Grafik Fungsi Logaritma dengan Basis > 1

Grafik Fungsi Logaritma dengan Basis Lebih Besar dari Satu

Materi Matematika — Fungsi Logaritma

A. Pendahuluan

Fungsi logaritma adalah kebalikan (invers) dari fungsi eksponen. Pada bagian ini, kita akan membahas secara khusus grafik fungsi logaritma dengan basis a > 1.

Definisi:

Fungsi logaritma basis a ditulis sebagai:

f(x) = alog x   atau   f(x) = loga x

dengan syarat: a > 0, a ≠ 1, dan x > 0.

Pada pembahasan ini, kita fokus pada a > 1 (misalnya a = 2, 3, 5, 10, …).

Kegiatan: Mengamati

Perhatikan tabel berikut untuk fungsi f(x) = log2 x (basis 2 > 1):

x 1/8 1/4 1/2 1 2 4 8
f(x) = log2 x −3 −2 −1 0 1 2 3

Amati bahwa: ketika x bertambah besar, nilai f(x) juga bertambah besar. Grafik naik dari kiri ke kanan (fungsi naik/monoton naik).

B. Sifat-Sifat Grafik Fungsi Logaritma Basis a > 1

Sifat-sifat utama grafik f(x) = loga x untuk a > 1:

  1. Domain: x > 0 (hanya bilangan positif).
  2. Range: Semua bilangan real (−∞, +∞).
  3. Grafik selalu melewati titik (1, 0) karena loga 1 = 0 untuk semua a.
  4. Grafik melewati titik (a, 1) karena loga a = 1.
  5. Fungsi monoton naik (semakin besar x, semakin besar f(x)).
  6. Asimtot tegak: Sumbu-y (x = 0) adalah asimtot tegak. Grafik mendekati sumbu-y tetapi tidak pernah menyentuhnya.
  7. Jika 0 < x < 1, maka f(x) < 0 (grafik di bawah sumbu-x).
  8. Jika x > 1, maka f(x) > 0 (grafik di atas sumbu-x).

Kegiatan: Menanya

Pertanyaan untuk dipikirkan:

  • Mengapa grafik tidak pernah memotong sumbu-y?
  • Apa perbedaan bentuk grafik jika basis diperbesar (misal dari 2 ke 10)?
  • Bagaimana hubungan grafik f(x) = loga x dengan grafik g(x) = ax?

Grafik f(x) = log2 x, f(x) = log3 x, dan f(x) = log10 x

log2 x log3 x log10 x

C. Langkah-Langkah Menggambar Grafik Fungsi Logaritma

Kegiatan: Menalar

Untuk menggambar grafik f(x) = loga x dengan a > 1, ikuti langkah berikut:

  1. Tentukan beberapa nilai x yang mudah dihitung (pilih pangkat-pangkat dari basis a).
  2. Hitung nilai f(x) untuk setiap x tersebut.
  3. Buat tabel pasangan (x, f(x)).
  4. Plot titik-titik pada bidang koordinat.
  5. Hubungkan titik-titik dengan kurva mulus.
  6. Gambar asimtot tegak (garis putus-putus pada x = 0).

Contoh: Menggambar f(x) = log3 x

x 1/9 1/3 1 3 9 27
f(x) = log3 x −2 −1 0 1 2 3

Titik-titik: (1/9, −2), (1/3, −1), (1, 0), (3, 1), (9, 2), (27, 3)

Grafik naik dari kiri ke kanan, melewati titik (1, 0), dengan asimtot tegak di x = 0.

D. Transformasi Grafik Fungsi Logaritma

Kegiatan: Mencoba

Cobalah membuat tabel dan sketsa grafik untuk fungsi-fungsi berikut, lalu amati perubahannya dibandingkan grafik dasar f(x) = log2 x:

Jenis-jenis transformasi:

  • f(x) = loga(x) + k → Geser ke atas sejauh k satuan (jika k > 0).
  • f(x) = loga(x) − k → Geser ke bawah sejauh k satuan.
  • f(x) = loga(x − h) → Geser ke kanan sejauh h satuan (asimtot berubah ke x = h).
  • f(x) = loga(x + h) → Geser ke kiri sejauh h satuan (asimtot berubah ke x = −h).
  • f(x) = −loga(x)Dicerminkan terhadap sumbu-x.
  • f(x) = loga(−x)Dicerminkan terhadap sumbu-y (domain menjadi x < 0).

E. Hubungan Grafik Logaritma dengan Grafik Eksponen

Kegiatan: Mengkomunikasikan

Jelaskan kepada temanmu mengapa grafik f(x) = loga x dan g(x) = ax saling simetris terhadap garis y = x.

Hubungan penting:

  • Grafik f(x) = loga x adalah pencerminan grafik g(x) = ax terhadap garis y = x.
  • Jika titik (p, q) terletak pada grafik g(x) = ax, maka titik (q, p) terletak pada grafik f(x) = loga x.
  • Kedua grafik berpotongan di garis y = x.

F. Contoh Soal dan Pembahasan

MUDAH

Contoh 1: Tentukan nilai f(x) = log2 x untuk x = 1, 2, 4, 8.

Lihat Pembahasan

f(1) = log2 1 = 0 (karena 20 = 1)

f(2) = log2 2 = 1 (karena 21 = 2)

f(4) = log2 4 = 2 (karena 22 = 4)

f(8) = log2 8 = 3 (karena 23 = 8)

Contoh 2: Sebutkan domain dan range fungsi f(x) = log5 x.

Lihat Pembahasan

Domain: {x | x > 0} = (0, +∞)

Range: Semua bilangan real = (−∞, +∞)

Alasan: Logaritma hanya terdefinisi untuk bilangan positif, tetapi hasilnya bisa berupa bilangan real apa saja.

Contoh 3: Di manakah grafik f(x) = log3 x memotong sumbu-x?

Lihat Pembahasan

Grafik memotong sumbu-x ketika f(x) = 0.

log3 x = 0 → x = 30 = 1

Jadi grafik memotong sumbu-x di titik (1, 0).

Contoh 4: Apakah grafik f(x) = log2 x naik atau turun? Jelaskan.

Lihat Pembahasan

Grafik naik (monoton naik).

Alasan: Karena basis a = 2 > 1, maka semakin besar x, semakin besar pula log2 x.

Contoh: log2 4 = 2 < log2 8 = 3 (karena 4 < 8).

Contoh 5: Tentukan asimtot grafik f(x) = log10 x.

Lihat Pembahasan

Asimtot tegak grafik f(x) = log10 x adalah garis x = 0 (sumbu-y).

Ketika x mendekati 0 dari kanan, nilai log10 x → −∞.

Grafik semakin turun mendekati sumbu-y tetapi tidak pernah menyentuhnya.

SEDANG

Contoh 6: Gambarkan sketsa grafik f(x) = log2(x − 1). Tentukan domain dan asimtotnya.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Tentukan domain.

Syarat: x − 1 > 0 → x > 1. Domain = (1, +∞).

Langkah 2: Tentukan asimtot.

Asimtot tegak: x = 1 (geser 1 satuan ke kanan dari x = 0).

Langkah 3: Buat tabel.

x 2 3 5 9
f(x) 0 1 2 3

Langkah 4: Grafik melewati (2, 0), naik ke kanan, dengan asimtot di x = 1.

Ini adalah grafik log2 x yang digeser 1 satuan ke kanan.

Contoh 7: Tentukan titik potong grafik f(x) = log2 x + 3 dengan sumbu-x.

Lihat Pembahasan

Titik potong sumbu-x: f(x) = 0

log2 x + 3 = 0

log2 x = −3

x = 2−3 = 1/8

Titik potong: (1/8, 0) atau (0,125; 0).

Contoh 8: Bandingkan grafik f(x) = log2 x dan g(x) = log10 x. Manakah yang lebih curam?

Lihat Pembahasan

Kedua grafik melewati titik (1, 0).

Untuk x = 8:

• log2 8 = 3

• log10 8 ≈ 0,903

Kesimpulan: Grafik log2 x lebih curam (naik lebih cepat) dibandingkan log10 x.

Aturan umum: Semakin kecil basis (asalkan > 1), semakin curam grafiknya.

Contoh 9: Tentukan persamaan fungsi logaritma basis 2 yang grafiknya melewati titik (4, 5).

Lihat Pembahasan

Misalkan f(x) = log2 x + k

Substitusi (4, 5): 5 = log2 4 + k

5 = 2 + k

k = 3

Jadi persamaan fungsinya: f(x) = log2 x + 3.

Contoh 10: Sketsa grafik f(x) = −log2 x. Jelaskan hubungannya dengan g(x) = log2 x.

Lihat Pembahasan

Tabel nilai:

x 1/4 1/2 1 2 4 8
log2 x −2 −1 0 1 2 3
−log2 x 2 1 0 −1 −2 −3

Kesimpulan:

  • Grafik f(x) = −log2 x adalah pencerminan grafik log2 x terhadap sumbu-x.
  • Grafik turun (monoton turun) dari kiri ke kanan.
  • Tetap melewati titik (1, 0) dan asimtot tetap di x = 0.

SULIT

Contoh 11: Tentukan domain, range, asimtot, dan sketsa grafik f(x) = log2(3x − 6) + 1.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Domain

3x − 6 > 0 → 3x > 6 → x > 2. Domain = (2, +∞).

Langkah 2: Asimtot tegak

3x − 6 = 0 → x = 2. Asimtot: x = 2.

Langkah 3: Titik potong sumbu-x

f(x) = 0 → log2(3x − 6) + 1 = 0 → log2(3x − 6) = −1

3x − 6 = 2−1 = 1/2 → 3x = 6,5 → x = 13/6 ≈ 2,17

Titik potong: (13/6, 0).

Langkah 4: Tabel tambahan

x 3 4 6 10
3x−6 3 6 12 24
f(x) ≈2,58 ≈3,58 ≈4,58 ≈5,58

Range: (−∞, +∞). Grafik naik, digeser 2 ke kanan dan 1 ke atas.

Contoh 12: Tentukan titik potong grafik f(x) = log2 x dan g(x) = log2(8 − x).

Lihat Pembahasan

Syarat: f(x) = g(x)

log2 x = log2(8 − x)

Karena basis sama dan fungsi logaritma satu-satu:

x = 8 − x → 2x = 8 → x = 4

Verifikasi domain:

• f(x): x > 0 ✓ (x = 4 > 0)

• g(x): 8 − x > 0 → x < 8 ✓ (x = 4 < 8)

f(4) = log2 4 = 2

Titik potong: (4, 2).

Contoh 13: Jika grafik f(x) = loga x melewati titik (8, 3), tentukan nilai a dan gambarkan sketsa grafiknya.

Lihat Pembahasan

f(8) = 3 → loga 8 = 3

Artinya: a3 = 8

a = ∛8 = 2

Verifikasi: a = 2 > 1 ✓

Jadi fungsinya: f(x) = log2 x.

Titik-titik grafik: (1, 0), (2, 1), (4, 2), (8, 3).

Contoh 14: Tentukan interval di mana f(x) = log3(x2 − 4) terdefinisi dan positif.

Lihat Pembahasan

Langkah 1: Domain (f terdefinisi)

x2 − 4 > 0 → (x − 2)(x + 2) > 0

x < −2 atau x > 2. Domain = (−∞, −2) ∪ (2, +∞).

Langkah 2: f(x) > 0

log3(x2 − 4) > 0

Karena basis 3 > 1: x2 − 4 > 30 = 1

x2 > 5 → x < −√5 atau x > √5

Gabungkan dengan domain:

f(x) > 0 untuk x ∈ (−∞, −√5) ∪ (√5, +∞)

(√5 ≈ 2,236)

Contoh 15: Fungsi f(x) = 2·log2(x + 3) − 4. Tentukan: (a) domain, (b) asimtot, (c) titik potong sumbu-x, (d) titik potong sumbu-y, dan (e) sketsa grafik.

Lihat Pembahasan

(a) Domain: x + 3 > 0 → x > −3. Domain = (−3, +∞).

(b) Asimtot tegak: x = −3.

(c) Titik potong sumbu-x: f(x) = 0

2·log2(x + 3) − 4 = 0

2·log2(x + 3) = 4

log2(x + 3) = 2

x + 3 = 4 → x = 1

Titik potong sumbu-x: (1, 0).

(d) Titik potong sumbu-y: x = 0

f(0) = 2·log2(0 + 3) − 4 = 2·log2 3 − 4

= 2 × 1,585 − 4 ≈ −0,83

Titik potong sumbu-y: (0, −0,83).

(e) Sketsa: Grafik naik, digeser 3 kiri, diregangkan vertikal ×2, dan turun 4 satuan. Lebih curam dari log2 x standar.

G. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan. Gunakan buku catatan untuk menggambar grafik.

MUDAH

  1. Tentukan nilai f(x) = log5 x untuk x = 1, 5, 25, 125.
  2. Sebutkan 3 sifat utama grafik f(x) = log4 x.
  3. Tentukan titik potong grafik f(x) = log7 x dengan sumbu-x.
  4. Buat tabel nilai dan sketsa grafik f(x) = log2 x untuk x = 1/4, 1/2, 1, 2, 4, 8.
  5. Tentukan asimtot tegak dan domain f(x) = log3 x.

SEDANG

  1. Tentukan domain dan asimtot f(x) = log2(x + 4), lalu sketsa grafiknya.
  2. Tentukan titik potong grafik f(x) = log3 x − 2 dengan sumbu-x.
  3. Grafik f(x) = loga x melewati titik (27, 3). Tentukan nilai a.
  4. Bandingkan dan sketsa grafik f(x) = log2 x dan g(x) = log2 x + 2 pada bidang yang sama.
  5. Tentukan persamaan fungsi logaritma basis 3 yang grafiknya melewati titik (9, 4).

SULIT

  1. Tentukan domain, asimtot, titik potong sumbu-x dan sumbu-y dari f(x) = 3·log2(2x − 4) + 1.
  2. Tentukan titik potong grafik f(x) = log2(x + 1) dan g(x) = log2(7 − x).
  3. Tentukan interval di mana f(x) = log2(x2 − 9) terdefinisi dan bernilai negatif.
  4. Sketsa grafik f(x) = |log2 x|. Tentukan domain, range, dan jelaskan bentuk grafiknya.
  5. Fungsi f(x) = −log2(4 − x) + 2. Tentukan domain, range, asimtot, semua titik potong dengan sumbu koordinat, dan sketsa grafik.

H. Ringkasan

  • Grafik f(x) = loga x dengan a > 1 selalu naik (monoton naik).
  • Selalu melewati titik (1, 0) dan (a, 1).
  • Domain: x > 0. Range: semua bilangan real.
  • Asimtot tegak di x = 0.
  • Semakin kecil basis (tetap > 1), grafik semakin curam.
  • Transformasi geser, regangan, dan pencerminan berlaku seperti fungsi lainnya.

Materi Grafik Fungsi Logaritma — Basis Lebih Besar dari Satu

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page