Persamaan Eksponen Bentuk a^f(x) = b^g(x)

Materi Matematika

Penyelesaian Persamaan Eksponen Bentuk af(x) = bg(x)

Materi fokus, runtut, dan mudah dipahami: mulai dari konsep, strategi penyelesaian, contoh soal bertingkat, sampai latihan mandiri.

Bentuk utama

af(x) = bg(x)

Tujuan akhirnya adalah menemukan nilai x yang membuat kedua ruas bernilai sama.

1

Materi Inti

Fokus hanya pada persamaan eksponen bentuk af(x) = bg(x).

A. Pengertian Bentuk af(x) = bg(x)

Persamaan eksponen adalah persamaan yang memuat variabel pada pangkatnya. Pada bentuk af(x) = bg(x), bilangan a dan b disebut basis, sedangkan f(x) dan g(x) adalah pangkat yang memuat variabel.

Notasi Eksponen

an

Dibaca: a pangkat n. Contoh: 23 = 8.

Notasi Bentuk Akar

x

Bentuk akar berhubungan dengan pangkat pecahan.

Notasi Logaritma

alog b = c

Artinya ac = b. Logaritma dipakai jika basis sulit disamakan.

B. Syarat Penting

Agar persamaan eksponen bermakna dalam pembahasan ini, basis eksponen harus memenuhi:

  • 1.a > 0 dan b > 0, karena basis eksponen positif memudahkan pembahasan nilai real.
  • 2.a ≠ 1 dan b ≠ 1, karena 1 dipangkatkan berapa pun tetap 1.
  • 3.Jika basis dapat disamakan, maka pangkatnya dapat disamakan.

C. Prinsip Penyelesaian Utama

Ada dua strategi yang paling sering digunakan pada bentuk af(x) = bg(x).

Strategi 1: Samakan basis

Jika a dan b dapat diubah menjadi basis yang sama, ubahlah dulu kedua ruas.

cm · f(x) = cn · g(x)

Karena basis sama, maka:

m · f(x) = n · g(x)

Strategi 2: Gunakan logaritma

Jika basis sulit disamakan, gunakan sifat logaritma.

af(x) = bg(x)
f(x) · log a = g(x) · log b

D. Alur Penyelesaian Runtut

  1. Langkah 1: Amati basis pada kedua ruas, yaitu a dan b.
  2. Langkah 2: Cek apakah basis dapat diubah menjadi basis yang sama.
  3. Langkah 3: Jika bisa, samakan basis lalu samakan pangkatnya.
  4. Langkah 4: Jika tidak bisa, gunakan logaritma pada kedua ruas.
  5. Langkah 5: Selesaikan persamaan aljabar yang diperoleh.
  6. Langkah 6: Periksa kembali jawaban dengan mensubstitusikan nilai x ke persamaan awal.

E. Kegiatan Pembelajaran

Mengamati

Amati bentuk 2x+1 = 8x-2. Basis 8 dapat ditulis sebagai 23.

Menanya

Mengapa setelah basis sama, pangkatnya boleh disamakan?

Menalar

Jika 2A = 2B, maka A = B karena fungsi eksponen dengan basis positif dan bukan 1 bersifat satu-satu.

Mencoba

Ubah 16 menjadi 24, 27 menjadi 33, dan 81 menjadi 34.

Mengkomunikasikan

Jelaskan langkah penyelesaian dengan kalimat sendiri secara runtut.

F. Tabel Perubahan Basis yang Sering Dipakai

Tabel berikut dibuat lebar dan dapat digeser di layar kecil agar tetap mudah dibaca di HP maupun PC.

Bilangan Bentuk Pangkat Basis Utama Contoh Pemakaian
4 22 2 4x = 22x
8 23 2 8x-1 = 23x-3
9 32 3 9x = 32x
27 33 3 27x+2 = 33x+6
16 24 2 16x = 24x
81 34 3 81x = 34x

G. Ilustrasi Grafik Sederhana

Grafik berikut menunjukkan bahwa fungsi eksponen dengan basis lebih dari 1 naik terus. Karena itu, jika basis sama, nilai pangkat yang menghasilkan hasil sama juga harus sama.

x y A B y = cˣ, c > 1 Jika cᴬ = cᴮ, maka A = B.
2

Contoh Soal dan Pembahasan Detail

Terdiri dari 5 soal mudah, 5 soal sedang, dan 5 soal sulit.

A. Contoh Soal Mudah

1. Tentukan x dari 2x = 25
Karena basis kedua ruas sama, yaitu 2, maka pangkatnya disamakan.
x = 5
Jadi, nilai x = 5.
2. Tentukan x dari 3x+1 = 34
Basis sama, yaitu 3. Maka:
x + 1 = 4
Kurangi kedua ruas dengan 1:
x = 3
Jadi, x = 3.
3. Tentukan x dari 4x = 26
Ubah 4 menjadi basis 2:
4x = (22)x = 22x
Maka:
22x = 26
Samakan pangkat:
2x = 6 → x = 3
Jadi, x = 3.
4. Tentukan x dari 52x = 510
Basis sama, yaitu 5. Maka pangkatnya sama:
2x = 10
Bagi kedua ruas dengan 2:
x = 5
Jadi, x = 5.
5. Tentukan x dari 9x = 38
Ubah 9 menjadi 32:
9x = (32)x = 32x
Maka:
32x = 38
Samakan pangkat:
2x = 8 → x = 4
Jadi, x = 4.

B. Contoh Soal Sedang

1. Tentukan x dari 2x+2 = 8x-1
Ubah 8 menjadi 23:
8x-1 = (23)x-1 = 23x-3
Maka:
2x+2 = 23x-3
Samakan pangkat:
x + 2 = 3x – 3
Pindahkan suku sejenis:
5 = 2x → x = 52
Jadi, x = 5/2.
2. Tentukan x dari 27x = 32x+6
Ubah 27 menjadi 33:
27x = (33)x = 33x
Maka:
33x = 32x+6
Samakan pangkat:
3x = 2x + 6
Sehingga:
x = 6
Jadi, x = 6.
3. Tentukan x dari 16x-1 = 4x+2
Ubah semua basis menjadi 2:
16 = 24, 4 = 22
Maka:
(24)x-1 = (22)x+2
Sederhanakan pangkat:
24x-4 = 22x+4
Samakan pangkat:
4x – 4 = 2x + 4
Sehingga:
2x = 8 → x = 4
Jadi, x = 4.
4. Tentukan x dari 25x+1 = 53x-2
Ubah 25 menjadi 52:
25x+1 = (52)x+1 = 52x+2
Maka:
52x+2 = 53x-2
Samakan pangkat:
2x + 2 = 3x – 2
Sehingga:
4 = x
Jadi, x = 4.
5. Tentukan x dari 81x-2 = 92x+1
Ubah 81 dan 9 menjadi basis 3:
81 = 34, 9 = 32
Maka:
(34)x-2 = (32)2x+1
Sederhanakan:
34x-8 = 34x+2
Samakan pangkat:
4x – 8 = 4x + 2
Setelah dikurangi 4x:
-8 = 2
Pernyataan ini salah, sehingga tidak ada nilai x yang memenuhi.

C. Contoh Soal Sulit

1. Tentukan x dari 2x²-1 = 8x-1
Ubah 8 menjadi 23:
8x-1 = 23x-3
Maka:
2x²-1 = 23x-3
Samakan pangkat:
x² – 1 = 3x – 3
Susun menjadi persamaan kuadrat:
x² – 3x + 2 = 0
Faktorkan:
(x – 1)(x – 2) = 0
Jadi, x = 1 atau x = 2.
2. Tentukan x dari 9 = 27x+2
Ubah ke basis 3:
9 = 32, 27 = 33
Maka:
(32) = (33)x+2
Sederhanakan:
32x² = 33x+6
Samakan pangkat:
2x² = 3x + 6
Susun:
2x² – 3x – 6 = 0
Gunakan rumus kuadrat:
x = 3 ± √574
Jadi, x = (3 + √57)/4 atau x = (3 – √57)/4.
3. Tentukan x dari 4x²-x = 32x-2
Ubah ke basis 2:
4 = 22, 32 = 25
Maka:
22(x²-x) = 25(x-2)
Samakan pangkat:
2x² – 2x = 5x – 10
Susun:
2x² – 7x + 10 = 0
Diskriminan:
D = (-7)² – 4(2)(10) = 49 – 80 = -31
Karena D < 0, maka tidak ada penyelesaian real.
4. Tentukan x dari 2x+1 = 52x-3
Basis 2 dan 5 tidak dapat disamakan dengan mudah, maka gunakan logaritma:
(x + 1) log 2 = (2x – 3) log 5
Kembangkan:
x log 2 + log 2 = 2x log 5 – 3 log 5
Kumpulkan suku yang memuat x:
x log 2 – 2x log 5 = -3 log 5 – log 2
Faktorkan x:
x(log 2 – 2 log 5) = -3 log 5 – log 2
Maka:
x = -3 log 5 – log 2log 2 – 2 log 5
Bentuk tersebut dapat juga ditulis:
x = 3 log 5 + log 22 log 5 – log 2
5. Tentukan x dari 3x²-4 = 81x-2
Ubah 81 menjadi 34:
81x-2 = (34)x-2 = 34x-8
Maka:
3x²-4 = 34x-8
Samakan pangkat:
x² – 4 = 4x – 8
Susun:
x² – 4x + 4 = 0
Faktorkan:
(x – 2)² = 0
Jadi, x = 2.
3

Latihan Soal

Tanpa pembahasan, agar siswa dapat berlatih mandiri.

A. Latihan Mudah

  1. 2x = 27
  2. 3x-2 = 35
  3. 4x = 210
  4. 9x = 36
  5. 52x = 512

B. Latihan Sedang

  1. 2x+3 = 8x-1
  2. 27x-2 = 3x+4
  3. 16x+1 = 43x-2
  4. 25x-1 = 5x+5
  5. 81x = 9x+6

C. Latihan Sulit

  1. 2x²-2 = 8x-2
  2. 9x²-x = 27x+1
  3. 4x²+1 = 32x
  4. 23x-1 = 7x+2
  5. 3x²-9 = 81x-3

Ringkasan Penting

1. Samakan basis

Jika memungkinkan, ubah kedua ruas menjadi basis yang sama.

2. Samakan pangkat

Jika cA = cB, maka A = B untuk c > 0 dan c ≠ 1.

3. Gunakan logaritma

Jika basis tidak mudah disamakan, gunakan sifat logaritma.

Selesai. Gunakan contoh soal sebagai panduan, lalu kerjakan latihan secara mandiri.

Materi ini hanya membahas penyelesaian persamaan eksponen bentuk af(x) = bg(x).

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page