Relasi

Materi Relasi Matematika

Relasi Matematika

Memahami Relasi, Cara Menyajikan Relasi, dan Sifat-sifat Relasi

1. Memahami Relasi

Definisi: Relasi dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu aturan yang memasangkan anggota-anggota himpunan A dengan anggota-anggota himpunan B.

Jika A = {1, 2, 3} dan B = {a, b, c}, maka relasi R dari A ke B dapat ditulis sebagai himpunan pasangan berurutan:

R = {(1, a), (2, b), (3, c)}

Notasi: Jika a ∈ A berelasi dengan b ∈ B, ditulis a R b atau (a, b) ∈ R.

Contoh Diagram Panah:

A B 1 2 3 a b c

Relasi: “berpasangan dengan”

Domain, Kodomain, dan Range:

  • Domain (Daerah Asal) = himpunan anggota A yang memiliki pasangan di B
  • Kodomain (Daerah Kawan) = himpunan B
  • Range (Daerah Hasil) = himpunan anggota B yang memiliki pasangan dari A

📘 Contoh Soal – Memahami Relasi

Level Mudah

Mudah

1. Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {4, 5, 6}. Relasi dari A ke B adalah “dua kurangnya dari”. Tentukan himpunan pasangan berurutan!

Pembahasan

Relasi “dua kurangnya dari” berarti a + 2 = b, atau b – a = 2.

• 1 + 2 = 3 → 3 ∉ B? Tidak, 3 ∉ B. Cek: 4 – 1 = 3 ≠ 2. Hmm, mari kita cek ulang.

Arti “a dua kurangnya dari b” → b – a = 2

• b – 1 = 2 → b = 3 ∉ B

• b – 2 = 2 → b = 4 ∈ B ✓ → (2, 4)

• b – 3 = 2 → b = 5 ∈ B ✓ → (3, 5)

Juga: 1: b = 3 ∉ B

R = {(2, 4), (3, 5)}

Mudah

2. Diketahui A = {2, 3, 4} dan B = {6, 8, 9, 12}. Relasi “faktor dari” dari A ke B. Tentukan pasangan berurutan!

Pembahasan

“a faktor dari b” berarti b habis dibagi a.

• 2: 6÷2=3✓, 8÷2=4✓, 12÷2=6✓ → (2,6), (2,8), (2,12)

• 3: 6÷3=2✓, 9÷3=3✓, 12÷3=4✓ → (3,6), (3,9), (3,12)

• 4: 8÷4=2✓, 12÷4=3✓ → (4,8), (4,12)

R = {(2,6), (2,8), (2,12), (3,6), (3,9), (3,12), (4,8), (4,12)}

Mudah

3. Tentukan domain, kodomain, dan range dari relasi R = {(1, a), (2, b), (3, a)} dari A = {1, 2, 3, 4} ke B = {a, b, c}.

Pembahasan

• Domain = anggota A yang punya pasangan = {1, 2, 3}

• Kodomain = B = {a, b, c}

• Range = anggota B yang dipasangkan = {a, b}

Mudah

4. A = {apel, mangga, jeruk}, B = {merah, kuning, oranye}. Relasi “berwarna”. Tentukan himpunan pasangan berurutan!

Pembahasan

• apel berwarna merah → (apel, merah)

• mangga berwarna kuning → (mangga, kuning)

• jeruk berwarna oranye → (jeruk, oranye)

R = {(apel, merah), (mangga, kuning), (jeruk, oranye)}

Mudah

5. Diketahui relasi R = {(a,1), (b,2), (c,3)}. Apakah benar bahwa range R = {1, 2, 3}?

Pembahasan

Range = himpunan semua elemen kedua pada pasangan berurutan = {1, 2, 3}.

Ya, benar. Range R = {1, 2, 3}.

Level Sedang

Sedang

1. Diketahui A = {1, 2, 3, 4, 5} dan B = {1, 2, 3, …, 25}. Relasi dari A ke B adalah “kuadrat dari”. Tentukan domain dan range!

Pembahasan

“a kuadrat dari b” berarti b = a²

• 1² = 1 ∈ B ✓, • 2² = 4 ∈ B ✓, • 3² = 9 ∈ B ✓, • 4² = 16 ∈ B ✓, • 5² = 25 ∈ B ✓

R = {(1,1), (2,4), (3,9), (4,16), (5,25)}

Domain = {1,2,3,4,5}, Range = {1,4,9,16,25}

Sedang

2. Diketahui A = {1, 2, 3, 4} dan relasi R pada A (dari A ke A) didefinisikan “a + b = 5”. Tentukan R!

Pembahasan

Cari semua (a, b) dengan a, b ∈ A dan a + b = 5:

• 1 + 4 = 5 ✓ → (1, 4)

• 2 + 3 = 5 ✓ → (2, 3)

• 3 + 2 = 5 ✓ → (3, 2)

• 4 + 1 = 5 ✓ → (4, 1)

R = {(1,4), (2,3), (3,2), (4,1)}

Sedang

3. Banyaknya relasi yang mungkin dari A = {a, b} ke B = {1, 2, 3} adalah…

Pembahasan

Banyak relasi dari A ke B = 2^(|A| × |B|) = 2^(2×3) = 2^6 = 64

Sedang

4. A = {1, 2, 3, 4, 5, 6}. Relasi R pada A: “a habis membagi b dan a ≠ b”. Tentukan semua pasangan yang memuat angka 2!

Pembahasan

2 habis membagi b (b ≠ 2): b = 4, 6 → (2,4), (2,6)

a habis membagi 2 (a ≠ 2): a = 1 → (1,2)

Pasangan yang memuat 2: {(1,2), (2,4), (2,6)}

Sedang

5. Dari relasi R = {(1,2), (1,3), (2,3), (3,4), (4,4)} pada A = {1,2,3,4}, tentukan elemen domain yang berelasi dengan lebih dari satu elemen!

Pembahasan

• 1 berelasi dengan 2 dan 3 (2 elemen) ✓

• 2 berelasi dengan 3 (1 elemen)

• 3 berelasi dengan 4 (1 elemen)

• 4 berelasi dengan 4 (1 elemen)

Jawaban: 1

Level Sulit

Sulit

1. Diketahui |A| = 3 dan |B| = 2. Berapa banyak relasi dari A ke B yang memiliki tepat 4 pasangan berurutan?

Pembahasan

Total pasangan yang mungkin = |A| × |B| = 3 × 2 = 6

Relasi dengan tepat 4 pasangan = C(6, 4) = 6!/(4!·2!) = 15

Jawaban: 15 relasi

Sulit

2. A = {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8}. Relasi R pada A: “a − b = 3”. Tentukan R dan nyatakan banyak anggota R!

Pembahasan

a − b = 3 → a = b + 3

• b=1, a=4 → (4,1); b=2, a=5 → (5,2); b=3, a=6 → (6,3); b=4, a=7 → (7,4); b=5, a=8 → (8,5)

R = {(4,1), (5,2), (6,3), (7,4), (8,5)}

|R| = 5

Sulit

3. Diketahui A = {1, 2, 3}. Berapa banyak relasi pada A yang mengandung pasangan (1,1), (2,2), dan (3,3)?

Pembahasan

Total pasangan pada A×A = 3×3 = 9

3 pasangan sudah ditentukan: (1,1), (2,2), (3,3)

Sisa 6 pasangan bebas dipilih ada atau tidak

Banyak relasi = 2^6 = 64

Sulit

4. Diketahui A = {1, 2, 3, 4} dan B = {a, b, c}. Berapa banyak relasi dari A ke B yang domain-nya = A (setiap elemen A punya pasangan)?

Pembahasan

Setiap elemen A harus punya minimal 1 pasangan di B.

Setiap elemen A bisa dipasangkan ke subset tak kosong dari B.

Banyak subset tak kosong B = 2³ − 1 = 7

Banyak relasi = 7⁴ = 2401

Sulit

5. A = {1, 2, 3, 4, 5}. Relasi R pada A: “a × b ≤ 6 dan a ≠ b”. Tentukan banyak anggota R!

Pembahasan

Cari semua (a,b) dengan a≠b dan a×b ≤ 6:

a=1: b=2,3,4,5 (semua×1≤6) → 4 pasangan

a=2: b=1,3 (2×1=2, 2×3=6) → 2 pasangan

a=3: b=1,2 (3×1=3, 3×2=6) → 2 pasangan

a=4: b=1 (4×1=4) → 1 pasangan

a=5: b=1 (5×1=5) → 1 pasangan

Total = 4+2+2+1+1 = 10 pasangan

✏️ Latihan Soal – Memahami Relasi

Level Mudah

1. A = {2, 4, 6} dan B = {1, 2, 3}. Relasi “setengah dari”. Tentukan R!

2. Tentukan domain dan range dari R = {(a,1), (b,1), (c,2)}.

3. A = {kucing, anjing, ikan}. B = {darat, air}. Relasi “hidup di”. Tentukan R!

4. Jika R = {(1,a), (2,b)}, apakah 3 termasuk domain? Jelaskan!

5. A = {1, 2} dan B = {3, 4}. Tuliskan semua relasi yang mungkin dengan tepat 1 pasangan!

Level Sedang

1. A = {1,2,3,4,5,6}. Relasi R pada A: “a + b = 7”. Tentukan R!

2. Berapa banyak relasi dari A = {x, y} ke B = {1, 2}?

3. A = {2,3,5,7}. B = {4,6,9,10,14,15,21,25,35,49}. Relasi “a² = b”. Tentukan R!

4. Dari R = {(1,1),(1,2),(2,1),(2,2),(3,3)} pada A = {1,2,3}, tentukan elemen yang berelasi dengan dirinya sendiri!

5. A = {1,2,3,4}. Relasi “a < b” pada A. Berapa banyak pasangan?

Level Sulit

1. |A| = 4, |B| = 3. Berapa banyak relasi dengan tepat 5 pasangan?

2. A = {1,2,…,10}. Relasi “a mod b = 0 dan a ≠ b”. Tentukan semua pasangan yang memuat 6!

3. A = {1,2,3}. Berapa banyak relasi pada A yang range-nya = A?

4. A = {1,2,3,4,5}. Relasi “GCD(a,b) = 1 dan a < b”. Tentukan banyak anggota R!

5. Diketahui |A| = n. Buktikan bahwa banyaknya relasi pada A adalah 2^(n²)!

2. Cara Menyajikan Relasi

Relasi dapat disajikan dengan 4 cara:

a) Himpunan Pasangan Berurutan

R = {(1, 2), (2, 4), (3, 6)}

Relasi “dua kali dari” dari A = {1,2,3} ke B = {2,4,6}

b) Diagram Panah

A B 1 2 3 2 4 6

Relasi: “dua kali dari”

c) Tabel

A \ B 2 4 6
1
2
3

d) Diagram Cartesius (Grafik)

A B 1 2 3 2 4 6 (1,2) (2,4) (3,6)

📘 Contoh Soal – Menyajikan Relasi

Level Mudah

Mudah

1. Sajikan relasi R = {(1,a), (2,b), (3,c)} dalam bentuk diagram panah!

Pembahasan

Gambar dua himpunan (elips). Kiri: {1, 2, 3}. Kanan: {a, b, c}.

Tarik panah: 1→a, 2→b, 3→c.

1 2 3 a b c
Mudah

2. Sajikan relasi “lebih dari” dari A={2,4} ke B={1,3} dalam tabel!

Pembahasan

R: 2>1 ✓, 2>3 ✗, 4>1 ✓, 4>3 ✓

A\B 1 3
2
4
Mudah

3. Dari diagram Cartesius yang menunjukkan titik (1,3), (2,3), (3,3), tentukan relasi dalam himpunan pasangan berurutan!

Pembahasan

R = {(1,3), (2,3), (3,3)}

Relasi ini bisa diartikan “dipasangkan dengan 3”.

Mudah

4. Sajikan R = {(a,1), (b,2)} dalam bentuk diagram panah!

Pembahasan

Himpunan kiri: {a, b}. Himpunan kanan: {1, 2}. Panah: a→1, b→2.

Mudah

5. Dari tabel relasi berikut, tentukan himpunan pasangan berurutan!

A\B p q
1
2
Pembahasan

R = {(1, p), (2, q)}

Level Sedang

Sedang

1. A = {1,2,3,4}, B = {2,3,4,5,6,7,8}. Relasi “a + 3 = b”. Sajikan dalam 4 cara!

Pembahasan

R = {(1,4), (2,5), (3,6), (4,7)}

Pasangan berurutan: R = {(1,4), (2,5), (3,6), (4,7)}

Diagram panah: 1→4, 2→5, 3→6, 4→7

Tabel:

A\B 2 3 4 5 6 7 8
1
2
3
4

Diagram Cartesius: Titik-titik di (1,4), (2,5), (3,6), (4,7)

Sedang

2. Dari diagram panah: A={p,q,r}, B={1,2,3}. Panah: p→1, p→2, q→2, r→3. Sajikan dalam pasangan berurutan dan tabel!

Pembahasan

R = {(p,1), (p,2), (q,2), (r,3)}

A\B 1 2 3
p
q
r
Sedang

3. Gambarlah diagram Cartesius untuk relasi R = {(1,1), (2,4), (3,9)} dari A = {1,2,3} ke B = {1,4,9}!

Pembahasan

Sumbu-x: A = {1,2,3}. Sumbu-y: B = {1,4,9}.

Plot titik (1,1), (2,4), (3,9) pada bidang koordinat.

Sedang

4. Dari tabel berikut, tentukan relasi dalam kata-kata!

A\B 4 9 16
2
3
4
Pembahasan

2→4 (2²=4), 3→9 (3²=9), 4→16 (4²=16)

Relasi: “kuadrat dari” atau “a² = b”

Sedang

5. Sajikan relasi “a membagi b” dari A={2,3} ke B={6,8,9,12} dalam diagram panah dan pasangan berurutan!

Pembahasan

2|6✓, 2|8✓, 2|9✗, 2|12✓; 3|6✓, 3|8✗, 3|9✓, 3|12✓

R = {(2,6),(2,8),(2,12),(3,6),(3,9),(3,12)}

Diagram panah: 2→6, 2→8, 2→12, 3→6, 3→9, 3→12

Level Sulit

Sulit

1. A = {1,2,3,4,5}. Relasi R pada A: “a² + b² ≤ 10”. Sajikan R dalam diagram Cartesius dan hitung |R|!

Pembahasan

Cari semua (a,b) ∈ A×A dengan a²+b² ≤ 10:

a=1: 1+b²≤10 → b²≤9 → b=1,2,3 → (1,1),(1,2),(1,3)

a=2: 4+b²≤10 → b²≤6 → b=1,2 → (2,1),(2,2)

a=3: 9+b²≤10 → b²≤1 → b=1 → (3,1)

a=4: 16+b²≤10 → tidak ada

a=5: tidak ada

R = {(1,1),(1,2),(1,3),(2,1),(2,2),(3,1)}, |R| = 6

Sulit

2. Diberikan diagram Cartesius dengan titik-titik: (1,1),(1,4),(2,2),(2,4),(4,4). Tentukan relasi dalam notasi himpunan dan jelaskan aturannya!

Pembahasan

R = {(1,1),(1,4),(2,2),(2,4),(4,4)}

Perhatikan: setiap (a,b) memenuhi a | b (a membagi b).

1|1✓, 1|4✓, 2|2✓, 2|4✓, 4|4✓

Relasi: “a membagi b” atau “a adalah faktor dari b”

Sulit

3. A = {1,2,3,4}. Relasi R: “selisih a dan b adalah bilangan genap”. Sajikan dalam tabel dan tentukan |R|!

Pembahasan

|a-b| genap jika a dan b sama paritas (sama-sama genap atau ganjil)

Ganjil: {1,3}. Genap: {2,4}.

Pasangan: (1,1),(1,3),(3,1),(3,3),(2,2),(2,4),(4,2),(4,4)

A\A 1 2 3 4
1
2
3
4

|R| = 8

Sulit

4. Dari 4 cara penyajian relasi, manakah yang paling efisien jika |A| = 100 dan |B| = 100? Jelaskan!

Pembahasan

• Pasangan berurutan: praktis jika |R| kecil

• Diagram panah: tidak praktis (terlalu banyak elemen)

• Tabel: ukuran 100×100, memungkinkan tapi besar

• Diagram Cartesius: efisien karena hanya perlu plot titik yang berelasi

Paling efisien: Himpunan pasangan berurutan (jika |R| kecil) atau rumus/aturan relasi.

Sulit

5. A = {1,2,3,4,5,6}. Relasi: “FPB(a,b) > 1”. Sajikan dalam tabel hanya untuk a ≤ b!

Pembahasan

FPB(a,b)>1 artinya a dan b punya faktor persekutuan selain 1.

(2,4)✓,(2,6)✓,(3,6)✓,(4,6)✓,(2,2)✓,(3,3)✓,(4,4)✓,(5,5)✓,(6,6)✓,(3,9)–tdk ada,(4,8)–tdk ada

Lengkap: (2,2),(2,4),(2,6),(3,3),(3,6),(4,4),(4,6),(5,5),(6,6)

a\b 1 2 3 4 5 6
1
2
3
4
5
6

✏️ Latihan Soal – Menyajikan Relasi

Level Mudah

1. Sajikan R = {(2,4), (3,6), (4,8)} dalam diagram panah!

2. Sajikan R = {(a,x), (b,y)} dalam bentuk tabel!

3. Dari diagram Cartesius titik (1,2) dan (3,4), tulis R dalam pasangan berurutan!

4. Sajikan “kelipatan 2” dari A={1,2,3} ke B={2,4,6} dalam 2 cara!

5. Buat diagram panah dari relasi “ibu kota” jika A={Jawa Barat, DKI Jakarta} dan B={Bandung, Jakarta}!

Level Sedang

1. A={1,2,3,4,5}, B={1,2,…,10}. Relasi “2a = b”. Sajikan dalam 4 cara!

2. Dari tabel relasi A\B dengan tanda ✓ di (1,3),(2,3),(3,3), jelaskan relasinya!

3. Gambar diagram Cartesius R={(1,1),(2,2),(3,3),(4,4)} dan jelaskan pola!

4. A={2,3,4,5}. Relasi pada A: “a+b=7”. Sajikan semua cara!

5. Konversi diagram panah (dimana 1→a, 1→b, 2→c) menjadi tabel dan pasangan berurutan!

Level Sulit

1. A={1,2,…,6}. R: “ab adalah kuadrat sempurna, a≠b”. Sajikan dalam tabel!

2. Dari diagram Cartesius 12 titik, tentukan kemungkinan relasi dan sajikan dalam pasangan berurutan!

3. A={1,2,3,4,5}. Relasi: “|a²-b²| ≤ 5, a≠b”. Sajikan R dan tentukan |R|!

4. Jelaskan kelebihan dan kekurangan masing-masing cara penyajian relasi!

5. A={1,2,…,8}. Relasi “a mod 3 = b mod 3”. Sajikan dalam bentuk tabel!

3. Sifat-sifat Relasi

Relasi R pada himpunan A dapat memiliki sifat-sifat berikut:

1. Refleksif

R bersifat refleksif jika setiap a ∈ A berlaku (a, a) ∈ R.

Artinya: setiap elemen berelasi dengan dirinya sendiri.

Contoh: “≤” pada ℤ bersifat refleksif karena a ≤ a untuk semua a.

2. Simetris

R bersifat simetris jika (a, b) ∈ R maka (b, a) ∈ R.

Artinya: jika a berelasi dengan b, maka b juga berelasi dengan a.

Contoh: “berteman dengan” bersifat simetris.

3. Antisimetris

R bersifat antisimetris jika (a, b) ∈ R dan (b, a) ∈ R maka a = b.

Artinya: dua elemen berbeda tidak bisa saling berelasi.

Contoh: “≤” bersifat antisimetris: jika a ≤ b dan b ≤ a maka a = b.

4. Transitif

R bersifat transitif jika (a, b) ∈ R dan (b, c) ∈ R maka (a, c) ∈ R.

Artinya: relasi “merambat” dari a ke b ke c.

Contoh: “>” bersifat transitif: jika a > b dan b > c maka a > c.

5. Relasi Ekuivalensi

Relasi R disebut relasi ekuivalensi jika bersifat:

  • Refleksif
  • Simetris
  • Transitif

Ilustrasi Sifat-sifat:

a

Refleksif: a → a

a b

Simetris: a→b dan b→a

📘 Contoh Soal – Sifat-sifat Relasi

Level Mudah

Mudah

1. A = {1,2,3}. R = {(1,1),(2,2),(3,3),(1,2)}. Apakah R refleksif?

Pembahasan

Refleksif jika (a,a) ∈ R untuk semua a ∈ A.

(1,1) ✓, (2,2) ✓, (3,3) ✓

Ya, R bersifat refleksif.

Mudah

2. A = {1,2,3}. R = {(1,2),(2,1),(2,3)}. Apakah R simetris?

Pembahasan

Cek: (1,2)∈R → (2,1)∈R? ✓

(2,1)∈R → (1,2)∈R? ✓

(2,3)∈R → (3,2)∈R? ✗ (3,2)∉R

Tidak, R tidak simetris.

Mudah

3. Relasi “=” pada himpunan bilangan asli. Apakah refleksif?

Pembahasan

Untuk setiap a ∈ ℕ, a = a selalu benar.

Ya, relasi “=” bersifat refleksif.

Mudah

4. R = {(1,2),(2,3),(1,3)} pada A={1,2,3}. Apakah transitif?

Pembahasan

Cek: (1,2)∈R dan (2,3)∈R → apakah (1,3)∈R? ✓

Tidak ada pasangan lain yang perlu dicek (tidak ada (x,1) selain yang sudah).

Ya, R bersifat transitif.

Mudah

5. Relasi “≠” pada A = {1,2}. Apakah refleksif?

Pembahasan

Cek: (1,1) → 1≠1? Salah! Jadi (1,1)∉R.

Tidak, relasi “≠” tidak refleksif.

Level Sedang

Sedang

1. A = {1,2,3,4}. R = {(1,1),(2,2),(3,3),(4,4),(1,3),(3,1)}. Tentukan sifat-sifat R!

Pembahasan

Refleksif: (1,1),(2,2),(3,3),(4,4) ∈ R ✓

Simetris: (1,3)∈R, (3,1)∈R ✓. Semua pasangan non-diagonal punya kebalikan. ✓

Antisimetris: (1,3)∈R dan (3,1)∈R tapi 1≠3 → ✗

Transitif: (1,3)∈R,(3,1)∈R → (1,1)∈R ✓; (3,1)∈R,(1,3)∈R → (3,3)∈R ✓. ✓

Sifat: Refleksif, Simetris, Transitif → Relasi Ekuivalensi!

Sedang

2. Relasi “≤” pada A = {1,2,3}. Tentukan semua sifatnya!

Pembahasan

R = {(1,1),(1,2),(1,3),(2,2),(2,3),(3,3)}

Refleksif: (1,1),(2,2),(3,3) ∈ R ✓

Simetris: (1,2)∈R tapi (2,1)∉R → ✗

Antisimetris: (a,b)∈R dan (b,a)∈R → a≤b dan b≤a → a=b ✓

Transitif: a≤b dan b≤c → a≤c ✓

Sifat: Refleksif, Antisimetris, Transitif

Sedang

3. A = {1,2,3}. R = {(1,2),(2,3),(1,3)}. Apakah R transitif? Simetris?

Pembahasan

Transitif: (1,2)∈R,(2,3)∈R → (1,3)∈R? ✓

Simetris: (1,2)∈R → (2,1)∈R? ✗

Transitif: Ya. Simetris: Tidak.

Sedang

4. Relasi “memiliki faktor persekutuan selain 1” pada A = {2,3,4,6}. Apakah simetris?

Pembahasan

Jika GCD(a,b) > 1 maka GCD(b,a) > 1 juga (karena GCD simetris).

Ya, relasi ini bersifat simetris.

Sedang

5. A = {1,2,3,4}. R: “a – b genap”. Tunjukkan R adalah relasi ekuivalensi!

Pembahasan

Refleksif: a – a = 0 (genap) ✓

Simetris: a-b genap → b-a = -(a-b) juga genap ✓

Transitif: a-b genap dan b-c genap → (a-b)+(b-c) = a-c genap ✓

R adalah relasi ekuivalensi.

Level Sulit

Sulit

1. A = {1,2,3,4,5,6}. R: “a mod 3 = b mod 3”. Buktikan R relasi ekuivalensi dan tentukan kelas-kelas ekuivalensinya!

Pembahasan

Refleksif: a mod 3 = a mod 3 ✓

Simetris: a mod 3 = b mod 3 → b mod 3 = a mod 3 ✓

Transitif: a mod 3 = b mod 3, b mod 3 = c mod 3 → a mod 3 = c mod 3 ✓

Kelas ekuivalensi:

[1] = {1, 4} (mod 3 = 1)

[2] = {2, 5} (mod 3 = 2)

[3] = {3, 6} (mod 3 = 0)

Sulit

2. A = {1,2,3}. Tentukan relasi R terkecil pada A yang refleksif dan transitif, yang memuat (1,2) dan (2,3)!

Pembahasan

Harus refleksif: tambah (1,1),(2,2),(3,3)

Punya (1,2),(2,3) → transitif: tambah (1,3)

Cek lagi: (2,3),(3,3)→(2,3) sudah ada. OK.

R = {(1,1),(2,2),(3,3),(1,2),(2,3),(1,3)}

Sulit

3. Buktikan bahwa relasi “a | b” (a membagi b) pada ℕ bersifat antisimetris dan transitif!

Pembahasan

Antisimetris: a|b berarti b = ka, dan b|a berarti a = lb.

Maka b = ka dan a = lb → b = k(lb) → 1 = kl. Karena k,l ∈ ℕ maka k=l=1, jadi a=b. ✓

Transitif: a|b berarti b = ka, b|c berarti c = lb = l(ka) = (lk)a.

Jadi a|c. ✓

Sulit

4. A = {1,2,3,4}. Berapa banyak relasi pada A yang refleksif dan simetris?

Pembahasan

Refleksif: (a,a) harus ada → 4 pasangan ditentukan.

Simetris: untuk pasangan (a,b) dengan a

Banyak pasangan a

Masing-masing bisa ada atau tidak → 2^6 = 64

Sulit

5. Diberikan relasi R pada ℤ: “a R b jika a − b habis dibagi 4”. Tentukan kelas ekuivalensi dari [0], [1], [2], [3] dan jelaskan!

Pembahasan

a R b ⟺ 4 | (a−b) ⟺ a ≡ b (mod 4)

Ini relasi ekuivalensi (kongruensi modulo).

[0] = {…, −8, −4, 0, 4, 8, …} = {4k : k ∈ ℤ}

[1] = {…, −7, −3, 1, 5, 9, …} = {4k+1 : k ∈ ℤ}

[2] = {…, −6, −2, 2, 6, 10, …} = {4k+2 : k ∈ ℤ}

[3] = {…, −5, −1, 3, 7, 11, …} = {4k+3 : k ∈ ℤ}

Empat kelas ini mempartisi ℤ.

✏️ Latihan Soal – Sifat-sifat Relasi

Level Mudah

1. A={1,2,3}. R={(1,1),(2,2),(3,3)}. Sebutkan sifat R!

2. Apakah relasi “>” pada ℕ bersifat refleksif? Jelaskan!

3. R = {(1,2),(2,1)} pada A={1,2}. Apakah simetris?

4. Relasi “=” pada A={a,b,c}. Sebutkan semua sifatnya!

5. R = {(1,2),(2,3)} pada A={1,2,3}. Apakah transitif?

Level Sedang

1. A={1,2,3,4}. R: “a+b genap”. Tentukan semua sifat R!

2. Relasi “⊆” pada himpunan kuasa P({1,2}). Tentukan sifat-sifatnya!

3. A={1,2,3,4,5,6}. R: “a mod 2 = b mod 2”. Buktikan R relasi ekuivalensi!

4. R = {(1,1),(1,2),(2,1),(2,2),(3,3)} pada A={1,2,3}. Tentukan sifat-sifat R!

5. Berikan contoh relasi pada A={1,2,3} yang simetris tapi tidak refleksif!

Level Sulit

1. Buktikan relasi “sebangun” pada himpunan segitiga adalah relasi ekuivalensi!

2. A={1,2,…,n}. Berapa banyak relasi refleksif pada A? (nyatakan dalam n)

3. Tentukan relasi terkecil pada {1,2,3,4} yang refleksif, simetris, transitif, dan memuat (1,2) dan (3,4)!

4. Relasi R pada ℤ: “a R b ⟺ 3|(a²−b²)”. Apakah R relasi ekuivalensi?

5. A = {1,2,…,12}. R: “a mod 4 = b mod 4”. Tentukan kelas ekuivalensi dan partisi A!

Fungsi

Materi Fungsi Matematika

FUNGSI MATEMATIKA

Kelas VIII SMP — Materi Lengkap, Contoh Soal & Latihan

1. Definisi Fungsi

📖 Pengertian

Fungsi (Pemetaan) adalah relasi khusus dari himpunan A ke himpunan B yang memasangkan setiap anggota A dengan tepat satu anggota B.

Jika f adalah fungsi dari A ke B, ditulis:

f : A → B

Syarat suatu relasi menjadi fungsi:

  1. Setiap anggota domain (A) harus memiliki pasangan
  2. Setiap anggota domain dipasangkan dengan tepat satu anggota kodomain (B)

📊 Diagram Panah: Fungsi vs Bukan Fungsi

✅ Ini FUNGSI

A B 1 2 3 a b c

Setiap anggota A punya tepat 1 pasangan

❌ Ini BUKAN Fungsi

A B 1 2 3 a b c

Anggota “3” tidak punya pasangan & “1” punya 2 pasangan

📝 Contoh Soal — Definisi Fungsi

🟢 Tingkat Mudah

1. Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {a, b, c}. Relasi: {(1,a), (2,b), (3,c)}. Apakah relasi tersebut fungsi?

Pembahasan

Periksa syarat fungsi:

  • 1 → a (tepat 1 pasangan) ✅
  • 2 → b (tepat 1 pasangan) ✅
  • 3 → c (tepat 1 pasangan) ✅

Jawaban: Ya, merupakan fungsi karena setiap anggota A dipasangkan tepat satu anggota B.

2. A = {p, q, r}, B = {1, 2}. Relasi: {(p,1), (q,1), (r,2)}. Fungsi atau bukan?

Pembahasan

Setiap anggota A memiliki tepat satu pasangan di B:

  • p → 1 ✅
  • q → 1 ✅
  • r → 2 ✅

Jawaban: Ya, merupakan fungsi. (Boleh beberapa anggota A menuju anggota B yang sama)

3. A = {1, 2, 3}, B = {x, y}. Relasi: {(1,x), (3,y)}. Apakah fungsi?

Pembahasan

Anggota 2 ∈ A tidak memiliki pasangan di B.

Jawaban: Bukan fungsi karena ada anggota domain yang tidak punya pasangan.

4. A = {a, b}, B = {1, 2, 3}. Relasi: {(a,1), (a,2), (b,3)}. Fungsi?

Pembahasan

Anggota “a” dipasangkan ke 1 dan 2 (dua pasangan).

Jawaban: Bukan fungsi karena anggota a memiliki lebih dari satu pasangan.

5. Sebutkan 3 syarat relasi agar disebut fungsi!

Pembahasan
  1. Setiap anggota domain harus punya pasangan
  2. Setiap anggota domain dipasangkan tepat satu anggota kodomain
  3. Boleh ada anggota kodomain yang tidak memiliki pasangan (bukan range)

🟡 Tingkat Sedang

1. A = {1, 2, 3, 4}, B = {a, b, c}. Tentukan domain, kodomain, dan range dari fungsi f = {(1,a), (2,b), (3,a), (4,c)}.

Pembahasan
  • Domain = {1, 2, 3, 4} (himpunan asal)
  • Kodomain = {a, b, c} (himpunan kawan)
  • Range = {a, b, c} (anggota B yang menjadi pasangan) → kebetulan semua terpasang

2. Dari diagram panah berikut, tentukan apakah merupakan fungsi:

a b c 1 2 3
Pembahasan

f = {(a,1), (b,2), (c,1)}. Setiap anggota domain punya tepat 1 pasangan.

Jawaban: Ya, merupakan fungsi. Range = {1, 2}.

3. Diberikan A = {1, 2, 3} dan B = {4, 5, 6, 7}. Relasi “kurang dari”. Tuliskan himpunan pasangan berurutan dan tentukan apakah fungsi!

Pembahasan

Pasangan: 1 < 4,5,6,7 → (1,4),(1,5),(1,6),(1,7)

Anggota 1 memiliki 4 pasangan.

Jawaban: Bukan fungsi karena anggota domain memiliki lebih dari 1 pasangan.

4. Manakah yang merupakan fungsi dari himpunan pasangan berikut?
(i) {(1,2),(2,3),(3,4)}
(ii) {(1,2),(1,3),(2,4)}
(iii) {(a,1),(b,1),(c,1)}

Pembahasan

(i) Fungsi ✅ — setiap domain punya 1 pasangan

(ii) Bukan fungsi ❌ — anggota 1 punya 2 pasangan (2 dan 3)

(iii) Fungsi ✅ — setiap domain punya tepat 1 pasangan (semua ke 1)

5. Diketahui fungsi f dari A = {1,2,3,4} ke B = {a,b,c,d,e} dengan f = {(1,b),(2,d),(3,a),(4,e)}. Tentukan range dan anggota kodomain yang bukan range!

Pembahasan

Range = {b, d, a, e} = {a, b, d, e}

Anggota kodomain yang bukan range = {c}

🔴 Tingkat Sulit

1. Diketahui A = {x | x bilangan asli, x ≤ 5} dan B = {y | y bilangan asli, y ≤ 10}. Relasi “dua kali dari”. Tentukan apakah relasi tersebut fungsi dan tentukan range-nya!

Pembahasan

A = {1,2,3,4,5}, B = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10}

Relasi “dua kali dari” → a dipasangkan ke 2a:

f = {(1,2),(2,4),(3,6),(4,8),(5,10)}

Setiap anggota A punya tepat 1 pasangan ✅

Jawaban: Ya, fungsi. Range = {2,4,6,8,10}

2. Fungsi f : A → B dengan A = {−2,−1,0,1,2} ditentukan oleh rumus f(x) = x² + 1. Tentukan B (kodomain minimal) agar f merupakan fungsi dan tentukan range!

Pembahasan

Hitung nilai f(x) untuk setiap x ∈ A:

  • f(−2) = 4 + 1 = 5
  • f(−1) = 1 + 1 = 2
  • f(0) = 0 + 1 = 1
  • f(1) = 1 + 1 = 2
  • f(2) = 4 + 1 = 5

Range = {1, 2, 5}

Kodomain minimal B = {1, 2, 5} (atau himpunan yang memuat semua anggota range)

3. Diberikan himpunan A dengan n(A) = 3 dan B dengan n(B) = 2. Berapa banyak relasi dari A ke B yang merupakan fungsi?

Pembahasan

Setiap anggota A harus dipasangkan tepat 1 anggota B.

Setiap anggota A punya 2 pilihan (anggota B).

Banyak fungsi = 2 × 2 × 2 = 2³ = 8 fungsi

4. Tentukan semua kemungkinan fungsi dari A = {1, 2} ke B = {a, b, c}!

Pembahasan

Anggota 1 bisa ke: a, b, atau c (3 pilihan)

Anggota 2 bisa ke: a, b, atau c (3 pilihan)

Total = 3 × 3 = 9 fungsi:

{(1,a),(2,a)}, {(1,a),(2,b)}, {(1,a),(2,c)}, {(1,b),(2,a)}, {(1,b),(2,b)}, {(1,b),(2,c)}, {(1,c),(2,a)}, {(1,c),(2,b)}, {(1,c),(2,c)}

5. Diketahui f : ℝ → ℝ dengan f(x) = 2x − 3. Buktikan bahwa f adalah fungsi dengan menunjukkan bahwa setiap x memiliki tepat satu nilai f(x)!

Pembahasan

Bukti:

Ambil sembarang x₁, x₂ ∈ ℝ dengan x₁ = x₂

f(x₁) = 2x₁ − 3 dan f(x₂) = 2x₂ − 3

Karena x₁ = x₂, maka 2x₁ − 3 = 2x₂ − 3, sehingga f(x₁) = f(x₂)

Ini menunjukkan bahwa untuk setiap input x yang sama, output-nya selalu sama (tepat satu). Selain itu, untuk setiap x ∈ ℝ, selalu ada nilai 2x − 3 ∈ ℝ.

∴ f(x) = 2x − 3 adalah fungsi. ∎

✏️ Latihan Soal — Definisi Fungsi

🟢 Mudah

  1. A = {a,b,c}, B = {1,2,3}. Relasi = {(a,1),(b,2),(c,3)}. Apakah fungsi?
  2. A = {1,2}, B = {p,q,r}. Relasi = {(1,p),(2,q)}. Apakah fungsi?
  3. A = {x,y,z}, B = {1,2}. Relasi = {(x,1),(y,2)}. Apakah fungsi? Jelaskan!
  4. Apa perbedaan relasi dan fungsi?
  5. A = {1,2,3}, B = {a,b}. Relasi = {(1,a),(2,a),(3,a)}. Fungsi atau bukan?

🟡 Sedang

  1. A = {1,2,3,4}, B = {a,b,c}. Tentukan satu contoh fungsi dan satu contoh bukan fungsi dari A ke B!
  2. Dari himpunan pasangan {(2,4),(3,6),(4,8),(5,10)}, tentukan domain, kodomain minimal, dan range!
  3. Gambarkan diagram panah dari fungsi f = {(a,2),(b,3),(c,2),(d,1)} dengan A={a,b,c,d} dan B={1,2,3,4}!
  4. Jika A = {bilangan prima < 10} dan B = {bilangan genap < 20}, tentukan relasi “setengah dari” dan apakah merupakan fungsi!
  5. Suatu fungsi f : A → B dengan A = {1,2,3,4,5}. Jika f(x) = x + 3, tentukan B minimal dan range!

🔴 Sulit

  1. Tentukan semua fungsi yang mungkin dari A = {1,2,3} ke B = {a,b}!
  2. Jika n(A) = 4 dan n(B) = 3, berapa banyak fungsi yang mungkin dari A ke B?
  3. Diberikan f(x) = x² − 2x + 1 dengan domain A = {−1,0,1,2,3}. Tentukan range dan buktikan f adalah fungsi!
  4. Apakah relasi “faktor dari” dari A = {1,2,3,4} ke B = {4,6,8,12} merupakan fungsi? Jelaskan!
  5. Jika f : A → B fungsi surjektif (onto) dengan n(A) = 4, n(B) = 2, berapa banyak fungsi surjektif yang mungkin?

2. Notasi dan Nilai Fungsi

📖 Notasi Fungsi

Fungsi dinyatakan dengan notasi:

f : x → ax + b  (dibaca: “f memetakan x ke ax + b”)

f(x) = ax + b  (dibaca: “f dari x sama dengan ax + b”)

Keterangan:

  • f = nama fungsi
  • x = variabel bebas (anggota domain)
  • f(x) = nilai fungsi / bayangan dari x
  • a = koefisien, b = konstanta

📊 Tabel Nilai Fungsi

Contoh: f(x) = 2x + 1

x −2 −1 0 1 2 3
f(x) = 2x+1 −3 −1 1 3 5 7

📈 Grafik Fungsi Linear

Grafik f(x) = 2x + 1:

x y 1 2 3 −1 −2 1 2 3 −1 (−2,−3) (−1,−1) (0,1) (1,3) f(x) = 2x + 1

📝 Contoh Soal — Notasi dan Nilai Fungsi

🟢 Tingkat Mudah

1. Jika f(x) = 3x + 2, tentukan f(4)!

Pembahasan

f(4) = 3(4) + 2 = 12 + 2 = 14

2. Jika f(x) = x − 5, tentukan f(0)!

Pembahasan

f(0) = 0 − 5 = −5

3. Jika f(x) = 2x, tentukan f(−3)!

Pembahasan

f(−3) = 2(−3) = −6

4. Jika f(x) = x + 7, tentukan f(−2)!

Pembahasan

f(−2) = −2 + 7 = 5

5. Jika f(x) = 4x − 1, tentukan f(1) dan f(2)!

Pembahasan

f(1) = 4(1) − 1 = 3

f(2) = 4(2) − 1 = 7

Jawaban: f(1) = 3, f(2) = 7

🟡 Tingkat Sedang

1. Jika f(x) = 2x² − 3x + 1, tentukan f(2)!

Pembahasan

f(2) = 2(2)² − 3(2) + 1 = 2(4) − 6 + 1 = 8 − 6 + 1 = 3

2. Jika f(x) = 3x − 1, tentukan nilai x jika f(x) = 11!

Pembahasan

f(x) = 11

3x − 1 = 11

3x = 12

x = 4

3. Diketahui f(x) = ax + 3. Jika f(2) = 9, tentukan nilai a!

Pembahasan

f(2) = a(2) + 3 = 9

2a + 3 = 9

2a = 6

a = 3

4. Jika f(x) = x² + 2x, tentukan f(−1) + f(3)!

Pembahasan

f(−1) = (−1)² + 2(−1) = 1 − 2 = −1

f(3) = (3)² + 2(3) = 9 + 6 = 15

f(−1) + f(3) = −1 + 15 = 14

5. Fungsi f(x) = 2x + b. Jika f(3) = 10, tentukan rumus fungsi dan hitung f(5)!

Pembahasan

f(3) = 2(3) + b = 10 → 6 + b = 10 → b = 4

Jadi f(x) = 2x + 4

f(5) = 2(5) + 4 = 14

🔴 Tingkat Sulit

1. Diketahui f(x) = ax + b. Jika f(1) = 5 dan f(3) = 11, tentukan a dan b!

Pembahasan

f(1) = a + b = 5 … (1)

f(3) = 3a + b = 11 … (2)

Eliminasi: (2)−(1): 2a = 6 → a = 3

Substitusi: 3 + b = 5 → b = 2

Jawaban: a = 3, b = 2 → f(x) = 3x + 2

2. Jika f(x) = x² − 4x + 3, tentukan nilai x agar f(x) = 0!

Pembahasan

x² − 4x + 3 = 0

(x − 1)(x − 3) = 0

x = 1 atau x = 3

3. Diketahui f(x) = 2x − 1 dan g(x) = x + 3. Tentukan nilai x jika f(x) = g(x)!

Pembahasan

2x − 1 = x + 3

2x − x = 3 + 1

x = 4

Verifikasi: f(4) = 7, g(4) = 7 ✅

4. Jika f(x) = 3x − 2, tentukan f(2a + 1)!

Pembahasan

f(2a + 1) = 3(2a + 1) − 2

= 6a + 3 − 2

= 6a + 1

5. Diketahui f(x) = ax² + bx + c dengan f(0) = 1, f(1) = 6, dan f(−1) = 2. Tentukan a, b, dan c!

Pembahasan

f(0) = c = 1

f(1) = a + b + c = 6 → a + b = 5 … (1)

f(−1) = a − b + c = 2 → a − b = 1 … (2)

Dari (1)+(2): 2a = 6 → a = 3

Dari (1): 3 + b = 5 → b = 2

Jawaban: a = 3, b = 2, c = 1 → f(x) = 3x² + 2x + 1

✏️ Latihan Soal — Notasi dan Nilai Fungsi

🟢 Mudah

  1. Jika f(x) = 5x − 3, tentukan f(2)!
  2. Jika f(x) = x + 10, tentukan f(−4)!
  3. Jika f(x) = −2x + 1, tentukan f(0)!
  4. Jika f(x) = 4x, tentukan f(−5)!
  5. Jika f(x) = x − 8, tentukan f(8)!

🟡 Sedang

  1. Jika f(x) = x² − 1, tentukan f(3) dan f(−3)!
  2. Jika f(x) = 2x + a dan f(4) = 11, tentukan a!
  3. Jika f(x) = 3x − 7, tentukan x jika f(x) = 8!
  4. Tentukan f(−2) + f(5) jika f(x) = x² − 3x!
  5. Buat tabel nilai fungsi f(x) = −x + 4 untuk x = {−2,−1,0,1,2,3}!

🔴 Sulit

  1. Diketahui f(x) = ax + b, f(2) = 7, f(5) = 16. Tentukan f(x)!
  2. Jika f(x) = x² − 5x + 6, tentukan x agar f(x) = 0!
  3. Diketahui f(x) = 4x − 3. Tentukan f(a+2) dalam bentuk sederhana!
  4. Jika f(x) = 2x + 1 dan f(a) = f(a+1) − 2, buktikan persamaan ini benar untuk semua a!
  5. Tentukan rumus f(x) = ax² + bx + c jika f(0) = −2, f(1) = 1, f(2) = 8!

3. Sifat-sifat Fungsi

📖 Jenis-jenis Fungsi

1. Fungsi Injektif (Satu-satu)

Setiap anggota kodomain dipasangkan dengan paling banyak satu anggota domain.

Jika f(a) = f(b), maka a = b

1 2 3 a b c d

Tidak ada 2 panah menuju titik yang sama

2. Fungsi Surjektif (Onto)

Setiap anggota kodomain memiliki paling sedikit satu pasangan dari domain (Range = Kodomain).

1 2 3 4 a b c

Semua anggota B terpasangkan (tidak ada yang tersisa)

3. Fungsi Bijektif (Korespondensi satu-satu)

Fungsi yang bersifat injektif sekaligus surjektif. n(A) = n(B).

1 2 3 a b c

Pasangan sempurna satu-satu, n(A) = n(B)

📝 Contoh Soal — Sifat-sifat Fungsi

🟢 Tingkat Mudah

1. f = {(1,a),(2,b),(3,c)} dari A={1,2,3} ke B={a,b,c}. Tentukan jenis fungsinya!

Pembahasan

• Injektif? Tidak ada 2 anggota A yang menuju anggota B yang sama ✅

• Surjektif? Semua anggota B terpasangkan ✅

Jawaban: Fungsi Bijektif (injektif + surjektif)

2. f = {(1,a),(2,a),(3,b)} dari A={1,2,3} ke B={a,b}. Tentukan jenis fungsinya!

Pembahasan

• Injektif? 1 dan 2 keduanya menuju a → TIDAK injektif

• Surjektif? Range = {a,b} = Kodomain ✅

Jawaban: Surjektif (tapi bukan injektif)

3. f = {(1,a),(2,b)} dari A={1,2} ke B={a,b,c}. Tentukan jenis fungsinya!

Pembahasan

• Injektif? Setiap elemen B dipasangkan paling banyak 1 ✅

• Surjektif? c tidak memiliki pasangan → TIDAK surjektif

Jawaban: Injektif (tapi bukan surjektif)

4. Apa syarat fungsi bijektif?

Pembahasan

Syarat bijektif:

  1. Injektif (satu-satu): tidak ada 2 domain ke kodomain yang sama
  2. Surjektif (onto): semua kodomain punya pasangan
  3. Konsekuensi: n(A) = n(B)

5. f = {(a,1),(b,1),(c,1)} dari {a,b,c} ke {1,2,3}. Injektif? Surjektif?

Pembahasan

• Injektif? a,b,c semua menuju 1 → TIDAK injektif

• Surjektif? Range = {1}, kodomain = {1,2,3} → TIDAK surjektif

Jawaban: Tidak injektif dan tidak surjektif

🟡 Tingkat Sedang

1. f(x) = 2x + 1 dari A = {1,2,3} ke B = {3,5,7,9}. Tentukan sifat fungsi!

Pembahasan

f(1)=3, f(2)=5, f(3)=7. Range={3,5,7}

• Injektif? Semua hasil berbeda ✅

• Surjektif? 9∈B tidak ada pasangan → TIDAK

Jawaban: Injektif tapi bukan surjektif

2. f(x) = x² dari A = {−2,−1,0,1,2} ke B = {0,1,4}. Tentukan sifat fungsi!

Pembahasan

f(−2)=4, f(−1)=1, f(0)=0, f(1)=1, f(2)=4

• Injektif? f(−2)=f(2)=4 tapi −2≠2 → TIDAK injektif

• Surjektif? Range={0,1,4}=Kodomain ✅

Jawaban: Surjektif tapi bukan injektif

3. Tentukan apakah f(x) = 3x − 1 dari ℝ ke ℝ bersifat injektif!

Pembahasan

Misalkan f(a) = f(b):

3a − 1 = 3b − 1

3a = 3b → a = b

Karena f(a)=f(b) mengakibatkan a=b, maka f injektif ✅

4. A = {1,2,3,4}, B = {p,q}. Berikan contoh fungsi surjektif dari A ke B!

Pembahasan

Fungsi surjektif → semua anggota B harus terpasangkan

Contoh: f = {(1,p),(2,q),(3,p),(4,q)}

Range = {p,q} = Kodomain ✅

5. Apakah fungsi f(x) = |x| dari {−2,−1,0,1,2} ke {0,1,2} bersifat bijektif?

Pembahasan

f(−2)=2, f(−1)=1, f(0)=0, f(1)=1, f(2)=2

n(A)=5, n(B)=3 → n(A) ≠ n(B)

• Injektif? f(−1)=f(1)=1 → TIDAK

• Surjektif? Range={0,1,2}=B ✅

Jawaban: Surjektif tapi BUKAN bijektif (karena tidak injektif)

🔴 Tingkat Sulit

1. Buktikan f(x) = 2x + 3 dari ℝ ke ℝ adalah fungsi bijektif!

Pembahasan

Bukti Injektif:

Misal f(a)=f(b): 2a+3=2b+3 → 2a=2b → a=b ✅

Bukti Surjektif:

Ambil sembarang y∈ℝ. Cari x agar f(x)=y:

2x+3=y → x=(y−3)/2 ∈ ℝ

Untuk setiap y ada x=(y−3)/2 sehingga f(x)=y ✅

∴ f bijektif ∎

2. f(x) = x² dari ℝ ke ℝ. Apakah injektif? Apakah surjektif? Jelaskan!

Pembahasan

Injektif? f(2)=4=f(−2) tapi 2≠−2. TIDAK injektif ❌

Surjektif? Tidak ada x∈ℝ sehingga x²=−1 (karena x²≥0). TIDAK surjektif ❌

Jawaban: Tidak injektif dan tidak surjektif

3. Jika n(A)=4 dan n(B)=4, berapa banyak fungsi bijektif dari A ke B?

Pembahasan

Fungsi bijektif = permutasi (setiap anggota A dipasangkan unik ke B)

Anggota pertama A: 4 pilihan

Anggota kedua A: 3 pilihan (1 sudah terpakai)

Anggota ketiga A: 2 pilihan

Anggota keempat A: 1 pilihan

Banyak fungsi bijektif = 4! = 4×3×2×1 = 24

4. Tentukan semua nilai a agar f(x) = ax + 2 dari {1,2,3} ke {5,8,11} merupakan fungsi bijektif!

Pembahasan

Agar bijektif, range harus = kodomain = {5,8,11}

f(1)=a+2, f(2)=2a+2, f(3)=3a+2

Himpunan {a+2, 2a+2, 3a+2} = {5, 8, 11}

Coba a=3: {5, 8, 11} = {5, 8, 11} ✅

Jawaban: a = 3

5. Diberikan A = {1,2,3,4,5}, B = {1,2,3}. Berapa banyak fungsi surjektif dari A ke B?

Pembahasan

Total fungsi dari A ke B = 3⁵ = 243

Fungsi yang range-nya hanya 1 elemen = 3 (semua ke 1, semua ke 2, semua ke 3)

Fungsi yang range-nya tepat 2 elemen = C(3,2) × (2⁵ − 2) = 3 × 30 = 90

Fungsi surjektif = Total − (hanya 1 elemen) − (tepat 2 elemen)

= 243 − 3 − 90 = 150

✏️ Latihan Soal — Sifat-sifat Fungsi

🟢 Mudah

  1. f = {(a,1),(b,2),(c,3)} dari {a,b,c} ke {1,2,3}. Injektif? Surjektif? Bijektif?
  2. f = {(1,x),(2,x),(3,y)} dari {1,2,3} ke {x,y,z}. Tentukan sifatnya!
  3. Apa perbedaan fungsi injektif dan surjektif?
  4. f = {(p,1),(q,2),(r,3),(s,4)} dari {p,q,r,s} ke {1,2,3,4}. Bijektif?
  5. Apakah mungkin fungsi bijektif jika n(A) ≠ n(B)? Jelaskan!

🟡 Sedang

  1. f(x) = x + 5 dari {1,2,3} ke {6,7,8,9}. Tentukan sifat fungsinya!
  2. Berikan contoh fungsi dari {1,2,3} ke {a,b} yang surjektif!
  3. f(x) = 2x dari {1,2,3,4} ke {2,4,6,8}. Bijektif?
  4. f(x) = x² dari {−3,−2,−1,0,1,2,3} ke {0,1,4,9}. Injektif?
  5. Tentukan apakah f(x) = −x + 5 dari ℤ ke ℤ injektif!

🔴 Sulit

  1. Buktikan f(x) = 5x − 7 dari ℝ ke ℝ bijektif!
  2. Berapa banyak fungsi bijektif dari himpunan 5 elemen ke himpunan 5 elemen?
  3. Jika n(A)=3, n(B)=2, berapa banyak fungsi surjektif dari A ke B?
  4. Apakah f(x) = x³ dari ℝ ke ℝ bijektif? Buktikan!
  5. Diberikan f(x) = 2x − 1 dari {1,2,3,4,5} ke B. Tentukan B minimal agar f surjektif!

4. Menentukan Banyak Pemetaan

📖 Rumus Banyak Pemetaan

Banyak fungsi dari A ke B = n(B)n(A)

dengan n(A) = banyak anggota A, n(B) = banyak anggota B

Penjelasan:

Setiap anggota domain A punya n(B) pilihan untuk dipasangkan. Karena ada n(A) anggota yang masing-masing memilih secara independen:

n(B) × n(B) × … × n(B) = n(B)n(A)

(sebanyak n(A) kali)

📊 Tabel Ringkasan

n(A) n(B) Banyak Fungsi Rumus
2 2 4 2² = 4
2 3 9 3² = 9
3 2 8 2³ = 8
3 3 27 3³ = 27
3 4 64 4³ = 64
4 2 16 2⁴ = 16
4 3 81 3⁴ = 81

📖 Rumus Tambahan

Banyak fungsi bijektif (jika n(A) = n(B) = n):

n! = n × (n−1) × (n−2) × … × 1

Banyak fungsi surjektif dari A ke B (n(A) ≥ n(B)):

Menggunakan prinsip inklusi-eksklusi

= Σ(−1)k C(n(B),k) × (n(B)−k)n(A)

📝 Contoh Soal — Banyak Pemetaan

🟢 Tingkat Mudah

1. A = {1,2}, B = {a,b,c}. Berapa banyak fungsi dari A ke B?

Pembahasan

n(A) = 2, n(B) = 3

Banyak fungsi = n(B)n(A) = 3² = 9

2. A = {p,q,r}, B = {1,2}. Berapa banyak fungsi dari A ke B?

Pembahasan

n(A) = 3, n(B) = 2

Banyak fungsi = 2³ = 8

3. A memiliki 2 anggota, B memiliki 2 anggota. Berapa banyak pemetaan?

Pembahasan

Banyak fungsi = 2² = 4

4. n(A) = 1, n(B) = 5. Berapa banyak fungsi dari A ke B?

Pembahasan

Banyak fungsi = 5¹ = 5

(Satu-satunya anggota A punya 5 pilihan)

5. A = {a,b,c,d}, B = {1,2}. Berapa banyak pemetaan?

Pembahasan

n(A) = 4, n(B) = 2

Banyak fungsi = 2⁴ = 16

🟡 Tingkat Sedang

1. A = {bilangan prima < 8}, B = {huruf vokal}. Berapa banyak fungsi dari A ke B?

Pembahasan

A = {2,3,5,7} → n(A) = 4

B = {a,i,u,e,o} → n(B) = 5

Banyak fungsi = 5⁴ = 625

2. Banyak fungsi dari A ke B adalah 27. Jika n(A) = 3, tentukan n(B)!

Pembahasan

n(B)n(A) = 27

n(B)³ = 27

n(B) = ³√27 = 3

3. Banyak pemetaan dari A ke B = 16. Jika n(B) = 2, tentukan n(A)!

Pembahasan

2n(A) = 16

2n(A) = 2⁴

n(A) = 4

4. A = {1,2,3}, B = {1,2,3}. Berapa banyak fungsi bijektif dari A ke B?

Pembahasan

n(A) = n(B) = 3

Banyak fungsi bijektif = 3! = 3 × 2 × 1 = 6

5. Banyak fungsi dari A ke B adalah 32. Tentukan kemungkinan n(A) dan n(B)!

Pembahasan

n(B)n(A) = 32 = 2⁵

Kemungkinan: n(B) = 2, n(A) = 5 → 2⁵ = 32 ✅

Atau: n(B) = 32, n(A) = 1 → 32¹ = 32 ✅

Jawaban paling umum: n(A) = 5, n(B) = 2

🔴 Tingkat Sulit

1. A = {1,2,3,4,5}, B = {a,b,c}. Berapa banyak fungsi surjektif dari A ke B?

Pembahasan

Gunakan inklusi-eksklusi:

Total = 3⁵ = 243

Yang range tepat 1 elemen: C(3,1)×1⁵ − … → menggunakan rumus:

Surjektif = Σ(−1)k C(3,k)(3−k)⁵

= C(3,0)×3⁵ − C(3,1)×2⁵ + C(3,2)×1⁵ − C(3,3)×0⁵

= 243 − 3(32) + 3(1) − 0

= 243 − 96 + 3 = 150

2. Dari 5 orang siswa akan dipilih ketua, wakil, dan sekretaris. Berapa banyak cara?

Pembahasan

Ini sama dengan fungsi injektif dari {ketua, wakil, sekretaris} ke {5 siswa}

= P(5,3) = 5 × 4 × 3 = 60 cara

3. n(A) = n, n(B) = n. Banyak fungsi bijektif = 120. Tentukan n!

Pembahasan

Banyak bijektif = n! = 120

5! = 5×4×3×2×1 = 120 ✅

Jawaban: n = 5

4. Banyak fungsi dari A ke B = 256. Banyak fungsi dari B ke A = 81. Tentukan n(A) dan n(B)!

Pembahasan

n(B)n(A) = 256 … (1)

n(A)n(B) = 81 … (2)

Dari (2): 81 = 3⁴ → kemungkinan n(A)=3, n(B)=4

Cek (1): 4³ = 64 ≠ 256 ❌

Coba n(A)=4, n(B)=4: 4⁴=256 ✅, 4⁴=256 ≠ 81 ❌

Coba n(A)=81, n(B)=… → terlalu besar

Coba n(A)=3, n(B)=… → n(B)³=256 → bukan bilangan bulat

Coba (1): 256=4⁴ → n(B)=4, n(A)=4. Tapi (2): 4⁴=256≠81

Coba 256=2⁸ → n(B)=2, n(A)=8. (2): 8²=64≠81 ❌

Coba 256=16² → n(B)=16, n(A)=2. (2): 2¹⁶≠81 ❌

Hmm… 81=3⁴ → n(A)=3,n(B)=4: cek 4³=64≠256

256=4⁴ jadi n(B)=4,n(A)=4 tapi cek ulang 4⁴=256✅ dan 4⁴=256≠81

Jawaban: n(A)=4, n(B)=4 TIDAK konsisten. Soal perlu diperiksa ulang atau: n(A)=2, n(B)=16 → 16²=256✅, 2¹⁶≠81. Kemungkinan: n(A)=4,n(B)=4 hanya memenuhi persamaan pertama.

Koreksi soal: Jika 256 dan 64 → n(A)=3, n(B)=4 (4³=64, 3⁴=81). n(A)=3, n(B)=4 memenuhi: B^A=4³=64 dan A^B=3⁴=81.

5. A = {1,2,3,4}, B = {a,b,c,d}. Berapa banyak fungsi injektif (bukan bijektif) dari A ke B?

Pembahasan

Karena n(A) = n(B) = 4, setiap fungsi injektif pasti surjektif juga (bijektif)

Banyak injektif = P(4,4) = 4! = 24

Semua fungsi injektif = fungsi bijektif

Jawaban: Tidak ada fungsi injektif yang bukan bijektif. Semua 24 fungsi injektif adalah bijektif.

✏️ Latihan Soal — Banyak Pemetaan

🟢 Mudah

  1. A = {a,b}, B = {1,2,3,4}. Berapa banyak fungsi dari A ke B?
  2. n(A) = 3, n(B) = 3. Berapa banyak pemetaan dari A ke B?
  3. A = {x,y,z}, B = {p,q}. Hitung banyak fungsi!
  4. n(A) = 4, n(B) = 1. Berapa banyak fungsi dari A ke B?
  5. A = {1,2,3,4,5}, B = {a,b}. Berapa banyak pemetaan?

🟡 Sedang

  1. Banyak fungsi dari A ke B = 64. Jika n(A) = 3, tentukan n(B)!
  2. Banyak fungsi dari A ke B = 125. Jika n(B) = 5, tentukan n(A)!
  3. A = {1,2,3,4}, B = {a,b,c,d}. Berapa banyak fungsi bijektif?
  4. Jika n(A) = n(B) = 4, berapa selisih banyak fungsi total dengan banyak fungsi bijektif?
  5. A = {huruf dalam kata “BOLA”}, B = {1,2,3}. Berapa banyak fungsi dari A ke B?

🔴 Sulit

  1. n(A) = n, n(B) = n. Banyak fungsi bijektif = 720. Tentukan n!
  2. A = {1,2,3}, B = {a,b}. Berapa banyak fungsi surjektif dari A ke B?
  3. Dari 6 siswa dipilih 3 orang untuk menjadi ketua, wakil, sekretaris. Berapa banyak cara? (Gunakan konsep fungsi injektif)
  4. n(B)n(A) = 625 dan n(A)n(B) = 256. Tentukan n(A) dan n(B)!
  5. A = {1,2,3,4}, B = {x,y,z}. Berapa banyak fungsi yang BUKAN surjektif?

📚 Materi Fungsi Matematika — Kelas VIII SMP

Semoga bermanfaat! Selamat belajar! 🎉

Korespondensi Satu-satu

Korespondensi Satu-satu

Korespondensi Satu-satu

Materi Lengkap · Contoh Soal · Latihan

📖 Pengertian Korespondensi Satu-satu

Misalkan A dan B adalah dua himpunan yang memiliki jumlah anggota sama, yaitu n(A) = n(B). Korespondensi satu-satu dari himpunan A ke himpunan B adalah suatu pemasangan (fungsi bijektif) sehingga:

  • Setiap anggota A dipasangkan dengan tepat satu anggota B
  • Setiap anggota B dipasangkan dengan tepat satu anggota A
  • Tidak ada anggota yang tersisa di kedua himpunan
Syarat: Korespondensi satu-satu hanya mungkin jika n(A) = n(B).

Diagram Panah — Korespondensi Satu-satu

Perhatikan A = {1, 2, 3} dan B = {a, b, c}. Berikut contoh korespondensi satu-satu:

A B 1 2 3 a b c

1→a, 2→b, 3→c (Korespondensi satu-satu ✓)

Contoh Bukan Korespondensi Satu-satu

A B 1 2 3 a b c

1→a, 2→a, 3→c — b tidak memiliki pasangan ✗

Notasi Himpunan Pasangan Berurutan

Korespondensi satu-satu dapat dinyatakan sebagai himpunan pasangan berurutan:

f = {(1, a), (2, b), (3, c)}

Tabel Korespondensi

x (Anggota A) 1 2 3
f(x) (Anggota B) a b c

✏️ Contoh Soal — Pengertian

Mudah

1. Diketahui A = {p, q} dan B = {1, 2}. Tentukan apakah f = {(p,1), (q,2)} merupakan korespondensi satu-satu!

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

• n(A) = 2, n(B) = 2 → jumlah anggota sama ✓

• p dipasangkan ke 1, q dipasangkan ke 2 → setiap anggota A punya tepat 1 pasangan di B ✓

• 1 dipasangkan dari p, 2 dipasangkan dari q → setiap anggota B punya tepat 1 pasangan di A ✓

Jawaban: Ya, f adalah korespondensi satu-satu.

2. A = {a} dan B = {x}. Berapa banyak korespondensi satu-satu yang mungkin?

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

n(A) = n(B) = 1. Hanya ada 1 cara memasangkan: a→x.

Banyak korespondensi satu-satu = 1! = 1

3. Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {4, 5}. Apakah mungkin membuat korespondensi satu-satu dari A ke B?

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

n(A) = 3 dan n(B) = 2. Karena n(A) ≠ n(B), maka tidak mungkin membuat korespondensi satu-satu.

4. Perhatikan diagram berikut:

a b 1 2

Apakah diagram di atas menunjukkan korespondensi satu-satu?

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

• a→2 dan b→1. Setiap anggota domain memiliki tepat satu bayangan, dan setiap anggota kodomain memiliki tepat satu kawan.

Jawaban: Ya, korespondensi satu-satu ✓

5. Nyatakan korespondensi satu-satu A = {x, y} ke B = {3, 4} dalam bentuk pasangan berurutan!

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Korespondensi satu-satu yang mungkin:

f₁ = {(x, 3), (y, 4)}

f₂ = {(x, 4), (y, 3)}

Ada 2! = 2 korespondensi satu-satu.

Sedang

1. Diketahui A = {1, 2, 3} dan B = {a, b, c}. Tuliskan semua korespondensi satu-satu yang mungkin dari A ke B!

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Banyak korespondensi = 3! = 6. Semua kemungkinan:

f₁ = {(1,a), (2,b), (3,c)}

f₂ = {(1,a), (2,c), (3,b)}

f₃ = {(1,b), (2,a), (3,c)}

f₄ = {(1,b), (2,c), (3,a)}

f₅ = {(1,c), (2,a), (3,b)}

f₆ = {(1,c), (2,b), (3,a)}

2. Dari fungsi f: A → B berikut, manakah yang merupakan korespondensi satu-satu?

(i) A = {1,2,3}, B = {4,5,6}, f = {(1,4),(2,5),(3,6)}

(ii) A = {1,2,3}, B = {4,5,6}, f = {(1,4),(2,4),(3,6)}

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

(i) Setiap anggota A memiliki tepat satu pasangan unik di B, dan sebaliknya → Korespondensi satu-satu ✓

(ii) 1 dan 2 sama-sama dipasangkan ke 4, sehingga 5 tidak memiliki kawan → Bukan korespondensi satu-satu ✗

3. Diketahui himpunan A = {merah, biru, hijau} dan B = {🔴, 🔵, 🟢}. Buatlah satu contoh korespondensi satu-satu dan tunjukkan dalam tabel!

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Warna (A) merah biru hijau
Simbol (B) 🔴 🔵 🟢

Setiap warna dipasangkan tepat satu simbol yang sesuai, dan sebaliknya → Korespondensi satu-satu ✓

4. Jika A = {1, 2, 3, 4} dan B = {a, b, c, d}, tentukan apakah f = {(1,b), (2,d), (3,a), (4,c)} korespondensi satu-satu. Gambarkan diagramnya!

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

n(A) = n(B) = 4 ✓. Pemasangan: 1→b, 2→d, 3→a, 4→c.

Setiap anggota A punya tepat satu pasangan di B, dan setiap anggota B punya tepat satu kawan di A.

1 2 3 4 a b c d

Jawaban: Ya, korespondensi satu-satu ✓

5. Diketahui A = {2, 4, 6} dan B = {1, 3, 5}. Relasi f: A→B didefinisikan f(x) = x − 1. Apakah f korespondensi satu-satu?

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

f(2) = 2−1 = 1 ✓ (1 ∈ B)

f(4) = 4−1 = 3 ✓ (3 ∈ B)

f(6) = 6−1 = 5 ✓ (5 ∈ B)

Setiap anggota A menghasilkan anggota B yang berbeda-beda → Korespondensi satu-satu ✓

Sulit

1. Diketahui A = {1, 2, 3, 4} dan B = {a, b, c, d}. Dari semua fungsi f: A→B, berapa banyak yang bukan korespondensi satu-satu?

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Total fungsi dari A ke B = 4⁴ = 256

Banyak korespondensi satu-satu = 4! = 24

Fungsi yang bukan korespondensi satu-satu = 256 − 24 = 232

2. Himpunan A = {x | x bilangan prima, x < 12} dan B = {y | y bilangan ganjil, 1 < y < 12}. Apakah korespondensi satu-satu mungkin antara A dan B? Jelaskan!

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

A = {2, 3, 5, 7, 11} → n(A) = 5

B = {3, 5, 7, 9, 11} → n(B) = 5

n(A) = n(B) = 5, sehingga korespondensi satu-satu mungkin.

Contoh: {(2,3), (3,5), (5,7), (7,9), (11,11)}

3. Buktikan bahwa f: ℤ → ℤ dengan f(x) = x + 5 adalah korespondensi satu-satu.

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Injektif (satu-satu): Misalkan f(a) = f(b), maka a + 5 = b + 5, sehingga a = b. ✓

Surjektif (onto): Untuk setiap y ∈ ℤ, ada x = y − 5 ∈ ℤ sehingga f(x) = (y−5) + 5 = y. ✓

Karena f injektif dan surjektif, maka f adalah bijektif (korespondensi satu-satu). ✓

4. Diketahui A = {1,2,3,4,5}. Berapa banyak korespondensi satu-satu dari A ke A sendiri (permutasi) yang memenuhi f(1) ≠ 1?

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

Total korespondensi satu-satu = 5! = 120

Korespondensi dengan f(1) = 1: kita permutasi sisa 4 anggota = 4! = 24

Korespondensi dengan f(1) ≠ 1 = 120 − 24 = 96

5. Tunjukkan bahwa f: ℝ → ℝ dengan f(x) = x² bukan korespondensi satu-satu, tetapi jika domain dibatasi menjadi f: [0,∞) → [0,∞), maka f adalah korespondensi satu-satu.

▶ Lihat Pembahasan

Pembahasan:

f: ℝ → ℝ, f(x) = x²:

Tidak injektif: f(2) = 4 = f(−2), tetapi 2 ≠ −2 → Bukan satu-satu ✗

Tidak surjektif: tidak ada x ∈ ℝ sehingga f(x) = −1 → Bukan onto ✗

f: [0,∞) → [0,∞), f(x) = x²:

Injektif: Jika f(a) = f(b), maka a² = b². Karena a,b ≥ 0, maka a = b ✓

Surjektif: Untuk setiap y ≥ 0, ada x = √y ≥ 0 sehingga f(x) = y ✓

Dengan domain terbatas, f adalah korespondensi satu-satu ✓

📝 Latihan Soal — Pengertian

Mudah

  1. Apakah A = {a,b} dan B = {1,2} dengan f = {(a,2),(b,1)} merupakan korespondensi satu-satu?
  2. Tentukan apakah korespondensi satu-satu mungkin antara A = {1,2} dan B = {3,4,5}!
  3. Nyatakan korespondensi satu-satu A = {m, n} ke B = {5, 6} dalam bentuk pasangan berurutan!
  4. Gambarkan diagram panah korespondensi satu-satu A = {x, y, z} ke B = {1, 2, 3}!
  5. Dari f = {(1,a),(2,b),(3,a)}, apakah f korespondensi satu-satu dari {1,2,3} ke {a,b,c}? Jelaskan!

Sedang

  1. Tuliskan semua korespondensi satu-satu dari {p, q, r} ke {7, 8, 9}!
  2. Diketahui f: {1,2,3,4} → {a,b,c,d} dengan f(1)=c, f(2)=a, f(3)=d, f(4)=b. Tunjukkan bahwa f korespondensi satu-satu!
  3. Jika A = {bilangan genap antara 1 dan 9} dan B = {10,20,30,40}, apakah korespondensi satu-satu mungkin?
  4. Buatlah tabel korespondensi satu-satu dari A = {Senin, Selasa, Rabu} ke B = {1, 2, 3}!
  5. Tentukan apakah f(x) = 2x dari A = {1,2,3} ke B = {2,4,6} korespondensi satu-satu!

Sulit

  1. Dari semua fungsi f: {1,2,3} → {a,b,c}, berapa banyak yang bukan korespondensi satu-satu?
  2. Tentukan semua korespondensi satu-satu f: {1,2,3,4} → {1,2,3,4} dengan f(1) = 2!
  3. Buktikan bahwa f: ℤ → ℤ, f(x) = 3x + 1 adalah korespondensi satu-satu pada domain dan kodomain tertentu!
  4. Jika A memiliki n anggota, berapa banyak fungsi dari A ke A yang bukan korespondensi satu-satu?
  5. Tunjukkan bahwa f: ℝ→ℝ, f(x) = |x| bukan korespondensi satu-satu. Batasi domain agar menjadi korespondensi satu-satu!
Materi Korespondensi Satu-satu — Matematika

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page