Deret Geometri Tak Berhingga

Matematika SMA/MA/SMK/MAK

Deret Geometri Tak Berhingga

πŸ“˜ Materi

1. Pengertian Deret Geometri Tak Berhingga

Deret geometri tak berhingga adalah penjumlahan suku-suku dari barisan geometri yang banyak sukunya tak terhingga (menuju tak hingga).

Bentuk umum:

S∞ = a + ar + ar2 + ar3 + ar4 + …

Keterangan:

  • a = suku pertama
  • r = rasio (perbandingan antar suku berurutan)
  • S∞ = jumlah deret tak berhingga

2. Syarat Konvergensi

Deret geometri tak berhingga konvergen (memiliki jumlah tertentu) jika dan hanya jika:

|r| < 1   atau   βˆ’1 < r < 1

Jika |r| β‰₯ 1, maka deret divergen (tidak memiliki jumlah tertentu / menuju tak hingga).

Nilai r Sifat Deret Contoh
|r| < 1 Konvergen r = Β½, r = βˆ’β…“
|r| = 1 Divergen r = 1, r = βˆ’1
|r| > 1 Divergen r = 2, r = βˆ’3

3. Rumus Jumlah Deret Geometri Tak Berhingga

Untuk deret konvergen (|r| < 1), rumus jumlahnya:

S∞ = a1 βˆ’ r

Penurunan rumus:

Dari rumus jumlah n suku pertama deret geometri:

Sn = a(1 βˆ’ rn)1 βˆ’ r

Jika |r| < 1, maka ketika n β†’ ∞, nilai rn β†’ 0, sehingga:

S∞ = lim (nβ†’βˆž) a(1 βˆ’ rn)1 βˆ’ r = a(1 βˆ’ 0)1 βˆ’ r = a1 βˆ’ r

4. Aplikasi: Mengubah Desimal Berulang Menjadi Pecahan

Bilangan desimal berulang dapat dinyatakan sebagai deret geometri tak berhingga.

Contoh: 0,333… = 0,3 + 0,03 + 0,003 + …

Ini adalah deret geometri dengan a = 0,3 dan r = 0,1

S∞ = 0,31 βˆ’ 0,1 = 0,30,9 = 13

5. Kegiatan Pembelajaran

πŸ” Mengamati

Amati pola berikut:

Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 16 m. Setiap kali memantul, bola mencapai ΒΎ dari ketinggian sebelumnya.

Tinggi pantulan: 16, 12, 9, 6,75, …

Total jarak yang ditempuh bola (naik-turun) membentuk deret geometri tak berhingga.

❓ Menanya

  • Kapan deret geometri tak berhingga memiliki jumlah tertentu?
  • Bagaimana cara menentukan jumlah deret geometri tak berhingga?
  • Mengapa syarat |r| < 1 diperlukan agar deret konvergen?
  • Bagaimana hubungan deret geometri tak berhingga dengan desimal berulang?

πŸ’‘ Menalar

Perhatikan deret: 1 + Β½ + ΒΌ + β…› + …

Jumlah parsial:

n Sn Selisih dengan 2
1 1 1
2 1,5 0,5
3 1,75 0,25
4 1,875 0,125
5 1,9375 0,0625
10 1,999… β‰ˆ 0,001

Semakin banyak suku yang dijumlahkan, hasilnya semakin mendekati 2. Dengan rumus: S∞ = 1/(1βˆ’Β½) = 2 βœ“

πŸ§ͺ Mencoba

Cobalah tentukan jumlah deret berikut:

  1. 8 + 4 + 2 + 1 + … (a = 8, r = Β½)
  2. 27 βˆ’ 9 + 3 βˆ’ 1 + … (a = 27, r = βˆ’β…“)
  3. Ubah 0,666… menjadi pecahan biasa

πŸ“’ Mengkomunikasikan

Tuliskan penjelasanmu untuk pertanyaan berikut:

  1. Jelaskan mengapa deret 1 + 2 + 4 + 8 + … tidak memiliki jumlah!
  2. Jelaskan langkah-langkah mengubah 0,272727… menjadi pecahan biasa menggunakan konsep deret geometri tak berhingga!
  3. Berikan contoh penerapan deret geometri tak berhingga dalam kehidupan sehari-hari!

πŸ“ Contoh Soal dan Pembahasan

Mudah

Contoh 1:

Tentukan jumlah deret geometri tak berhingga: 4 + 2 + 1 + Β½ + …

Pembahasan

Diketahui: a = 4, r = 2/4 = Β½

Karena |r| = Β½ < 1, deret konvergen.

S∞ = a/(1βˆ’r) = 4/(1βˆ’Β½) = 4/(Β½) = 8

Contoh 2:

Tentukan jumlah deret: 9 + 3 + 1 + β…“ + …

Pembahasan

Diketahui: a = 9, r = 3/9 = β…“

Karena |r| = β…“ < 1, deret konvergen.

S∞ = 9/(1βˆ’β…“) = 9/(β…”) = 9 Γ— 3/2 = 27/2 = 13,5

Contoh 3:

Tentukan jumlah deret: 10 + 5 + 2,5 + 1,25 + …

Pembahasan

Diketahui: a = 10, r = 5/10 = Β½

S∞ = 10/(1βˆ’Β½) = 10/(Β½) = 20

Contoh 4:

Nyatakan 0,444… sebagai pecahan biasa!

Pembahasan

0,444… = 0,4 + 0,04 + 0,004 + …

a = 0,4 ; r = 0,1

S∞ = 0,4/(1βˆ’0,1) = 0,4/0,9 = 4/9

Jadi 0,444… = 4/9

Contoh 5:

Tentukan jumlah deret: 6 + 2 + β…” + 2/9 + …

Pembahasan

Diketahui: a = 6, r = 2/6 = β…“

S∞ = 6/(1βˆ’β…“) = 6/(β…”) = 6 Γ— 3/2 = 9

Sedang

Contoh 6:

Tentukan jumlah deret: 12 βˆ’ 6 + 3 βˆ’ 3/2 + …

Pembahasan

a = 12, r = βˆ’6/12 = βˆ’Β½

|r| = Β½ < 1 β†’ konvergen

S∞ = 12/(1βˆ’(βˆ’Β½)) = 12/(3/2) = 12 Γ— 2/3 = 8

Contoh 7:

Jumlah deret geometri tak berhingga adalah 20. Jika suku pertama 15, tentukan rasio!

Pembahasan

S∞ = a/(1βˆ’r)

20 = 15/(1βˆ’r)

20(1βˆ’r) = 15

1βˆ’r = 15/20 = ΒΎ

r = 1 βˆ’ ΒΎ = ΒΌ

Contoh 8:

Nyatakan 0,272727… sebagai pecahan biasa!

Pembahasan

0,272727… = 0,27 + 0,0027 + 0,000027 + …

a = 0,27 ; r = 0,01

S∞ = 0,27/(1βˆ’0,01) = 0,27/0,99 = 27/99 = 3/11

Contoh 9:

Jumlah deret geometri tak berhingga adalah 8. Jika rasio = Β½, tentukan suku pertama!

Pembahasan

S∞ = a/(1βˆ’r)

8 = a/(1βˆ’Β½)

8 = a/(Β½)

a = 8 Γ— Β½ = 4

Contoh 10:

Tentukan jumlah deret: 1 βˆ’ β…” + 4/9 βˆ’ 8/27 + …

Pembahasan

a = 1, r = βˆ’β…”

|r| = β…” < 1 β†’ konvergen

S∞ = 1/(1βˆ’(βˆ’β…”)) = 1/(1+β…”) = 1/(5/3) = 3/5

Sulit

Contoh 11:

Diketahui deret geometri tak berhingga dengan suku pertama (2x+1) dan rasio (xβˆ’1). Jika deret konvergen dan jumlahnya 3, tentukan nilai x!

Pembahasan

Syarat konvergen: |xβˆ’1| < 1 β†’ 0 < x < 2

S∞ = a/(1βˆ’r)

3 = (2x+1)/(1βˆ’(xβˆ’1)) = (2x+1)/(2βˆ’x)

3(2βˆ’x) = 2x+1

6βˆ’3x = 2x+1

5 = 5x β†’ x = 1

Cek: 0 < 1 < 2 βœ“ (memenuhi syarat konvergen)

a = 2(1)+1 = 3, r = 1βˆ’1 = 0. S∞ = 3/(1βˆ’0) = 3 βœ“

Contoh 12:

Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 18 m dan setiap memantul mencapai β…” tinggi sebelumnya. Tentukan total jarak yang ditempuh bola hingga berhenti!

Pembahasan

Jarak jatuh pertama = 18 m

Setelah itu bola naik dan turun: 12, 12, 8, 8, …

Total jarak = 18 + 2(12 + 8 + 16/3 + …)

Deret naik: a = 12, r = β…”

S∞ = 12/(1βˆ’β…”) = 12/(β…“) = 36

Total jarak = 18 + 2(36) = 18 + 72 = 90 m

Contoh 13:

Nyatakan 2,1Μ„8Μ„ (2,181818…) sebagai pecahan biasa!

Pembahasan

2,181818… = 2 + 0,18 + 0,0018 + 0,000018 + …

Bagian desimal: a = 0,18, r = 0,01

S∞ = 0,18/(1βˆ’0,01) = 0,18/0,99 = 18/99 = 2/11

Jadi 2,181818… = 2 + 2/11 = 22/11 + 2/11 = 24/11

Contoh 14:

Jumlah deret geometri tak berhingga 2 kali suku pertamanya. Tentukan rasio deret tersebut!

Pembahasan

S∞ = 2a

a/(1βˆ’r) = 2a

1/(1βˆ’r) = 2

1 = 2(1βˆ’r)

1 = 2βˆ’2r

2r = 1 β†’ r = Β½

Contoh 15:

Tentukan jumlah deret: βˆ‘ (n=0 sampai ∞) dari 3Β·(βˆ’ΒΌ)n

Pembahasan

Jabarkan: 3Β·(βˆ’ΒΌ)0 + 3Β·(βˆ’ΒΌ)1 + 3Β·(βˆ’ΒΌ)2 + …

= 3 + 3Β·(βˆ’ΒΌ) + 3Β·(1/16) + …

a = 3, r = βˆ’ΒΌ

|r| = ΒΌ < 1 β†’ konvergen

S∞ = 3/(1βˆ’(βˆ’ΒΌ)) = 3/(5/4) = 3 Γ— 4/5 = 12/5 = 2,4

✏️ Latihan Soal

Mudah

  1. Tentukan jumlah deret: 8 + 4 + 2 + 1 + …
  2. Tentukan jumlah deret: 12 + 4 + 4/3 + 4/9 + …
  3. Tentukan jumlah deret: 5 + 1 + 1/5 + 1/25 + …
  4. Nyatakan 0,555… sebagai pecahan biasa!
  5. Tentukan jumlah deret: 20 + 10 + 5 + 5/2 + …

Sedang

  1. Tentukan jumlah deret: 18 βˆ’ 12 + 8 βˆ’ 16/3 + …
  2. Jumlah deret geometri tak berhingga adalah 12. Jika suku pertama = 9, tentukan rasio!
  3. Nyatakan 0,363636… sebagai pecahan biasa!
  4. Jumlah deret geometri tak berhingga = 15, rasio = β…“. Tentukan suku pertama!
  5. Tentukan jumlah deret: 2 + 1 + Β½ + ΒΌ + … dikurangi deret 3 + 1 + β…“ + 1/9 + …

Sulit

  1. Diketahui deret geometri tak berhingga dengan a = (3xβˆ’2) dan r = (x+1)/3. Jika deret konvergen dan jumlahnya 6, tentukan nilai x!
  2. Sebuah bola dijatuhkan dari ketinggian 24 m. Setiap memantul mencapai ΒΎ tinggi sebelumnya. Tentukan total jarak yang ditempuh bola!
  3. Jumlah deret geometri tak berhingga adalah 3 kali suku pertama. Jika suku kedua = 4, tentukan suku pertama dan rasio!
  4. Nyatakan 3,142857142857… (3,1Μ„4Μ„2Μ„8Μ„5Μ„7Μ„) sebagai pecahan biasa!
  5. Tentukan semua nilai x agar deret (x+3) + (x+3)2 + (x+3)3 + … konvergen, lalu tentukan jumlahnya dalam x!

Materi Matematika – Epres.web.id & Ngelumath.com

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page