Hubungan Pangkat dan Akar

Hubungan Pangkat dan Akar

Matematika β€” Materi Lengkap dengan Contoh Soal dan Latihan

1. Pengertian Pangkat dan Akar

πŸ” Mengamati: Perhatikan hubungan berikut ini:
23 = 8  βŸΊ  3√8 = 2
52 = 25  βŸΊ  √25 = 5
Apa pola yang kamu temukan?

Bilangan berpangkat (eksponen) dan bentuk akar memiliki hubungan yang sangat erat. Keduanya merupakan operasi yang saling invers (kebalikan).

Definisi Dasar:

Jika an = b, maka n√b = a

Dengan kata lain:
β€’ an artinya a dikalikan sebanyak n kali
β€’ n√b artinya mencari bilangan yang jika dipangkatkan n menghasilkan b
❓ Menanya: Bagaimana jika pangkatnya berupa pecahan? Apakah ada hubungannya dengan bentuk akar?

Hubungan Pangkat Pecahan dan Akar

Pangkat pecahan merupakan cara lain untuk menuliskan bentuk akar. Hubungan ini sangat penting dan menjadi dasar dalam menyederhanakan ekspresi matematika.

Rumus Hubungan Pangkat dan Akar:

a1n = n√a

amn = n√(am) = (n√a)m

Keterangan:
β€’ a = bilangan pokok (basis), a > 0
β€’ m = pembilang pangkat
β€’ n = penyebut pangkat = indeks akar
πŸ’‘ Menalar: Dari rumus di atas, kita dapat menyimpulkan:
β€’ Penyebut dari pangkat pecahan menjadi indeks akar
β€’ Pembilang dari pangkat pecahan menjadi pangkat dari bilangan di dalam akar
Contoh: 823 = 3√(82) = 3√64 = 4

Tabel Hubungan Pangkat dan Akar

Bentuk Pangkat Bentuk Akar Nilai
412 √4 2
813 3√8 2
2723 3√(272) = (3√27)2 9
1634 4√(163) = (4√16)3 8
3225 5√(322) = (5√32)2 4
✍️ Mencoba: Ubahlah bentuk berikut ke bentuk akar:
1. 912 = …?
2. 6423 = …?
3. 8134 = …?
πŸ“’ Mengkomunikasikan: Jelaskan dengan kata-katamu sendiri mengapa a12 sama dengan √a. Petunjuk: coba kalikan a12 Γ— a12 menggunakan sifat pangkat.

Contoh Soal β€” Pengertian dan Hubungan Dasar

Tingkat Mudah

Contoh 1: Ubah 2512 ke bentuk akar dan tentukan nilainya.

Pembahasan:
2512 = √25 = 5
Karena penyebut pangkat = 2, maka indeks akar = 2 (akar kuadrat).
Contoh 2: Ubah 3√27 ke bentuk pangkat dan tentukan nilainya.

Pembahasan:
3√27 = 2713
= (33)13
= 333 = 31 = 3
Contoh 3: Tentukan nilai dari 1614.

Pembahasan:
1614 = 4√16
= 4√(24) = 2
Contoh 4: Nyatakan √49 dalam bentuk pangkat.

Pembahasan:
√49 = 4912 = (72)12 = 71 = 7
Contoh 5: Tentukan nilai dari 10012.

Pembahasan:
10012 = √100 = 10

Tingkat Sedang

Contoh 6: Tentukan nilai dari 823.

Pembahasan:
823 = (3√8)2
= (2)2 = 4
Cara alternatif: 823 = (23)23 = 22 = 4
Contoh 7: Sederhanakan 2743.

Pembahasan:
2743 = (33)43
= 3123 = 34 = 81
Contoh 8: Ubah 3√(54) ke bentuk pangkat pecahan.

Pembahasan:
3√(54) = 543
Indeks akar menjadi penyebut, pangkat di dalam akar menjadi pembilang.
Contoh 9: Tentukan nilai dari 1632.

Pembahasan:
1632 = (√16)3
= 43 = 64
Contoh 10: Sederhanakan 3235.

Pembahasan:
3235 = (25)35
= 23 = 8

Tingkat Sulit

Contoh 11: Sederhanakan (823 Γ— 2713) Γ· 6.

Pembahasan:
823 = (23)23 = 22 = 4
2713 = (33)13 = 3
Maka: (4 Γ— 3) Γ· 6 = 12 Γ· 6 = 2
Contoh 12: Tentukan nilai dari (827)23.

Pembahasan:
(827)23 = 8232723

= (23)23(33)23 = 2232 = 49
Contoh 13: Sederhanakan 432 Γ— 912 Γ· 813.

Pembahasan:
432 = (22)32 = 23 = 8
912 = √9 = 3
813 = 3√8 = 2
Maka: 8 Γ— 3 Γ· 2 = 24 Γ· 2 = 12
Contoh 14: Jika x = 213, tentukan nilai x6.

Pembahasan:
x6 = (213)6
= 263 = 22 = 4
Contoh 15: Sederhanakan 1634 Γ— 823452

Pembahasan:
1634 = (24)34 = 23 = 8
823 = (23)23 = 22 = 4
452 = (22)52 = 25 = 32
Maka: 8 Γ— 432 = 3232 = 1

Latihan Soal β€” Pengertian dan Hubungan Dasar

Tingkat Mudah

  1. Ubah 3612 ke bentuk akar dan tentukan nilainya.
  2. Tentukan nilai dari 3√64.
  3. Nyatakan √81 dalam bentuk pangkat pecahan.
  4. Tentukan nilai dari 12513.
  5. Ubah 4√81 ke bentuk pangkat dan tentukan nilainya.

Tingkat Sedang

  1. Tentukan nilai dari 6423.
  2. Sederhanakan 8134.
  3. Tentukan nilai dari 2532.
  4. Ubah 5√(210) ke bentuk pangkat dan tentukan nilainya.
  5. Sederhanakan (18)23.

Tingkat Sulit

  1. Sederhanakan 1654 Γ· 843.
  2. Tentukan nilai dari (2764)23.
  3. Jika a = 312, tentukan nilai a4 Γ— aβˆ’2.
  4. Sederhanakan 2723 Γ— 1614912.
  5. Tentukan nilai x jika x23 = 9.

2. Sifat-Sifat Operasi yang Menghubungkan Pangkat dan Akar

πŸ” Mengamati: Perhatikan kesamaan berikut:
√(4 Γ— 9) = √36 = 6  dan  √4 Γ— √9 = 2 Γ— 3 = 6
Apakah √(a Γ— b) selalu sama dengan √a Γ— √b?

Karena akar adalah pangkat pecahan, maka semua sifat pangkat berlaku juga untuk bentuk akar. Berikut sifat-sifat penting:

Sifat-Sifat Hubungan Pangkat dan Akar:

1. n√(a Γ— b) = n√a Γ— n√b

2. n√(ab) = n√an√b

3. m√(n√a) = mn√a = a1mn

4. (n√a)n = a

5. n√(an) = a  (untuk a β‰₯ 0)
❓ Menanya: Mengapa sifat-sifat tersebut berlaku? Bagaimana membuktikannya menggunakan pangkat pecahan?
πŸ’‘ Menalar: Mari kita buktikan sifat ke-1:
n√(a Γ— b) = (a Γ— b)1n = a1n Γ— b1n = n√a Γ— n√b βœ“

Sifat ke-3:
m√(n√a) = (n√a)1m = (a1n)1m = a1mn = mn√a βœ“
✍️ Mencoba: Gunakan sifat-sifat di atas untuk menyederhanakan:
1. √(12) Γ— √(3) = ?
2. 3√(8 Γ— 27) = ?
3. √(√81) = ?
πŸ“’ Mengkomunikasikan: Diskusikan: Apakah √(a + b) = √a + √b? Buktikan dengan contoh bilangan bahwa pernyataan tersebut SALAH. Mengapa sifat ini tidak berlaku?

Contoh Soal β€” Sifat-Sifat Operasi Pangkat dan Akar

Tingkat Mudah

Contoh 1: Sederhanakan √(50).

Pembahasan:
√50 = √(25 Γ— 2) = √25 Γ— √2 = 5√2
Contoh 2: Sederhanakan 3√(24).

Pembahasan:
3√24 = 3√(8 Γ— 3) = 3√8 Γ— 3√3 = 23√3
Contoh 3: Hitunglah √(18) Γ— √(2).

Pembahasan:
√18 Γ— √2 = √(18 Γ— 2) = √36 = 6
Contoh 4: Sederhanakan √72√2.

Pembahasan:
√72√2 = √(722) = √36 = 6
Contoh 5: Tentukan nilai √(√16).

Pembahasan:
√(√16) = 4√16 = 1614 = (24)14 = 2

Tingkat Sedang

Contoh 6: Sederhanakan √(75) + √(27) βˆ’ √(12).

Pembahasan:
√75 = √(25Γ—3) = 5√3
√27 = √(9Γ—3) = 3√3
√12 = √(4Γ—3) = 2√3
Maka: 5√3 + 3√3 βˆ’ 2√3 = 6√3
Contoh 7: Sederhanakan 3√(54) + 3√(16).

Pembahasan:
3√54 = 3√(27Γ—2) = 33√2
3√16 = 3√(8Γ—2) = 23√2
Maka: 33√2 + 23√2 = 53√2
Contoh 8: Nyatakan √8 Γ— √6√3 dalam bentuk sederhana.

Pembahasan:
√8 Γ— √6√3 = √(8Γ—6)√3 = √48√3 = √(483) = √16 = 4
Contoh 9: Sederhanakan (2√3)2 Γ— √(3).

Pembahasan:
(2√3)2 = 4 Γ— 3 = 12
12 Γ— √3 = 12√3
Contoh 10: Tentukan nilai 3√(3√729).

Pembahasan:
3√(3√729) = 9√729 = 72919
729 = 36
(36)19 = 369 = 323 = 3√9

Tingkat Sulit

Contoh 11: Sederhanakan √(48) + √(27)√(75).

Pembahasan:
√48 = 4√3,  βˆš27 = 3√3,  βˆš75 = 5√3
= 4√3 + 3√35√3 = 7√35√3 = 75
Contoh 12: Sederhanakan 212 Γ— 434 Γ— 816.

Pembahasan:
Ubah semua ke basis 2:
212 Γ— (22)34 Γ— (23)16
= 212 Γ— 232 Γ— 212
= 2(12 + 32 + 12) = 252 = √(25) = √32 = 4√2
Contoh 13: Jika a13 + aβˆ’13 = 3, tentukan nilai a23 + aβˆ’23.

Pembahasan:
Misalkan p = a13 + aβˆ’13 = 3
Kuadratkan: p2 = a23 + 2(a13)(aβˆ’13) + aβˆ’23
9 = a23 + 2(1) + aβˆ’23
a23 + aβˆ’23 = 9 βˆ’ 2 = 7
Contoh 14: Sederhanakan (3√4)2 Γ— (3√2)6√8.

Pembahasan:
(3√4)2 = (413)2 = 423 = (22)23 = 243
3√2 = 213
6√8 = 816 = (23)16 = 212

= 243 Γ— 213212 = 253212 = 2(53 βˆ’ 12) = 276 = 6√(27) = 6√128
Contoh 15: Buktikan bahwa √2 Γ— 3√2 Γ— 6√2 = 2.

Pembahasan:
√2 Γ— 3√2 Γ— 6√2 = 212 Γ— 213 Γ— 216
= 2(12 + 13 + 16)
= 2(3+2+16) = 266 = 21 = 2   βœ“ (Terbukti)

Latihan Soal β€” Sifat-Sifat Operasi Pangkat dan Akar

Tingkat Mudah

  1. Sederhanakan √(72).
  2. Hitunglah √(5) Γ— √(20).
  3. Sederhanakan 3√(40).
  4. Tentukan nilai √200√2.
  5. Sederhanakan √(√256).

Tingkat Sedang

  1. Sederhanakan √(98) + √(32) βˆ’ √(8).
  2. Hitunglah 3√(128) βˆ’ 3√(16).
  3. Sederhanakan (3√2)2 Γ— √(8).
  4. Tentukan nilai √(45) + √(20)√(5).
  5. Sederhanakan 312 Γ— 934 Γ— 2716.

Tingkat Sulit

  1. Sederhanakan (3√9)2 Γ— 6√3√3.
  2. Jika a12 βˆ’ aβˆ’12 = 4, tentukan nilai a + aβˆ’1.
  3. Buktikan bahwa 4√2 Γ— 4√8 = 2.
  4. Sederhanakan 823 Γ— 27βˆ’13612 Γ— 2βˆ’12.
  5. Tentukan nilai x jika 3√(x+1) = (x+1)16 Γ— (x+1)16.

3. Merasionalkan Penyebut dengan Pangkat Pecahan

πŸ” Mengamati: Perhatikan:
1√2 = 1212 = 2βˆ’12

Bagaimana cara mengubah bentuk tersebut agar penyebutnya rasional?

Merasionalkan penyebut berarti menghilangkan bentuk akar di penyebut. Dengan memahami hubungan pangkat dan akar, kita bisa menggunakan pangkat pecahan untuk mempermudah proses ini.

Teknik Merasionalkan Penyebut:

Tipe 1: a√b = a√b Γ— √b√b = a√bb

Tipe 2: a√b + √c = a(√b βˆ’ √c)b βˆ’ c

Tipe 3: an√b = a Γ— bnβˆ’1nb
❓ Menanya: Mengapa pada Tipe 2 kita mengalikan dengan (√b βˆ’ √c)? Apa hubungannya dengan selisih kuadrat?
πŸ’‘ Menalar: Pada Tipe 2, kita menggunakan identitas:
(√b + √c)(√b βˆ’ √c) = (√b)2 βˆ’ (√c)2 = b βˆ’ c
Ini menghilangkan akar di penyebut karena menghasilkan bilangan rasional.

Dalam notasi pangkat:
(b12 + c12)(b12 βˆ’ c12) = b βˆ’ c
✍️ Mencoba: Rasionalkan penyebut:
1. 3√5 = ?
2. 2√3 βˆ’ 1 = ?
πŸ“’ Mengkomunikasikan: Jelaskan kepada temanmu langkah-langkah merasionalkan 13√4 menggunakan konsep pangkat pecahan.

Contoh Soal β€” Merasionalkan Penyebut

Tingkat Mudah

Contoh 1: Rasionalkan 6√3.

Pembahasan:
6√3 Γ— √3√3 = 6√33 = 2√3
Contoh 2: Rasionalkan 4√2.

Pembahasan:
4√2 Γ— √2√2 = 4√22 = 2√2
Contoh 3: Rasionalkan 10√5.

Pembahasan:
10√5 Γ— √5√5 = 10√55 = 2√5
Contoh 4: Rasionalkan 12√7.

Pembahasan:
12√7 Γ— √7√7 = √72Γ—7 = √714
Contoh 5: Rasionalkan 3√6.

Pembahasan:
3√6 Γ— √6√6 = 3√66 = √62

Tingkat Sedang

Contoh 6: Rasionalkan 2√5 βˆ’ √3.

Pembahasan:
Kalikan dengan sekawan (√5 + √3):
2(√5 + √3)(√5 βˆ’ √3)(√5 + √3) = 2(√5 + √3)5 βˆ’ 3 = 2(√5 + √3)2 = √5 + √3
Contoh 7: Rasionalkan 3√7 + 2.

Pembahasan:
3(√7 βˆ’ 2)(√7 + 2)(√7 βˆ’ 2) = 3(√7 βˆ’ 2)7 βˆ’ 4 = 3(√7 βˆ’ 2)3 = √7 βˆ’ 2
Contoh 8: Rasionalkan 13√2.

Pembahasan:
1213 Γ— 223223 = 2232 = 3√42
Contoh 9: Rasionalkan √6 + √2√6 βˆ’ √2.

Pembahasan:
= (√6 + √2)(√6 + √2)(√6 βˆ’ √2)(√6 + √2)
= (√6 + √2)26 βˆ’ 2
= 6 + 2√12 + 24 = 8 + 4√34 = 2 + √3
Contoh 10: Rasionalkan 53 βˆ’ √2.

Pembahasan:
= 5(3 + √2)(3 βˆ’ √2)(3 + √2) = 5(3 + √2)9 βˆ’ 2 = 5(3 + √2)7 = 15 + 5√27

Tingkat Sulit

Contoh 11: Rasionalkan 13√3 βˆ’ 1.

Pembahasan:
Misalkan a = 3√3, kita gunakan identitas a3 βˆ’ 1 = (aβˆ’1)(a2 + a + 1):
Kalikan dengan (3√9 + 3√3 + 1)(3√9 + 3√3 + 1)

= 3√9 + 3√3 + 1(3√3)3 βˆ’ 13 = 3√9 + 3√3 + 13 βˆ’ 1 = 3√9 + 3√3 + 12
Contoh 12: Rasionalkan √2 + √3√2 βˆ’ √3 + √5.

Pembahasan:
Kelompokkan: penyebut = (√2 + √5) βˆ’ √3
Kalikan dengan (√2 + √5) + √3:
Penyebut: (√2 + √5)2 βˆ’ 3 = 2 + 2√10 + 5 βˆ’ 3 = 4 + 2√10
Pembilang: (√2 + √3)((√2 + √5) + √3) = (√2 + √3)(√2 + √5 + √3)
= 2 + √10 + √6 + √6 + √15 + 3 = 5 + √10 + 2√6 + √15
= 5 + √10 + 2√6 + √154 + 2√10
Kalikan lagi dengan 4 βˆ’ 2√104 βˆ’ 2√10 (penyebut: 16 βˆ’ 40 = βˆ’24)
= (5 + √10 + 2√6 + √15)(4 βˆ’ 2√10)βˆ’24
Contoh 13: Sederhanakan 1√2 + √3 + √5.

Pembahasan:
Kelompokkan: penyebut = (√2 + √3) + √5
Kalikan dengan (√2 + √3) βˆ’ √5:
Penyebut: (√2 + √3)2 βˆ’ 5 = 2 + 2√6 + 3 βˆ’ 5 = 2√6
Pembilang: (√2 + √3 βˆ’ √5)
= √2 + √3 βˆ’ √52√6
Rasionalkan lagi: Γ— √6√6 = √12 + √18 βˆ’ √3012 = 2√3 + 3√2 βˆ’ √3012
Contoh 14: Rasionalkan 23√4 + 3√2.

Pembahasan:
Misalkan a = 3√2, maka 3√4 = a2
Penyebut = a2 + a = a(a + 1) = 3√2(3√2 + 1)
Kalikan dengan 3√43√4: penyebut = 3√4 Γ— (3√4 + 3√2) masih irasional.

Cara lain: faktorkan 3√2:
= 23√2(3√2 + 1) = 2 Γ— 3√42(3√2 + 1) = 3√43√2 + 1
Kalikan dengan 3√4 βˆ’ 3√2 + 13√4 βˆ’ 3√2 + 1 (menggunakan a3+1 = (a+1)(a2βˆ’a+1)):
= 3√4(3√4 βˆ’ 3√2 + 1)(3√2)3 + 1 = 3√4(3√4 βˆ’ 3√2 + 1)3
Contoh 15: Sederhanakan √5 βˆ’ √3√5 + √3 + √5 + √3√5 βˆ’ √3.

Pembahasan:
Pecahan pertama: (√5 βˆ’ √3)2(√5 + √3)(√5 βˆ’ √3) = 5 βˆ’ 2√15 + 32 = 8 βˆ’ 2√152 = 4 βˆ’ √15

Pecahan kedua: (√5 + √3)2(√5 βˆ’ √3)(√5 + √3) = 5 + 2√15 + 32 = 8 + 2√152 = 4 + √15

Jumlah: (4 βˆ’ √15) + (4 + √15) = 8

Latihan Soal β€” Merasionalkan Penyebut

Tingkat Mudah

  1. Rasionalkan 8√2.
  2. Rasionalkan 5√10.
  3. Rasionalkan 12√3.
  4. Rasionalkan 23√5.
  5. Rasionalkan √3√7.

Tingkat Sedang

  1. Rasionalkan 4√3 + 1.
  2. Rasionalkan 6√7 βˆ’ √5.
  3. Rasionalkan 13√5.
  4. Rasionalkan √3 βˆ’ 1√3 + 1.
  5. Rasionalkan 32√2 + √3.

Tingkat Sulit

  1. Rasionalkan 13√2 + 1.
  2. Sederhanakan √7 βˆ’ √2√7 + √2 βˆ’ √7 + √2√7 βˆ’ √2.
  3. Rasionalkan 1√2 + √3 + √5.
  4. Rasionalkan 23√9 βˆ’ 3√3.
  5. Sederhanakan 11 + √2 + 1√2 + √3 + 1√3 + 2.

4. Menyelesaikan Persamaan dengan Pangkat Pecahan dan Akar

πŸ” Mengamati: Perhatikan persamaan:
x12 = 3  β†’  Bagaimana mencari x?
Jika kedua ruas dipangkatkan 2: (x12)2 = 32 β†’ x = 9 βœ“

Untuk menyelesaikan persamaan yang mengandung pangkat pecahan atau bentuk akar, kita menggunakan prinsip: pangkatkan kedua ruas dengan kebalikan dari pangkat yang ada.

Strategi Penyelesaian:

Jika xmn = k, maka:
x = knm

Langkah-langkah:
1. Isolasi bentuk pangkat/akar di satu ruas
2. Pangkatkan kedua ruas dengan kebalikan pangkat
3. Periksa solusi (substitusi kembali)
❓ Menanya: Mengapa kita perlu memeriksa solusi? Apakah ada kemungkinan solusi asing (extraneous solution)?
πŸ’‘ Menalar: Ya! Ketika kita memangkatkan kedua ruas, bisa muncul solusi asing. Contoh:
√x = βˆ’3 β†’ tidak ada solusi (√x selalu β‰₯ 0)
Tapi jika kita kuadratkan: x = 9 (ini solusi asing karena √9 = 3 β‰  βˆ’3)
✍️ Mencoba: Selesaikan persamaan:
1. x13 = 4
2. √(2x + 1) = 5
3. x23 = 9
πŸ“’ Mengkomunikasikan: Jelaskan mengapa langkah pemeriksaan solusi sangat penting ketika menyelesaikan persamaan akar. Berikan contoh di mana tanpa pemeriksaan kita mendapat jawaban yang salah.

Contoh Soal β€” Persamaan Pangkat Pecahan dan Akar

Tingkat Mudah

Contoh 1: Selesaikan x12 = 5.

Pembahasan:
Pangkatkan kedua ruas dengan 2:
x = 52 = 25
Periksa: 2512 = √25 = 5 βœ“
Contoh 2: Selesaikan √x = 7.

Pembahasan:
(√x)2 = 72
x = 49
Periksa: √49 = 7 βœ“
Contoh 3: Selesaikan x13 = 2.

Pembahasan:
Pangkatkan kedua ruas dengan 3:
x = 23 = 8
Periksa: 813 = 3√8 = 2 βœ“
Contoh 4: Selesaikan 3√x = 4.

Pembahasan:
x = 43 = 64
Periksa: 3√64 = 4 βœ“
Contoh 5: Selesaikan √(x + 3) = 4.

Pembahasan:
Kuadratkan: x + 3 = 16
x = 13
Periksa: √(13 + 3) = √16 = 4 βœ“

Tingkat Sedang

Contoh 6: Selesaikan x23 = 4.

Pembahasan:
Pangkatkan kedua ruas dengan 32:
x = 432 = (√4)3 = 23 = 8
Periksa: 823 = (3√8)2 = 22 = 4 βœ“
Contoh 7: Selesaikan √(2x βˆ’ 1) = x βˆ’ 2.

Pembahasan:
Kuadratkan: 2x βˆ’ 1 = (x βˆ’ 2)2 = x2 βˆ’ 4x + 4
0 = x2 βˆ’ 6x + 5 = (x βˆ’ 1)(x βˆ’ 5)
x = 1 atau x = 5

Periksa x = 1: √(2βˆ’1) = √1 = 1, sedangkan xβˆ’2 = βˆ’1. Karena 1 β‰  βˆ’1, x = 1 bukan solusi.
Periksa x = 5: √(10βˆ’1) = √9 = 3, sedangkan xβˆ’2 = 3. βœ“
Jadi x = 5.
Contoh 8: Selesaikan x34 = 8.

Pembahasan:
Pangkatkan dengan 43:
x = 843 = (3√8)4 = 24 = 16
Periksa: 1634 = (4√16)3 = 23 = 8 βœ“
Contoh 9: Selesaikan √(x + 5) + 1 = x.

Pembahasan:
√(x + 5) = x βˆ’ 1
Kuadratkan: x + 5 = x2 βˆ’ 2x + 1
0 = x2 βˆ’ 3x βˆ’ 4 = (x βˆ’ 4)(x + 1)
x = 4 atau x = βˆ’1

Periksa x = 4: √9 + 1 = 3 + 1 = 4 βœ“
Periksa x = βˆ’1: √4 + 1 = 2 + 1 = 3 β‰  βˆ’1 βœ—
Jadi x = 4.
Contoh 10: Selesaikan (2x + 3)13 = 3.

Pembahasan:
Pangkatkan dengan 3: 2x + 3 = 27
2x = 24
x = 12
Periksa: (24 + 3)13 = 2713 = 3 βœ“

Tingkat Sulit

Contoh 11: Selesaikan √(x + 7) βˆ’ √(x βˆ’ 5) = 2.

Pembahasan:
√(x + 7) = 2 + √(x βˆ’ 5)
Kuadratkan: x + 7 = 4 + 4√(xβˆ’5) + x βˆ’ 5
8 = 4√(x βˆ’ 5)
2 = √(x βˆ’ 5)
Kuadratkan: 4 = x βˆ’ 5 β†’ x = 9
Periksa: √16 βˆ’ √4 = 4 βˆ’ 2 = 2 βœ“
Contoh 12: Selesaikan x23 βˆ’ 5x13 + 6 = 0.

Pembahasan:
Substitusi: y = x13
y2 βˆ’ 5y + 6 = 0 β†’ (y βˆ’ 2)(y βˆ’ 3) = 0
y = 2 β†’ x13 = 2 β†’ x = 8
y = 3 β†’ x13 = 3 β†’ x = 27
Periksa x = 8: 4 βˆ’ 10 + 6 = 0 βœ“
Periksa x = 27: 9 βˆ’ 15 + 6 = 0 βœ“
Contoh 13: Selesaikan √(3x + 1) + √(x βˆ’ 1) = 4.

Pembahasan:
√(3x+1) = 4 βˆ’ √(xβˆ’1)
Kuadratkan: 3x + 1 = 16 βˆ’ 8√(xβˆ’1) + x βˆ’ 1
2x βˆ’ 14 = βˆ’8√(xβˆ’1)
x βˆ’ 7 = βˆ’4√(xβˆ’1)
Kuadratkan: x2 βˆ’ 14x + 49 = 16(x βˆ’ 1)
x2 βˆ’ 30x + 65 = 0
x = 30 Β± √(900 βˆ’ 260)2 = 30 Β± √6402 = 15 Β± 4√10

Periksa x = 15 βˆ’ 4√10 β‰ˆ 2.35: √(8.05) + √(1.35) β‰ˆ 2.84 + 1.16 = 4 βœ“
Periksa x = 15 + 4√10 β‰ˆ 27.65: √(83.95) + √(26.65) β‰ˆ 9.16 + 5.16 β‰  4 βœ—
Jadi x = 15 βˆ’ 4√10.
Contoh 14: Selesaikan x43 βˆ’ 10x23 + 9 = 0.

Pembahasan:
Substitusi: y = x23
y2 βˆ’ 10y + 9 = 0 β†’ (y βˆ’ 1)(y βˆ’ 9) = 0
y = 1: x23 = 1 β†’ x = 132 = 1
y = 9: x23 = 9 β†’ x = 932 = 27
Periksa x = 1: 1 βˆ’ 10 + 9 = 0 βœ“
Periksa x = 27: 81 βˆ’ 90 + 9 = 0 βœ“
Contoh 15: Selesaikan √(x + 3) + √(2x + 1) = √(8x + 1).

Pembahasan:
Kuadratkan kedua ruas:
(x+3) + 2√((x+3)(2x+1)) + (2x+1) = 8x + 1
3x + 4 + 2√(2x2+7x+3) = 8x + 1
2√(2x2+7x+3) = 5x βˆ’ 3
Kuadratkan: 4(2x2+7x+3) = 25x2 βˆ’ 30x + 9
8x2 + 28x + 12 = 25x2 βˆ’ 30x + 9
17x2 βˆ’ 58x βˆ’ 3 = 0
x = 58 ± √(3364 + 204)34 = 58 ± √356834 = 58 ± 4√22334

x = 29 + 2√22317 β‰ˆ 3.46 (setelah pemeriksaan)
Syarat: 5x βˆ’ 3 β‰₯ 0 β†’ x β‰₯ 0.6, dan x β‰₯ βˆ’0.5
Hanya x = 29 + 2√22317 yang memenuhi.

Latihan Soal β€” Persamaan Pangkat Pecahan dan Akar

Tingkat Mudah

  1. Selesaikan x12 = 6.
  2. Selesaikan 3√x = 5.
  3. Selesaikan √(x βˆ’ 2) = 3.
  4. Selesaikan x14 = 3.
  5. Selesaikan √(3x + 1) = 4.

Tingkat Sedang

  1. Selesaikan x23 = 16.
  2. Selesaikan √(x + 1) = x βˆ’ 1.
  3. Selesaikan (3x βˆ’ 2)23 = 4.
  4. Selesaikan √(2x + 3) + 2 = x.
  5. Selesaikan x32 = 27.

Tingkat Sulit

  1. Selesaikan √(x + 5) βˆ’ √(x βˆ’ 3) = 2.
  2. Selesaikan x23 + 2x13 βˆ’ 8 = 0.
  3. Selesaikan √(2x+1) + √(x+4) = 5.
  4. Selesaikan x βˆ’ 4√x βˆ’ 5 = 0.
  5. Selesaikan x43 βˆ’ 5x23 + 4 = 0.

Ringkasan

Poin-Poin Kunci Hubungan Pangkat dan Akar:

1. a1n = n√a

2. amn = n√(am) = (n√a)m

3. Semua sifat pangkat berlaku untuk pangkat pecahan (akar)

4. Penyebut pangkat pecahan = indeks akar

5. Pembilang pangkat pecahan = pangkat bilangan di dalam akar

6. Selalu periksa solusi persamaan akar untuk menghindari solusi asing

Β© Materi Matematika β€” Hubungan Pangkat dan Akar

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page