Grafik Fungsi Logaritma dengan Basis antara 0 dan 1

Grafik Fungsi Logaritma dengan Basis antara 0 dan 1

Memahami karakteristik dan cara menggambar grafik f(x) = alog x untuk 0 < a < 1

1. Pengertian Fungsi Logaritma dengan Basis 0 < a < 1

Fungsi logaritma dengan basis antara 0 dan 1 adalah fungsi yang berbentuk:

f(x) = alog x   dengan   0 < a < 1   dan   x > 0

Contoh basis yang memenuhi syarat 0 < a < 1 antara lain:

  • a = 12 (setengah)
  • a = 13 (sepertiga)
  • a = 14 (seperempat)
  • a = 0,5
  • a = 0,1

⚠️ Ingat!

Fungsi f(x) = alog x hanya terdefinisi untuk x > 0. Artinya domain fungsi ini adalah himpunan bilangan real positif.

🔍 Kegiatan: Mengamati

Perhatikan tabel nilai berikut untuk fungsi f(x) = ½log x:

x 18 14 12 1 2 4 8
f(x) = ½log x 3 2 1 0 −1 −2 −3

Amati: Ketika nilai x membesar, nilai f(x) justru mengecil (menurun). Ini adalah ciri khas logaritma dengan basis antara 0 dan 1.

2. Karakteristik Grafik Fungsi Logaritma (0 < a < 1)

Grafik fungsi f(x) = alog x dengan 0 < a < 1 memiliki sifat-sifat berikut:

  1. Fungsi selalu turun (monoton turun) — semakin besar x, semakin kecil f(x)
  2. Melewati titik (1, 0) — karena alog 1 = 0 untuk semua basis a
  3. Melewati titik (a, 1) — karena alog a = 1
  4. Asimtot vertikal di x = 0 — grafik mendekati sumbu-y tetapi tidak pernah menyentuhnya
  5. Domain: x > 0 — hanya untuk bilangan positif
  6. Range: semua bilangan real (ℝ)
  7. Untuk 0 < x < 1, nilai f(x) > 0 (positif)
  8. Untuk x > 1, nilai f(x) < 0 (negatif)

❓ Kegiatan: Menanya

Setelah mengamati tabel dan sifat-sifat di atas, coba ajukan pertanyaan:

  • Mengapa grafik turun padahal grafik logaritma basis > 1 naik?
  • Apa hubungan antara grafik ½log x dan grafik 2log x?
  • Bagaimana bentuk grafik jika basisnya semakin mendekati 0?

Jawaban: Grafik alog x (0 < a < 1) merupakan pencerminan grafik 1/alog x terhadap sumbu-x. Karena itu grafiknya turun.

Visualisasi Grafik

Grafik f(x) = ½log x (merah) dan g(x) = log x (biru)

3. Langkah-Langkah Menggambar Grafik

💡 Kegiatan: Menalar

Untuk menggambar grafik f(x) = alog x dengan 0 < a < 1, kita bisa menggunakan hubungan:

alog x = y  ⟺  ay = x

Artinya, kita mencari nilai x untuk beberapa nilai y yang kita tentukan.

Langkah-langkah:

  1. Tentukan beberapa nilai y (misalnya y = −3, −2, −1, 0, 1, 2, 3)
  2. Hitung x = ay untuk setiap nilai y
  3. Buat tabel pasangan (x, y)
  4. Plot titik-titik pada bidang koordinat
  5. Hubungkan titik-titik dengan kurva mulus
  6. Tandai asimtot vertikal di x = 0

Contoh: Menggambar grafik f(x) = ½log x

Gunakan hubungan: x = (½)y

y −3 −2 −1 0 1 2 3
x = (½)y 8 4 2 1 12 14 18
Titik (x, y) (8, −3) (4, −2) (2, −1) (1, 0) (½, 1) (¼, 2) (⅛, 3)

✏️ Kegiatan: Mencoba

Sekarang cobalah membuat tabel nilai untuk fungsi f(x) = log x.

Gunakan hubungan x = (⅓)y untuk y = −2, −1, 0, 1, 2.

y −2 −1 0 1 2
x = (⅓)y 9 3 1
Titik (9,−2) (3,−1) (1,0) (⅓,1) (⅑,2)

4. Perbandingan dengan Logaritma Basis > 1

Sifat Basis a > 1 Basis 0 < a < 1
Monoton Naik (increasing) Turun (decreasing)
Melewati (1, 0) Ya Ya
x > 1 f(x) > 0 f(x) < 0
0 < x < 1 f(x) < 0 f(x) > 0
Asimtot x = 0 x = 0
Domain x > 0 x > 0
Range

📢 Kegiatan: Mengkomunikasikan

Jelaskan dengan kata-katamu sendiri:

  1. Mengapa grafik ½log x merupakan pencerminan dari 2log x terhadap sumbu-x?
  2. Tuliskan kesimpulan tentang hubungan: alog x = −1/alog x

Penjelasan: Karena ½log x = log xlog ½ = log x−log 2 = −2log x, maka grafiknya merupakan pencerminan terhadap sumbu-x.

5. Transformasi Grafik Logaritma Basis 0 < a < 1

Grafik f(x) = alog x (0 < a < 1) dapat ditransformasikan menjadi:

a) Translasi vertikal

g(x) = alog x + k → grafik digeser ke atas (k > 0) atau bawah (k < 0) sejauh |k| satuan

b) Translasi horizontal

g(x) = alog (x − h) → grafik digeser ke kanan (h > 0) atau kiri (h < 0) sejauh |h| satuan

Asimtot berubah menjadi x = h, domain menjadi x > h

c) Pencerminan terhadap sumbu-x

g(x) = −alog x → grafik dicerminkan terhadap sumbu-x (menjadi naik!)

d) Dilatasi vertikal

g(x) = c · alog x → grafik diregangkan (|c| > 1) atau dimampatkan (0 < |c| < 1)

📝 Contoh Soal dan Pembahasan

MUDAH

Contoh 1:

Tentukan nilai ½log 8.

Lihat Pembahasan

Misalkan ½log 8 = y

Maka: (½)y = 8

2−y = 23

−y = 3

y = −3

Jadi, ½log 8 = −3

Contoh 2:

Tentukan nilai ¼log 16.

Lihat Pembahasan

Misalkan ¼log 16 = y

(¼)y = 16

(2−2)y = 24

2−2y = 24

−2y = 4 → y = −2

Jadi, ¼log 16 = −2

Contoh 3:

Tentukan titik potong grafik f(x) = ½log x dengan sumbu-x.

Lihat Pembahasan

Titik potong dengan sumbu-x terjadi saat f(x) = 0

½log x = 0

x = (½)0 = 1

Jadi, titik potongnya adalah (1, 0)

Contoh 4:

Tentukan domain dan range fungsi f(x) = log x.

Lihat Pembahasan

Fungsi logaritma terdefinisi untuk argumen positif.

Domain: x > 0 atau Df = {x ∈ ℝ | x > 0}

Range: semua bilangan real, Rf = ℝ

Domain = (0, ∞), Range = (−∞, ∞)

Contoh 5:

Apakah fungsi f(x) = ½log x merupakan fungsi naik atau turun? Jelaskan.

Lihat Pembahasan

Karena basis a = ½ memenuhi 0 < a < 1, maka fungsi ini monoton turun.

Artinya: jika x1 < x2, maka f(x1) > f(x2)

Contoh: f(2) = −1 dan f(4) = −2. Karena 2 < 4 maka f(2) > f(4). ✓

Jadi, fungsi f(x) = ½log x adalah fungsi turun.

SEDANG

Contoh 6:

Gambarlah tabel nilai dan sketsa grafik f(x) = ½log x untuk x = ¼, ½, 1, 2, 4.

Lihat Pembahasan
x ¼ ½ 1 2 4
f(x) 2 1 0 −1 −2

Perhitungan:

  • ½log ¼ = ½log (½)2 = 2
  • ½log ½ = 1 (karena alog a = 1)
  • ½log 1 = 0
  • ½log 2 = −1 (karena (½)−1 = 2)
  • ½log 4 = −2 (karena (½)−2 = 4)

Grafik melewati titik-titik tersebut, turun dari kiri atas ke kanan bawah, dengan asimtot di x = 0.

Contoh 7:

Tentukan persamaan asimtot dan titik potong sumbu-x dari grafik f(x) = ½log (x − 2).

Lihat Pembahasan

Asimtot: Terjadi saat argumen = 0

x − 2 = 0 → x = 2

Jadi asimtot vertikal: x = 2

Titik potong sumbu-x: Saat f(x) = 0

½log (x − 2) = 0

x − 2 = (½)0 = 1

x = 3

Asimtot: x = 2, Titik potong sumbu-x: (3, 0)

Contoh 8:

Tentukan nilai x jika ½log x = −4.

Lihat Pembahasan

½log x = −4

x = (½)−4

x = 24 = 16

Jadi, x = 16

Contoh 9:

Tentukan domain fungsi f(x) = ¼log (3 − x).

Lihat Pembahasan

Syarat logaritma: argumen harus positif

3 − x > 0

−x > −3

x < 3

Domain: {x ∈ ℝ | x < 3} atau (−∞, 3)

Contoh 10:

Jelaskan hubungan grafik f(x) = ½log x dengan grafik g(x) = ½log x + 3.

Lihat Pembahasan

Grafik g(x) = ½log x + 3 merupakan translasi (pergeseran) grafik f(x) = ½log x sejauh 3 satuan ke atas.

Perubahan:

  • Titik (1, 0) pada f menjadi (1, 3) pada g
  • Titik (2, −1) pada f menjadi (2, 2) pada g
  • Asimtot tetap x = 0
  • Titik potong sumbu-x: ½log x + 3 = 0 → ½log x = −3 → x = 8

g(x) adalah f(x) yang digeser 3 satuan ke atas. Titik potong sumbu-x baru: (8, 0)

SULIT

Contoh 11:

Tentukan domain dan sketsa grafik f(x) = ½log (x2 − 4).

Lihat Pembahasan

Domain: Syarat: x2 − 4 > 0

(x − 2)(x + 2) > 0

Dengan garis bilangan: x < −2 atau x > 2

Domain: (−∞, −2) ∪ (2, ∞)

Asimtot vertikal: x = −2 dan x = 2

Titik potong sumbu-x:

½log (x2 − 4) = 0 → x2 − 4 = 1 → x2 = 5 → x = ±√5

Domain: x < −2 atau x > 2. Titik potong sumbu-x: (√5, 0) dan (−√5, 0)

Contoh 12:

Tentukan invers dari fungsi f(x) = ½log (2x + 1) dan domain inversnya.

Lihat Pembahasan

Misalkan y = ½log (2x + 1)

Maka: (½)y = 2x + 1

2x = (½)y − 1

x = (½)y − 12

Tukar x dan y:

f−1(x) = (½)x − 12

Domain f: 2x + 1 > 0 → x > −½

Range f = Domain f−1: ℝ (semua bilangan real)

f−1(x) = [(½)x − 1] / 2, Domain f−1 = ℝ

Contoh 13:

Selesaikan persamaan ½log (x + 3) + ½log (x − 1) = −3.

Lihat Pembahasan

Syarat: x + 3 > 0 dan x − 1 > 0 → x > 1

Gunakan sifat log:

½log [(x + 3)(x − 1)] = −3

(x + 3)(x − 1) = (½)−3 = 8

x2 + 2x − 3 = 8

x2 + 2x − 11 = 0

Gunakan rumus abc:

x = −2 ± √(4 + 44)2 = −2 ± √482 = −2 ± 4√32 = −1 ± 2√3

Karena x > 1:

x = −1 + 2√3 ≈ −1 + 3,46 = 2,46 ✓ (memenuhi x > 1)

x = −1 − 2√3 ≈ −4,46 ✗ (tidak memenuhi)

Jadi, x = −1 + 2√3

Contoh 14:

Selesaikan pertidaksamaan ½log (2x − 1) > −2.

Lihat Pembahasan

Syarat: 2x − 1 > 0 → x > ½

½log (2x − 1) > −2

Karena basis ½ (antara 0 dan 1), maka tanda pertidaksamaan BERUBAH saat dikonversi:

2x − 1 < (½)−2

2x − 1 < 4

2x < 5

x < 52

Gabungkan dengan syarat x > ½:

Penyelesaian: ½ < x < 5/2 atau x ∈ (½, 5/2)

⚠️ Penting: Untuk logaritma basis 0 < a < 1, tanda pertidaksamaan BERBALIK saat menghilangkan logaritma!

Contoh 15:

Tentukan titik potong antara grafik f(x) = ½log x dan garis y = −x + 1. Gunakan metode substitusi.

Lihat Pembahasan

Syarat potong: ½log x = −x + 1

Coba substitusi nilai x yang sederhana:

Untuk x = 2:

Ruas kiri: ½log 2 = −1

Ruas kanan: −2 + 1 = −1

Untuk x = ½:

Ruas kiri: ½log ½ = 1

Ruas kanan: −½ + 1 = ½

Persamaan ini umumnya diselesaikan secara numerik/grafis. Dari substitusi, kita mendapat satu titik potong yang eksak:

Titik potong: (2, −1)

(Titik potong lainnya, jika ada, dapat dicari dengan metode numerik)

📋 Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut secara mandiri. Latihan ini tanpa pembahasan.

MUDAH

  1. Tentukan nilai ½log 32.
  2. Tentukan nilai log 27.
  3. Tentukan nilai ¼log 164.
  4. Tentukan titik potong grafik f(x) = log x dengan sumbu-x.
  5. Apakah grafik f(x) = 0,1log x merupakan fungsi naik atau turun?

SEDANG

  1. Buatlah tabel nilai dan sketsalah grafik f(x) = log x untuk x = ⅑, ⅓, 1, 3, 9.
  2. Tentukan domain, asimtot vertikal, dan titik potong sumbu-x dari f(x) = ½log (x + 4).
  3. Tentukan nilai x jika ¼log x = −3.
  4. Jelaskan transformasi yang mengubah grafik f(x) = ½log x menjadi g(x) = ½log (x − 3) − 2.
  5. Tentukan domain fungsi f(x) = ½log (5 − 2x).

SULIT

  1. Tentukan domain dan titik potong sumbu-x dari f(x) = log (x2 − 9).
  2. Tentukan invers dari f(x) = ½log (3x − 2) + 1 beserta domainnya.
  3. Selesaikan persamaan ½log (x + 5) + ½log (x − 2) = −1.
  4. Selesaikan pertidaksamaan log (3x − 2) ≤ 2.
  5. Tentukan luas daerah segitiga yang dibentuk oleh grafik f(x) = ½log x, sumbu-x, dan garis x = 4. (Petunjuk: tentukan koordinat tiga titik sudut segitiga tersebut)

📌 Rangkuman

  • Fungsi f(x) = alog x dengan 0 < a < 1 adalah fungsi monoton turun.
  • Grafik selalu melewati titik (1, 0) dan memiliki asimtot vertikal x = 0.
  • Untuk 0 < x < 1, nilai fungsi positif; untuk x > 1, nilai fungsi negatif.
  • Grafik alog x (0 < a < 1) adalah pencerminan grafik 1/alog x terhadap sumbu-x.
  • Pada pertidaksamaan logaritma basis 0 < a < 1, tanda BERBALIK saat menghilangkan logaritma.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page