y = 5

Pembahasan

Titik potong: (3, 2)

Verifikasi: 3+3(2)=9 ✓, 3+2=5 ✓

Sedang Contoh Soal 11–15

Contoh Soal 11

Selesaikan: 2x + 3y = 12 dan x − y = 1

Pembahasan

Garis 1: 2x + 3y = 12 → (6,0) dan (0,4)

Garis 2: x − y = 1 → (1,0) dan (0,−1)

Titik potong: (3, 2)

Verifikasi: 2(3)+3(2)=12 ✓, 3−2=1 ✓

Contoh Soal 12

Selesaikan: 3x + 2y = 12 dan x + 2y = 8

Pembahasan

Garis 1: (4,0) dan (0,6)

Garis 2: (8,0) dan (0,4)

Titik potong: (2, 3)

Verifikasi: 3(2)+2(3)=12 ✓, 2+2(3)=8 ✓

Contoh Soal 13

Selesaikan: x + y = 4 dan 3x + y = 8

Pembahasan

Titik potong: (2, 2)

Verifikasi: 2+2=4 ✓, 3(2)+2=8 ✓

Contoh Soal 14

Selesaikan: 2x − y = 1 dan x + y = 5

Pembahasan

Garis 1: 2x − y = 1 → (½,0) dan (0,−1). Lebih mudah: (1,1) dan (2,3)

Garis 2: (5,0) dan (0,5)

Titik potong: (2, 3)

Verifikasi: 2(2)−3=1 ✓, 2+3=5 ✓

Contoh Soal 15

Selesaikan: 4x + 3y = 12 dan 2x + 3y = 6

Pembahasan

Garis 1: (3,0) dan (0,4)

Garis 2: (3,0) dan (0,2)

Kedua garis melewati titik (3, 0). Titik potong: (3, 0)

Verifikasi: 4(3)+3(0)=12 ✓, 2(3)+3(0)=6 ✓

Sulit Contoh Soal 16–20

Contoh Soal 16

Selesaikan: 3x + 4y = 24 dan x − 2y = −2

Pembahasan

Garis 1: (8,0) dan (0,6)

Garis 2: (−2,0) dan (0,1)

Titik potong: (4, 3)

Verifikasi: 3(4)+4(3)=24 ✓, 4−2(3)=−2 ✓

Contoh Soal 17

Selesaikan: 5x + 2y = 16 dan x + 2y = 8

Pembahasan

Titik potong: (2, 3)

Verifikasi: 5(2)+2(3)=16 ✓, 2+2(3)=8 ✓

Contoh Soal 18

Harga 2 buku tulis dan 3 pensil adalah Rp15.000. Harga 1 buku tulis dan 1 pensil adalah Rp6.000. Tentukan harga masing-masing dengan metode grafik.

Pembahasan

Misalkan: x = harga buku tulis (ribuan), y = harga pensil (ribuan)

2x + 3y = 15 dan x + y = 6

Garis 1: (7.5, 0) dan (0, 5)

Garis 2: (6, 0) dan (0, 6)

Titik potong: (3, 3)

Verifikasi: 2(3)+3(3)=15 ✓, 3+3=6 ✓

Jadi, harga buku tulis = Rp3.000 dan harga pensil = Rp3.000

Contoh Soal 19

Selesaikan: y = 2x − 1 dan y = −x + 5

Pembahasan

Garis 1: y = 2x − 1 → (0,−1) dan (1,1) dan (2,3)

Garis 2: y = −x + 5 → (0,5) dan (5,0)

Titik potong: (2, 3)

Verifikasi: 3=2(2)−1 ✓, 3=−2+5 ✓

Contoh Soal 20

Umur Ayah dan Ibu dijumlahkan 70 tahun. Selisih umur mereka 4 tahun (Ayah lebih tua). Tentukan umur masing-masing dengan metode grafik.

Pembahasan

Misalkan: x = umur Ayah, y = umur Ibu

x + y = 70 dan x − y = 4

Garis 1: (70,0) dan (0,70)

Garis 2: (4,0) dan (0,−4)

Titik potong: (37, 33)

Verifikasi: 37+33=70 ✓, 37−33=4 ✓

Jadi, umur Ayah = 37 tahun dan umur Ibu = 33 tahun

Latihan Soal — Menentukan Titik Potong

Mudah

  1. Selesaikan dengan metode grafik: x + y = 4 dan x − y = 2
  2. Selesaikan: x + y = 7 dan x − y = 3
  3. Selesaikan: 2x + y = 6 dan x + y = 4
  4. Selesaikan: x + y = 9 dan x − y = 1
  5. Selesaikan: x + 2y = 8 dan x + y = 5
  6. Selesaikan: 3x + y = 7 dan x + y = 3
  7. Selesaikan: x + y = 10 dan x − y = 4
  8. Selesaikan: 2x + y = 8 dan x + y = 6
  9. Selesaikan: x + y = 5 dan 2x + y = 8
  10. Selesaikan: x + y = 6 dan x + 2y = 10

Sedang

  1. Selesaikan: 2x + 3y = 12 dan x + 2y = 7
  2. Selesaikan: 3x − y = 5 dan x + 2y = 8
  3. Selesaikan: x − 2y = −4 dan 2x + y = 7
  4. Harga 3 roti dan 2 susu = Rp20.000. Harga 1 roti dan 1 susu = Rp8.000. Tentukan harga masing-masing.
  5. Selesaikan: 4x + y = 14 dan 2x + 3y = 12

Sulit

  1. Jumlah dua bilangan 24. Selisihnya 6. Tentukan kedua bilangan tersebut dengan metode grafik.
  2. Selesaikan: 3x + 5y = 15 dan 2x − y = 4
  3. Keliling persegi panjang 36 cm. Panjang 4 cm lebih dari lebar. Tentukan panjang dan lebar.
  4. Selesaikan: ½x + ⅓y = 3 dan x − y = 1
  5. Harga 5 kg beras dan 2 kg gula = Rp85.000. Harga 3 kg beras dan 1 kg gula = Rp47.000. Tentukan harga per kg masing-masing.

Rangkuman

  1. Menentukan titik koordinat: Substitusi x = 0 dan y = 0 ke persamaan untuk mendapat titik potong sumbu.
  2. Menggambar garis: Hubungkan minimal 2 titik koordinat dengan garis lurus pada bidang Kartesius.
  3. Menentukan titik potong: Titik dimana kedua garis berpotongan adalah penyelesaian SPLDV. Verifikasi dengan substitusi ke kedua persamaan.

⚠️ Kelebihan dan Kekurangan Metode Grafik:

Kelebihan: Mudah divisualisasikan, bisa melihat posisi kedua garis.

Kekurangan: Kurang akurat jika solusi bukan bilangan bulat, membutuhkan alat gambar.

Materi Metode Grafik pada SPLDV — Selamat Belajar! 📐

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page