Menggambar Grafik Fungsi Kuadrat

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Menggambar Grafik Fungsi Kuadrat

Panduan lengkap memahami dan menggambar grafik fungsi kuadrat

📘 Materi

1. Pengertian Grafik Fungsi Kuadrat

Grafik fungsi kuadrat adalah kurva berbentuk parabola yang merupakan representasi visual dari fungsi kuadrat:

f(x) = ax² + bx + c, dengan a ≠ 0

Bentuk parabola ditentukan oleh nilai a:

  • Jika a > 0, parabola terbuka ke atas (∪)
  • Jika a < 0, parabola terbuka ke bawah (∩)
a > 0 (terbuka atas) a < 0 (terbuka bawah)

2. Langkah-Langkah Menggambar Grafik Fungsi Kuadrat

Untuk menggambar grafik fungsi kuadrat, ikuti langkah berikut secara berurutan:

  1. Tentukan arah parabola (lihat tanda a)
  2. Tentukan titik potong sumbu-Y: substitusi x = 0, sehingga titik potong = (0, c)
  3. Tentukan titik potong sumbu-X (jika ada): selesaikan ax² + bx + c = 0
  4. Tentukan sumbu simetri: x = −b/(2a)
  5. Tentukan titik puncak (vertex): (−b/(2a), −D/(4a)) dengan D = b² − 4ac
  6. Tentukan beberapa titik bantu di sekitar sumbu simetri
  7. Gambar kurva mulus melewati semua titik

3. Titik Puncak (Vertex)

Titik puncak merupakan titik tertinggi (jika a < 0) atau terendah (jika a > 0) pada parabola.

Titik Puncak = (xp, yp)

xp = −b / (2a)

yp = −D / (4a) = −(b² − 4ac) / (4a)

4. Sumbu Simetri

Sumbu simetri adalah garis vertikal yang membagi parabola menjadi dua bagian simetris.

x = −b / (2a)

5. Diskriminan dan Titik Potong Sumbu-X

Diskriminan D = b² − 4ac menentukan jumlah titik potong dengan sumbu-X:

Diskriminan Jumlah Titik Potong Keterangan
D > 0 2 titik Memotong sumbu-X di dua titik berbeda
D = 0 1 titik Menyinggung sumbu-X
D < 0 0 titik Tidak memotong sumbu-X
D > 0 D = 0 D < 0

6. Kegiatan Pembelajaran

🔍 Mengamati

Perhatikan fungsi kuadrat f(x) = x² − 4x + 3. Amati:

  • Koefisien: a = 1, b = −4, c = 3
  • Karena a = 1 > 0, parabola terbuka ke atas
  • Titik potong sumbu-Y: (0, 3)

❓ Menanya

  • Bagaimana cara menentukan titik potong sumbu-X dari fungsi tersebut?
  • Di mana letak titik puncak parabola?
  • Bagaimana bentuk grafik jika koefisien a diperbesar atau diperkecil?

💡 Menalar

Dari f(x) = x² − 4x + 3:

  • Titik potong sumbu-X: x² − 4x + 3 = 0 → (x−1)(x−3) = 0 → x = 1 atau x = 3
  • Sumbu simetri: x = −(−4)/(2·1) = 2
  • Titik puncak: f(2) = 4 − 8 + 3 = −1, jadi titik puncak = (2, −1)

🧪 Mencoba

Buat tabel nilai untuk f(x) = x² − 4x + 3:

x −1 0 1 2 3 4 5
f(x) 8 3 0 −1 0 3 8

Plotkan titik-titik tersebut pada bidang koordinat dan hubungkan dengan kurva mulus.

📢 Mengkomunikasikan

Dari analisis di atas, grafik f(x) = x² − 4x + 3 adalah parabola terbuka ke atas dengan titik puncak (2, −1), memotong sumbu-X di (1, 0) dan (3, 0), serta memotong sumbu-Y di (0, 3).

x y −1 0 1 2 3 4 1 2 3 −1 (1,0) (3,0) puncak (2,−1) (0,3) x=2

📝 Contoh Soal dan Pembahasan

Mudah

Contoh 1:

Gambarlah grafik fungsi f(x) = x² − 2x − 3.

Pembahasan:

a = 1 > 0 → parabola terbuka ke atas

Titik potong sumbu-Y: f(0) = −3(0, −3)

Titik potong sumbu-X: x² − 2x − 3 = 0 → (x−3)(x+1) = 0 → x = 3 atau x = −1

Sumbu simetri: x = −(−2)/(2·1) = 1

Titik puncak: f(1) = 1 − 2 − 3 = −4(1, −4)

x −2 −1 0 1 2 3 4
f(x) 5 0 −3 −4 −3 0 5

Grafik: parabola terbuka ke atas, puncak di (1, −4), memotong sumbu-X di (−1, 0) dan (3, 0).

Contoh 2:

Gambarlah grafik fungsi f(x) = −x² + 4.

Pembahasan:

a = −1 < 0 → parabola terbuka ke bawah

Titik potong sumbu-Y: f(0) = 4(0, 4)

Titik potong sumbu-X: −x² + 4 = 0 → x² = 4 → x = ±2

Sumbu simetri: x = 0/(2·(−1)) = 0

Titik puncak: (0, 4) (titik tertinggi)

x −3 −2 −1 0 1 2 3
f(x) −5 0 3 4 3 0 −5

Contoh 3:

Gambarlah grafik fungsi f(x) = x² + 2x + 1.

Pembahasan:

a = 1 > 0 → terbuka ke atas

Titik potong sumbu-Y: (0, 1)

Titik potong sumbu-X: x² + 2x + 1 = 0 → (x+1)² = 0 → x = −1 (menyinggung)

Sumbu simetri: x = −2/(2·1) = −1

Titik puncak: (−1, 0)

x −3 −2 −1 0 1
f(x) 4 1 0 1 4

Grafik menyinggung sumbu-X di titik (−1, 0) karena D = 0.

Contoh 4:

Gambarlah grafik fungsi f(x) = 2x² − 4x.

Pembahasan:

a = 2 > 0 → terbuka ke atas

Titik potong sumbu-Y: f(0) = 0(0, 0)

Titik potong sumbu-X: 2x² − 4x = 0 → 2x(x−2) = 0 → x = 0 atau x = 2

Sumbu simetri: x = 4/(2·2) = 1

Titik puncak: f(1) = 2 − 4 = −2(1, −2)

x −1 0 1 2 3
f(x) 6 0 −2 0 6

Contoh 5:

Gambarlah grafik fungsi f(x) = −x² + 6x − 5.

Pembahasan:

a = −1 < 0 → terbuka ke bawah

Titik potong sumbu-Y: f(0) = −5(0, −5)

Titik potong sumbu-X: −x² + 6x − 5 = 0 → x² − 6x + 5 = 0 → (x−1)(x−5) = 0 → x = 1, x = 5

Sumbu simetri: x = −6/(2·(−1)) = 3

Titik puncak: f(3) = −9 + 18 − 5 = 4(3, 4)

x −1 0 1 2 3 4 5 6
f(x) −12 −5 0 3 4 3 0 −5

Sedang

Contoh 6:

Gambarlah grafik fungsi f(x) = x² − 6x + 10 dan tentukan apakah grafik memotong sumbu-X.

Pembahasan:

a = 1 > 0 → terbuka ke atas

D = 36 − 40 = −4 < 0 → grafik tidak memotong sumbu-X

Sumbu simetri: x = 6/2 = 3

Titik puncak: f(3) = 9 − 18 + 10 = 1(3, 1)

Titik potong sumbu-Y: (0, 10)

x 0 1 2 3 4 5 6
f(x) 10 5 2 1 2 5 10

Seluruh grafik berada di atas sumbu-X karena D < 0 dan a > 0.

Contoh 7:

Gambarlah grafik f(x) = −2x² + 8x − 6 dan tentukan titik puncak serta titik potong sumbu koordinat.

Pembahasan:

a = −2 < 0 → terbuka ke bawah

Sumbu simetri: x = −8/(2·(−2)) = 2

Titik puncak: f(2) = −8 + 16 − 6 = 2(2, 2)

Titik potong sumbu-Y: f(0) = −6(0, −6)

Titik potong sumbu-X: −2x² + 8x − 6 = 0 → x² − 4x + 3 = 0 → (x−1)(x−3) = 0 → x = 1, x = 3

x −1 0 1 2 3 4 5
f(x) −16 −6 0 2 0 −6 −16

Contoh 8:

Gambarlah grafik f(x) = ½x² − 2x + 2.

Pembahasan:

a = ½ > 0 → terbuka ke atas (lebih lebar dari )

Sumbu simetri: x = 2/(2·½) = 2

Titik puncak: f(2) = ½(4) − 4 + 2 = 0(2, 0)

Titik potong sumbu-Y: (0, 2)

Titik potong sumbu-X: D = 4 − 4 = 0 → menyinggung di (2, 0)

x −2 0 2 4 6
f(x) 8 2 0 2 8

Contoh 9:

Gambarlah grafik f(x) = x² + 4x + 5 dan jelaskan posisi grafik terhadap sumbu-X.

Pembahasan:

a = 1 > 0 → terbuka ke atas

D = 16 − 20 = −4 < 0 → tidak memotong sumbu-X

Sumbu simetri: x = −4/2 = −2

Titik puncak: f(−2) = 4 − 8 + 5 = 1(−2, 1)

Karena a > 0 dan D < 0, seluruh grafik berada di atas sumbu-X (definit positif).

x −4 −3 −2 −1 0
f(x) 5 2 1 2 5

Contoh 10:

Gambarlah grafik f(x) = −x² − 2x + 8.

Pembahasan:

a = −1 < 0 → terbuka ke bawah

Titik potong sumbu-X: −x² − 2x + 8 = 0 → x² + 2x − 8 = 0 → (x+4)(x−2) = 0 → x = −4, x = 2

Sumbu simetri: x = 2/(2·(−1)) = −1

Titik puncak: f(−1) = −1 + 2 + 8 = 9(−1, 9)

Titik potong sumbu-Y: (0, 8)

x −5 −4 −3 −2 −1 0 1 2 3
f(x) −7 0 5 8 9 8 5 0 −7

Sulit

Contoh 11:

Gambarlah grafik f(x) = 2x² − 12x + 10 dan tentukan daerah di mana f(x) < 0.

Pembahasan:

a = 2 > 0 → terbuka ke atas

Titik potong sumbu-X: 2x² − 12x + 10 = 0 → x² − 6x + 5 = 0 → (x−1)(x−5) = 0 → x = 1, x = 5

Sumbu simetri: x = 12/4 = 3

Titik puncak: f(3) = 18 − 36 + 10 = −8(3, −8)

Titik potong sumbu-Y: (0, 10)

Daerah f(x) < 0: Karena parabola terbuka ke atas dan memotong sumbu-X di x = 1 dan x = 5, maka f(x) < 0 untuk 1 < x < 5.

x −1 0 1 2 3 4 5 6 7
f(x) 24 10 0 −6 −8 −6 0 10 24

Contoh 12:

Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang grafiknya memiliki titik puncak (2, −3) dan melalui titik (0, 5). Gambarlah grafiknya.

Pembahasan:

Bentuk vertex: f(x) = a(x − 2)² − 3

Substitusi (0, 5): 5 = a(0−2)² − 3 → 5 = 4a − 3 → 4a = 8 → a = 2

Jadi f(x) = 2(x−2)² − 3 = 2x² − 8x + 5

Titik potong sumbu-X: D = 64 − 40 = 24 > 0

x = (8 ± √24)/4 = (8 ± 2√6)/4 = 2 ± ½√6 ≈ 0,78 dan ≈ 3,22

x −1 0 1 2 3 4 5
f(x) 15 5 −1 −3 −1 5 15

Contoh 13:

Gambarlah grafik f(x) = −3x² + 6x + 9 dan tentukan nilai maksimum fungsi serta interval di mana fungsi naik.

Pembahasan:

a = −3 < 0 → terbuka ke bawah → memiliki nilai maksimum

Sumbu simetri: x = −6/(2·(−3)) = 1

Titik puncak: f(1) = −3 + 6 + 9 = 12(1, 12)

Nilai maksimum = 12, dicapai saat x = 1

Titik potong sumbu-X: −3x² + 6x + 9 = 0 → x² − 2x − 3 = 0 → (x−3)(x+1) = 0 → x = −1, x = 3

Interval fungsi naik: x < 1 (di sebelah kiri sumbu simetri)

Interval fungsi turun: x > 1

x −2 −1 0 1 2 3 4
f(x) −15 0 9 12 9 0 −15

Contoh 14:

Diketahui grafik fungsi kuadrat melalui titik (−1, 0), (3, 0), dan (1, −8). Tentukan persamaan fungsinya dan gambarlah grafiknya.

Pembahasan:

Bentuk akar: f(x) = a(x + 1)(x − 3)

Substitusi (1, −8): −8 = a(1+1)(1−3) = a(2)(−2) = −4a → a = 2

Jadi f(x) = 2(x+1)(x−3) = 2x² − 4x − 6

Sumbu simetri: x = 4/4 = 1

Titik puncak: f(1) = 2 − 4 − 6 = −8(1, −8)

Titik potong sumbu-Y: (0, −6)

x −2 −1 0 1 2 3 4
f(x) 10 0 −6 −8 −6 0 10

Contoh 15:

Gambarlah kedua grafik f(x) = x² − 4x + 3 dan g(x) = −x² + 2x + 3 pada bidang yang sama. Tentukan titik potong kedua grafik.

Pembahasan:

Titik potong: f(x) = g(x)

x² − 4x + 3 = −x² + 2x + 3

2x² − 6x = 0 → 2x(x − 3) = 0 → x = 0 atau x = 3

Untuk x = 0: f(0) = 3 → titik potong (0, 3)

Untuk x = 3: f(3) = 0 → titik potong (3, 0)

Grafik f(x): Puncak (2, −1), terbuka ke atas

Grafik g(x): Sumbu simetri x = 1, puncak (1, 4), terbuka ke bawah

x −1 0 1 2 3 4
f(x) 8 3 0 −1 0 3
g(x) 0 3 4 3 0 −5

Kedua grafik berpotongan di (0, 3) dan (3, 0).

✏️ Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan. Gambarlah grafik masing-masing fungsi kuadrat dengan lengkap!

Mudah

  1. Gambarlah grafik fungsi f(x) = x² − 4x. Tentukan titik puncak, sumbu simetri, dan titik potong sumbu koordinat.
  2. Gambarlah grafik fungsi f(x) = −x² + 2x + 3. Tentukan arah parabola dan titik puncaknya.
  3. Gambarlah grafik fungsi f(x) = x² − 9. Tentukan titik potong dengan kedua sumbu koordinat.
  4. Gambarlah grafik fungsi f(x) = x² + 6x + 9. Jelaskan hubungan grafik dengan sumbu-X.
  5. Gambarlah grafik fungsi f(x) = −2x² + 8. Tentukan nilai maksimum fungsi.

Sedang

  1. Gambarlah grafik fungsi f(x) = 2x² + 4x − 6. Tentukan interval di mana f(x) ≤ 0.
  2. Gambarlah grafik fungsi f(x) = −x² + 4x − 5. Jelaskan posisi grafik terhadap sumbu-X.
  3. Gambarlah grafik fungsi f(x) = ½x² − 3x + 4. Tentukan apakah grafik memotong, menyinggung, atau tidak memotong sumbu-X.
  4. Gambarlah grafik fungsi f(x) = 3x² − 12x + 9. Tentukan interval fungsi naik dan fungsi turun.
  5. Gambarlah grafik fungsi f(x) = −x² + 2x + 15 dan tentukan daerah di mana f(x) > 0.

Sulit

  1. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang memiliki titik puncak (−1, 4) dan melalui titik (1, 0). Gambarlah grafiknya.
  2. Gambarlah grafik f(x) = x² − 2x − 3 dan g(x) = x + 1 pada satu bidang. Tentukan titik potong kedua grafik.
  3. Tentukan persamaan fungsi kuadrat yang grafiknya memotong sumbu-X di (−2, 0) dan (4, 0) serta melalui (2, −12). Gambarlah grafiknya.
  4. Gambarlah grafik f(x) = |x² − 4x + 3|. Jelaskan perbedaannya dengan grafik g(x) = x² − 4x + 3.
  5. Gambarlah grafik f(x) = −2x² + 8x − 6 dan arsir daerah yang dibatasi grafik dan sumbu-X. Tentukan luas daerah tersebut menggunakan konsep luas segitiga/trapesium sebagai pendekatan.

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page