Determinan Matriks Persegi Berordo 3

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Determinan Matriks Persegi Berordo 3

Materi, Contoh Soal, dan Latihan

🔍 Mengamati

Pengertian Determinan Matriks Ordo 3×3

Determinan matriks persegi berordo 3 adalah suatu nilai skalar (bilangan) yang diperoleh dari perhitungan khusus terhadap elemen-elemen matriks berukuran 3×3.

Jika diberikan matriks A berordo 3×3 sebagai berikut:

A =   a₁₁a₁₂a₁₃ a₂₁a₂₂a₂₃ a₃₁a₃₂a₃₃  

Maka determinan matriks A ditulis sebagai det(A) atau |A|.

❓ Menanya

Metode Sarrus (Aturan Sarrus)

Bagaimana cara menghitung determinan matriks ordo 3×3? Salah satu cara yang paling umum digunakan adalah Metode Sarrus.

Langkah-langkah Metode Sarrus:

  1. Tuliskan matriks 3×3.
  2. Salin kolom ke-1 dan kolom ke-2 di sebelah kanan matriks.
  3. Kalikan elemen-elemen pada diagonal utama (dari kiri atas ke kanan bawah) → hasilnya dijumlahkan.
  4. Kalikan elemen-elemen pada diagonal sekunder (dari kanan atas ke kiri bawah) → hasilnya dijumlahkan.
  5. Determinan = jumlah diagonal utama − jumlah diagonal sekunder.

Rumus Determinan Ordo 3×3 (Sarrus):

det(A) = (a₁₁·a₂₂·a₃₃ + a₁₂·a₂₃·a₃₁ + a₁₃·a₂₁·a₃₂)

            − (a₁₃·a₂₂·a₃₁ + a₁₁·a₂₃·a₃₂ + a₁₂·a₂₁·a₃₃)

Ilustrasi Metode Sarrus:

  a₁₁  a₁₂  a₁₃ │ a₁₁  a₁₂
  a₂₁  a₂₂  a₂₃ │ a₂₁  a₂₂
  a₃₁  a₃₂  a₃₃ │ a₃₁  a₃₂

  Diagonal Utama (+):         Diagonal Sekunder (−):
  a₁₁·a₂₂·a₃₃               a₁₃·a₂₂·a₃₁
  a₁₂·a₂₃·a₃₁               a₁₁·a₂₃·a₃₂
  a₁₃·a₂₁·a₃₂               a₁₂·a₂₁·a₃₃
                    
💡 Menalar

Metode Ekspansi Kofaktor (Laplace)

Selain Metode Sarrus, determinan matriks ordo 3×3 juga dapat dihitung menggunakan ekspansi kofaktor sepanjang baris atau kolom tertentu.

Konsep Kofaktor:

Kofaktor elemen aij adalah:

Cij = (−1)i+j · Mij

Mij = minor dari elemen aij (determinan submatriks 2×2 yang diperoleh dengan menghapus baris ke-i dan kolom ke-j)

Ekspansi sepanjang baris pertama:

det(A) = a₁₁·C₁₁ + a₁₂·C₁₂ + a₁₃·C₁₃

= a₁₁(a₂₂·a₃₃ − a₂₃·a₃₂) − a₁₂(a₂₁·a₃₃ − a₂₃·a₃₁) + a₁₃(a₂₁·a₃₂ − a₂₂·a₃₁)

💡 Menalar

Sifat-Sifat Determinan Matriks Ordo 3×3

  1. det(A) = det(Aᵀ) — Determinan matriks sama dengan determinan transposenya.
  2. Jika semua elemen suatu baris atau kolom bernilai nol, maka det(A) = 0.
  3. Jika dua baris (atau dua kolom) identik, maka det(A) = 0.
  4. Jika dua baris (atau dua kolom) ditukar, maka determinan berubah tanda.
  5. Jika suatu baris dikalikan skalar k, maka determinan juga dikalikan k.
  6. det(A·B) = det(A) · det(B)
  7. det(kA) = k³ · det(A) untuk matriks ordo 3×3.
✏️ Mencoba

Contoh Penerapan Metode Sarrus

Mari kita coba menghitung determinan matriks berikut secara bertahap:

A =   213 456 789  

Langkah penyelesaian:

Langkah 1: Tuliskan skema Sarrus

  2  1  3 │ 2  1
  4  5  6 │ 4  5
  7  8  9 │ 7  8

Langkah 2: Hitung diagonal utama (+)

= (2·5·9) + (1·6·7) + (3·4·8)

= 90 + 42 + 96 = 228

Langkah 3: Hitung diagonal sekunder (−)

= (3·5·7) + (2·6·8) + (1·4·9)

= 105 + 96 + 36 = 237

Langkah 4: det(A) = 228 − 237 = −9

📢 Mengkomunikasikan

Rangkuman

  • Determinan matriks ordo 3×3 menghasilkan satu nilai skalar.
  • Metode Sarrus: salin kolom 1 dan 2 ke kanan, lalu hitung selisih jumlah diagonal utama dan diagonal sekunder.
  • Metode Ekspansi Kofaktor: pilih satu baris/kolom, hitung kofaktor setiap elemen, lalu jumlahkan.
  • Kedua metode selalu memberikan hasil yang sama.
  • Determinan bernilai nol menandakan matriks singular (tidak memiliki invers).

📝 CONTOH SOAL DAN PEMBAHASAN

🟢 Tingkat Mudah

Contoh Soal 1

Hitunglah determinan matriks berikut:

A =   100 020 003  

Pembahasan:

Matriks diagonal. det(A) = a₁₁·a₂₂·a₃₃ = 1·2·3 = 6

Diagonal utama: (1·2·3) + (0·0·0) + (0·0·0) = 6

Diagonal sekunder: (0·2·0) + (1·0·0) + (0·0·3) = 0

det(A) = 6 − 0 = 6

Contoh Soal 2

Hitunglah determinan matriks:

B =   123 014 001  

Pembahasan:

Matriks segitiga atas. det(B) = perkalian diagonal utama.

Diagonal utama: (1·1·1) + (2·4·0) + (3·0·0) = 1

Diagonal sekunder: (3·1·0) + (1·4·0) + (2·0·1) = 0

det(B) = 1 − 0 = 1

Contoh Soal 3

Hitunglah determinan matriks:

C =   200 340 561  

Pembahasan:

Matriks segitiga bawah. det = perkalian diagonal utama = 2·4·1 = 8

Verifikasi Sarrus:

Diagonal utama: (2·4·1) + (0·0·5) + (0·3·6) = 8

Diagonal sekunder: (0·4·5) + (2·0·6) + (0·3·1) = 0

det(C) = 8 − 0 = 8

Contoh Soal 4

Hitunglah determinan matriks:

D =   123 456 789  

Pembahasan:

Diagonal utama: (1·5·9) + (2·6·7) + (3·4·8) = 45 + 84 + 96 = 225

Diagonal sekunder: (3·5·7) + (1·6·8) + (2·4·9) = 105 + 48 + 72 = 225

det(D) = 225 − 225 = 0

Catatan: baris ketiga = baris pertama + baris kedua (bergantung linear), sehingga determinan = 0.

Contoh Soal 5

Hitunglah determinan matriks:

E =   312 041 005  

Pembahasan:

Diagonal utama: (3·4·5) + (1·1·0) + (2·0·0) = 60

Diagonal sekunder: (2·4·0) + (3·1·0) + (1·0·5) = 0

det(E) = 60 − 0 = 60

🟡 Tingkat Sedang

Contoh Soal 6

Hitunglah determinan matriks:

F =   2−13 40−2 157  

Pembahasan:

Diagonal utama: (2·0·7) + (−1·(−2)·1) + (3·4·5) = 0 + 2 + 60 = 62

Diagonal sekunder: (3·0·1) + (2·(−2)·5) + (−1·4·7) = 0 + (−20) + (−28) = −48

det(F) = 62 − (−48) = 62 + 48 = 110

Contoh Soal 7

Hitunglah determinan matriks:

G =   −124 3−21 20−3  

Pembahasan:

Diagonal utama: (−1·(−2)·(−3)) + (2·1·2) + (4·3·0) = −6 + 4 + 0 = −2

Diagonal sekunder: (4·(−2)·2) + (−1·1·0) + (2·3·(−3)) = −16 + 0 + (−18) = −34

det(G) = −2 − (−34) = −2 + 34 = 32

Contoh Soal 8

Hitunglah determinan matriks menggunakan ekspansi kofaktor baris pertama:

H =   5−32 14−1 203  

Pembahasan (Ekspansi Kofaktor Baris 1):

det(H) = 5·C₁₁ + (−3)·C₁₂ + 2·C₁₃

M₁₁ = det 4−103  = (4·3) − (−1·0) = 12

M₁₂ = det 1−123  = (1·3) − (−1·2) = 5

M₁₃ = det 1420  = (1·0) − (4·2) = −8

C₁₁ = (+1)·12 = 12

C₁₂ = (−1)·5 = −5

C₁₃ = (+1)·(−8) = −8

det(H) = 5(12) + (−3)(−5) + 2(−8) = 60 + 15 − 16 = 59

Contoh Soal 9

Jika det(A) = 4, tentukan det(3A) dimana A matriks ordo 3×3.

Pembahasan:

Menggunakan sifat: det(kA) = k³ · det(A) untuk matriks ordo 3×3.

det(3A) = 3³ · det(A) = 27 · 4 = 108

Contoh Soal 10

Hitunglah determinan matriks:

J =   1−23 2−46 13−1  

Pembahasan:

Perhatikan bahwa baris ke-2 = 2 × baris ke-1.

Karena dua baris proporsional, maka det(J) = 0.

Verifikasi Sarrus:

Diagonal utama: (1·(−4)·(−1)) + (−2·6·1) + (3·2·3) = 4 + (−12) + 18 = 10

Diagonal sekunder: (3·(−4)·1) + (1·6·3) + (−2·2·(−1)) = −12 + 18 + 4 = 10

det(J) = 10 − 10 = 0

🔴 Tingkat Sulit

Contoh Soal 11

Tentukan nilai x agar determinan matriks berikut sama dengan nol:

  x12 2x1 32x  

Pembahasan:

Metode Sarrus:

Diagonal utama: x·x·x + 1·1·3 + 2·2·2 = x³ + 3 + 8 = x³ + 11

Diagonal sekunder: 2·x·3 + x·1·2 + 1·2·x = 6x + 2x + 2x = 10x

det = (x³ + 11) − 10x = 0

x³ − 10x + 11 = 0

Coba x = 1: 1 − 10 + 11 = 2 ≠ 0

Coba x = −1: −1 + 10 + 11 = 20 ≠ 0

Menggunakan metode numerik atau Cardano, diperoleh akar-akar:

Faktorisasi: Coba x = − (tidak bulat). Gunakan kalkulator:

x ≈ −3,53 atau x ≈ 1,17 atau x ≈ 2,36

(Persamaan kubik ini tidak memiliki akar rasional sederhana)

Contoh Soal 12

Tentukan nilai a agar matriks berikut singular:

K =   a21 3a+12 1−1a−1  

Pembahasan:

Matriks singular ⟹ det(K) = 0

Ekspansi baris 1:

det(K) = a[(a+1)(a−1) − 2(−1)] − 2[3(a−1) − 2·1] + 1[3(−1) − (a+1)·1]

= a[(a²−1) + 2] − 2[3a−3−2] + 1[−3−a−1]

= a[a²+1] − 2[3a−5] + [−4−a]

= a³ + a − 6a + 10 − 4 − a

= a³ − 6a + 6

a³ − 6a + 6 = 0

Coba a = −3: −27 + 18 + 6 = −3 ≠ 0

Coba a = 2: 8 − 12 + 6 = 2 ≠ 0

Coba a = −1: −1 + 6 + 6 = 11 ≠ 0

Akar-akar persamaan ini (metode Cardano/numerik):

a ≈ −2,80 atau a ≈ 0,87 atau a ≈ 1,93

Contoh Soal 13

Diketahui matriks A dan B ordo 3×3 dengan det(A) = 3 dan det(B) = −2. Tentukan det(2A·Bᵀ·A⁻¹).

Pembahasan:

Gunakan sifat-sifat determinan:

det(2A·Bᵀ·A⁻¹)

= det(2A) · det(Bᵀ) · det(A⁻¹)

• det(2A) = 2³ · det(A) = 8 · 3 = 24

• det(Bᵀ) = det(B) = −2

• det(A⁻¹) = 1/det(A) = 1/3

= 24 · (−2) · (1/3) = −48/3 = −16

Contoh Soal 14

Hitunglah determinan matriks berikut menggunakan operasi baris elementer:

L =   369 251 4−12  

Pembahasan:

Baris 1 bisa dibagi 3: B₁’ = B₁/3 → det dikalikan 3

Setelah B₁/3:

  123 251 4−12  

det(L) = 3 · det(matriks di atas)

Hitung dengan Sarrus:

Diagonal utama: (1·5·2) + (2·1·4) + (3·2·(−1)) = 10 + 8 + (−6) = 12

Diagonal sekunder: (3·5·4) + (1·1·(−1)) + (2·2·2) = 60 + (−1) + 8 = 67

det = 12 − 67 = −55

det(L) = 3 · (−55) = −165

Contoh Soal 15

Diketahui:

M =   abc def ghi  

dengan det(M) = 5. Tentukan determinan matriks N berikut:

N =   ghi 2d2e2f a+gb+hc+i  

Pembahasan:

Analisis operasi dari M ke N:

1. Baris 1 dan baris 3 ditukar → det × (−1)

2. Kemudian baris 1 (yang sekarang baris 3: g,h,i) dan baris 2 ditukar → det × (−1)

Lebih mudah: Mari analisis langsung.

Dari M, lakukan:

• Tukar B₁ ↔ B₃: det = −5, hasilnya baris: (g,h,i), (d,e,f), (a,b,c)

• Kalikan B₂ dengan 2: det = −5·2 = −10, hasilnya: (g,h,i), (2d,2e,2f), (a,b,c)

• B₃ + B₁ → B₃ (operasi ini tidak mengubah det): hasilnya: (g,h,i), (2d,2e,2f), (a+g, b+h, c+i)

det(N) = −10

📋 LATIHAN SOAL

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan!

🟢 Tingkat Mudah

Latihan 1

Hitunglah determinan matriks:

  400 020 005  

Latihan 2

Hitunglah determinan matriks:

  132 021 004  

Latihan 3

Hitunglah determinan matriks:

  500 130 242  

Latihan 4

Hitunglah determinan matriks:

  210 321 102  

Latihan 5

Hitunglah determinan matriks:

  111 234 345  

🟡 Tingkat Sedang

Latihan 6

Hitunglah determinan matriks:

  3−24 15−3 2−16  

Latihan 7

Hitunglah determinan matriks menggunakan ekspansi kofaktor kolom pertama:

  4−12 03−5 −217  

Latihan 8

Jika det(P) = −3 dan P matriks ordo 3×3, tentukan det(−2P).

Latihan 9

Hitunglah determinan matriks:

  −231 4−15 −693  

Latihan 10

Tentukan nilai p jika determinan matriks berikut sama dengan 20:

  p12 321 104  

🔴 Tingkat Sulit

Latihan 11

Tentukan semua nilai x yang memenuhi:

det   x−120 3x+21 04x   = 0

Latihan 12

Diketahui det(A) = 5 dan det(B) = −2 (keduanya matriks 3×3). Hitunglah det(A²·B⁻¹).

Latihan 13

Diketahui:

det   abc def ghi   = 7

Tentukan:

det   def 3a3b3c g−dh−ei−f  

Latihan 14

Hitunglah determinan matriks:

  sin30°cos60°1 cos30°sin60°0 tan45°12  

Latihan 15

Diketahui matriks A ordo 3×3 memenuhi A³ = 2A. Jika det(A) ≠ 0, tentukan det(A).

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page