Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV)
Matematika Kelas VIII SMP
A. Pengertian SPLDV
Kegiatan: Mengamati
Perhatikan situasi berikut:
Situasi: Ani membeli 2 buku dan 3 pensil dengan total harga Rp16.000. Budi membeli 1 buku dan 2 pensil dengan total harga Rp9.000.
Jika harga satu buku = x dan harga satu pensil = y, maka:
2x + 3y = 16.000 … (persamaan 1)
x + 2y = 9.000 … (persamaan 2)
Kedua persamaan di atas membentuk sebuah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).
Kegiatan: Menanya
- Apa yang dimaksud dengan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel?
- Apa perbedaan PLDV dengan SPLDV?
- Bagaimana cara menentukan penyelesaian SPLDV?
- Mengapa diperlukan dua persamaan untuk menyelesaikan dua variabel?
📖 Materi: Pengertian SPLDV
Persamaan Linear Dua Variabel (PLDV) adalah persamaan yang memiliki dua variabel (peubah) dan masing-masing variabel berpangkat satu (linear).
Contoh PLDV:
• 2x + 3y = 12
• x − y = 5
• 4a + b = 20
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) adalah kumpulan dua atau lebih persamaan linear dua variabel yang memiliki variabel-variabel yang sama dan diselesaikan secara bersamaan (simultan).
Definisi Formal:
SPLDV adalah sistem yang terdiri dari dua persamaan linear dengan dua variabel yang sama, di mana penyelesaiannya merupakan pasangan nilai variabel yang memenuhi kedua persamaan secara bersamaan.
Syarat-syarat SPLDV:
- Terdiri dari dua atau lebih persamaan linear
- Memiliki dua variabel yang sama
- Setiap variabel berpangkat satu (linear)
- Penyelesaiannya berupa pasangan berurutan (x, y) yang memenuhi semua persamaan
Perbedaan PLDV dan SPLDV:
| Aspek | PLDV | SPLDV |
|---|---|---|
| Jumlah persamaan | Satu persamaan | Dua atau lebih persamaan |
| Penyelesaian | Tak hingga banyak | Satu pasangan (umumnya) |
| Grafik | Satu garis lurus | Dua garis lurus (titik potong) |
| Contoh | x + y = 5 | x + y = 5 dan x − y = 1 |
Jenis-jenis Penyelesaian SPLDV:
| Kondisi | Grafik | Penyelesaian |
|---|---|---|
| Dua garis berpotongan | Satu titik potong | Tepat satu penyelesaian |
| Dua garis sejajar | Tidak ada titik potong | Tidak ada penyelesaian |
| Dua garis berimpit | Garis sama | Tak hingga penyelesaian |
Kegiatan: Menalar
Perhatikan persamaan-persamaan berikut. Tentukan mana yang merupakan SPLDV dan mana yang bukan:
1) x + y = 7 dan 2x − y = 5 → SPLDV (dua persamaan, dua variabel sama, linear)
2) x² + y = 4 dan x − y = 1 → Bukan SPLDV (x² tidak linear)
3) 3x + 2y = 10 → Bukan SPLDV (hanya satu persamaan, ini PLDV)
4) a + b = 6 dan 2a + 3b = 14 → SPLDV (dua persamaan, dua variabel sama, linear)
Kegiatan: Mencoba
Buatlah model SPLDV dari situasi berikut:
“Di sebuah toko, Rina membeli 3 kg jeruk dan 2 kg apel seharga Rp56.000. Sinta membeli 1 kg jeruk dan 4 kg apel seharga Rp72.000.”
Penyelesaian:
Misalkan: x = harga 1 kg jeruk, y = harga 1 kg apel
Persamaan 1: 3x + 2y = 56.000
Persamaan 2: x + 4y = 72.000
Maka SPLDV-nya: 3x + 2y = 56.000 dan x + 4y = 72.000
Kegiatan: Mengkomunikasikan
Diskusikan dengan temanmu:
- Jelaskan dengan kata-katamu sendiri, apa itu SPLDV!
- Berikan satu contoh masalah dalam kehidupan sehari-hari yang dapat dimodelkan menjadi SPLDV!
- Presentasikan hasilmu di depan kelas!
📝 Contoh Soal: Pengertian SPLDV
Mudah
Contoh 1. Tentukan apakah pasangan persamaan berikut merupakan SPLDV atau bukan: x + y = 8 dan x − y = 2
Pembahasan:
• Terdapat dua persamaan ✓
• Variabel yang digunakan: x dan y (dua variabel yang sama) ✓
• Pangkat setiap variabel adalah 1 (linear) ✓
Kesimpulan: Merupakan SPLDV
Contoh 2. Tentukan apakah pasangan persamaan berikut merupakan SPLDV atau bukan: x² + y = 10 dan x + y = 6
Pembahasan:
• Persamaan pertama: x² + y = 10 → variabel x berpangkat 2 (tidak linear) ✗
Kesimpulan: Bukan SPLDV karena tidak semua variabel berpangkat satu.
Contoh 3. Manakah yang merupakan SPLDV? a) 2a + b = 7 dan a − b = 1, b) 3x + 2y = 12
Pembahasan:
a) 2a + b = 7 dan a − b = 1 → Dua persamaan, dua variabel sama (a dan b), linear → SPLDV ✓
b) 3x + 2y = 12 → Hanya satu persamaan → Bukan SPLDV (ini PLDV)
Contoh 4. Buatlah model SPLDV: “Jumlah dua bilangan adalah 15 dan selisihnya adalah 3.”
Pembahasan:
Misalkan bilangan pertama = x, bilangan kedua = y
Jumlah: x + y = 15 … (1)
Selisih: x − y = 3 … (2)
SPLDV: x + y = 15 dan x − y = 3
Contoh 5. Buatlah model SPLDV: “Harga 2 roti dan 1 susu Rp15.000. Harga 1 roti dan 1 susu Rp10.000.”
Pembahasan:
Misal: x = harga roti, y = harga susu
2x + y = 15.000 … (1)
x + y = 10.000 … (2)
SPLDV: 2x + y = 15.000 dan x + y = 10.000
Contoh 6. Tentukan variabel dan koefisien pada SPLDV: 3x + 4y = 24 dan x − 2y = −2
Pembahasan:
Variabel: x dan y
Persamaan 1 → koefisien x = 3, koefisien y = 4, konstanta = 24
Persamaan 2 → koefisien x = 1, koefisien y = −2, konstanta = −2
Contoh 7. Apakah (3, 5) merupakan penyelesaian dari SPLDV: x + y = 8 dan x − y = −2?
Pembahasan:
Substitusi x = 3, y = 5:
Persamaan 1: 3 + 5 = 8 ✓
Persamaan 2: 3 − 5 = −2 ✓
Ya, (3, 5) merupakan penyelesaian SPLDV tersebut.
Contoh 8. Apakah (4, 1) merupakan penyelesaian dari SPLDV: 2x + y = 9 dan x − y = 2?
Pembahasan:
Substitusi x = 4, y = 1:
Persamaan 1: 2(4) + 1 = 9 ✓
Persamaan 2: 4 − 1 = 3 ≠ 2 ✗
Bukan penyelesaian, karena tidak memenuhi persamaan 2.
Contoh 9. Buatlah SPLDV dari: “Umur ayah dan ibu jumlahnya 80 tahun. Selisih umur mereka 4 tahun.”
Pembahasan:
Misal: x = umur ayah, y = umur ibu
x + y = 80 … (1)
x − y = 4 … (2)
SPLDV: x + y = 80 dan x − y = 4
Contoh 10. Sebutkan 3 ciri yang menunjukkan bahwa dua persamaan membentuk SPLDV!
Pembahasan:
1. Terdiri dari dua persamaan atau lebih
2. Memiliki dua variabel yang sama pada semua persamaan
3. Setiap variabel berpangkat satu (derajat 1 / linear)
Sedang
Contoh 11. Buatlah model SPLDV: “Dua kali bilangan pertama ditambah tiga kali bilangan kedua sama dengan 23. Bilangan pertama dikurangi bilangan kedua sama dengan 1.” Tentukan kedua bilangan!
Pembahasan:
Misal: x = bilangan pertama, y = bilangan kedua
2x + 3y = 23 … (1)
x − y = 1 → x = y + 1 … (2)
Substitusi (2) ke (1): 2(y + 1) + 3y = 23
2y + 2 + 3y = 23 → 5y = 21 → y = 21/5
Hmm, mari cek ulang… x − y = 1, 2x + 3y = 23
Dari (2): x = y + 1, substitusi: 2(y+1) + 3y = 23 → 2y + 2 + 3y = 23 → 5y = 21 → y = 21/5
Ini tidak bulat. Sebenarnya soal: mari kita ubah agar bulat:
Koreksi soal: 2x + 3y = 19 dan x − y = 1
x = y + 1, substitusi: 2(y+1) + 3y = 19 → 5y + 2 = 19 → 5y = 17… masih tidak bulat.
Pakai soal asli: 2x + 3y = 23, x − y = 1
x = y + 1, substitusi: 2(y+1) + 3y = 23 → 5y = 21 → y = 4,2 dan x = 5,2
Penyelesaian: x = 5,2 dan y = 4,2
(Catatan: SPLDV tidak selalu memiliki penyelesaian bilangan bulat)
Contoh 12. Diketahui SPLDV: ax + 2y = 10 dan 3x + y = 7. Jika penyelesaiannya adalah (2, 1), tentukan nilai a!
Pembahasan:
Substitusi x = 2, y = 1 ke persamaan 1:
a(2) + 2(1) = 10
2a + 2 = 10
2a = 8
a = 4
Verifikasi persamaan 2: 3(2) + 1 = 7 ✓
Contoh 13. Keliling sebuah persegi panjang 54 cm. Panjangnya 3 cm lebih dari lebarnya. Buatlah model SPLDV dan tentukan panjang dan lebarnya!
Pembahasan:
Misal: p = panjang, l = lebar
Keliling: 2p + 2l = 54 → p + l = 27 … (1)
Panjang 3 cm lebih dari lebar: p = l + 3 → p − l = 3 … (2)
Dari (1) + (2): 2p = 30 → p = 15
Substitusi: 15 + l = 27 → l = 12
Panjang = 15 cm, Lebar = 12 cm
Contoh 14. Tentukan apakah SPLDV berikut memiliki penyelesaian: 2x + 4y = 10 dan x + 2y = 3
Pembahasan:
Persamaan 1: 2x + 4y = 10 → dibagi 2 → x + 2y = 5
Persamaan 2: x + 2y = 3
Perhatikan: x + 2y = 5 dan x + 2y = 3 → kontradiksi!
Kedua garis sejajar (gradien sama, konstanta berbeda)
SPLDV tidak memiliki penyelesaian (inkonsisten)
Contoh 15. Tentukan apakah SPLDV berikut memiliki satu, tak hingga, atau tidak ada penyelesaian: 4x − 2y = 6 dan 2x − y = 3
Pembahasan:
Persamaan 1: 4x − 2y = 6 → dibagi 2 → 2x − y = 3
Persamaan 2: 2x − y = 3
Kedua persamaan identik (berimpit)!
SPLDV memiliki tak hingga banyak penyelesaian
Semua titik pada garis 2x − y = 3 merupakan penyelesaian.
Sulit
Contoh 16. Tentukan nilai m agar SPLDV: mx + 2y = 8 dan 3x + my = 12 memiliki penyelesaian (2, 2)!
Pembahasan:
Substitusi x = 2, y = 2 ke persamaan 1:
m(2) + 2(2) = 8 → 2m + 4 = 8 → 2m = 4 → m = 2
Verifikasi ke persamaan 2: 3(2) + 2(2) = 6 + 4 = 10 ≠ 12 ✗
Hmm, tidak konsisten. Mari cek dari persamaan 2:
3(2) + m(2) = 12 → 6 + 2m = 12 → 2m = 6 → m = 3
Verifikasi ke persamaan 1: 3(2) + 2(2) = 6 + 4 = 10 ≠ 8 ✗
Kesimpulan: Tidak ada nilai m tunggal yang membuat (2,2) memenuhi kedua persamaan sekaligus. Soal ini menunjukkan bahwa tidak semua sistem dapat memiliki penyelesaian tertentu yang diinginkan.
Jika soal hanya meminta memenuhi satu persamaan: dari pers.1 → m = 2, dari pers.2 → m = 3.
Contoh 17. Tentukan nilai p dan q jika SPLDV: px + qy = 7 dan 2px − qy = 8 memiliki penyelesaian (1, 1)!
Pembahasan:
Substitusi x = 1, y = 1:
Pers.1: p(1) + q(1) = 7 → p + q = 7 … (i)
Pers.2: 2p(1) − q(1) = 8 → 2p − q = 8 … (ii)
Jumlahkan (i) dan (ii): 3p = 15 → p = 5
Substitusi: 5 + q = 7 → q = 2
p = 5, q = 2
Contoh 18. Tentukan nilai k agar SPLDV: 2x + ky = 4 dan kx + 8y = 8 memiliki tak hingga banyak penyelesaian!
Pembahasan:
Agar memiliki tak hingga penyelesaian, kedua persamaan harus ekuivalen (berimpit).
Syarat: a₁/a₂ = b₁/b₂ = c₁/c₂
2/k = k/8 = 4/8
Dari 4/8 = 1/2, maka:
2/k = 1/2 → k = 4
Verifikasi: k/8 = 4/8 = 1/2 ✓
k = 4
Contoh 19. Tentukan nilai k agar SPLDV: 3x + 6y = 9 dan kx + 2y = 5 tidak memiliki penyelesaian!
Pembahasan:
Tidak ada penyelesaian jika garis sejajar: a₁/a₂ = b₁/b₂ ≠ c₁/c₂
Persamaan 1: 3x + 6y = 9, Persamaan 2: kx + 2y = 5
Syarat: 3/k = 6/2 dan 6/2 ≠ 9/5
6/2 = 3, dan 9/5 = 1,8 → 3 ≠ 1,8 ✓ (syarat ketiga terpenuhi)
Dari 3/k = 3 → k = 1
k = 1
Contoh 20. Suatu SPLDV memiliki penyelesaian (3, −1). Buatlah satu contoh SPLDV yang memenuhi kondisi tersebut dan buktikan!
Pembahasan:
Kita buat dua persamaan yang dipenuhi oleh (3, −1):
Persamaan 1: x + y = 3 + (−1) = 2 → x + y = 2
Persamaan 2: 2x − y = 2(3) − (−1) = 7 → 2x − y = 7
SPLDV: x + y = 2 dan 2x − y = 7
Bukti: x = 3, y = −1 → 3 + (−1) = 2 ✓ dan 2(3) − (−1) = 7 ✓
✏️ Latihan Soal: Pengertian SPLDV
Mudah
1. Tentukan apakah SPLDV atau bukan: 3x + y = 10 dan x − 2y = 4
2. Tentukan apakah SPLDV atau bukan: xy = 6 dan x + y = 5
3. Buatlah model SPLDV: “Jumlah dua bilangan 20, selisihnya 6.”
4. Apakah (5, 3) penyelesaian dari x + y = 8 dan x − y = 2?
5. Apakah (1, 4) penyelesaian dari 2x + y = 6 dan x + 3y = 13?
6. Sebutkan variabel dan koefisien: 5x + 2y = 16 dan 3x − y = 7
7. Buatlah model SPLDV: “Harga 3 buku dan 2 pensil Rp21.000. Harga 1 buku dan 1 pensil Rp8.000.”
8. Tentukan apakah SPLDV atau bukan: a + b = 12 dan 2a + 2b = 24
9. Apakah (0, 5) penyelesaian dari x + y = 5 dan 2x + y = 5?
10. Tentukan apakah SPLDV atau bukan: x + y + z = 10 dan x + y = 7
Sedang
11. Tentukan nilai a jika (3, 2) merupakan penyelesaian SPLDV: ax + y = 8 dan x + 2y = 7
12. Buatlah SPLDV dari: “Keliling persegi panjang 40 cm. Panjang 4 cm lebih dari lebar.” Tentukan panjang dan lebarnya!
13. Tentukan jenis penyelesaian: 3x + 6y = 12 dan x + 2y = 4
14. Tentukan jenis penyelesaian: x + 3y = 9 dan 2x + 6y = 15
15. Diketahui SPLDV: 2x + by = 12 dan x + 3y = 9. Jika penyelesaiannya (3, 2), tentukan nilai b!
Sulit
16. Tentukan nilai k agar SPLDV: kx + 3y = 6 dan 2x + ky = 4 memiliki penyelesaian (1, 1)!
17. Tentukan nilai p agar SPLDV: 2x + py = 6 dan px + 8y = 12 memiliki tak hingga penyelesaian!
18. Buatlah SPLDV yang penyelesaiannya (−2, 5) dan buktikan!
19. Tentukan nilai m dan n jika SPLDV: mx + ny = 10 dan 2mx − ny = 5 memiliki penyelesaian (1, 1)!
20. Tentukan nilai a agar SPLDV: ax + 4y = 12 dan 3x + 2y = 8 tidak memiliki penyelesaian!