Limit Fungsi yang Mengarah pada Konsep Turunan

Limit Fungsi yang Mengarah pada Konsep Turunan

Materi Matematika

1. Pendahuluan: Limit dan Laju Perubahan

👁️ Kegiatan Mengamati

Perhatikan sebuah mobil yang bergerak. Speedometer menunjukkan kecepatan sesaat. Bagaimana kita menghitung kecepatan di satu titik waktu tertentu padahal kecepatan memerlukan selisih jarak dan selisih waktu?

Bayangkan fungsi posisi sebuah benda terhadap waktu: s = f(t).

Kecepatan rata-rata dari waktu t sampai t + h adalah:

vrata-rata = f(t + h) − f(t)h

Jika selang waktu h diperkecil terus mendekati nol, kita mendapatkan kecepatan sesaat:

vsesaat = limh → 0 f(t + h) − f(t)h

Inilah ide dasar bagaimana limit fungsi mengarah pada konsep turunan. Limit dari laju perubahan rata-rata ketika interval mendekati nol menghasilkan laju perubahan sesaat, yang disebut turunan.

❓ Kegiatan Menanya

Pertanyaan penting:

  1. Mengapa kita perlu limit, bukan langsung mensubstitusi h = 0?
  2. Apa yang terjadi jika kita substitusi h = 0 langsung ke rumus di atas?

Jawaban: Substitusi langsung h = 0 menghasilkan bentuk tak tentu 0/0. Oleh karena itu, kita perlu teknik limit untuk menyelesaikannya — biasanya dengan memfaktorkan atau menyederhanakan terlebih dahulu, baru kemudian mengevaluasi limitnya.

📊 Ilustrasi Numerik

Misalkan f(x) = x² dan kita ingin mencari laju perubahan di x = 2.

h f(2+h) f(2+h)−f(2) f(2+h)−f(2)h
1 9 5 5
0.5 6.25 2.25 4.5
0.1 4.41 0.41 4.1
0.01 4.0401 0.0401 4.01
0.001 4.004001 0.004001 4.001

Terlihat bahwa semakin kecil h, nilainya semakin mendekati 4. Jadi, laju perubahan sesaat f(x) = x² di x = 2 adalah 4.

📈 Grafik: Dari Garis Sekan ke Garis Singgung

x y f(x)=x² (2, 4) (3, 9) Garis Sekan Garis Singgung 0 2 3

Saat titik kedua mendekati titik pertama, garis sekan berubah menjadi garis singgung.

2. Limit Bentuk [f(x+h) − f(x)] / h

🧠 Kegiatan Menalar

Kita telah melihat secara numerik bahwa limit tersebut menuju nilai tertentu. Sekarang, mari kita buktikan secara aljabar.

Untuk f(x) = x², hitung:

Langkah 1: Hitung f(x + h)

f(x + h) = (x + h)² = x² + 2xh + h²

Langkah 2: Hitung selisih f(x + h) − f(x)

= x² + 2xh + h² − x² = 2xh + h²

Langkah 3: Bagi dengan h

f(x+h) − f(x)h = 2xh + h²h = 2x + h

Langkah 4: Ambil limit h → 0

limh → 0 (2x + h) = 2x

Jadi, turunan dari f(x) = x² adalah f ′(x) = 2x. Pada x = 2, nilainya adalah f ′(2) = 4, sesuai dengan tabel numerik kita!

Bentuk Umum Limit Turunan

Ada dua bentuk limit yang menghasilkan turunan:

Bentuk 1 (menggunakan h):

f ′(x) = limh → 0 f(x + h) − f(x)h

Bentuk 2 (menggunakan variabel a):

f ′(a) = limxa f(x) − f(a)x − a

Kedua bentuk ini ekuivalen. Bentuk 1 melihat perubahan dari titik x sejauh h. Bentuk 2 melihat perubahan dari titik a ke titik x yang mendekati a.

3. Definisi Turunan sebagai Limit

🔬 Kegiatan Mencoba

Coba hitung sendiri turunan dari fungsi-fungsi berikut menggunakan definisi limit!

Definisi Formal

Definisi: Turunan fungsi f di titik x, dinotasikan f ′(x), didefinisikan sebagai:

f ′(x) = limh → 0 f(x + h) − f(x)h

asalkan limit tersebut ada (bernilai hingga).

Notasi-notasi Turunan

Turunan memiliki beberapa notasi yang setara:

Notasi Dibaca Keterangan
f ′(x) “f aksen x” Notasi Lagrange
dydx “dy per dx” Notasi Leibniz
dfdx “df per dx” Notasi Leibniz
Df(x) “D f x” Notasi operator

Contoh: Menghitung Turunan dengan Definisi

Contoh A: f(x) = 3x + 5

f ′(x) = limh → 0 [3(x+h)+5] − [3x+5]h = limh → 0 3hh = limh → 0 3 = 3

Contoh B: f(x) = x³

f(x+h) = (x+h)³ = x³ + 3x²h + 3xh² + h³

f(x+h) − f(x) = 3x²h + 3xh² + h³

f(x+h)−f(x)h = 3x² + 3xh + h²

f ′(x) = limh → 0 (3x² + 3xh + h²) = 3x²

Contoh C: f(x) = √x (menggunakan Bentuk 2)

f ′(a) = limxa √x − √ax − a

Kalikan dengan sekawan:

= limxa (√x − √a)(√x + √a)(x − a)(√x + √a) = limxa x − a(x − a)(√x + √a)

= limxa 1√x + √a = 12√a

4. Menghitung Turunan dengan Definisi Limit

Berikut langkah sistematis menghitung turunan menggunakan definisi limit:

Langkah 1: Tuliskan f(x + h) dengan mengganti setiap x dalam rumus fungsi dengan (x + h).

Langkah 2: Hitung f(x + h) − f(x) dan sederhanakan.

Langkah 3: Bagi hasilnya dengan h dan sederhanakan (faktor h harus habis dibagi).

Langkah 4: Ambil limit h → 0.

Ringkasan Hasil Turunan dengan Definisi Limit

f(x) f ′(x) Keterangan
c (konstanta) 0 Fungsi konstan tidak berubah
ax + b a Fungsi linear: laju perubahan konstan
2x Fungsi kuadrat
3x² Fungsi kubik
xⁿ nxⁿ⁻¹ Pola umum (aturan pangkat)
1/x −1/x² Fungsi rasional sederhana
√x 1/(2√x) Fungsi akar

5. Interpretasi Geometris: Garis Singgung

📢 Kegiatan Mengkomunikasikan

Diskusikan dengan teman: Apa hubungan antara turunan di suatu titik dengan kemiringan garis singgung di titik tersebut?

Turunan f ′(a) memberikan gradien (kemiringan) garis singgung kurva y = f(x) di titik (a, f(a)).

Persamaan garis singgung di titik (a, f(a)):

y − f(a) = f ′(a) · (x − a)

📈 Grafik Interpretasi Geometris

x y y = f(x) (a, f(a)) gradien = f ′(a) Garis sekan (kuning putus-putus) → mendekati garis singgung (merah) saat h → 0

Contoh: Tentukan persamaan garis singgung kurva y = x² di titik x = 3.

f(3) = 9, sehingga titik singgung: (3, 9)

f ′(x) = 2xf ′(3) = 6

y − 9 = 6(x − 3)y = 6x − 9

6. Contoh Soal & Pembahasan

MUDAH Contoh Soal 1–5

Soal 1. Dengan definisi limit, tentukan turunan dari f(x) = 5x + 2.

Pembahasan:

f(x+h) = 5(x+h) + 2 = 5x + 5h + 2

f(x+h) − f(x) = (5x + 5h + 2) − (5x + 2) = 5h

f(x+h)−f(x)h = 5hh = 5

f ′(x) = limh → 0 5 = 5

Soal 2. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 7 menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) = 7, f(x) = 7

f(x+h) − f(x) = 7 − 7 = 0

f ′(x) = limh → 0 0h = 0

Soal 3. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 4x² menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) = 4(x+h)² = 4x² + 8xh + 4h²

f(x+h) − f(x) = 8xh + 4h²

8xh + 4h²h = 8x + 4h

f ′(x) = limh → 0 (8x + 4h) = 8x

Soal 4. Tentukan f ′(2) dari f(x) = x² + 3x menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(2+h) = (2+h)² + 3(2+h) = 4 + 4h + h² + 6 + 3h = 10 + 7h + h²

f(2) = 4 + 6 = 10

f(2+h) − f(2) = 7h + h²

7h + h²h = 7 + h

f ′(2) = limh → 0 (7 + h) = 7

Soal 5. Tentukan f ′(x) dari f(x) = −2x + 9.

Pembahasan:

f(x+h) − f(x) = [−2(x+h)+9] − [−2x+9] = −2h

f ′(x) = limh → 0 −2hh = −2

SEDANG Contoh Soal 6–10

Soal 6. Tentukan f ′(x) dari f(x) = x² − 4x + 1 menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) = (x+h)² − 4(x+h) + 1 = x² + 2xh + h² − 4x − 4h + 1

f(x+h) − f(x) = 2xh + h² − 4h = h(2x + h − 4)

h(2x+h−4)h = 2x + h − 4

f ′(x) = limh → 0 (2x + h − 4) = 2x − 4

Soal 7. Tentukan f ′(x) dari f(x) = x³ + 2x.

Pembahasan:

f(x+h) = (x+h)³ + 2(x+h) = x³ + 3x²h + 3xh² + h³ + 2x + 2h

f(x+h) − f(x) = 3x²h + 3xh² + h³ + 2h = h(3x² + 3xh + h² + 2)

f ′(x) = limh → 0 (3x² + 3xh + h² + 2) = 3x² + 2

Soal 8. Dengan definisi limit (Bentuk 2), tentukan f ′(4) jika f(x) = √x.

Pembahasan:

f ′(4) = limx → 4 √x − √4x − 4 = limx → 4 √x − 2x − 4

Kalikan sekawan:

= limx → 4 (√x−2)(√x+2)(x−4)(√x+2) = limx → 4 x−4(x−4)(√x+2)

= limx → 4 1√x + 2 = 12 + 2 = 14

Soal 9. Tentukan persamaan garis singgung kurva y = x² + 1 di titik x = 2.

Pembahasan:

f(2) = 4 + 1 = 5, titik singgung: (2, 5)

Hitung f ′(x) dengan definisi:

f(x+h) − f(x) = (x+h)² + 1 − x² − 1 = 2xh + h²

f ′(x) = limh → 0 (2x + h) = 2x

f ′(2) = 4 (gradien garis singgung)

y − 5 = 4(x − 2)y = 4x − 3

Soal 10. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 2x² + 3x − 1 menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) = 2(x+h)² + 3(x+h) − 1 = 2x² + 4xh + 2h² + 3x + 3h − 1

f(x+h) − f(x) = 4xh + 2h² + 3h = h(4x + 2h + 3)

f ′(x) = limh → 0 (4x + 2h + 3) = 4x + 3

SULIT Contoh Soal 11–15

Soal 11. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 1/x menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) − f(x)h = 1x+h1xh

Samakan penyebut pembilang:

= x − (x+h)h · x(x+h) = −hh · x(x+h) = −1x(x+h)

f ′(x) = limh → 0 −1x(x+h) = −1x · x = −1/x²

Soal 12. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 1/(2x + 1) menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) − f(x) = 12(x+h)+112x+1

= (2x+1) − (2x+2h+1)(2x+2h+1)(2x+1) = −2h(2x+2h+1)(2x+1)

Bagi dengan h: −2(2x+2h+1)(2x+1)

f ′(x) = limh → 0 −2(2x+2h+1)(2x+1) = −2(2x+1)²

Soal 13. Tentukan f ′(x) dari f(x) = √(2x + 3) menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) − f(x) = √(2x+2h+3) − √(2x+3)

Kalikan sekawan:

= (2x+2h+3) − (2x+3)√(2x+2h+3) + √(2x+3) = 2h√(2x+2h+3) + √(2x+3)

Bagi h: 2√(2x+2h+3) + √(2x+3)

f ′(x) = limh → 0 = 22√(2x+3) = 1√(2x+3)

Soal 14. Tentukan persamaan garis singgung kurva y = x³ − 2x di titik x = 1 menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(1) = 1 − 2 = −1, titik singgung: (1, −1)

f(1+h) = (1+h)³ − 2(1+h) = 1 + 3h + 3h² + h³ − 2 − 2h = −1 + h + 3h² + h³

f(1+h) − f(1) = h + 3h² + h³ = h(1 + 3h + h²)

f ′(1) = limh → 0 (1 + 3h + h²) = 1

y − (−1) = 1(x − 1)y = x − 2

Soal 15. Tentukan f ′(x) dari f(x) = x² + 1/x menggunakan definisi limit.

Pembahasan:

f(x+h) = (x+h)² + 1/(x+h)

f(x+h) − f(x) = [(x+h)² − x²] + [1/(x+h) − 1/x]

Bagian 1: (x+h)² − x² = 2xh + h²

Bagian 2: 1/(x+h) − 1/x = −h/[x(x+h)]

Total: 2xh + h² − h/[x(x+h)]

Bagi h: 2x + h − 1/[x(x+h)]

f ′(x) = limh → 0 = 2x − 1/x² = 2x − 1/x²

7. Latihan Soal

Kerjakan soal-soal berikut menggunakan definisi limit turunan. Tidak disediakan pembahasan — kerjakan secara mandiri!

MUDAH Latihan 1–5

1. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 6x − 3.

2. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 10.

3. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 3x².

4. Tentukan f ′(1) dari f(x) = x² + 5.

5. Tentukan f ′(x) dari f(x) = −x + 4.

SEDANG Latihan 6–10

6. Tentukan f ′(x) dari f(x) = x² + 6x − 2.

7. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 2x³.

8. Tentukan f ′(9) dari f(x) = √x menggunakan Bentuk 2.

9. Tentukan persamaan garis singgung kurva y = x² − 3x di titik x = 4.

10. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 5x² − x + 3.

SULIT Latihan 11–15

11. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 1/(3x).

12. Tentukan f ′(x) dari f(x) = 1/(x + 2).

13. Tentukan f ′(x) dari f(x) = √(4x − 1).

14. Tentukan persamaan garis singgung kurva y = x³ + x di titik x = −1.

15. Tentukan f ′(x) dari f(x) = x² − 2/x.

📘 Limit Fungsi yang Mengarah pada Konsep Turunan

Materi Matematika Kelas XI · Selamat Belajar!

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page