Bilangan Rasional dan Irasional

Bilangan Rasional dan Irasional

Materi Matematika β€” Disajikan Lengkap dengan Contoh Soal dan Latihan

A. Bilangan Rasional

πŸ“ Mengamati

Pengertian Bilangan Rasional

Bilangan rasional adalah bilangan yang dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan ab dengan a dan b adalah bilangan bulat dan b β‰  0.

Himpunan bilangan rasional dilambangkan dengan β„š (dari kata Quotient).

Ciri-ciri bilangan rasional:

  • Dapat ditulis sebagai pecahan ab, dengan b β‰  0
  • Jika dinyatakan dalam bentuk desimal, hasilnya berakhir (desimal terbatas) atau berulang (desimal berulang)
  • Semua bilangan bulat adalah bilangan rasional (karena dapat ditulis dengan penyebut 1)
Bilangan Bentuk Pecahan Bentuk Desimal Keterangan
3 31 3,0 Desimal terbatas
βˆ’5 βˆ’51 βˆ’5,0 Desimal terbatas
0,75 34 0,75 Desimal terbatas
0,333… 13 0,3Μ„ Desimal berulang
1,2727… 1411 1,2Μ„7Μ„ Desimal berulang
❓ Menanya

Pertanyaan Pemantik

  • Apakah semua bilangan bulat termasuk bilangan rasional? Mengapa?
  • Bagaimana cara membuktikan bahwa suatu desimal berulang adalah bilangan rasional?
  • Apakah bilangan 0 termasuk bilangan rasional?
🧠 Menalar

Mengubah Desimal Berulang Menjadi Pecahan

Desimal berulang dapat diubah menjadi pecahan dengan teknik aljabar:

Contoh: Ubah 0,333… menjadi pecahan

Misalkan x = 0,333…

Maka 10x = 3,333…

10x βˆ’ x = 3,333… βˆ’ 0,333…

9x = 3

x = 39 = 13

Contoh: Ubah 0,2727… menjadi pecahan

Misalkan x = 0,2727…

Maka 100x = 27,2727…

100x βˆ’ x = 27,2727… βˆ’ 0,2727…

99x = 27

x = 2799 = 311

πŸ”¬ Mencoba

Operasi pada Bilangan Rasional

Bilangan rasional tertutup terhadap operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian (kecuali pembagian dengan nol).

Operasi Rumus Contoh
Penjumlahan ab + cd = ad + bcbd 12 + 13 = 56
Pengurangan ab βˆ’ cd = ad βˆ’ bcbd 34 βˆ’ 12 = 14
Perkalian ab Γ— cd = acbd 23 Γ— 35 = 615 = 25
Pembagian ab Γ· cd = adbc 23 Γ· 45 = 1012 = 56
πŸ“’ Mengkomunikasikan

Sifat-Sifat Bilangan Rasional

  • Sifat Kerapatan (Dense Property): Di antara dua bilangan rasional selalu terdapat bilangan rasional lainnya. Artinya, tidak ada dua bilangan rasional yang bersebelahan pada garis bilangan.
  • Tertutup terhadap penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian (kecuali pembagian dengan 0).
  • Setiap bilangan rasional memiliki invers penjumlahan: Invers penjumlahan dari ab adalah βˆ’ab
  • Setiap bilangan rasional (β‰  0) memiliki invers perkalian: Invers perkalian dari ab adalah ba

πŸ“ Contoh Soal β€” Bilangan Rasional

● Soal Mudah (1–5)

1. Nyatakan bilangan 5 dalam bentuk pecahan!

Pembahasan:

Setiap bilangan bulat dapat dinyatakan sebagai pecahan dengan penyebut 1.

5 = 51

Karena dapat ditulis dalam bentuk ab dengan b β‰  0, maka 5 adalah bilangan rasional. βœ“

2. Apakah 0,5 termasuk bilangan rasional? Jelaskan!

Pembahasan:

0,5 = 510 = 12

Karena 0,5 dapat dinyatakan sebagai pecahan 12, maka 0,5 adalah bilangan rasional. βœ“

3. Hitunglah 14 + 24

Pembahasan:

Penyebutnya sama, jadi langsung jumlahkan pembilangnya:

14 + 24 = 1 + 24 = 34 βœ“

4. Ubahlah 0,25 menjadi pecahan biasa!

Pembahasan:

0,25 = 25100 = 14 (disederhanakan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan 25) βœ“

5. Tentukan hasil dari 23 Γ— 67

Pembahasan:

23 Γ— 67 = 2 Γ— 63 Γ— 7 = 1221 = 47 βœ“

● Soal Sedang (6–10)

6. Ubah desimal berulang 0,666… menjadi pecahan biasa!

Pembahasan:

Misal x = 0,666…

10x = 6,666…

10x βˆ’ x = 6,666… βˆ’ 0,666…

9x = 6

x = 69 = 23 βœ“

7. Ubah desimal berulang 0,1818… menjadi pecahan biasa!

Pembahasan:

Misal x = 0,1818…

100x = 18,1818…

100x βˆ’ x = 18

99x = 18

x = 1899 = 211 βœ“

8. Hitunglah 35 + 27

Pembahasan:

KPK dari 5 dan 7 = 35

35 + 27 = 3Γ—7 + 2Γ—535 = 21 + 1035 = 3135 βœ“

9. Tentukan tiga bilangan rasional antara 14 dan 12

Pembahasan:

Samakan penyebut: 14 = 416 dan 12 = 816

Bilangan rasional di antaranya: 516, 616 = 38, 716 βœ“

10. Hitunglah 56 Γ· 23

Pembahasan:

56 Γ· 23 = 56 Γ— 32 = 1512 = 54 = 114 βœ“

● Soal Sulit (11–15)

11. Ubah desimal berulang 0,5Μ„3Μ„ (0,535353…) menjadi pecahan biasa!

Pembahasan:

Misal x = 0,535353…

100x = 53,535353…

100x βˆ’ x = 53

99x = 53

x = 5399 βœ“

12. Ubah 2,1Μ„6Μ„ (2,161616…) menjadi pecahan biasa!

Pembahasan:

Misal x = 2,161616…

100x = 216,161616…

100x βˆ’ x = 216,1616… βˆ’ 2,1616… = 214

99x = 214

x = 21499 βœ“

13. Ubah 0,41Μ„6Μ„ (0,41666…) menjadi pecahan biasa!

Pembahasan:

Perhatikan: 0,41666… = 0,41 + 0,00666…

Misal x = 0,41666…

100x = 41,666…

1000x = 416,666…

1000x βˆ’ 100x = 416,666… βˆ’ 41,666… = 375

900x = 375

x = 375900 = 512 βœ“

14. Buktikan bahwa jumlah dua bilangan rasional selalu rasional!

Pembahasan:

Misalkan dua bilangan rasional: ab dan cd dengan a, b, c, d ∈ β„€ dan b, d β‰  0

ab + cd = ad + bcbd

Karena ad + bc ∈ β„€ dan bd ∈ β„€ dengan bd β‰  0, maka hasilnya berbentuk bilangan bulatbilangan bulat β‰  0

Jadi jumlah dua bilangan rasional selalu rasional. βœ“ (Terbukti)

15. Tentukan semua bilangan rasional pq dengan p + q = 10 dan p, q bilangan bulat positif!

Pembahasan:

Karena p + q = 10 dan p, q > 0, maka kemungkinan pasangan (p, q):

(1,9), (2,8), (3,7), (4,6), (5,5), (6,4), (7,3), (8,2), (9,1)

Bilangan rasional yang terbentuk:

19, 28 = 14, 37, 46 = 23, 55 = 1, 64 = 32, 73, 82 = 4, 91 = 9

Nilai berbeda: 19, 14, 37, 23, 1, 32, 73, 4, 9 βœ“

✏️ Latihan Soal β€” Bilangan Rasional

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan!

● Mudah

1. Nyatakan βˆ’7 dalam bentuk pecahan dan buktikan bahwa βˆ’7 adalah bilangan rasional!

2. Ubahlah 0,8 menjadi pecahan biasa!

3. Hitunglah 25 + 15

4. Apakah 0 termasuk bilangan rasional? Jelaskan!

5. Hitunglah 34 Γ— 25

● Sedang

6. Ubah desimal berulang 0,444… menjadi pecahan biasa!

7. Hitunglah 58 βˆ’ 16

8. Tentukan dua bilangan rasional antara 13 dan 12

9. Ubah 0,7272… menjadi pecahan biasa!

10. Hitunglah 79 Γ· 1427

● Sulit

11. Ubah 1,2Μ„3Μ„ (1,232323…) menjadi pecahan biasa!

12. Ubah 0,58Μ„3Μ„ (0,58333…) menjadi pecahan biasa!

13. Buktikan bahwa hasil kali dua bilangan rasional selalu rasional!

14. Jika x = 0,9999… (berulang), buktikan bahwa x = 1!

15. Tentukan semua bilangan rasional positif ab dimana a Γ— b = 12 dan a, b bilangan bulat positif!

B. Bilangan Irasional

πŸ“ Mengamati

Pengertian Bilangan Irasional

Bilangan irasional adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan ab dengan a, b ∈ β„€ dan b β‰  0.

Jika dinyatakan dalam bentuk desimal, bilangan irasional memiliki angka desimal yang tidak berakhir dan tidak berulang (tidak memiliki pola berulang).

Contoh bilangan irasional yang terkenal:

Bilangan Nilai Pendekatan Keterangan
√2 1,41421356… Akar dari bilangan yang bukan kuadrat sempurna
√3 1,73205080… Akar dari bilangan yang bukan kuadrat sempurna
√5 2,23606797… Akar dari bilangan yang bukan kuadrat sempurna
Ο€ (pi) 3,14159265… Perbandingan keliling dengan diameter lingkaran
e (Euler) 2,71828182… Basis logaritma natural
Ο† (phi) 1,61803398… Rasio emas = 1 + √52
❓ Menanya

Pertanyaan Pemantik

  • Mengapa √2 tidak bisa dinyatakan sebagai pecahan?
  • Bagaimana cara membedakan bilangan rasional dan irasional dari bentuk desimalnya?
  • Apakah √4 termasuk bilangan irasional? Mengapa?
  • Apakah hasil operasi bilangan irasional selalu irasional?
🧠 Menalar

Pembuktian √2 adalah Bilangan Irasional

Kita buktikan dengan kontradiksi (bukti tidak langsung):

Pembuktian:

Andaikan √2 adalah bilangan rasional, maka √2 = ab dengan a, b ∈ β„€, b β‰  0, dan FPB(a, b) = 1 (pecahan paling sederhana).

√2 = ab

2 = aΒ²bΒ² β†’ aΒ² = 2bΒ²

Ini berarti aΒ² genap, sehingga a juga genap. Misalkan a = 2k.

(2k)Β² = 2bΒ² β†’ 4kΒ² = 2bΒ² β†’ bΒ² = 2kΒ²

Ini berarti bΒ² genap, sehingga b juga genap.

Kontradiksi! Jika a dan b keduanya genap, maka FPB(a, b) β‰₯ 2, bertentangan dengan asumsi bahwa pecahan sudah paling sederhana.

Kesimpulan: √2 bukan bilangan rasional, jadi √2 adalah bilangan irasional. ∎

🧠 Menalar

Cara Mengidentifikasi Bilangan Irasional

Bilangan √n adalah irasional jika dan hanya jika n bukan bilangan kuadrat sempurna.

Bilangan Rasional / Irasional Alasan
√1 = 1 Rasional 1 adalah kuadrat sempurna (1² = 1)
√2 Irasional 2 bukan kuadrat sempurna
√3 Irasional 3 bukan kuadrat sempurna
√4 = 2 Rasional 4 adalah kuadrat sempurna (2² = 4)
√9 = 3 Rasional 9 adalah kuadrat sempurna (3² = 9)
√10 Irasional 10 bukan kuadrat sempurna
√16 = 4 Rasional 16 adalah kuadrat sempurna (4² = 16)
πŸ”¬ Mencoba

Operasi pada Bilangan Irasional

Perhatikan aturan berikut:

  • √a Γ— √b = √(ab), untuk a, b β‰₯ 0
  • √a Γ· √b = √(ab), untuk a β‰₯ 0 dan b > 0
  • k√a + m√a = (k + m)√a
  • (√a)Β² = a
  • √a + √b β‰  √(a + b) ⚠️ Kesalahan umum!

Merasionalkan Penyebut:

1√a = 1√a Γ— √a√a = √aa

1√a + √b = √a βˆ’ √ba βˆ’ b (kalikan dengan sekawan)

πŸ“’ Mengkomunikasikan

Perbandingan Bilangan Rasional dan Irasional

Aspek Bilangan Rasional Bilangan Irasional
Definisi Dapat ditulis ab, b β‰  0 Tidak dapat ditulis sebagai pecahan
Desimal Berakhir atau berulang Tidak berakhir, tidak berulang
Contoh 12, 0,75, 0,333… √2, Ο€, e
Himpunan β„š ℝ \ β„š (atau β„šc)
Kepadatan Rapat pada garis bilangan Rapat pada garis bilangan

Catatan Penting: Gabungan bilangan rasional dan bilangan irasional membentuk himpunan bilangan real (ℝ).

ℝ = β„š βˆͺ β„šc

πŸ“ Contoh Soal β€” Bilangan Irasional

● Soal Mudah (1–5)

1. Tentukan apakah √9 rasional atau irasional!

Pembahasan:

√9 = 3 (karena 3² = 9)

3 = 31, sehingga √9 adalah bilangan rasional. βœ“

2. Tentukan apakah √7 rasional atau irasional!

Pembahasan:

7 bukan bilangan kuadrat sempurna (2Β² = 4 dan 3Β² = 9, tidak ada bilangan bulat yang dikuadratkan = 7).

Jadi √7 adalah bilangan irasional. βœ“

3. Sederhanakan √50!

Pembahasan:

√50 = √(25 Γ— 2) = √25 Γ— √2 = 5√2 βœ“

4. Hitunglah 3√2 + 5√2!

Pembahasan:

3√2 + 5√2 = (3 + 5)√2 = 8√2 βœ“

5. Hitunglah √3 Γ— √12!

Pembahasan:

√3 Γ— √12 = √(3 Γ— 12) = √36 = 6 βœ“

● Soal Sedang (6–10)

6. Rasionalkan penyebut dari 6√3

Pembahasan:

6√3 = 6√3 Γ— √3√3 = 6√33 = 2√3 βœ“

7. Sederhanakan √72 + √18!

Pembahasan:

√72 = √(36 Γ— 2) = 6√2

√18 = √(9 Γ— 2) = 3√2

√72 + √18 = 6√2 + 3√2 = 9√2 βœ“

8. Hitunglah (2 + √3)(2 βˆ’ √3)!

Pembahasan:

Menggunakan rumus selisih kuadrat: (a + b)(a βˆ’ b) = aΒ² βˆ’ bΒ²

(2 + √3)(2 βˆ’ √3) = 2Β² βˆ’ (√3)Β² = 4 βˆ’ 3 = 1 βœ“

9. Tentukan nilai dari √(48) βˆ’ √(27) + √(75)!

Pembahasan:

√48 = √(16 Γ— 3) = 4√3

√27 = √(9 Γ— 3) = 3√3

√75 = √(25 Γ— 3) = 5√3

= 4√3 βˆ’ 3√3 + 5√3 = (4 βˆ’ 3 + 5)√3 = 6√3 βœ“

10. Rasionalkan penyebut dari 4√5 βˆ’ 1

Pembahasan:

Kalikan dengan sekawan (√5 + 1):

4√5 βˆ’ 1 Γ— √5 + 1√5 + 1 = 4(√5 + 1)(√5)Β² βˆ’ 1Β² = 4√5 + 45 βˆ’ 1 = 4√5 + 44 = √5 + 1 βœ“

● Soal Sulit (11–15)

11. Rasionalkan penyebut dari 3√7 + √3

Pembahasan:

Kalikan dengan sekawan (√7 βˆ’ √3):

3√7 + √3 Γ— √7 βˆ’ √3√7 βˆ’ √3 = 3(√7 βˆ’ √3)7 βˆ’ 3 = 3(√7 βˆ’ √3)4 = 3√7 βˆ’ 3√34 βœ“

12. Jika x = 1√5 βˆ’ 2, tentukan nilai xΒ² + 4x!

Pembahasan:

Rasionalkan: x = 1√5 βˆ’ 2 Γ— √5 + 2√5 + 2 = √5 + 25 βˆ’ 4 = √5 + 2

x = √5 + 2

x βˆ’ 2 = √5

(x βˆ’ 2)Β² = 5

xΒ² βˆ’ 4x + 4 = 5

xΒ² βˆ’ 4x = 1

Hmm, soal meminta xΒ² + 4x. Hitung langsung:

x² = (√5 + 2)² = 5 + 4√5 + 4 = 9 + 4√5

4x = 4(√5 + 2) = 4√5 + 8

xΒ² + 4x = 9 + 4√5 + 4√5 + 8 = 17 + 8√5 βœ“

13. Sederhanakan √(5 + 2√6)1 (bentuk √(5 + 2√6))!

Pembahasan:

Kita cari bentuk √(5 + 2√6) = √a + √b

Kuadratkan: 5 + 2√6 = a + b + 2√(ab)

Maka: a + b = 5 dan ab = 6

Dari persamaan tersebut: a = 3, b = 2 (atau sebaliknya)

Jadi √(5 + 2√6) = √3 + √2 βœ“

Verifikasi: (√3 + √2)Β² = 3 + 2√6 + 2 = 5 + 2√6 βœ“

14. Buktikan bahwa √2 + √3 adalah bilangan irasional!

Pembahasan:

Andaikan √2 + √3 = r (rasional).

Maka √3 = r βˆ’ √2

Kuadratkan kedua ruas: 3 = rΒ² βˆ’ 2r√2 + 2

3 = rΒ² + 2 βˆ’ 2r√2

2r√2 = rΒ² + 2 βˆ’ 3 = rΒ² βˆ’ 1

√2 = rΒ² βˆ’ 12r

Ruas kanan adalah bilangan rasional (karena r rasional), sehingga √2 harus rasional.

Kontradiksi! Kita tahu √2 irasional.

Jadi √2 + √3 adalah bilangan irasional. ∎

15. Sederhanakan 11 + √2 + 1√2 + √3 + 1√3 + √4

Pembahasan:

Rasionalkan masing-masing:

11 + √2 = √2 βˆ’ 1(√2)Β² βˆ’ 1Β² = √2 βˆ’ 11 = √2 βˆ’ 1

1√2 + √3 = √3 βˆ’ √23 βˆ’ 2 = √3 βˆ’ √2

1√3 + √4 = √4 βˆ’ √34 βˆ’ 3 = 2 βˆ’ √3

Jumlahkan: (√2 βˆ’ 1) + (√3 βˆ’ √2) + (2 βˆ’ √3)

= √2 βˆ’ 1 + √3 βˆ’ √2 + 2 βˆ’ √3

= (√2 βˆ’ √2) + (√3 βˆ’ √3) + (βˆ’1 + 2)

= 0 + 0 + 1 = 1 βœ“

(Ini adalah pola teleskopik β€” suku-suku saling menghapus)

✏️ Latihan Soal β€” Bilangan Irasional

Kerjakan soal-soal berikut tanpa melihat pembahasan!

● Mudah

1. Tentukan apakah √25 rasional atau irasional!

2. Tentukan apakah √11 rasional atau irasional!

3. Sederhanakan √32!

4. Hitunglah 7√5 βˆ’ 3√5!

5. Hitunglah √2 Γ— √8!

● Sedang

6. Rasionalkan penyebut dari 10√5

7. Sederhanakan √98 βˆ’ √32 + √8!

8. Hitunglah (3 + √2)(3 βˆ’ √2)!

9. Rasionalkan penyebut dari 5√3 + 1

10. Sederhanakan √(12) + √(27) βˆ’ √(48)!

● Sulit

11. Rasionalkan penyebut dari 2√11 βˆ’ √7

12. Sederhanakan √(7 + 4√3)!

13. Jika x = 1√3 βˆ’ 1, tentukan nilai xΒ² βˆ’ 2x!

14. Hitunglah 1√2 + √3 + 1√3 + √4 + 1√4 + √5

15. Buktikan bahwa √3 adalah bilangan irasional menggunakan bukti kontradiksi!

Materi Bilangan Rasional dan Irasional β€” Disusun untuk membantu pemahaman siswa

By admin

One thought on “Bentuk Akar – Bilangan Rasional dan Irasional”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page