xr:d:DAFWxN2iCNg:231,j:5497352457,t:23052603

1. Google Earth Engine (GEE)

Link: https://earthengine.google.com/

Fungsi:

  • Platform pemrosesan geospasial dalam skala besar
  • Analisis citra satelit dan data geospasial secara real-time
  • Pemantauan perubahan lingkungan dan iklim
  • Pengolahan big data geospasial menggunakan AI

Panduan Penggunaan:

  1. Kunjungi situs dan daftar dengan akun Google
  2. Akses Code Editor untuk menulis script JavaScript
  3. Mulai dengan tutorial dasar di dokumentasi resmi
  4. Eksplorasi dataset yang tersedia (Landsat, Sentinel, MODIS, dll.)
  5. Gunakan fungsi AI untuk klasifikasi dan deteksi objek

Project untuk Siswa:

  • Pemantauan Deforestasi: Analisis perubahan tutupan hutan menggunakan citra multitemporal
  • Deteksi Perubahan Lahan: Membandingkan penggunaan lahan dari tahun ke tahun
  • Analisis Kualitas Air: Monitoring kualitas air danau atau sungai menggunakan indeks spektral
  • Pemetaan Banjir: Identifikasi area terdampak banjir menggunakan radar imagery

2. Kepler.gl

Link: https://kepler.gl/

Fungsi:

  • Visualisasi data geospasial berbasis web yang powerful
  • Analisis data dalam skala besar dengan rendering WebGL
  • Pembuatan peta interaktif dan dashboard
  • Integrasi dengan berbagai format data geospasial

Panduan Penggunaan:

  1. Buka website dan klik “Get Started”
  2. Upload data dalam format CSV, JSON, atau GeoJSON
  3. Pilih jenis visualisasi (point, arc, polygon, heatmap, dll.)
  4. Atur styling, filter, dan animasi
  5. Export hasil sebagai HTML atau gambar

Project untuk Siswa:

  • Analisis Pola Perjalanan: Visualisasi data GPS untuk analisis mobilitas
  • Pemetaan Titik Panas (Hotspot): Identifikasi area dengan aktivitas tinggi
  • Analisis Sebaran Fasilitas Publik: Mapping distribusi sekolah, rumah sakit, dll.
  • Visualisasi Data Sensor IoT: Tampilkan data real-time dari sensor lingkungan

3. ArcGIS Online (StoryMaps & WebApp Builder)

Link: https://www.arcgis.com/

Fungsi:

  • Platform GIS berbasis cloud dengan fitur AI
  • Pembuatan story maps interaktif
  • Web application builder untuk aplikasi geospasial
  • Smart mapping dan analisis spatial otomatis

Panduan Penggunaan:

  1. Daftar akun ArcGIS Online (tersedia versi education)
  2. Akses Map Viewer untuk membuat peta
  3. Gunakan StoryMaps untuk narasi visual
  4. Eksplorasi Living Atlas untuk data global
  5. Manfaatkan fitur AI untuk analisis prediktif

Project untuk Siswa:

  • Story Map Mitigasi Bencana: Cerita interaktif tentang risiko bencana daerah
  • Web App Pariwisata: Aplikasi pemetaan destinasi wisata lokal
  • Dashboard Smart City: Monitoring infrastruktur kota secara real-time
  • Analisis Demographic: Pemetaan dan analisis data kependudukan

4. QGIS Cloud

Link: https://qgiscloud.com/

Fungsi:

  • Hosting dan sharing project QGIS secara online
  • Publikasi peta interaktif berbasis web
  • Kolaborasi tim dalam project geospasial
  • Integrasi dengan plugin AI dan machine learning

Panduan Penggunaan:

  1. Install QGIS desktop dan plugin QGIS Cloud
  2. Buat project di QGIS desktop
  3. Upload ke QGIS Cloud menggunakan plugin
  4. Share peta melalui webmap atau embed code
  5. Manfaatkan fitur kolaborasi untuk kerja tim

Project untuk Siswa:

  • Peta Partisipatif: Kolaborasi mapping dengan melibatkan masyarakat
  • Monitoring Lingkungan: Tracking perubahan kondisi lingkungan
  • Atlas Digital Sekolah: Dokumentasi asset dan fasilitas sekolah
  • Peta Risiko Bencana: Identifikasi dan mitigasi risiko daerah

5. Google My Maps

Link: https://mymaps.google.com/

Fungsi:

  • Pembuatan peta custom berbasis Google Maps
  • Kolaborasi real-time dalam pembuatan peta
  • Import data dari spreadsheet dan KML
  • Sharing dan embedding peta yang mudah

Panduan Penggunaan:

  1. Login dengan akun Google
  2. Klik “Create a New Map”
  3. Tambahkan layer, marker, dan polygon
  4. Import data dari Google Sheets atau file KML/GPX
  5. Atur styling dan informasi popup
  6. Share atau embed ke website

Project untuk Siswa:

  • Peta Sejarah Lokal: Dokumentasi situs bersejarah daerah
  • Tracking Prakerin/PKL: Pemetaan lokasi praktik kerja siswa
  • Peta Kuliner Tradisional: Dokumentasi makanan khas daerah
  • Rute Evakuasi Bencana: Perencanaan jalur evakuasi sekolah

6. FlyPix AI

Link: https://flypix.ai/

Fungsi:

  • Analisis citra satelit dan aerial menggunakan AI
  • Deteksi objek dan anomali secara otomatis
  • Monitoring perubahan temporal
  • Klasifikasi penggunaan lahan berbasis AI

Panduan Penggunaan:

  1. Daftar akun dan pilih paket yang sesuai
  2. Upload citra satelit atau aerial imagery
  3. Pilih model AI untuk analisis yang diinginkan
  4. Jalankan analisis dan review hasil
  5. Export data hasil analisis

Project untuk Siswa:

  • Deteksi Perubahan Infrastruktur: Monitoring pembangunan menggunakan AI
  • Klasifikasi Tutupan Lahan: Otomasi pemetaan land cover
  • Deteksi Objek Urban: Identifikasi bangunan, jalan, dan fasilitas kota
  • Monitoring Pertanian: Analisis kesehatan tanaman dari citra drone

7. Aino – AI GIS Analyst

Link: https://www.aino.world/

Fungsi:

  • AI-powered workspace untuk analisis urban planning
  • Query natural language untuk analisis geospasial
  • Otomasi analisis site dan lokasi
  • Dashboard interaktif untuk decision making

Panduan Penggunaan:

  1. Sign up untuk akun trial
  2. Connect data sources (shapefile, database, API)
  3. Gunakan natural language queries
  4. Review hasil analisis dalam dashboard
  5. Export laporan dan visualisasi

Project untuk Siswa:

  • Analisis Lokasi Optimal: Penentuan lokasi fasilitas publik terbaik
  • Urban Planning Analysis: Evaluasi rencana tata ruang kota
  • Site Suitability Analysis: Analisis kesesuaian lahan untuk development
  • Accessibility Analysis: Penilaian aksesibilitas transportasi publik

8. Geospatial Analysis Online

Link: https://www.spatialanalysisonline.com/

Fungsi:

  • Resource pembelajaran analisis geospasial gratis
  • Tutorial komprehensif berbagai metode spatial analysis
  • Contoh implementasi menggunakan berbagai software
  • Reference guide untuk konsep dan tools GIS

Panduan Penggunaan:

  1. Navigasi melalui menu topik analisis
  2. Pilih metode analisis yang ingin dipelajari
  3. Ikuti tutorial step-by-step
  4. Praktik menggunakan data sample yang disediakan
  5. Aplikasikan pada data real project

Project untuk Siswa:

  • Spatial Statistics Project: Implementasi analisis statistik spasial
  • Network Analysis: Analisis rute optimal dan service area
  • Surface Analysis: Pembuatan DEM dan analisis terrain
  • Spatial Modeling: Pengembangan model prediktif spasial

9. OpenLayers dengan AI Integration

Link: https://openlayers.org/

Fungsi:

  • Library JavaScript untuk web mapping
  • Integrasi dengan machine learning models
  • Rendering peta interaktif high-performance
  • Support berbagai format data geospasial

Panduan Penggunaan:

  1. Setup development environment (HTML, CSS, JS)
  2. Include OpenLayers library dalam project
  3. Buat basic map dengan layer base
  4. Tambahkan data layers dan styling
  5. Implementasi AI features melalui API calls

Project untuk Siswa:

  • Smart Web Map: Peta web dengan fitur AI prediction
  • Real-time Data Visualization: Dashboard monitoring sensor IoT
  • Interactive Analysis Tool: Web app untuk analisis spasial
  • Custom Basemap Service: Pembuatan tile server sendiri

10. Esri ArcGIS API for JavaScript

Link: https://developers.arcgis.com/javascript/

Fungsi:

  • Framework pengembangan aplikasi web GIS
  • Integrasi dengan ArcGIS AI dan machine learning services
  • Widget dan tools siap pakai untuk analisis
  • Akses ke ArcGIS Living Atlas dan services

Panduan Penggunaan:

  1. Buat developer account di Esri
  2. Setup API key untuk akses services
  3. Follow getting started guide
  4. Explore sample applications
  5. Build custom web GIS applications

Project untuk Siswa:

  • Disaster Response App: Aplikasi manajemen bencana real-time
  • Environmental Monitoring Dashboard: Portal monitoring kualitas lingkungan
  • 3D City Visualization: Visualisasi kota dalam 3D
  • Citizen Science Portal: Platform crowdsourcing data geospasial

Tips Sukses untuk Siswa:

Persiapan Dasar:

  • Pahami konsep dasar GIS dan kartografi
  • Pelajari format data geospasial (Shapefile, GeoJSON, KML)
  • Kuasai basic programming (JavaScript, Python lebih baik)
  • Familiar dengan coordinate systems dan projections

Best Practices:

  • Mulai dengan data sederhana dan project kecil
  • Dokumentasikan setiap langkah dan hasil
  • Berkolaborasi dengan teman untuk peer learning
  • Gunakan data open source dan yang legal
  • Selalu validasi hasil analisis dengan data lapangan

Portfolio Development:

  • Buat showcase project di GitHub atau personal website
  • Dokumentasikan process dan methodology
  • Include screenshots, maps, dan visualizations
  • Write up lessons learned dan challenges faced
  • Connect projects dengan real-world applications

Resources Tambahan:

  • YouTube channels: Esri, QGIS Tutorials, Google Earth Engine
  • Online courses: Coursera, edX, Udemy for GIS and AI
  • Communities: GIS Stack Exchange, Reddit r/gis
  • Documentation: Selalu refer ke official docs
  • Local GIS communities dan meetups

Semua aplikasi di atas menawarkan versi gratis atau trial yang cukup untuk pembelajaran siswa. Fokus pada 2-3 platform terlebih dahulu untuk menguasai fundamental sebelum exploring yang lain.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page